Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Abdul Qadir al-Jailani

Kategori: Ulama

Abdul Qadir Jaelani atau Abd al-Qadir al-Gilani (bahasa Kurdi: Evdilqadirê Geylanî, bahasa Persia: عبد القادر گیلانی, bahasa Urdu: عبد القادر آملی گیلانی Abdolqāder Gilāni) (470–561 H) (1077–1166 M) adalah seorang ulama fiqih yang sangat dihormati oleh Sunni dan dianggap wali dalam dunia tarekat dan sufisme.
Ia adalah orang Kurdi atau orang Persia.

Syekh Abdul Qadir dianggap wali dan diadakan di penghormatan besar oleh kaum Muslim dari anak benua India.
Di antara pengikut di Pakistan dan India, ia juga dikenal sebagai Ghaus-e-Azam.


Nama & gelar


Nama Abdul Qadir Jaelani juga dilafalkan Abdul Qadir Gaylani, Abdel kader, Abdul Qadir, Abdul Khadir – Jilani, Jeelani, Gailani, Gillani, Gilani, Al Gilani, Keilany, Abdel Qader Gilany

Kelahiran


Abdul Qadir lahir pada hari Rabu tanggal 1 Ramadan di 470 H, 1077 M.
selatan Laut Kaspia yang sekarang menjadi Provinsi Mazandaran di Iran.

Ada dua riwayat sehubungan dengan tanggal kelahiran al-Ghauts al_A’zham Syekh Abdul Qodir al-Jilani Amoli.
Riwayat pertama yaitu bahwa ia lahir pada 1 Ramadhan 470 H.

Riwayat kedua menyatakan Ia lahir pada 2 Ramadhan 470 H. Tampaknya riwayat kedua lebih dipercaya oleh ulama.


Genealogi


Ibnul Imad menyebutkan bahwa nama lengkap syekh ini adalah Abdul Qadir bin Abi Sholeh bin Janaky Dausat bin Abi Abdillah Abdullah bin Yahya bin Muhammad bin Dawud bin Musa bin Abdullah bin Musa Al-Huzy bin Abdullah Al-Himsh bin Al-Hasan Al-Mutsanna bin Al-Hasan bin Ali bin Abi Tholib Al-Jailany.

Silsilah Syekh Abdul Qodir bersumber dari Khalifah Sayyid Ali al-Murtadha, melalui ayahnya sepanjang 14 generasi dan melaui ibunya sepanjang 12 generasi.

Syekh Sayyid Abdurrahman Jami memberikan komentar mengenai asal usul al-Ghauts al-A’zham sebagi berikut:
“Ia adalah seorang Sultan yang agung, yang dikenal sebagial-Ghauts al-A’zham.
Ia mendapat gelar sayyid dari silsilah kedua orang tuanya, Hasani dari sang ayah dan Husaini dari sang ibu”.


Silsilah Keluarganya adalah Sebagai berikut: Dari Ayahnya(Hasani):

Syeh Abdul Qodir bin Abu Shalih bin Abu Abdillah bin Yahya az-Zahid bin Muhammad Al Akbar bin Dawud bin Musa At-tsani bin Abdullah Tsani bin Musa al-Jaun bin Abdullah Mahdhi bin Hasan al-Mutsanna bin Hasan as-Sibthi bin Ali bin Abi Thalib, Suami Fatimah binti Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wassalam

Dari ibunya(Husaini): Syeh Abdul Qodir bin Ummul Khair Fathimah binti Abdullah ‘Atha bin Mahmud bin Kamaluddin Isa bin Abi Jamaluddin bin Abdullah Sami’ Az-Zahid bin Abu Ala’uddin (ﻋﻼﺀﺍﻟﺪﻳﻦﺍﻟﺠﻭﺍﺩ) bin Ali Ridha bin Musa al-Kazhim bin Ja’far al-Shadiq bin Muhammad al-Baqir bin Zainal ‘Abidin bin Husain bin Ali bin Abi Thalib, Suami Fatimah Az-Zahra binti Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wassalam

Pendidikan


Dalam usia 18 tahun ia sudah meninggalkan Jilan menuju Baghdad pada tahun 488 H/1095 M.
Karena tidak diterima belajar di Madrasah Nizhamiyah Baghdad, yang waktu itu dipimpin Ahmad al Ghazali, yang menggantikan saudaranya Abu Hamid al Ghazali.

