Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Anas bin Malik

Kategori: Sahabat Nabi

Anas bin Malik bin Nadar al-Khazraj (العربية) – lahir: 612-wafat:709/712) – adalah Sahabat Nabi Muhammad Sholallahu Alaihi Wasallam.

Biografi
Anas bin Malik berasal dari Bani an-Najjar dan merupakan anak dari Ummu Sulaim.


Sejak kecil Dia melayani keperluan Nabi Muhammad Sholallahu Alaihi Wasallam, sehingga selalu bersama Rasulullah.
Dengan selalu bersama Rasulullah, Dia menghafal banyak hadist.
Setelah wafatnya Nabi Muhammad, Anas bin Malik pergi dan menetap di Damaskus dan kemudian ke Basrah.
Ia mengikuti sejumlah pertempuran dalam membela Islam.
Ia dikenal sebagai sahabat Nabi Muhammad Sholallahu Alaihi Wasallam yang berumur paling panjang.
Anas bin Malik adalah sahabat yang terakhir meninggal di basrah dan sahabat yang terakhir meninggal adalah Amir At’tufairi.

Anas bin Malik berkhidmat dengan nabi semasa dia masih kecil, dia berkhidmat dengan Nabi selama 10 tahun.
Nabi juga selalu mendampingi Anas bin Malik untuk memberi petunjuk ajar pada Anas, ketika hendak memulai makan, nabi perintahkan anas supaya membaca do’a dan mengambil makanan yang berada di hadapan dahulu.
Begitu sikap nabi mengajar Anas bin Malik.
Hebatnya para sahabat dahulu kala.

Sahabat Anas bin Malik Al Anshary Radiyallahu Anhu
“Ya Allah berilah dia harta dan anak yang banyak, dan berkahilah umurnya”
(Dari doanya Rasulullah kepadanya) Anas bin Malik dalam umurnya yang sangat dini, ketika ibunya yang bernama Humasha, menalkinkan dua kalimat Syahadat kepadanya, maka timbullah benih cinta kepada Sang Nabi Muhammad Sholallahu Alaihi Wasallam.

Dengan itu pula timbullah kerinduan Anas untuk mendengarkan cerita-cerita Nabinya, sehingga telinganya telah merindukan Sang Nabi sebelum mata melihatnya, selain Anas banyak anak-anak kecil yang merindukan Nabi walaupun Sang Nabi berada di Mekkah sedangkan mereka berada di Madinah, mereka semua rindu agar bisa menjadi orang yang beruntung dapat melihat sang nabi pujaan dan gembira bisa bertemu dengannya.

PERJUMPAAN DENGAN RASULULLAH
Tidak berlangsung lama, Nabi Muhammad Sholallahu Alaihi Wasallam menempuh perjalanan menuju kota Madinah dengan sahabatnya Abu Bakar As-Siddiq radiyallahu anhu untuk berhijrah.
Maka setiap rumah yang ada di Madinah menjadi bercahaya, dipenuhi dengan hati yang gembira, setiap pandangan dan hati mereka bersambung dengan jalan yang akan dilalui Rasulullah dan sahabatnya menuju kota Madinah.

Para sahabat setiap hari di penghujung kota Madinah menanti-nanti kedatangan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Anak-anak kecilpun termasuk Anas bin Malik ikut pula menanti bersama para sahabat.
Akan tetapi Sang Nabi tak kunjung datang.

MENJADI PELAYAN RASULULLAH
Di pagi yang cerah dan mentari yang bersinar indah seorang laki-laki berteriak dengan kencang:

“Sesungguhnya Nabi Muhammad dan sahabatnya sudah dekat dengan kota Madinah”.

Maka semua laki-laki berbondong-bondong menuju gerbang kota Madinah yang akan dilalui oleh Sang Nabi pembawa hidayah dan Kebenaran.
Maka mereka para penduduk kota Madinah baik orang tua ataupun pemuda dan anak-anak kecil, berlomba-lomba untuk menyambut Sang Nabi, wajah mereka berseri-seri, hati mereka berbunga-bunga, dan salah satu yang paling bercahaya wajahnya dan yang paling gembira hatinya adalah Anas bin Malik.

Akhirnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersama sahabatnya Sayyidina Abu Bakar As-Siddiq disambut oleh jamaah laki-laki dan anak-anak kota Madinah.

Adapun golongan perempuan dan anak-anak perempuan menyambut Rasulullah di atas rumah-rumah mereka, mereka memandangi Rasulullah dari tempat-tempat yang jauh dengan mengatakan:
“Apakah dia…? Apakah dia..?”
maka hari itu pun menjadi momen yang tak terlupakan.

