Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Abu Daud

Kategori: Perawi Hadis

Imam Abu Dawud (817 / 202 H – meninggal di Basrah, 888 / 16 Syawal 275 H, umur 70–71 tahun).
Adalah salah seorang perawi hadis, yang mengumpulkan sekitar 50.000 hadis lalu memilih dan menuliskan 4.800 di antaranya dalam kitab Sunan Abu Dawud.
Nama lengkapnya adalah Abu Dawud Sulaiman bin Al-Asy’ats As-Sijistani.

Untuk mengumpulkan hadis, dia bepergian ke Arab Saudi, Irak, Khurasan, Mesir, Suriah, Nishapur, Marv, dan tempat-tempat lain, menjadikannya salah seorang ulama yang paling luas perjalanannya.
Bapak dia yaitu Al Asy’ats bin Ishaq adalah seorang perawi hadis yang meriwayatkan hadis dari Hamad bin Zaid, dan demikian juga saudaranya Muhammad bin Al Asy`ats termasuk seorang yang menekuni dan menuntut hadis dan ilmu-ilmunya juga merupakan teman perjalanan dia dalam menuntut hadis dari para ulama ahli hadis.


Abu Dawud sudah berkecimpung dalam bidang hadis sejak berusia belasan tahun.
Hal ini diketahui mengingat pada tahun 261 H, dia sudah berada di Baghdad, dan di sana dia menemui kematian Imam Muslim, sebagaimana yang dia katakan:

“Aku menyaksikan jenazahnya dan mensholatkannya”.

Walaupun sebelumnya dia telah pergi ke negeri-negeri tetangga Sijistan, seperti khurasan, Baghlan, Harron, Roi dan Naisabur.
Setelah dia masuk kota Baghdad, dia diminta oleh Amir Abu Ahmad Al Muwaffaq untuk tinggal dan menetap di Bashroh,dan dia menerimanya,akan tetapi hal itu tidak membuat dia berhenti dalam mencari hadis.

Guru

Kemudian mengunjungi berbagai negeri untuk memetik langsung ilmu dari sumbernya.
Dia langsung berguru selama bertahun-tahun.
Di antara guru-gurunya adalah Imam Ahmad, Al-Qanabiy, Sulaiman bin Harb, Abu Amr adh-Dhariri, Abu Walid ath-Thayalisi, Abu Zakariya Yahya bin Ma’in, Abu Khaitsamah, Zuhair bin Harb, ad-Darimi, Abu Ustman Sa’id bin Manshur, Ibnu Abi Syaibah dan ulama lainnya.

Murid

Demikian pula murid-murid dia cukup banyak antara lain, yaitu:

• Imam Turmudzi
• Imam Nasa’i
• Abu Ubaid Al Ajury
• Abu Thoyib Ahmad bin Ibrohim Al Baghdady (Perawi sunan Abi Daud dari dia).
• Abu ‘Amr Ahmad bin Ali Al Bashry (perawi kitab sunan dari dia).
Abu Bakr Ahmad bin Muhammad Al Khollal Al Faqih.
• Isma’il bin Muhammad Ash Shofar.
Abu Bakr bin Abi Daud (anak dia).
Zakariya bin Yahya As Saajy.
Abu Bakr Ibnu Abid Dunya.
Ahmad bin Sulaiman An Najjar (perawi kitab Nasikh wal Mansukh dari dia).
Ali bin Hasan bin Al ‘Abd Al Anshory (perawi sunan dari dia).
Muhammad bin Bakr bin Daasah At Tammaar (perawi sunan dari dia).
• Abu ‘Ali Muhammad bin Ahmad Al Lu’lu’y (perawi sunan dari dia).
Muhammad bin Ahmad bin Ya’qub Al Matutsy Al Bashry (perawi kitab Al Qadar dari dia).

