Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Ali Bin Abi Thalib

Kategori: Sahabat Nabi

‘Alī bin Abī Thālib (علي بن أﺑﻲ طالب, Persia: علی پسر ابو طالب) (lahir sekitar 13 Rajab 23 SH/599 Masehi – wafat 21 Ramadan 40 Hijriah/661 Masehi) adalah khalifah keempat yang berkuasa pada tahun 656 sampai 661. Dia termasuk golongan pemeluk Islam pertama dan salah satu sahabat utama Nabi.
Secara silsilah, ‘Ali adalah sepupu dari Nabi Muhammad.

Pernikahan ‘Ali dengan Fatimah az-Zahra juga menjadikannya sebagai menantu Nabi Muhammad.
Sebagai salah satu pemeluk Islam awal, ‘Ali telah terlibat dalam berbagai peran besar sejak masa kenabian, meski usianya terbilang muda bila dibandingkan sahabat utama Nabi yang lain.
‘Ali mengikuti semua perang, kecuali Perang Tabuk, pengusung panji, juga berperan sebagai sekretaris dan pembawa pesan Nabi.
‘Ali juga ditunjuk sebagai pemimpin pasukan pada Perang Khaibar.

Sepeninggal Nabi Muhammad, ‘Ali diangkat sebagai khalifah atau pemimpin umat Islam setelah Abu Bakar, ‘Umar, dan ‘Utsman.
Dalam sudut pandang Sunni, ‘Ali bersama tiga pendahulunya digolongkan sebagai Khulafaur Rasyidin.
Di sisi lain, kelompok Syi’ah memandang bahwa ‘Ali yang harusnya mewarisi kepemimpinan umat Islam begitu mangkatnya Nabi Muhammad atas tafsiran mereka dalam peristiwa Ghadir Khum, membuat kepemimpinan tiga khalifah sebelumnya dipandang tidak sah.

Masa kekuasaan ‘Ali merupakan salah satu periode tersulit dalam sejarah Islam karena saat itulah terjadi perang saudara pertama dalam tubuh umat Muslim yang berawal dari terbunuhnya ‘Utsman bin ‘Affan, khalifah ketiga.
Terlepas dari perbedaan pendapat mengenai status ‘Ali dan hak kepemimpinannya atas umat Islam, Sunni dan Syi’ah sepakat mengenai pribadinya yang saleh dan adil.

Perbedaan pandangan mengenai pribadi Ali bin Abi Thalib

Ahlussunnah (Sunni)
Ahlussunnah memandang Ali bin Abi Thalib sebagai salah seorang sahabat Nabi yang terpandang.
Hubungan kekerabatan Ali dan Rasulullah sangat dekat sehingga ia merupakan seorang ahlul bait dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Ahlussunnah juga mengakui Ali bin Abi Thalib sebagai salah seorang Khulafaur Rasyidin (khalifah yang mendapat petunjuk).
Sunni menambahkan nama Ali di belakang dengan Radhiyallahu Anhu (RA) atau semoga Allah ridha padanya.
Tambahan ini sama sebagaimana yang juga diberikan kepada sahabat Nabi yang lain.
Sufi
Sufi menambahkan nama Ali bin Abi Thalib dengan Karramallahu Wajhah atau semoga Allah memuliakan wajahnya.
Doa kaum Sufi ini sangat unik, berdasarkan riwayat bahwa dia tidak suka menggunakan wajahnya untuk melihat hal-hal buruk bahkan yang kurang sopan sekalipun.
Dibuktikan dalam sebagian riwayat bahwa dia tidak suka memandang ke bawah bila sedang berhubungan intim dengan istri.
Sedangkan riwayat-riwayat lain menyebutkan dalam banyak pertempuran, bila pakaian musuh terbuka bagian bawah terkena sobekan pedang dia, maka Ali enggan meneruskan duel hingga musuhnya lebih dahulu memperbaiki pakaiannya.