Anas bin Malik pun selalu menyebut kejadian itu walaupun umurnya lebih dari seratus tahun.
Belum sehari Rasulullah menetap di kota madinah, Humaisha’ binti Milhan ibunda Anas bin Malik bersama putra tercinta yang masih kecil yang berjalan didepannya dengan meloncat-meloncat kegirangan, dan kuncirnya bergoyang kekanan dan kekiri, kemudian ibunda Anas mengucapkan salam kepada Sang Nabi dan berkata:

“Ya Rasulullah, tidak ada laki-laki atau perempuan dari golongan Anshor kecuali telah memberimu hadiah, akan tetapi aku tidak menemukan sesuatu yang bisa kuhadiahkan kepadamu kecuali putraku ini, maka ambillah ia, jadikanlah ia pembantumu”.

Maka nabipun senang, dan menerima Anas dengan wajah yang berseri-seri.
Kemudian Rasulullah mengusap kepala Anas bin Malik dengan tangannya yang mulia dan memegang kuncirnya dengan jari-jarinya yang lembut.
Dan membawa Anas kekeluarga Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Anas bin Malik atau Uneis (panggilan Rasulullah kepada Anas).

Dalam usianya yang ke sepuluh adalah hari-hari yang sangat membahagiakannya, ketika menjadi pembantu Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan dia hidup di dalam pendidikan dan penjagaan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, sampai beliau meninggal, dan masa-masa itu berlangsung selama sepuluh tahun tepat, jiwanya pun penuh dengan hidayah, hatinya penuh dengan hadits–hadits Nabi sehingga ia menjadi orang yang lebih tahu tentang keadaan Nabi, rahasia, sifat-sifat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, yang tidak diketahui orang lain kecuali dirinya.

KENANGAN MANIS BERSAMA RASULULLAH
Annas bin Malik telah melihat dari pergaulan Nabi yang sangat mulia yang tidak bisa didapatkan dari seorangpun.
Dan merasakan indahnya perangai Nabi, dan agungnya sifat-sifat Nabi.
Yang membuat iri semua orang didunia, maka aku kisahkan tentang Anas bin Malik sebuah hadits yang sangat jelas.

Anas bin Malik berkata:

“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling bagus akhlaqnya, yang paling lapang dadanya, dan yang paling dermawan.
Maka suatu hari Beliau mengutusku untuk suatu keperluan, kemudian aku keluar dan aku menuju anak-anak kecil yang sedang main di pasar untuk bermain bersama mereka dan akupun keluar tidak untuk menunaikan hajatnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka ketika aku sedang bermain bersama mereka tiba-tiba ada seseorang yang berdiri di belakangku dan memegang bajuku, kemudian aku memalingkan wajahku untuk melihatnya.

Seketika aku dapati Rasulullah tersenyum manis kepadaku dan berkata:

“Wahai Unais apakah engkau sudah mengerjakan suatu keperluan yang telah aku perintahkan kepadamu?”
Maka aku pun berlari dan berkata:

“Ya, aku akan kerjakan sekarang wahai Rasulullah”.
Demi Allah sungguh aku telah menjadi pembantu Rasulallah selama sepuluh tahun dan Beliau pun tidak pernah mengatakan untuk sesuatu yang aku kerjakan:

“Mengapa Engkau kerjakan!”
dan untuk yang aku tinggalkan:
“Mengapa Engkau tinggalkan?”

Dan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila memanggil Anas, memanggilnya dengan panggilan Unais, yaitu dengan panggilan yang penuh dengan kasih sayang.
Terkadang Beliau juga memanggilnya dengan panggilan wahai Anakku, panggilan yang penuh dengan keakrapan.
Dan Rasulullah memenuhi hatinya dengan nasihat-nasihat dan ucapan-ucapan hikmah yang mulia, diantaranya:

“Wahai Anakku, apabila Engkau mampu untuk melewati hari-harimu dengan hati yang tidak ada kedengkian, maka kerjakanlah, wahai anakku sesungguhnya semua itu adalah sunahku dan barang siapa menghidupkan satu dari sunahku maka sungguh ia telah mencintaiku, dan barang siapa mencintaiku maka ia bersamaku di surga.

Wahai anakku, apabila Engkau ingin masuk kepada keluagamu, maka ucapkan salam kepada mereka, yang akan menjadikan keberkahan untukmu dan keluargamu.
Setelah wafatnya Rasululullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, Anas bin Malik hidup selama 80 tahun lebih, hatinya pun penuh dengan ilmu dari ilmunya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan akalnya pun begitu tajam, untuk memahami Syariat-syariat Islam.