Penyusunan Sunan Abu Dawud

Imam Abu Daud menyusun kitabnya di Baghdad.
Minat utamanya adalah syariat, jadi kumpulan hadis-nya berfokus murni pada hadis tentang syariat.
Setiap hadis dalam kumpulannya diperiksa kesesuaiannya dengan Al-Qur’an, begitu pula sanadnya.
Dia pernah memperlihatkan kitab tersebut kepada Imam Ahmad untuk meminta saran perbaikan.

Kitab Sunan Abu Dawud diakui oleh mayoritas dunia Muslim sebagai salah satu kitab hadis yang paling autentik.
Namun, diketahui bahwa kitab ini mengandung beberapa hadis lemah (yang sebagian ditandai dia, sebagian tidak).

Banyak ulama yang meriwayatkan hadis dari dia, di antaranya Imam Turmudzi dan Imam Nasa’i.
Al Khatoby mengomentari bahwa kitab tersebut adalah sebaik-baik tulisan dan isinya lebih banyak memuat fiqh daripada kitab Shahih Bukhari dan Shahih Muslim.

Ibnul A’raby berkata,
barangsiapa yang sudah menguasai Al-Qur’an dan kitabSunan Abu Dawud”, maka dia tidak membutuhkan kitab-kitab lain lagi.

Imam Al-Ghazali juga mengatakan bahwa kitabSunan Abu Dawud” sudah cukup bagi seorang mujtahid untuk menjadi landasan hukum.

Ia adalah imam dari imam-imam Ahlussunnah wal Jamaah yang hidup di Bashroh kota berkembangnya kelompok Qadariyah, demikian juga berkembang disana pemikiran Khowarij, Mu’tazilah, Murji’ah dan Syi’ah Rafidhoh serta Jahmiyah dan lain-lainnya, tetapi walaupun demikian dia tetap dalam keistiqomahan di atas Sunnah dan diapun membantah Qadariyah dengan kitabnya Al Qadar, demikian pula bantahan dia atas Khowarij dalam kitabnya Akhbar Al Khawarij, dan juga membantah terhadap pemahaman yang menyimpang dari kemurnian ajaran Islam yang telah disampaikan olah Rasulullah.

Maka tentang hal itu bisa dilihat pada kitabnya As Sunan yang terdapat padanya bantahan-bantahan dia terhadap Jahmiyah, Murji’ah dan Mu’tazilah.

Dia lahir sebagai seorang ahli urusan hadis, juga dalam masalah fiqh dan ushul serta masyhur akan kewara’annya dan kezuhudannya.
Kefaqihan dia terlihat ketika mengkritik sejumlah hadis yang bertalian dengan hukum, selain itu terlihat dalam penjelasan bab-bab fiqih atas sejumlah karyanya, seperti Sunan Abu Dawud.

Al-Imam al-Muhaddist Abu Dawud lahir pada tahun 202 H dan wafat pada tahun 275 H di Bashrah.

Sepanjang sejarah telah muncul para pakar hadis yang berusaha menggali makna hadis dalam berbagai sudut pandang dengan metode pendekatan dan sistem yang berbeda, sehingga dengan upaya yang sangat berharga itu mereka telah membuka jalan bagi generasi selanjutnya guna memahami as-Sunnah dengan baik dan benar.

Di samping itu, mereka pun telah bersusah payah menghimpun hadis-hadis yang dipersilisihkan dan menyelaraskan di antara hadis yang tampak saling menyelisihi.
Hal tersebut dilakukan untuk menjaga kewibawaan dari hadis dan sunnah secara umum.

Abu Muhammad bin Qutaibah (wafat 267 H) dengan kitab dia Ta’wil Mukhtalaf al-Hadis telah membatah habis pandangan kaum Mu’tazilah yang mempertentangkan beberapa hadis dengan al-Quran maupun dengan rasio mereka.

Selanjutnya upaya untuk memilahkan hadis dari khabar-khabar lainnya yang merupakan hadis palsu maupun yang lemah terus dilanjutkan sampai dengan kurun al-Imam Bukhari dan beberapa penyusun sunan dan lainnya.
Salah satu kitab yang terkenal adalah yang disusun oleh Imam Abu Dawud yaitu sunan Abu Dawud.
Kitab ini memuat 4800 hadis terseleksi dari 50.000 hadis.