Ali bin Abi Thalib dianggap oleh kaum Sufi sebagai Imam dalam ilmu al-hikmah (divine wisdom) dan futuwwah (spiritual warriorship).
Dari dia bermunculan cabang-cabang tarekat (thoriqoh) atau spiritual-brotherhood.
Hampir seluruh pendiri tarekat Sufi, adalah keturunan dia sesuai dengan catatan nasab yang resmi mereka miliki.
Seperti pada tarekat Qadiriyah dengan pendirinya Syekh Abdul Qadir Jaelani, yang merupakan keturunan langsung dari Ali melalui anaknya Hasan bin Ali seperti yang tercantum dalam kitab manaqib Syekh Abdul Qadir Jailani (karya Syekh Ja’far Barzanji) dan banyak kitab-kitab lainnya.

Riwayat Hidup

Kelahiran & Kehidupan Keluarga
Kelahiran
Ali dilahirkan di Mekkah, daerah Hejaz, Jazirah Arab, pada tanggal 13 Rajab.
Menurut sejarawan, Ali dilahirkan 10 tahun sebelum dimulainya kenabian Muhammad, sekitar tahun 599 Masehi atau 600 (perkiraan).
Muslim Syi’ah percaya bahwa Ali dilahirkan di dalam Ka’bah.

Usia Ali terhadap Nabi Muhammad masih diperselisihkan hingga kini, sebagian riwayat menyebut berbeda 25 tahun, ada yang berbeda 27 tahun, ada yang 30 tahun bahkan 32 tahun.
Dia bernama asli Assad bin Abu Thalib, bapaknya Assad adalah salah seorang paman dari Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Assad yang berarti Singa adalah harapan keluarga Abu Thalib untuk mempunyai penerus yang dapat menjadi tokoh pemberani dan disegani di antara kalangan Quraisy Mekkah.
Setelah mengetahui anaknya yang baru lahir diberi nama Assad, Ayahnya memanggil dengan Ali yang berarti Tinggi (derajat di sisi Allah).
Kehidupan Awal
Ali dilahirkan dari ibu yang bernama Fatimah binti Asad, di mana Asad merupakan anak dari Hasyim, sehingga menjadikan Ali, merupakan keturunan Hasyim dari sisi bapak dan ibu.
Kelahiran Ali bin Abi Thalib banyak memberi hiburan bagi Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam karena dia tidak punya anak laki-laki.
Uzur dan faqir nya keluarga Abu Thalib memberi kesempatan bagi Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersama istri dia Khadijah untuk mengasuh Ali dan menjadikannya putra angkat.
Hal ini sekaligus untuk membalas jasa kepada Abu Thalib yang telah mengasuh Nabi sejak dia kecil hingga dewasa, sehingga sedari kecil Ali sudah bersama dengan Muhammad.
Dalam riwayat-riwayat Syi’ah dan sebagian riwayat Sunni, hubungan tersebut dilukiskan seperti Nabi Harun kepada Nabi Musa.
Masa Remaja
Ketika Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam menerima wahyu, riwayat-riwayat lama seperti Ibnu Ishaq menjelaskan Ali adalah lelaki pertama yang mempercayai wahyu tersebut atau orang ke 2 yang percaya setelah Khadijah istri Nabi sendiri.
Pada titik ini, Ali berusia sekitar 10 tahun.
Pada usia remaja setelah wahyu turun, Ali banyak belajar langsung dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam karena sebagai anak asuh, berkesempatan selalu dekat dengan Nabi hal ini berkelanjutan hingga dia menjadi menantu Nabi.

Hal inilah yang menjadi bukti bagi sebagian kaum Sufi bahwa ada pelajaran-pelajaran tertentu masalah ruhani (spirituality dalam bahasa Inggris atau kaum Salaf lebih suka menyebut istilah ‘Ihsan’) atau yang kemudian dikenal dengan istilah Tasawuf yang diajarkan Nabi khusus kepada dia tetapi tidak kepada Murid-murid atau Sahabat-sahabat yang lain.
Karena bila ilmu Syari’ah atau hukum-hukum agama Islam baik yang mengatur ibadah maupun kemasyarakatan semua yang diterima Nabi harus disampaikan dan diajarkan kepada umatnya, sementara masalah ruhani hanya bisa diberikan kepada orang-orang tertentu dengan kapasitas masing-masing.
Didikan langsung dari Nabi kepada Ali dalam semua aspek ilmu Islam baik aspek zahir (eksterior) atau syariah dan batin (interior) atau tasawuf menggembleng Ali menjadi seorang pemuda yang sangat cerdas, berani dan bijak.
Kehidupan di Mekkah sampai Hijrah ke Madinah
Ali bersedia tidur di kamar Nabi untuk mengelabui orang-orang Quraisy yang akan menggagalkan hijrah Nabi.
Dia tidur menampakkan kesan Nabi yang tidur sehingga masuk waktu menjelang pagi mereka mengetahui Ali yang tidur, sudah tertinggal satu malam perjalanan oleh yang telah meloloskan diri ke Madinah bersama Abu Bakar.

