HR. Bukhari: 6403 – Tentang Hukum Membunuh Kafir Dzimmy

Orang yang melakukan hal ini tidak dapat mencium harum surga

Hadits Sahih Riwayat al-Bukhari: 6403

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:

مَنْ قَتَلَ نَفْسًا مُعَاهَدًا لَمْ يَرِحْ رَائِحَةَ الْجَنَّةِ، وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ أَرْبَعِينَ عَامًا.

 

Dari Abdullah ibn Amr, dari Nabi ﷺ bersabda:

Siapa yang membunuh orang (kafir) yang telah mengikat perjanjian (dengan pemerintahan Muslim), maka ia tidak akan bisa mencium harum surga, padahal harum surga dapat dicium dari jarak empat puluh tahun perjalanan.

 

Pesan hadits yang disampaikan:

Kafir Dzimmy, atau orang kafir yang telah mengikat perjanjian dengan pemerintahan Muslim memiliki jaminan keamanan dan haram dibunuh tanpa alasan. Orang yang membunuh Kafir Dzimmy tanpa alasan tidak akan bisa mencium harum surga.







Video Pembahasan

Panggil Video Lainnya





Video

Panggil Video Lainnya
Iklan


Ikuti RisalahMuslim
               



Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta