Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Bukit Shafa

Kategori: Nama Tempat

Shofa dan Marwah (Arab: الصفا As-Shofā ; المروة Al-Marwah) adalah dua bukit yang terletak di Masjidil Haram di Mekah, Arab Saudi tempat melaksanakan ibadah sa’i dalam ritual ibadah haji dan umrah.

Sejarah

Dalam tradisi Islam, Ibrahim diperintah Allah untuk meninggalkan isterinya Siti Hajar di gurun bersama puteranya Ismail yang masih bayi dengan perbekalan sebagai ujian bagi keimanannya.


Saat perbekalan tersebut habis, Siti Hajar mencari bantuan.
Ia meninggalkan bayinya di tanah yang sekarang menjadi sumur Zamzam.


Berharap untuk dapat memperoleh air ia mendaki bukit terdekat, Shofa, untuk melihat barangkali saja ada pertolongan atau air di dekat situ.
Saat ia tidak melihat siapapun di sana, ia pindah ke bukit lainnya, Marwah, agar bisa melihat ke tempat lebih luas.


Tetapi dari bukit itu pun tak tampak apa yang dicarinya sehingga ia terus bolak-balik sambil berlari di atas panasnya pasir gurun sampai tujuh kali balikan.
Saat ia kembali ke Ismail, ia melihat air telah memancar dari tanah di dekat kaki bayi yang sedang menangis itu.

Umat Islam percaya bahwa saat itu Allah telah mengutus malaikat Jibril untuk memunculkan air di sana.
Saat melihat air memancar, Siti Hajar menampungnya dalam pasir dan batu sambil berucap terhadap air itu “berkumpulah, berkumpulah”
yang dalam bahasa Arabnya disebut Zamzam, adalah ungkapan yang diucapkan berulang-ulang oleh Siti Hajar saat berupaya menampung air itu.


Daerah di sekitar munculnya air tersebut, yang kemudian berubah menjadi sumur, dijadikan tempat beristirahat bagi para kafilah, dan selanjutnya berkembang menjadi kota Mekkah tempat lahir Nabi Muhammad.

Lokasi

Masjidil Haram merupakan tempat dari Ka’bah, titik tujuan utama shalat bagi seluruh muslim.


Shofa — yang merupakan tempat dimulainya sunnah sa’i (Arab: سعى) — terletak kurang lebih 100 m dari Ka’bah.
Marwah terletak sekitar 350 m dari Ka’bah.


Jarak antara Shofa dan Marwah sekitar 450 meter, sehingga perjalanan tujuh kali berjumlah kurang lebih 3,15 kilometer.
Kedua tempat itu dan jalan diantaranya sekarang berada di dalam bagian mesjid.

Sa’i

Artikel utama: Sa’i
Maksud dari melakukan sa’i adalah untuk memperingati peristiwa pencarian air oleh Hajar tersebut dan kemurahan Allah dalam mengabulkan doa-doa.

Dr. Ali Shariati dalam bukunya, HAJJ: Reflection on Its Rituals menggambarkan Sa’i sebagai berikut:

Sa’i adalah pencarian.
Hal itu merupakan gerakan bertujuan.


Hal itu digambarkan dengan berlari dan tergesa-gesa.
Selama tawaf (mengelilingi ka’bah) anda beperan sebagai Hajar.


Dalam posisi Ibrahim anda bertindak sebagai Ibrahim dan Ismail.
Begitu anda memulai sa’i anda berperan sebagai Hajar kembali.

Ini adalah peragaan dari kesatuan.
Bentuk, pola, warna, ukuran, kepribadian, batas, perbedaan, dan jarak dihancurkan.


Manusia yang telanjang dan kemanusiaan yang murni ada di sana! Tiada lain dari kepercayaan, keimanan dan tindakan menjadi nyata! Di sini tidak ada yang berarti;
bahkan Ibrahim, Ismail, dan Hajar hanyalah nama, kata, dan simbol.
Segala apa yang ada bergerak secara konstan, kemanusiaan dan spiritualitas serta diantaranya hanyalah disiplin.


Lebih jauh, inilah arti Haji, suatu keputusan untuk gerakan terus menerus dalam arah tertentu.
Dengan cara demikian pula dunia ini bergerak.

Dalam Al Qur’an

Shofa dan Marwah juga disebut dalam Al Qur’an.
“Sesungguhnya Shofa dan Marwah adalah sebagian dari syiar Allah.
Maka barangsiapa yang beribadah haji ke Baitulloh atau berumroh, maka tiada dosa baginya mengerjakan sa’i antara keduanya.
Dan barangsiapa yang mengerjakan suatu kebajikan dengan kerelaan hati, maka sesungguhnya Allah Maha Mensyukuri lagi Maha Mengetahui.”
(QS. Al-Baqarah:158)

Referensi: Wikipedia




۞ Variasi nama: Shafa, Shofa, Marwah

Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA

Video

Video Pembahasan

Panggil Video Lainnya

Hadits Shahih

Ayat Alquran Pilihan

Allah bentangkannya di langit menurut yang dikehendaki-Nya, dan jadikannya bergumpal-gumpal,
lalu kamu lihat hujan keluar dari celah-celahnya,
bila hujan turun mengenai hamba-hamba yang dikehendaki-Nya, tiba-tiba mereka menjadi gembira
QS. Ar-Rum [30]: 48

Dia ciptakan langit tanpa tiang yang kamu lihat & Dia letakkan gunung supaya bumi tak goyangkan kamu, dan kembangbiakkan padanya segala jenis binatang.
Dan Kami turunkan hujan, lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuhan yang baik
QS. Luqman [31]: 10

Sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal di antara kamu,
baik laki-laki atau perempuan,
QS. Ali ‘Imran [3]: 195

Ya’qub menjawab:
“Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan & kesedihanku,
dan aku mengetahui dari Allah apa yang kamu tiada mengetahuinya”.
QS. Yusuf [12]: 86

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Pendidikan Agama Islam #12

Masyarakat Mekkah pada awal nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam berdakwah waktu itu sedang dilanda berbagai krisis, dan yang paling menonjol adalah krisis … Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam lahir pada bulan … Nama isteri Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam selepas Khadijah ialah … Nama anak lelaki Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … … Nama Ibu susuan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … …

Pendidikan Agama Islam #22

Karena rajin belajar maka Afit selalu juara dalam setiap perlombaan antar sekolah, pernyataan tersebut merupakan contoh … Takdir yang bisa diubah dinamakan … Salah satu contoh takdir muallaq (bisa diubah) adalah … Matahari berputar mengelilingi sumbunya, termasuk contoh takdir … Yang tidak termasuk cara beriman kepada qada dan qadar Allah adalah …

Pendidikan Agama Islam #26

Sebab-sebab turunnya ayat Alquran disebut … Nama lain dari surah Al-Insyirah adalah … Jumlah surah-surah dalam Alquran adalah … Pesan utama dari kandungan Alquran adalah … Surah yang terpanjang dalam Alquran adalah …

Kamus

Al Aakhir

Apa itu Al Aakhir? Allah itu Al-Akhir . Yaitu Allah itu Yang Maha Akhir. Bahkan kekuasaan Allah itu tidak akan pernah ada akhirnya. Dia kekal dan abadi. Al Aakhir termasuk dalam 99 Asma’ul husn...

naik haji

Apa itu naik haji? menunaikan ibadah haji, merupakan rukun Islam yang kelima; menjalankan ibadah haji … •

Ali bin Husain

Siapa itu Ali bin Husain? Ali bin Husain (658-713) (Bahasa Arab: علي بن حسين زين العابدين) adalah imam ke-4 dalam tradisi Syi’ah. Ia anak dari Husain bin Ali dan cicit dari M...

lian

Apa itu lian? li.an sumpah seorang suami dengan tuduhan bahwa istrinya berzina, sebaliknya istrinya juga bersumpah dengan tuduhan bahwa suaminya bohong (masing-masing mengucapkannya empat kali, sedan...

Qatadah bin an-Nu’man

Siapa itu Qatadah bin an-Nu’man? Qatadah bin an-Nu’man (قتدة بن النعمان) adalah Sahabat Nabi Muhammad. Qatadah yang bernama asli Abdul Khatib merupakan penduduk Madinah, sehin...

Siyasah

Apa itu Siyasah? Siyasah (سياسة) adalah sebuah istilah dalam Bahasa Arab yang dikaitkan dengan otoritas politik. Dalam literatur pra-Islam siyasah merujuk kepada manajemen urusan dalam suatu nege...