Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

adzan

Kategori: Istilah Salat

Azan (ejaan KBBI) atau adzan (أذان) merupakan panggilan bagi umat Islam untuk memberitahu masuknya salat fardu.
Dikumandangkan oleh seorang muazin setiap salat lima waktu.
biasanya setelah azan selalu di iringi dengan iqomah sebagai seruan bahwa salat akan dilaksanakan.

Lafal azan

Lafal azan terdiri dari tujuh bagian:

  1. Allahu Akbar, Allahu Akbar (2 kali)
    “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar”
  2. Asyhadu alla ilaha illallah (2 kali)
    “Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah”
  3. Asyhadu anna Muhammadar Rasulullah (2 kali)
    “Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah Rasul Allah”
  4. Hayya ‘alash sholah (2 kali)
    “Mari menunaikan salat
  5. Hayya ‘alal falah (2 kali)
    “Mari meraih kemenangan”
  6. Ashsalatu khairum minan naum (2 kali)
    Salat itu lebih baik daripada tidur”
    (hanya diucapkan dalam azan Subuh)
  7. Allahu Akbar, Allahu Akbar (1 kali)
    “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar”
  8. Lailaha ilallah (1 kali)
    “Tiada Tuhan selain Allah”
Sejarah azan dan iqamah

Azan mulai disyariatkan pada tahun kedua Hijriah.
Mulanya, pada suatu hari Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengumpulkan para sahabat untuk memusyawarahkan bagaimana cara memberitahu masuknya waktu salat dam mengajak orang ramai agar berkumpul ke masjid untuk melakukan salat berjamaah.

Di dalam musyawarah itu ada beberapa usulan.
Ada yang mengusulkan supaya dikibarkan bendera sebagai tanda waktu salat telah masuk.
Apabila benderanya telah berkibar, hendaklah orang yang melihatnya memberitahu kepada umum.
Ada juga yang mengusulkan supaya ditiup trompet seperti yang biasa dilakukan oleh pemeluk agama Yahudi.

Ada lagi yang mengusulkan supaya dibunyikan lonceng seperti yang biasa dilakukan oleh orang Nasrani.
Ada seorang sahabat yang menyarankan bahwa manakala waktu salat tiba, maka segera dinyalakan api pada tempat yang tinggi di mana orang-orang bisa dengan mudah melihat ke tempat itu, atau setidaknya, asapnya bisa dilihat orang walaupun berada di tempat yang jauh.
Yang melihat api itu, hendaklah datang menghadiri salat berjamaah.

Semua usulan yang diajukan itu ditolak oleh Nabi.
Tetapi, dia menukar lafal itu dengan assalatu jami’ah (marilah salat berjamaah).
(KYP3095) Lantas, ada usul dari Umar bin Khattab jika ditunjuk seseorang yang bertindak sebagai pemanggil kaum Muslim untuk salat pada setiap masuknya waktu salat.
Kemudian saran ini bisa diterima oleh semua orang dan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga menyetujuinya.

Asal muasal azan dan iqamat


Lafal azan tersebut diperoleh dari hadis tentang asal muasal azan dan iqamah:

Abu Daud mengisahkan bahwa Abdullah bin Zaid berkata sebagai berikut:
“Ketika cara memanggil kaum muslimin untuk salat dimusyawarahkan, suatu malam dalam tidurku aku bermimpi.
Aku melihat ada seseorang sedang menenteng sebuah lonceng.
Aku dekati orang itu dan bertanya kepadanya,
“apakah ia bermaksud akan menjual lonceng itu?
Jika memang begitu, aku memintanya untuk menjual kepadaku saja”.
Orang tersebut justru bertanya,”
Untuk apa?”
Aku menjawabnya,
“Bahwa dengan membunyikan lonceng itu, kami dapat memanggil kaum muslim untuk menunaikan salat”.
Orang itu berkata lagi,
“Maukah kamu kuajari cara yang lebih baik?
dan aku menjawab,
“ya”
dan dia berkata lagi dengan suara yang amat lantang:

  • Allahu Akbar Allahu Akbar
  • Asyhadu alla ilaha illallah
  • Asyhadu anna Muhammadar Rasulullah
  • Hayya ‘alash sholah (2 kali)
  • Hayya ‘alal falah (2 kali)
  • Allahu Akbar Allahu Akbar
  • La ilaha illallah

Ketika esoknya aku bangun, aku menemui Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan menceritakan perihal mimpi itu kepadanya, kemudian Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, berkata,
“Itu mimpi yang sebetulnya nyata.
Berdirilah disamping Bilal dan ajarilah dia bagaimana mengucapkan kalimat itu.
Dia harus mengumandangkan adzan seperti itu dan dia memiliki suara yang amat lantang.”
Lalu akupun melakukan hal itu bersama Bilal.”
Rupanya, mimpi serupa dialami pula oleh Umar.
Ia juga menceritakannya kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Setelah lelaki yang membawa lonceng itu melafalkan azan, dia diam sejenak, lalu berkata:
“Kau katakan jika salat akan didirikan:

