Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Search in posts
Search in pages

Al Kabiir

Apa itu Al Kabiir? ▶️ Allah itu Al-Kabir ◀️ Artinya adalah Allah itu Maha Besar dan kebesaran-Nya sungguh tidak terkira. Allah tidak bergantung kepada apapun dan siapapun, justru semua itulah yang bergantung kepada Allah Subhanahu wa sang Maha Kuasa. Kebesaran Allah disini berdasarakan ilmuNya yang meliputi segala yang ada dilangit dan dibumi. Dan dengan ilmuNya t… >> Al-Kabiir, Al-Kabir

Kategori: Asmaul Husna

▶️ Allah itu Al-Kabir ◀️
Artinya adalah Allah itu Maha Besar dan kebesaran-Nya sungguh tidak terkira.
Allah tidak bergantung kepada apapun dan siapapun, justru semua itulah yang bergantung kepada Allah Subhanahu wa sang Maha Kuasa.
Kebesaran Allah disini berdasarakan ilmuNya yang meliputi segala yang ada dilangit dan dibumi.
Dan dengan ilmuNya tersebut Allah selalu membimbing hamba-hambaNya agar selalu berada dijalan yang lurus sehingga bisa selamat didunia dan diakhirat.
Oleh sebab itu Allah sangat patut untuk dipuji dengan kebesaranNya.
Karena kasih sayang Allah kepada hamba-hambaNya, Dia selalu memberi petunjuk kedalam hati setiap hambaNya.
Sehingga setiap perbuatan salah yang dilakukan hambaNya, maka didalam hatinya pasti diberi petunjuk oleh Allah.
Sebagai contohnya kita sombong atau berbohong.
Pasti didalam hati kita akan berkata:
“Kenapa engkau berbohong?
Kenapa engkau sombong?
Itukan dosa! Nanti kamu akan menerima akibatnya”.
Begitu juga dengan hal-hal yang lain, setiap saat Allah selalu memberikan petunjukNya.
Kebanyakan orang mengatakan bahwa ini adalah hati nurani, dan hati nurani tidak pernah berbohong.
Akan tetapi karena hawa nafsu yang selalu diperturutkan, maka petunjuk tersebut selalu kita ingkari.
Oleh sebab itu sebetulnya kita sendirilah yang menghilangkan petunjuk-petunjuk dari Allah.
Kita mentoleransi dosa-dosa dan kesalahan.
Kita tidak merasa berdosa kepada Allah hanya karena takut kepada manusia.
Apabila petunjuk-petunjuk dari Allah tersebut sering kita ingkari atau abaikan, maka lama kelamaan petunjuk-petunjuk tersebut akan menjadi redup (samar), sehingga suara petunjuk tidak terdengar sama sekali yang menyebabkan kita didalam melakukan dosa tidak ada yang memperingatkan di dalam hati, sehingga kita akan tersesat dari jalan yang lurus.
Akan tetapi kebanyakan manusia justru lebih memilih mengikuti hawa nafsu dan kehidupan dunia, sehingga petunjuk-petunjuk Allah didalam hati selalu dia abaikan.
ㅤ Oleh sebab itu pada saat nanti di padang mahsyar kita tidak bisa mengelak sedikitpun.
Karena Allah telah memberikan petunjukNya saat dahulu kita masih hidup di dunia.

―Al Kabiir termasuk dalam 99 Asma’ul husna.







Video Pembahasan

Panggil Video Lainnya



Podcast

Video

Panggil Video Lainnya
Iklan


Ikuti RisalahMuslim