Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

HR. Muslim: 4114 – Tha’un thiyarah dan perdukunan

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى التَّمِيمِيُّ قَالَ قَرَأْتُ عَلَى مَالِكٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عَبْدِ الْحَمِيدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ زَيْدِ بْنِ الْخَطَّابِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْحَارِثِ بْنِ نَوْفَلٍ عَنْ عَبْدِ الل
Shahih Muslim hadis nomor 4114
Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya At Tamimi(1) dia berkata:
Aku membaca Hadis Malik(2) dari Ibnu Syihab(3) dari ‘Abdul Hamid bin ‘Abdur Rahman bin Zaid bin Al Khaththab(4) dari ‘Abdullah bin ‘Abdullah bin Al Harits bin Naufal(5) dari ‘Abdullah bin ‘Abbas(6) bahwa Pada suatu ketika ‘Umar bin Khaththab pergi ke Syam.
Setelah sampai di Saragh, pimpinan tentara datang menyambutnya.

Antara lain terdapat Abu “Ubaidah bin Jarrah dan para sahabat yang lain.
Mereka mengabarkan kepada ‘Umar bahwa wabah penyakit sedang berjangkit di Syam.

Ibnu Abbas berkata:
‘Umar berkata:
‘Panggil ke sini para pendahulu dari orang-orang Muhajirin! ‘ Maka kupanggil mereka, lalu ‘Umar bermusyawarah dengan mereka.
Kata ‘Umar:
‘Wabah penyakit sedang berjangkit di Syam.

Bagaimana pendapat kalian?’
Mereka berbeda pendapat.
Sebagian mengatakan kepada ‘Umar:
‘Anda telah keluar untuk suatu urusan penting.

Karena itu kami berpendapat, tidak selayaknya Anda akan pulang begitu saja.’
Sebagian yang lain mengatakan:
‘Anda datang membawa suatu rombongan besar, yang disana terdapat para sahabat Rasulullah ﷺ.

Kami tidak sependapat jika Anda menghadapkan mereka kepada wabah ini.’
Kata ‘Umar:
‘Pergilah kalian dari sini! ‘ Kemudian ‘Umar berkata lagi:
‘Panggil ke sini orang-orang Anshar! ‘ Maka aku memanggil mereka lalu ‘Umar bermusyawarah dengan mereka.

Ternyata kebijaksanaan mereka sama dengan orang-orang Muhajirin.
Mereka berbeda pendapat seperti orang-orang Muhajirin.

Maka kata ‘Umar:
‘Pergilah kalian dari sini! ‘ Kata ‘Umar selanjutnya:
‘Panggil ke sini pemimpin-pemimpin Quraisy yang hijrah sebelum penaklukan Makkah! ‘ Maka aku memanggil mereka.
Ternyata mereka semuanya sependapat, tidak ada perbedaan.

Kata mereka:
‘Kami berpendapat, sebaiknya Anda pulang saja kembali bersama rombongan Anda dan jangan menghadapkan mereka kepada wabah ini.
Lalu ‘Umar menyerukan kepada rombongannya:
‘Besok pagi-pagi aku akan kembali pulang.

Karena itu bersiap-siaplah kalian! ‘ Abu ‘Ubaidah bin Jarrah bertanya:
‘Apakah kita hendak lari dari takdir Allah?’
Jawab ‘Umar:
‘Mengapa kamu bertanya demikian hai Abu ‘Ubaidah? Agaknya ‘Umar tidak mau berdebat dengannya.
Dia menjawab:
Ya, kita lari dari takdir Allah kepada takdir Allah.

Bagaimana pendapatmu, seandainya engkau mempunyai seekor unta, lalu engkau turun ke lembah yang mempunyai dua sisi.
Yang satu subur dan yang lain tandus.

Bukanlah jika engkau menggembalakannya di tempat yang subur, engkau menggembala dengan takdir Allah juga, dan jika engkau menggembala di tempat tandus engkau menggembala dengan takdir Allah?’
Tiba-tiba datang ‘Abdurrahman bin ‘Auf(7) yang sejak tadi belum hadir karena suatu urusan.
Lalu dia berkata:
‘Aku mengerti masalah ini.

Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda:

‘Apabila kamu mendengar wabah berjangkit di suatu negeri, janganlah kamu datangi negeri itu.
Dan apabila wabah itu berjangkit di negeri tempat kamu berada, maka janganlah keluar dari negeri itu karena hendak melarikan diri.’

Ibnu ‘Abbas berkata:
‘Umar bin Khaththab lalu mengucapkan puji syukur kepada Allah, setelah itu dia pergi.’
Dan telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim(8) dan Muhammad bin Rafi’(9) dan Abad bin Humaid(10), Ibnu Rafi’(11) berkata:
Telah menceritakan kepada kami, sedangkan yang lainnya berkata:
Telah mengabarkan kepada kami Abdurrazaq(12) Telah mengabarkan kepada kami Ma’mar(13) melalui jalur ini sebagaimana Hadis Malik.