Hatinya pun hidup dengan hidayah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Dan Anas dalam umurnya yang sangat panjang ini Beliau adalah tempat kembalinya orang-orang muslimin, ketika mereka mendapatkan suatu masalah-masalah yang rumit dan merekapun memegang ucapan-ucapan yang keluar dari Anas bin Malik diantaranya adalah bahwa sebagian orang yang ragu dalam syariat agama, mereka menanyakan tetang keberadaan telaga Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam besok pada hari Qiyamat.

Kemudian mereka mendatangi Anas bin Malik dan menanyakan hal tersebut kepadanya, maka Anas bin Malik menjawab:

“Aku tidak menyangka dalam hidupku yang panjang ini akan menemui orang-orang yang seperti kalian yang meragukan telaganya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka ketahuilah akan datang orang yang lemah agamanya setelahku, dan mereka tidak melaksanakan shalat akan tetapi mereka meminta kepada Allah agar bisa minum dari telaganya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Dalam hidupnya yang sangat panjang Anas bin Malik selalu menggerakkan bibirnya untuk menyebut Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Hari yang sangat menggembirakannya adalah hari pertemuannya dengan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan hari yang menyedihkan baginya adalah hari perpisahannya dengan Rasululullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Kenangan itu selalu ia sebut-sebut dengan bibirnya yang mulia.
Anas bin Malik adalah seorang yang bersemangat untuk meneladani Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam baik ucapan maupun perilakunya, mencintai apa yang dicintai Rasulullah, membenci apa yang dibenci Rasulullah, dan hari yang sangat berkesan dalam hidupnya adalah 2 hari, yaitu hari ketika bertemu dengan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan hari ketika berpisah dengan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Ketika ia mengingat hari yang pertama mukanya kelihatan berseri-seri, senang, bahagia dan sebaliknya apabila ia mengingat hari yang ke 2 ia akan menangis tersedu-sedu, sehingga orang yang disekitarnya pun ikut menangis.

Kata-kata yang selalu ia ucapkan adalah:

“Sungguh aku telah melihat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika datang kepada kami di kota Madinah, dan sungguh aku telah melihat Beliau, ketika beliau wafat di antara kita maka tidak ada hari yang lebih berharga dari pada keduanya.
Dihari pertama ketika Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memasuki kota madinah segala sesuatu tampak bercahaya, dan dihari ketika Rasulullah meninggal segala sesuatupun tampak gelap gulita.

Dan hari terakhir ketika aku melihatnya adalah hari senin, ketika Sang Nabi membuka tirai kamarnya, maka aku melihat wajahnya putih bersih seperti lembaran kertas.

Dan diwaktu itu semua orang berdiri di belakang Abu Bakar untuk melihat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka hampir semua orang terkejut, ketakutan, maka Abu Bakar memberikan isyarat kepada mereka untuk bersabar dan tenang, kemudian meninggallah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam di penghujung hari Senin tersebut.
Maka tidak ada pemandangan yang menyedihkan ketika kita menutupnya dengan tanah.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam banyak mendoakan Anas bin Malik, dan salah satu doa Rasulullah yang dikhususkan kepada Anas bin Malik adalah:

“Ya Allah berilah rizqi kepadanya berupa harta dan anak yang banyak, kemudian berkahi semua itu untuknya”.
Dan sungguh Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah mengabulkan doa Nabi Nya yang tercinta.
Oleh karena itu Anas bin Malik menjadi orang yang paling kaya dari kaum Anshor dan yang paling banyak anaknya, hingga dia melihat anak-anak dan cucunya lebih dari 100.

Dan Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah memberkahi umurnya sehingga ia hidup dalam 1 kurun penuh dan lebih 3 tahun.

Anas bin Malik RA adalah orang yang sangat mengharapkan Syafaat Rasulullah besok pada hari Qiyamat, dia selalu mengatakan:

“Sesungguhnya aku ingin bertemu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam besok pada hari Qiyamat, dan aku akan mengatakan kepadanya,
“Wahai Rasulallah ini adalah pembantu kecilmu Unais”.
Dan ketika Anas bin Malik sakit dipenghujung usianya beliau berkata kepada keluarganya:

“Talkinkan aku 2 kalimat Syahadat, Laa Ilaha illa Allah Muhammad Rasulullah”.