Kehidupan di Madinah

Pernikahan
Setelah masa hijrah dan tinggal di Madinah, Ali menikah dengan Fatimah az-Zahra, putri Nabi Muhammad.
Ali tidak menikah dengan wanita lain ketika Fatimah masih hidup.
Tertulis dalam Tarikh Ibnu Atsir, setelah itu Ali menikah dengan Ummu Banin binti Haram, Laila binti Mas’ud, Asma binti Umais, Sahba binti Rabia, Umamah binti Abil Ash, Haulah binti Ja’far, Ummu Said binti Urwah, dan Mahabba binti Imru’ul Qais.
Julukan
Ketika Muhammad mencari Ali menantunya, ternyata Ali sedang tidur.
Bagian atas pakaiannya tersingkap dan debu mengotori punggungnya.
Melihat itu Muhammad pun lalu duduk dan membersihkan punggung Ali sambil berkata,
“Duduklah wahai Abu Turab, duduklah.”
Turab yang berarti debu atau tanah dalam bahasa Arab.
Julukan tersebut adalah julukan yang paling disukai oleh Ali.

Pertempuran yang diikuti pada masa Nabi

Perang Badar
Beberapa saat setelah menikah, pecahlah perang Badar, perang pertama dalam sejarah Islam.
Di sini Ali betul-betul menjadi pahlawan disamping Hamzah, paman Nabi.
Banyaknya Quraisy Mekkah yang tewas di tangan Ali masih dalam perselisihan, tetapi semua sepakat dia menjadi bintang lapangan dalam usia yang masih sangat muda sekitar 25 tahun.
Perang Khandaq
Perang Khandaq juga menjadi saksi nyata keberanian Ali bin Abi Thalib ketika memerangi Amar bin Abdi Wud .
Dengan satu tebasan pedangnya yang bernama dzulfikar, Amar bin Abdi Wud terbelah menjadi dua bagian.
Perang Khaibar
Setelah Perjanjian Hudaibiyah yang memuat perjanjian perdamaian antara kaum Muslimin dengan Yahudi, dikemudian hari Yahudi mengkhianati perjanjian tersebut sehingga pecah perang melawan Yahudi yang bertahan di Benteng Khaibar yang sangat kukuh, biasa disebut dengan perang Khaibar.
Di saat para sahabat tidak mampu membuka benteng Khaibar, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Besok, akan aku serahkan bendera kepada seseorang yang tidak akan melarikan diri, dia akan menyerang berulang-ulang dan Allah akan mengaruniakan kemenangan baginya.
Allah dan Rasul-Nya mencintainya dan dia mencintai Allah dan Rasul-Nya”.