Di Baghdad dia belajar kepada beberapa orang ulama seperti Ibnu Aqil, Abul Khatthat, Abul Husein al Farra’ dan juga Abu Sa’ad al Muharrimiseim.
Dia menimba ilmu pada ulama-ulama tersebut hingga mampu menguasai ilmu-ilmu ushul dan juga perbedaan-perbedaan pendapat para ulama.

Dengan kemampuan itu, Abu Sa’ad al Mukharrimi yang membangun sekolah kecil-kecilan di daerah Babul Azaj menyerahkan pengelolaan sekolah itu sepenuhnya kepada Syeikh Abdul Qadir al Jailani.
Ia mengelola sekolah ini dengan sungguh-sungguh.

Bermukim di sana sambil memberikan nasihat kepada orang-orang di sekitar sekolah tersebut.
Banyak orang yang bertaubat setelah mendengar nasihat dia.

Banyak pula orang yang bersimpati kepada dia, lalu datang menimba ilmu di sekolah dia hingga sekolah itu tidak mampu menampung lagi.

Dakwah, ketokohan & pengaruh


Awal Kemasyhuran


Al-Jaba’i berkata bahwa Syeikh Abdul Qadir pernah berkata kepadanya,
“Tidur dan bangunku sudah diatur.

Pada suatu saat dalam dadaku timbul keinginan yang kuat untuk berbicara.
Begitu kuatnya sampai aku merasa tercekik jika tidak berbicara.

Dan ketika berbicara, aku tidak dapat menghentikannya.
Pada saat itu ada dua atau tiga orang yang mendengarkan perkataanku.

Kemudian mereka mengabarkan apa yang aku ucapkan kepada orang-orang, dan merekapun berduyun-duyun mendatangiku di masjid Bab Al-Halbah.
Karena tidak memungkinkan lagi, aku dipindahkan ke tengah kota dan dikelilingi dengan lampu.

Orang-orang tetap datang di malam hari dengan membawa lilin dan obor hingga memenuhi tempat tersebut.
Kemudian, aku dibawa ke luar kota dan ditempatkan di sebuah mushola.
Namun, orang-orang tetap datang kepadaku, dengan mengendarai kuda, unta bahkan keledai dan menempati tempat di sekelilingku.
Saat itu hadir sekitar 70 orang para wali radhiallahu ‘anhum.

Dalam beberapa manuskrip didapatkan bahwa Syeikh Abdul Qadir berkata,
“Sebuah suara berkata kepadaku saat aku berada di pengasingan diri,
“kembali ke Baghdad dan ceramahilah orang-orang”.
Aku pun ke Baghdad dan menemukan para penduduknya dalam kondisi yang tidak aku sukai dan karena itulah aku tidak jadi mengikuti mereka”.
“Sesungguhnya” kata suara tersebut,
“Mereka akan mendapatkan manfaat dari keberadaan dirimu”.
“Apa hubungan mereka dengan keselamatan agamaku/keyakinanku” tanyaku.
“Kembali (ke Baghdad) dan engkau akan mendapatkan keselamatan agamamu”
jawab suara itu.

Aku pun membuat 70 perjanjian dengan Allah.
Di antaranya adalah tidak ada seorang pun yang menentangku dan tidak ada seorang muridku yang meninggal kecuali dalam keadaan bertaubat.
Setelah itu, aku kembali ke Baghdad dan mulai berceramah.

Murid


Murid-muridnya banyak yang menjadi ulama terkenal, seperti al Hafidz Abdul Ghani yang menyusun kitab Umdatul Ahkam Fi Kalami Khairil Anam, Syeikh Qudamah, penyusun kitab fiqih terkenal al Mughni.

۞ Variasi nama:
Abdul Qadir Jaelani, Abdul Qadir Jailani, Syekh Abdul Qadir Jaelani
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA

Video


More Videos

Muhammad bin Wasi’

Siapa itu Muhammad bin Wasi’? Di antara tokoh ulama dan murabbi terbaik pada masa tabiin adalah Muhammad bin Wasi’. Nama lengkap beliau Muhammad bin Wasi’ bin Jabir bin Akhnas, imam rabbani, sang teladan, Abu Bakar al-Azdi al-Bashri. Muhammad bin Wasi’ adalah seorang imam rabbani, perawi hadis yang terpercaya, panutan dan tokoh ulama tabiin dari Bashrah, integritas ilmu dan ke … • Muhammad bin Wasi’ bin Jabir bin Akhnas, imam rabbani, sang teladan, Abu Bakar al-Azdi al-Bashri

ahli Taurat

Apa itu ahli Taurat? penganut ajaran kitab Taurat pada zaman Nabi Musa a.s.; Kris pengajar dan penafsir Kitab Perjanjian Lama, khususnya kelima kitab Musa … •