Setelah Anas bin Malik mengikuti dua kalimat Syahadat tersebut Beliau meninggal dengan bahagia.
Dan beliau mewasiatkan agar ia di kubur dengan tongkat kecil yang dihadiahkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam kepadanya, dan diletakkan disebelah sisi bersama gamis yang ia kenakan.

Sungguh beruntung Anas bin Malik atas karunia Allah yang diberikan kepadanya, karena ia bisa mendampingi Rasulullah selama 10 tahun penuh, dan dia adalah 3 diantara periwayat hadits terbanyak setelah Abu Hurairah dan Abdullah bin Umar.
Semoga Allah memberikan pahala kepadanya dan kepada ibunya dengan sebaik-baiknya pahala.
۞ Variasi nama:
Anas ibnu Malik, Anas ibn Malik, Anas
Biodata Anas bin Malik
Nama Anas bin Malik ( أنس بن مالك بن النضر ( رضي الله عنه
Level Sahabat Nabi (radhiyallahu anhu) [Generasi ke-1]
Tempat / Thn Lahir (Madinah). Tahun 10 Sebelum Hijriyah / 613 Masehi
Tempat Menetap Madinah, Damascus, Basrah
Tempat / Thn Wafat (Basrah), Tahun 93 Hijriyah / 712 Masehi
Penyebab kematian Natural
Kegemaran Tafsir/Quran, Recitation/Quran, Narrator [ ع - صحابة ], Fiqh
Guru Nabi Muhammad ﷺ,
Abu Bakr As-Siddique,
'Umar ibn al-Khattab,
'Uthman ibn 'Affaan,
'Abdullah ibn Rawaha,
Fatima bint Muhammad,
Thabit bin Qays b. Shammas,
'Abdur Rahman Ibn 'Awf,
ibn Mas'ud,
Malik bin Sa'sa'a,
Abu Dharr al-Ghaffari,
Ubayy ibn Ka'b,
Abu Talha Ansari,
Mu'adh ibn Jabal,
'Ubada bin As-Samit,
Umm Sulaym bint Milhan,
Umm Haram bint Milhan,
Umm Fadl Lubaba bint al-Harith,
Dan lainnya ...
Murid al-Hasan al-Basri,
Sulaiman bin Tarkhan al-Taymi,
Abu Qalaba,
'Abdullah bin Zayd al-Jarmi,
Lahaaq bin Hameed bin Sa'id,
'Abdul 'Aziz bin Suhaib,
Ishaq bin 'Abdullah bin Abi Talha,
Bakr bin 'Abdullah al-Mazni,
Qatada,
Thabit bin Aslam Albanani,
Hameed bin Abi Hameed,
Thmamh bin 'Abdullah,
ة,
الجعد,
Abu 'Uthman al-Nahdi,
Ibn Sirin,
Anas bin Sirin,
Abu Umama bin Sahl,
Ibrahim bin Maysara al-Ta'ifi,
Bryd bin Abi Maryam,
Byan bin Bashr al-Ahmsi,
al-Zuhri,
Rabi'ya bin Abi 'Abdur Rahman (Farrukh),
Yahya bin Sa'id al-Ansari,
Sa'id bin Jubayr,
Salmah bin Wrdan al-Lythy,
dll.
Orang tua Malik ibn Nadr / Umm Sulaym bint Milhan
Saudara al-Bara' bin Malik
Anak al-Nadr bin Anas bin Malik,
'Abdullah bin Anas bin Malik,
Abu Bakr bin Anas bin Malik,
Musa bin Anas bin Malik
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA

Video


More Videos

sujud sahwi

Apa itu sujud sahwi? sujud yang dilakukan karena lupa atau ragu bilangan rakaat salatnya … •

Al Ghaffaar

Apa itu Al Ghaffaar? Allah itu Al-Ghaffar◀ Allah itu Al-Ghaffar, Al-Ghaffar sendiri memiliki makna yakni Maha Pengampun. Allah akan mengampuni hamba-hamba-Nya yang telah berbuat dosa jika mereka sudah bertaubat dengan sungguh-sungguh dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut. &128161; Kita bisa meneladani sifat Ghaffar ini dengan cara memaafkan kesala … • Al-Ghaffaar, Al-Ghaffar

Al Ghafuur

Apa itu Al Ghafuur? Allah itu Al-Ghafur ◀ Maha Pengampun. Allah akan mengampuni hamba-Nya yang mau bertaubat dan memperbaiki kesalahannya. Oleh karena itu kita harus senantiasa mengucapkan istighfar dan memohon ampunan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allah akan mengampuni dosa yang dilakukan secara berulang-ulang walau berapapun jumlahnya . Ak … • Al-Ghafuur, Al-Ghafur, Al Ghafur