Maka, seluruh sahabat pun berangan-angan untuk mendapatkan kemuliaan tersebut.
Namun, temyata Ali bin Abi Thalib yang mendapat kehormatan itu serta mampu menghancurkan benteng Khaibar dan berhasil membunuh seorang prajurit musuh yang berani bernama Marhab lalu menebasnya dengan sekali pukul hingga terbelah menjadi dua bagian.
۞ Variasi nama:
Ali ibn Abi Talib, Alī bin Abī Thālib, ‘Ali bin Abi Thalib, Ali, Ali r.a.
Biodata Ali ibn Abi Talib
Nama Ali ibn Abi Talib ( علي بن أبي طالب بن عبد المطلب ( رضي الله عنه
Level Sahabat Nabi (radhiyallahu anhu) [Generasi ke-1]
Tempat / Thn Lahir (13 Rajab, Mekah). Tahun 23 Sebelum Hijriyah / 600 Masehi / 13 R
Tempat Menetap Mekah, Madina, kufa
Tempat / Thn Wafat (21 Ramadhan, Kufa), Tahun 40 Hijriyah / 661 Masehi
Penyebab kematian Mati syahid
Kegemaran Tafsir/Quran, Recitation/Quran, Narrator [ ع - صحابة ], Commander, Khalifah
Guru Nabi Muhammad ﷺ,
Abu Bakr As-Siddique,
'Umar ibn al-Khattab,
Fatima bint Muhammad,
al-Miqdad ibn al-Aswad
Murid Hassan ibn Ali bin Abi Talib,
Hussain ibn 'Ali ibn Abi Talib,
ibn Mas'ud,
al-Bara' bin Azib bin al-Harith,
Abu Hurairah,
Abu Sa'id al-Khudri,
Suhayb bin Sinan ar-Rumi,
Safinah,
ibn Abbas,
ibn Umar,
'Abdullah ibn al-Zubayr,
'Abdullah ibn Ja'far,
Jabir ibn 'Abdullah,
Jabir bin Samra,
Zayd bin Arqam,
Abu Musa al-Asha'ari,
Abu Umama bin Sahl,
Abu Layla,
Ja'dah bin Hubayra bin Abi Wahb,
Bashr bin Sahaym,
'Amr bin Huray bin 'Amr bin 'Uthman,
Abu Juhayfa al-Sawai',
Mas'ud bin al-Hakam bin al-Rabi',
Abu al-Tufayl,
'Amir bin Wathla,
Muhammad bin 'Ali bin al-Hanfiyyah,
'Umar bin 'Ali bin Abi Talib,
Fatima bint 'Ali bin Abi Talib,
'Ali bin al-Husain bin 'Ali,
Umm Musa,
al-Nazal bin Sabra,
People of Kufa,
dll.
Orang tua Abu Talib ibn 'Abd al-Muttalib / Fatima bint Asad
Pasangan Fatima bint Muhammad,
Khawlah bint Ja'far,
,
Asma bint 'Umays,
Umm Walad(s)
Saudara Talib ibn Abi Talib,
'Aqeel ibn Abi Talib,
Ja'far ibn Abi Talib,
Umm Hani bint Abi Talib,
Jumanah bint Abi Talib
Anak Hassan ibn Ali bin Abi Talib,
Hussain ibn 'Ali ibn Abi Talib,
Zaynab bint 'Ali bin Abi Talib,
Umm Kulthum bint 'Ali bin Abi Talib,
Muhammad bin 'Ali bin al-Hanfiyyah,
al-Abbas,
'Umar bin 'Ali bin Abi Talib,
Ja'far,
'Uthman,
Yahya (died young),
Fatima bint 'Ali bin Abi Talib,
others
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA

Video


More Videos

Rafats

Apa itu Rafats? Abu Ja’far at-Thahawi dalam kitab Syarh Musykilul Atsar menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan rafats adalah berhubungan seks, dan hal ini merusak ibadah haji. Berbeda dari fusuq dan jidal yang tidak sampai merusak ibadah haji. قَوْلُ اللهِ عز وجل فَلاَ رَفَثَ وَلاَ فُسُوقَ وَلاَ جِدَالَ في الْحَجِّ فَجَمَعَ اللَّهُ تَعَالَى هذه الأَشْيَاءَ في آ … • rafas

Surga Adn

Apa itu Surga Adn? Surga Adn diciptakan, oleh Allah Subhanahu Wa Ta`ala dari intan putih. Kandidat penghuninya, ialah: Orang-orang yang sabar karena mencari keridhoan Tuhan-nya, mendirikan salat dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka secara sembunyi atau terang-terangan serta menolak kejahatan dengan kebaikan. < ... • Adn

Al Hafizh

Apa itu Al Hafizh? Allah itu Al-Hafizh ◀ Artinya yaitu Allah yang Maha Memelihara/Menjaga semua ciptaan-Nya. Siapakah yang memelihara alam semesta ini dari kerusakan dan kehancuran jika bukan Allah Subhanahu wa Ta’ala? Allah Ta’ala sangat menginginkan agar hamba-hambaNya bisa selamat diakhirat kelak.⠀ Oleh sebab itu Allah Ta’ala selalu menjaga hamba-hambaNya a … • Al-Hafizh, Al Hafiz

Hadits Shahih

Ayat Alquran Pilihan

Kategori: Sahabat Nabi

Jika kalian nampakkan atau sembunyikan kebaikan atau maafkan orang yang berbuat tak baik pada kalian,
Allah akan limpahkan pahala karena kalian beretika dengan etika ketuhanan, yaitu memberi maaf meski pada saat mampu untuk tidak memaafkan
QS. An-Nisa’ [4]: 149