Abdullah bin Jahsy

Siapa itu Abdullah bin Jahsy? Abdullah bin Jahsy bin Ri’ab bin Ya‘mur al-Asadi ) adalah seorang sahabat, sepupu, dan sekaligus saudara ipar Nabi Muhammad. Abdullah termasuk pemeluk Islam pertama. Dia memimpin pasukan pertama dalam Islam yang sukses, yaitu pasukan Ekspedisi Nakhl … •

Hadits Shahih

Ayat Alquran Pilihan

Kategori: Ulama

Hai sekalian manusia,
makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi,
dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan,
karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu.
QS. Al-Baqarah [2]: 168

۞ Variasi nama:
Abdul Qadir Jaelani, Abdul Qadir Jailani, Syekh Abdul Qadir Jaelani
Kategori: Ulama

Ya’qub menjawab:
“Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan & kesedihanku,
dan aku mengetahui dari Allah apa yang kamu tiada mengetahuinya”.
QS. Yusuf [12]: 86

۞ Variasi nama:
Abdul Qadir Jaelani, Abdul Qadir Jailani, Syekh Abdul Qadir Jaelani
Kategori: Ulama

“Tidak ada seorangpun di langit & di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib,
kecuali Allah”,
dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan.
QS. An-Naml [27]: 65

۞ Variasi nama:
Abdul Qadir Jaelani, Abdul Qadir Jailani, Syekh Abdul Qadir Jaelani
Kategori: Ulama

Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya,
hanyalah ulama (orang yang mengetahui kebesaran & kekuasaan Allah).
Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.
QS. Fatir [35]: 28

۞ Variasi nama:
Abdul Qadir Jaelani, Abdul Qadir Jailani, Syekh Abdul Qadir Jaelani

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Pendidikan Agama Islam #24

Allah Subhanahu Wa Ta`ala Melihat semua apa yang di lakukan oleh hambanya, karena Allah bersifat … Dalam memutuskan suatu perkara, Dinda sangat adil karena Dinda meneladani sifat Allah … Salah satu cara mengagungkan tanda-tanda kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta`ala yaitu … dengan … Tata cara membaca Alquran dimulai dengan … Dalam surah Alquran, At-Tin artinya …

Pendidikan Agama Islam #12

Masyarakat Mekkah pada awal nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam berdakwah waktu itu sedang dilanda berbagai krisis, dan yang paling menonjol adalah krisis … Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam lahir pada bulan … Nama isteri Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam selepas Khadijah ialah … Nama anak lelaki Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … … Nama Ibu susuan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … …

Pendidikan Agama Islam #18

Turunnya surah Ad-Dhuha menunjukkan… ..kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.Surah Ad-Dhuha ayat ke-enam menunjukkan salah satu masa Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … sebagai … Berikut ini yang bukan kandungan surah Ad-Dhuha adalah… .. Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.Arti al-Kaafirun adalah … Arti dari lafal لَكُمْ دِينُكُمْ yaitu …

Kamus

Sufyan bin Uyainah

Siapa itu Sufyan bin Uyainah? Sufyan bin ‘Uyainah atau Ibnu Uyainah adalah seorang Imam Sunni dan ahli hadis di tanah haram Makkah. Julukan kunyah dia adalah “Abu Muhammad Al-Hilali Al-Kufi Al-Mak...

jahil

Apa itu jahil? ja.hil bodoh; tidak tahu ; para ulama berkewajiban menuntun golongan jahil dan bebal; cak jail … •

manasik

Apa itu manasik? ma.na.sik ibadah … •

takjil

Apa itu takjil? tak.jil mempercepat … •

Al Ghaniyy

Apa itu Al Ghaniyy? Allah itu Al-Ghaniyy ◀ Artinya adalah Maha Kaya. Dia tidak membutuhkan apapun dan siapapun. Justru makhluk-makhluk-Nya lah yang meminta dan membutuhkan Allah Subhanahu wa TaR...

istiqamah

Apa itu istiqamah? Istiqamah atau istikamah dalam terminologi Islam adalah hal berpendirian kuat atau teguh pendirian. Kata ini berasal dari bahasa Arab istiqama, yastaqimu, istiqamah yang berarti teg...