Di dalam Hadis Ma’mar ada tambahan Umar berkata:
bukankah jika kamu mengembalakan unta di tempat yang tandus dengan meninggalkan tempat yang subur berarti kamu telah membuatnya lemah? Abu Ubaidah menjawab:
‘Ya.’
Umar berkata:
maka berangkatlah! Maka Abu Ubaidah berangkat hingga sampai di Madinah, lalu dia berkata:
‘Insya Allah ini adalah tempat tinggal.’

Dan telah menceritakan kepadaku Abu Thahir(14) dan Harmalah bin Yahya(15) keduanya berkata:
Telah mengabarkan kepada kami Ibnu Wahab(16) Telah mengabarkan kepadaku Yunus(17) dari Ibnu Syihab(3) melalui jalur ini.
Hanya saja dia berkata:
Sesungguhnya Abdullah bin Al Harits yang menceritakan kepadanya bukan Abdullah bin Abdullah.’




(3) 👤 Muhammad bin Muslim bin ‘Ubaidillah bin ‘Abdullah bin Syihab, Al Qurasyiy Az Zuhriy, Abu Bakar ✶ Tabi’ut Tabi’in kalangan pertengahan ↺ Wafat tahun 124 Hijriah (± 742 Masehi) ☖ Hidup di Madinah.

(2) 👤 Malik bin Anas bin Malik bin Abi ‘Amir, Al Ashbahiy Al Humairiy, Abu ‘Abdullah ✶ Tabi’ut Tabi’in kalangan tua ↺ Wafat tahun 179 Hijriah (± 795 Masehi) ☖ Hidup di Madinah ⚑ Wafat di Madinah.


(4) 👤 Abdul Hamid bin ‘Abdur Rahman bin Zaid bin Al Khaththab, Al ‘Adawiy Al Madaniy, Abu ‘Umar ✶ Tabi’in kalangan biasa ☖ Hidup di Kufah ⚑ Wafat di Harran.

(5) 👤 Abdullah bin ‘Abdullah bin Al Harits bin Naufal bin Al Harits bin ‘Abdul Muthall, Al Hasyimiy, Abu Yahya ✶ Tabi’in kalangan pertengahan ↺ Wafat tahun 99 Hijriah (± 718 Masehi) ☖ Hidup di Madinah.


(6) 👤 Abdullah bin ‘Abbas bin ‘Abdul Muthallib bin Hasyim , Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu Al ‘Abbas ✶ Shahabat ↺ Wafat tahun 68 Hijriah (± 688 Masehi) ☖ Hidup di Marur Rawdz ⚑ Wafat di Tha’if.

(7) 👤 Abdur Rahman bin ‘Auf bin ‘Abdi ‘Auf bin ‘Abdi bin Al Harits bin Zahrah, Az Zuhriy Al Qurasyiy , Abu Muhammad ✶ Shahabat ↺ Wafat tahun 32 Hijriah (± 653 Masehi) ☖ Hidup di Madinah.


(8) 👤 Ishaq bin Ibrahim bin Makhlad, Al Hanzhaliy Al Marwaziy, Abu Ya’qub, Ibnu Rahawaih ✶ Tabi’ul Atba’ kalangan tua ↺ Wafat tahun 238 Hijriah (± 852 Masehi) ☖ Hidup di Himsh ⚑ Wafat di Nihawand.

(9) 👤 Muhammad bin Rafi’ bin Abi Zaid Sabur, Al Qusyairiy, Abu ‘Abdullah ✶ Tabi’in kalangan pertengahan ↺ Wafat tahun 245 Hijriah (± 859 Masehi) ☖ Hidup di Himsh.


(10) 👤 Abdul Hamid bin Humaid bin Nashr, Al Kaisysyiy, Abu Muhammad, Abdu ✶ Tabi’ul Atba’ kalangan pertengahan ↺ Wafat tahun 249 Hijriah (± 863 Masehi) ☖ Hidup di Himsh ⚑ Wafat di Karbala.

(11) 👤 Muhammad bin Rafi’ bin Abi Zaid Sabur, Al Qusyairiy, Abu ‘Abdullah ✶ Tabi’in kalangan pertengahan ↺ Wafat tahun 245 Hijriah (± 859 Masehi) ☖ Hidup di Himsh.


(12) 👤 Abdur Razzaq bin Hammam bin Nafi’, Al Humairiy Ash Shan’aniy, Abu Bakar ✶ Tabi’ut Tabi’in kalangan biasa ↺ Wafat tahun 211 Hijriah (± 826 Masehi) ☖ Hidup di Yaman ⚑ Wafat di Yaman.

(13) 👤 Ma’mar bin Raosyid, Al Azdiy Al Bashriy, Abu ‘Urwah ✶ Tabi’ut Tabi’in kalangan tua ↺ Wafat tahun 154 Hijriah (± 771 Masehi) ☖ Hidup di Yaman.


(14) 👤 Ahmad bin ‘Amru bin ‘Abdullah bin ‘Amru As Sarh, Al Umawiy, Abu Ath Thahir ✶ Tabi’ul Atba’ kalangan tua ↺ Wafat tahun 250 Hijriah (± 864 Masehi) ☖ Hidup di Maru.