Hadits Shahih

Ayat Alquran Pilihan

Kategori: Sahabat Nabi

Sesungguhnya Kami benar-benar telah membawa kebenaran kepada kamu tetapi kebanyakan di antara kamu benci pada kebenaran itu.
QS. Az-Zukhruf [43]: 78

۞ Variasi nama:
Anas ibnu Malik, Anas ibn Malik, Anas
Kategori: Sahabat Nabi

Al Masih Isa putera Maryam,
seorang terkemuka dunia & akhirat & termasuk orang yang didekatkan (kepada Allah).
QS. Ali ‘Imran [3]: 45

۞ Variasi nama:
Anas ibnu Malik, Anas ibn Malik, Anas
Kategori: Sahabat Nabi

Ya Tuhan kami,
jauhkan azab jahannam dari kami,
sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal.
Sesungguhnya jahannam itu seburuk-buruk tempat menetap & tempat kediaman.
QS. Al-Furqan [25]: 65-66

۞ Variasi nama:
Anas ibnu Malik, Anas ibn Malik, Anas
Kategori: Sahabat Nabi

Berimanlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkan sebagian hartamu yang Allah telah menjadikan kamu menguasainya.
Maka orang-orang beriman di antara kamu dan menafkahkan (sebagian) dari hartanya memperoleh pahala yang besar.
QS. Al-Hadid [57]: 7

۞ Variasi nama:
Anas ibnu Malik, Anas ibn Malik, Anas

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Pendidikan Agama Islam #7

Alquran adalah keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. Penjelasan tersebut terdapat dalam surah … Hukum yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan secara lahiriah, manusia dengan sesama manusia dan orang-orang dengan lingkungannya disebut hukum … Hukum yang berkaitan dengan perilaku moral manusia dalam kehidupan disebut hukum … Sumber hukum tertinggi dalam Islam adalah ..Hadits adalah Mubayyin untuk Alquran. Arti dari Mubayyin adalah ..

Pendidikan Agama Islam #14

Ketika Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam masih remaja, baginda telah bekerja mengambil upah sebagai pengembala binatang ternak. Apakah binatang tersebut? … Dalam Islam, teladan yang baik disebut juga dengan istilah … Dalam Islam, pengendalian diri atau kontrol terhadap diri, disebut juga dengan … Pengertian Mujahadah An-Nafs adalah … Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda bahwa berjihad (berjuang) yang paling utama adalah melawan …

Pendidikan Agama Islam #6

Sifat dasar hukum Alquran adalah keseimbangan dalam hal aspek material dan psikologis, yang disebut sebagai … Alquran dimulai dengan surah Al Fatihah (pembukaan) dan berakhir dengan surah … Alquran adalah panduan dan pedoman manusia bagi mereka yang beriman. Ini dikonfirmasikan oleh Allah dalam surah … Alquran bertindak sebagai Hudan, yang artinya adalah … Dalam Surah Al-Baqarah ayat 2, Allah berfirman bahwa Alquran adalah pedoman untuk orang …

Kamus

Umrah

Apa itu Umrah? Umrah adalah salah satu kegiatan ibadah dalam agama Islam. Hampir mirip dengan ibadah haji, ibadah ini dilaksanakan dengan cara melakukan beberapa ritual ibadah di kota suci Mekkah, kh...

tahun kamariah

Apa itu tahun kamariah? tahun Islam yang berdasarkan perjalanan bulan mengelilingi bumi, lamanya 354 atau 355 hari … •

Quru'

Apa itu Quru’? Quru’ adalah kalimat yang terdapat di dalam Alqur’an surat Al-Baqarah ayat 228 yang artinya “Wanita-wanita yang ditalak handaklah menahan diri tiga kali quru&#...

Mukadimah

Apa itu Mukadimah? mu.ka.di.mah pendahuluan; kata pengantar; mukadimah Undang-Undang Dasar 1945 … •

beragama

Apa itu beragama? ber.a.ga.ma menganut agama; saya beragama Islam dan dia beragama Kristen; beribadat; taat kepada agama; baik hidupnya ; ia datang dari keluarga yang beragama; cak sangat memuja-...

Sa'ad bin Abi Waqqas

Siapa itu Sa’ad bin Abi Waqqas? Sa`ad bin Abī Waqqās merupakan salah seorang yang awal masuk Islam dan salah satu sahabat penting Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Keluarga Ia b...