۞ Variasi nama:
Ali ibn Abi Talib, Alī bin Abī Thālib, ‘Ali bin Abi Thalib, Ali, Ali r.a.
Kategori: Sahabat Nabi

Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai-berai & berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka.
Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat,
QS. Ali ‘Imran [3]: 105

۞ Variasi nama:
Ali ibn Abi Talib, Alī bin Abī Thālib, ‘Ali bin Abi Thalib, Ali, Ali r.a.
Kategori: Sahabat Nabi

Dan barang siapa yang menukar iman dengan kekafiran,
maka sungguh orang itu telah sesat dari jalan yang lurus.
QS. Al-Baqarah [2]: 108

۞ Variasi nama:
Ali ibn Abi Talib, Alī bin Abī Thālib, ‘Ali bin Abi Thalib, Ali, Ali r.a.
Kategori: Sahabat Nabi

Sesungguhnya manusia suka melampaui batas & sombong di hadapan Tuhannya,
karena ia memandang dirinya memiliki kekayaan & harta.
QS. Al-‘Alaq [96]: 6-7

۞ Variasi nama:
Ali ibn Abi Talib, Alī bin Abī Thālib, ‘Ali bin Abi Thalib, Ali, Ali r.a.

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Pendidikan Agama Islam #4

Surah dalam Alquran yang mengatakan larangan untuk melakukan terlalu banyak, makan dan minum adalah … Setelah Yakin, dalam surah Al-A’raf ayat 26, pakaian terbaik ada di mata Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah … Aurat dari tubuh pria adalah mulai … Fungsi pakaian adalah … Kejujuran adalah karakteristik dari seorang Muslim, sementara berbohong atau ketidakjujuran adalah fitur dari orang …

Pendidikan Agama Islam #3

Pembatasan aurat wanita adalah … Berikut ini yang bukan termasuk orang-orang pertama yang menyambut ajakan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah … Dalam Islam, pakaian harus … Sebelum berpakaian, kita harus … Bagian tubuh yang tidak ditampakkan sesuai dengan ajaran Islam disebut …

Pendidikan Agama Islam #10

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menerima wahyu pertama di … Wahyu pertama yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam terkandung dalam surah … Sejak wahyu di Surah Al Muddasir : 1-7, Rasullullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mulai berkhotbah. Awalnya nabi melakukan dakwah kepada … Khotbah Nabi Muhammad saat masih di Mekah, difokuskan langsung pada esensi-esensi utama, yaitu … … Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkhotbah di kota Mekah kurang lebih selama …

Kamus

Pertempuran Badar

Apa itu Pertempuran Badar? Pertempuran Badar , adalah pertempuran besar pertama antara umat Islam melawan musuh-musuhnya. Perang ini terjadi pada 17 Ramadan 2 H . Pasukan kecil kaum Muslim yang berjum...

Lauh Mahfuzh

Apa itu Lauh Mahfuzh? tempat mencatat semua amal baik atau buruk manusia. Lauhul Mahfuz adalah kitab tempat Allah menuliskan segala seluruh catatan kejadian di alam semesta. Lauh Mahfuz disebut di ...

hadis kauli

Apa itu hadis kauli? kata atau sabda Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. yang dijadikan tuntunan umat Islam … •

Abu Sufyan

Siapa itu Abu Sufyan? Shakhr bin Harb adalah salah seorang pemimpin utama Bani Quraisy di Mekkah yang sangat menentang Muhammad, akan tetapi di kemudian hari memeluk agama Islam. Keturunan Abu Sufyan...

Rasul

Siapa itu Rasul? Rasul adalah seseorang yang mendapat wahyu dari Allah dengan suatu syari’at dan ia diperintahkan untuk menyampaikannya dan mengamalkannya. Setiap rasul pasti seorang nabi, namu...

Al-Hawariyyun

Siapa itu Al-Hawariyyun? Hawari merujuk kepada beberapa orang sahabat Nabi Isa `alaihis salam dari kaum Bani Israel dan Bani Filistin) yang sangat taat beragama dan juga tekun mempelajari Kitab Inj...