  • Allahu Akbar, Allahu Akbar
  • Asyhadu alla ilaha illallah
  • Asyhadu anna Muhammadarrasullulah
  • Hayya ‘alash sholah
  • Hayya ‘alal falah
  • Qod qomatish sholah (2 kali), artinya “Salat akan didirikan”
  • Allahu Akbar, Allahu Akbar
  • La ilaha illallah

Begitu subuh, aku mendatangi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian kuberitahu dia apa yang kumimpikan.
Diapun bersabda:
“Sesungguhnya itu adalah mimpi yang benar, insya Allah.
Bangkitlah bersama Bilal dan ajarkanlah kepadanya apa yang kau mimpikan agar diadzankannya (diserukannya), karena sesungguhnya suaranya lebih lantang darimu.”
Ia berkata: Maka aku bangkit bersama Bilal, lalu aku ajarkan kepadanya dan dia yang berazan.
Ia berkata: Hal tersebut terdengar oleh Umar bin al-Khaththab ketika dia berada di rumahnya.
Kemudian dia keluar dengan selendangnya yang menjuntai.
Dia berkata:
“Demi Dzat yang telah mengutusmu dengan benar, sungguh aku telah memimpikan apa yang dimimpikannya.”
Kemudian Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Maka bagi Allah-lah segala puji.”

Kejadian dalam hadits tersebut terjadi di Madinah pada tahun pertama Hijriah atau 622 M.


۞ Variasi nama: azan

Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA

Video

Panggil Video Lainnya

Hadits Shahih

Ayat Alquran Pilihan

Apakah orang kafir tak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup.
Maka mengapa mereka tiada juga beriman?
QS. Al-Anbiya [21]: 30

Di antaramu ada orang yang menghendaki dunia & ada orang yang menghendaki akhirat. Kemudian Allah memalingkanmu dari mereka untuk mengujimu, sunguh Allah telah memaafkanmu. Dan Allah mempunyai karunia (yang dilimpahkan) atas orang yang beriman
QS. Ali ‘Imran [3]: 152

Ketahuilah bahwa kehidupan dunia (bagi orang tak beriman) hanyalah permainan & sesuatu yang melalaikan. Dan di akhirat (nanti) ada azab keras & ampunan dari Allah serta keridaan-Nya. Kehidupan dunia tak lain hanya kesenangan yang menipu
QS. Al-Hadid [57]: 20

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Pendidikan Agama Islam #20

Berikut adalah contoh bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala Maha Mendahulukan. Zakat menurut bahasa زكة , yang bermakna …Yang termasuk mustahiq (orang berhak menerima zakat) berikut yaitu … Setelah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam wafat maka diganti oleh sahabat sebagai pemimpin ummat disebut … Jasa khalifah Umar bin Khatab yang sampai saat ini masih dipergunakan, yaitu …

Pendidikan Agama Islam #8

Sumber kedua hukum dalam menetapkan Hukum tentang Alquran adalah … Hukum penggunaan hadis sebagai dasar hukum adalah … Orang yang menceritakan hadits disebut … Undang-undang tentang penggunaan Hadits-Maudu adalah … Berikut adalah hadits yang rusak, kecuali …

Pendidikan Agama Islam #14

Ketika Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam masih remaja, baginda telah bekerja mengambil upah sebagai pengembala binatang ternak. Apakah binatang tersebut? … Dalam Islam, teladan yang baik disebut juga dengan istilah … Dalam Islam, pengendalian diri atau kontrol terhadap diri, disebut juga dengan … Pengertian Mujahadah An-Nafs adalah … Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda bahwa berjihad (berjuang) yang paling utama adalah melawan …

Kamus

Al Mujiib

Apa itu Al Mujiib? Allah itu Al-Mujib . Allah itu Maha Mengabulkan doa hamba-hamba-Nya. Apabila seorang hamba didalam menjalani kehidupan ini menerima kesulitan, maka hendaknya dia bermohon kepada Al...

istigfar

Apa itu istigfar? Istighfar (إستغفار, Istiġfār) atau Astaghfirullah (أستغفر الله‎ ʾastaġfiru l-lāh) adalah tindakan meminta maaf atau memohon keampunan kepada Allah yang dilaku...

Fatwa Sahabat

Apa itu Fatwa Sahabat? Fatwa Sahabat adalah jawaban, pendapat, atau putusan atas sebuah hukum yang disampaikan atau diberikan oleh Sahabat Nabi. Selain menerangkan tentang maksud dari sebuah ayat Al-Q...

naqli

Apa itu naqli? naq.li berdasarkan Alquran dan hadis; berdasarkan naqal … •

tahun kamariah

Apa itu tahun kamariah? tahun Islam yang berdasarkan perjalanan bulan mengelilingi bumi, lamanya 354 atau 355 hari … •

salat Idulfitri

Apa itu salat Idulfitri? salat sunah dua rakaat yang dikerjakan pada Idulfitri tanggal 1 Syawal … •