(15) 👤 Harmalah bin Yahya bin ‘Abdullah bin Harmalah, Abu Hafsh ✶ Tabi’ul Atba’ kalangan pertengahan ↺ Wafat tahun 244 Hijriah (± 858 Masehi) ☖ Hidup di Maru.


(16) 👤 Abdullah bin Wahab bin Muslim, Al Qurasyiy, Abu Muhammad ✶ Tabi’ut Tabi’in kalangan biasa ↺ Wafat tahun 197 Hijriah (± 813 Masehi) ☖ Hidup di Maru ⚑ Wafat di Maru.

(17) 👤 Yunus bin Yazid bin Abi An Najjad, Al Ayliy, Abu Zaid ✶ Tabi’ut Tabi’in kalangan tua ↺ Wafat tahun 159 Hijriah (± 776 Masehi) ☖ Hidup di Syam ⚑ Wafat di Maru.


(18) 👤 Muhammad bin Muslim bin ‘Ubaidillah bin ‘Abdullah bin Syihab, Al Qurasyiy Az Zuhriy, Abu Bakar ✶ Tabi’ut Tabi’in kalangan pertengahan ↺ Wafat tahun 124 Hijriah (± 742 Masehi) ☖ Hidup di Madinah.


Hadis ini memiliki penguat sebagai berikut:
Shahih Bukhari 5287
Shahih Bukhari 5288
Shahih Bukhari 5289
Shahih Bukhari 6458
Shahih Muslim 4115
Sunan Abu Daud 2697
• Musnad Ahmad 1426
• Musnad Ahmad 1454
• Musnad Ahmad 1529
• Musnad Ahmad 1591
• Musnad Ahmad 1592
• Musnad Ahmad 14888
• Musnad Ahmad 14889
• Musnad Ahmad 17002
• Musnad Ahmad 20799
• Musnad Ahmad 20810
• Musnad Ahmad 22084
• Muwatho Malik 1391
• Muwatho Malik 1393
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA

Video Terkait

No videos found matching your query.

Hadits Shahih

Ayat Alquran Pilihan

Semua yang ada di langit & di bumi selalu meminta pada-Nya.
Setiap waktu Dia dalam kesibukan.
QS. Ar-Rahman [55]: 29

(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya),
baik di waktu lapang maupun sempit,
dan orang-orang yang menahan amarahnya & memaafkan (kesalahan) orang.
Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.
QS. Ali ‘Imran [3]: 134

Syaitan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan & menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir),

sedang Allah menjadikan untukmu ampunan daripada-Nya & karunia.
Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengatahui.
QS. Al-Baqarah [2]: 268

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Pendidikan Agama Islam #8

Sumber kedua hukum dalam menetapkan Hukum tentang Alquran adalah … Hukum penggunaan hadis sebagai dasar hukum adalah … Orang yang menceritakan hadits disebut … Undang-undang tentang ...

Pendidikan Agama Islam #30

Yang diajarkan oleh Rasulullah adalah jika kita melihat kemungkaran untuk mencegahnya pertama kali dengan … بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً Arti dari hadist diatas adalah...

Pendidikan Agama Islam #23

Qada dan qadar termasuk rukun iman yang ke … Al Falaq artinya … Ayat ke 5 dari surah al-Falaq yaitu … … Percaya kepada Allah dan Rasulnya termasuk rukun … Meja, kursi, ma...

Kamus

berhala

Apa itu berhala? ber.ha.la patung dewa atau sesuatu yang didewakan yang disembah dan dipuja; di daerah itu masih terdapat suku bangsa penyembah berhala menuju; mengarah; dikayuhnya perahu itu berhal...

mutah

Apa itu mutah? mut.ah sesuatu yang diberikan suami kepada istri yang diceraikannya sebagai bekal hidup bekas istrinya; diberikannya sebuah mesin jahit dan uang sekadarnya kepada bekas istri sebagai...

Al Fattaah

Apa itu Al Fattaah? Allah itu Al-Fattah ◀ Allah itu Al-Fattah, maksudnya adalah Allah Maha Pembuka Pintu Rahmat bagi hamba-hamba-Nya yang beriman dan percaya kepada-Nya. Saat kita menghadapi masala...

Hari Arafah

Apa itu Hari Arafah? Hari Arafah adalah hari ke-9 dalam bulan Zulhijah dan merupakan hari ke-2 dalam ritual ibadah haji. Hari Arafah merupakan hari yang istimewa karena pada hari itu Allah Subhanahu W...

hilah

Apa itu hilah? DEFINISI AL HILAH: Secara bahasa, kata al hilah , sebagaimana dijelaskan Ibnu Hajar di dalam Fat-hul Bari, mempunyai arti, segala cara yang mengantarkan kepada tujuan dengan cara yang t...

Kaffah

Apa itu Kaffah? Sebagian orang menafsirkan istilah Islam kafah dengan kembali ke Alquran dan hadis. Bahkan ada pula yang memaknainya sebagai penerapan hukum Islam atau pendirian negara Islam. Istilah ...

Instagram