Dia sudah berkecimpung dalam bidang hadis sejak berusia belasan tahun.
Hal ini diketahui mengingat pada tahun 221 H, dia sudah berada di baghdad.
Kemudian mengunjungi berbagai negeri untuk memetik langsung ilmu dari sumbernya.

Dia langsung berguru selama bertahun-tahun.
Di antaraguru-gurunya adalah Imam Ahmad bin Hambal, al-Qa’nabi, Abu Amr adh-Dhariri, Abu Walid ath-Thayalisi, Sulaiman bin Harb, Abu Zakariya Yahya bin Ma’in, Abu Khaitsamah, Zuhair bin Harb, ad-Darimi, Abu Ustman Sa’id bin Manshur, Ibnu Abi Syaibah dan lain-lain.

Sebagai ahli hukum, Abu Dawud pernah berkata: Cukuplah manusia dengan empat hadis, yaitu:

Sesungguhnya segala perbuatan itu tergantung niatnya;
termasuk kebagusan Islam seseorang adalah meninggalkan apa yang tidak bermanfaat;
tidaklah keadaan seorang mukmin itu menjadi mukmin, hingga ia ridho terhadap saudaranya apa yang ia ridho terhadap dirinya sendiri;
yang halal sudah jelas dan yang harampun sudah jelas pula, sedangkan di antara keduanya adalah syubhat.

Dia menciptakan karya-karya yang bermutu, baik dalam bidang fiqh, ushul,tauhid dan terutama hadis.
Kitab sunan dialah yang paling banyak menarik perhatian, dan merupakan salah satu di antara kompilasi hadis hukum yang paling menonjol saat ini.

Tentang kualitasnya ini Ibnul Qoyyim al-Jauziyyah berkata:

Kitab sunannya Abu Dawud Sulaiman bin Asy’ats as-sijistani rahimahullah adalah kitab Islam yang topiknya tersebut Allah telah mengkhususkan dia dengan sunannya, di dalam banyak pembahasan yang bisa menjadi hukum di antara ahli Islam, maka kepadanya hendaklah para mushannif mengambil hukum, kepadanya hendaklah para muhaqqiq merasa ridho, karena sesungguhnya ia telah mengumpulkan sejumlah hadis ahkam, dan menyusunnya dengan sebagus-bagus susunan, serta mengaturnya dengan sebaik-baik aturan bersama dengan kerapnya kehati-hatian sikapnya dengan membuang sejumlah hadis dari para perawi majruhin dan dhu’afa.

Semoga Allah melimpahkan rahmat atas mereka dan mem- berikannya pula atas para pelanjutnya.

Referensi: Wikipedia




۞ Variasi nama: Imam Abu Dawud, Abu Dawud, Riwayat Abu Dawud, HR. Abu Dawud, Shahih Sunan Abi Dawud, Shahih Sunan Abi Dawud, Sunan Abi Dawud, Abi Dawud, Sunan Abu Dawud

Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA

Video

More Videos

fatihah

Apa itu fatihah? fa.ti.hah (1) pembukaan; (2) surah Fatihah (dengan huruf pertamanya kapital) … •

Surga Adn

Apa itu Surga Adn? Surga Adn diciptakan, oleh Allah Subhanahu Wa Ta`ala dari intan putih. Kandidat penghuninya, ialah:

  • Orang-orang yang sabar karena mencari keridhoan Tuhan-nya, mendirikan salat dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka secara sembunyi atau terang-terangan serta menolak kejahatan dengan kebaikan. (QS. Ar Ro’du : 22-24)<... >> Adn

Jinayat

Apa itu Jinayat? ji.na.yah perkara yang berhubungan dengan perusakan anggota badan atau jiwa orang lain; tindakan kriminal; kejahatan. Jinayat adalah sebuah kajian ilmu hukum Islam yang berbicara tentang kriminalitas. Dalam istilah yang lebih popular, hukum jinayah disebut juga dengan hukum pidana Islam. Adapun ruang lingkup kajian hukum pidana Islam ini m… >> jinayah

Hadits Shahih

Ayat Alquran Pilihan

Yang telah jadikan bagimu bumi sebagai hamparan & Yang telah jadikan bagimu di bumi itu jalan-ja]an, dan menurunkan dari langit air hujan. Maka Kami tumbuhkan dengan air hujan itu berjenis-jenis dari tumbuh-tumbuhan yang bermacam-macam.
QS. Ta Ha [20]: 53

Ya Tuhanku,
anugrahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh.
QS. As-Saffat [37]: 100

Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya.
Sesungguhnya pendengaran,
penglihatan & hati,
semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.
QS. Al-Isra’ [17]: 36

Bahwa kebaikan ada dalam sikap mengutamakan & perlakuan yang baik kepada orang lain, karena lebih dapat membawa kepada cinta kasih antara sesama manusia. Allah Mahaperiksa atas hati-hati kalian & akan memberi balasan atas sikap mengutamakan itu
QS. Al-Baqarah [2]: 237

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Pendidikan Agama Islam #1

Arti fana adalah … Tuhan memiliki sifat Al Karim, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala merupakan zat Yang ..Allah memiliki sifat Al Kariim yang tercantum dalam Alquran surah … Tuhan memiliki sifat Al Matiin, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah zat Yang … Dalam Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al Matiin yang tercantum dalam Alquran surah …

Pendidikan Agama Islam #21

Pembukuan Alquran dilakukan pada masa khalifah … Setiap bencana dan musibah yang menimpa manusia di bumi sudah tertulis dalam kitab … Bu Nindi mempersiapkan pakaian bayi, karena bu Nindi tidak lama lagi akan melahirkan bayinya, perilaku bu Nindi termasuk meyakini … Allah Subhanahu Wa Ta`ala.Allah Subhanahu Wa Ta`ala tidak akan merubah nasib suatu kaum , sebelum kaum itu sendiri yang merubahnya, arti ayat tersebut terdapat dalam Alquran surah ar-Rad ayat … Salah satu contoh hikmah beriman kepada qada bagi siswa adalah …

Pendidikan Agama Islam #14

Ketika Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam masih remaja, baginda telah bekerja mengambil upah sebagai pengembala binatang ternak. Apakah binatang tersebut? … Dalam Islam, teladan yang baik disebut juga dengan istilah … Dalam Islam, pengendalian diri atau kontrol terhadap diri, disebut juga dengan … Pengertian Mujahadah An-Nafs adalah … Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda bahwa berjihad (berjuang) yang paling utama adalah melawan …

Kamus

berhala

Apa itu berhala? ber.ha.la patung dewa atau sesuatu yang didewakan yang disembah dan dipuja; di daerah itu masih terdapat suku bangsa penyembah berhala menuju; mengarah; dikayuhnya perahu itu berhal...

kafir

Apa itu kafir? ka.fir orang yang tidak percaya kepada Allah dan rasul-Nya ۞ Variasi nama: kekafiran … • kekafiran

masala

Apa itu masala? ma.sa.la lapik (tikar dan sebagainya) tempat salat … •

Surah Ar-Rahman

Apa itu Surah Ar-Rahman? Surah Ar-Rahman (الرّحْمنن) adalah surah ke-55 dalam Alquran. Surah ini tergolong surat makkiyah, terdiri atas 78 ayat. Dinamakan Ar-Rahmaan yang berarti Yang Maha P...

Ad-Duha

Apa itu Ad-Duha? Surah Ad-Duha (bahasa Arab:الضحى) adalah surah ke-93 dalam Alquran dan terdiri atas 11 ayat. Surah ini termasuk golongan surah Makkiyah dan diturunkan sesudah surah Al-Fajr. Nama...

mufti

Apa itu mufti? muf.ti pemberi fatwa untuk memutuskan masalah yang berhubungan dengan hukum Islam … •