Doa Setelah Shalat Istikharah [2]

Mirip dengan doa sebelumnya, hanya ada beberapa kalimat yang berbeda, yaitu kalimat “diinii, wa ma’aasyii, wa ‘aaqibati amrii” diganti dengan “’aajili amrii wa aajilih”. Teks lengkapnya:

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْتَخِيْرُكَ بِعِلْمِكَ، وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ، وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلَمُ، وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوْبِ، اَللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَاذَا اْلأَمْرَ خَيْرٌ لِيْ فِيْ عَاجِلِ أَمْرِيْ وَآجِلِهِ، فَاقْدُرْهُ لِيْ، وَيَسِّرْهُ لِيْ، ثُمَّ بَارِكْ لِيْ فِيْهِ، وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَاذَا اْلأَمْرَ شَرٌّ لِيْ فِيْ عَاجِلِ أَمْرِيْ وَآجِلِهِ، فَاصْرِفْهُ عَنِّيْ، وَاصْرِفْنِيْ عَنْهُ، وَاقْدُرْ لِيَ الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ، ثُمَّ أَرْضِنِيْ بِهِ

Allaahumma innii asta-khiiruka bi’ilmika, wa astaqdiruka biqudrotika, wa as-aluka min fadh-likal ‘azhiim, fa-innaka taqdiru wa laa aqdiru, wa ta’lamu wa laa a’lamu, wa anta ‘allaamul ghuyuub. Allaahumma in kunta ta’lamu anna haadzal amro khoirun lii fii ‘aajili amrii wa aajilih, faqdurhu lii, wa yassirhu lii, tsumma baarik lii fiihi, wa in kunta ta’lamu anna haadzal amro syarrun lii fii ‘aajili amrii wa aajilih, fash-rif-hu ‘annii, wash-rifnii ‘anhu, waqdur liyal khoiro haitsu kaana, tsumma ardhinii bih.

Ya Allah, sesungguhnya aku meminta pilihan yang tepat kepada-Mu dengan ilmu-Mu, aku mohon kekuasaan-Mu (untuk mengatasi persoalanku) dengan kemahakuasaan-Mu, dan aku mohon anugerah-Mu Yang Maha Agung. Sesungguhnya Engkau Mahakuasa sedang aku tidak kuasa, Engkau mengetahui sedang aku tidak mengetahui, dan Engkau Maha Mengetahui hal yang gaib. Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa urusan ini baik untukku dalam urusanku di dunia dan di akhirat , maka takdirkanlah ia untukku, mudahkan ia untukku, kemudian berkahilah ia untukku. Tapi jika Engkau mengetahui bahwa urusan ini buruk untukku dalam urusanku di dunia dan di akhirat , maka jauhkan ia dariku, dan jauhkan aku darinya. Takdirkanlah yang terbaik untukku di mana pun itu, kemudian jadikanlah aku ridha dengannya.

HR. Ahmad , Al-Bukhari , Ibn Hibban, Al-Baihaqi dan yang lainnya.

Sumber: https://konsultasisyariah.com/8754-tata-cara-shalat -istikharah .html

Bagikan ke FB
Bagikan ke TW

Video Pembahasan

Panggil Video Lainnya

Hadits Shahih

Ayat Alquran

QS. Al Qashash (Kisah) – surah 28 ayat 26 [QS. 28:26]

26. Anak perempuan orang tua itu kagum kepada Musa, melihat kekuatan fisiknya dan kewibawaannya ketika mengambil air minum ternak, serta kesantunannya ketika berjalan menuju rumah. Dan selanjutnya sal … 28:26, 28 26, 28-26, Surah Al Qashash 26, Tafsir surat AlQashash 26, Quran AlQasas 26, Al Qasas 26, AlQasas 26, Al-Qasas 26, Surah Al Qasas ayat 26

QS. Al Jaatsiyah (Yang bertekuk lutut) – surah 45 ayat 19 [QS. 45:19]

19. Sungguh, mereka yang kafir dan tidak mengikuti kebenaran itu tidak akan dapat menghindarkan engkau, wahai Nabi Muhammad, sedikit pun dari azab Allah. Dan sungguh, orang-orang yang zalim itu sebagi … 45:19, 45 19, 45-19, Surah Al Jaatsiyah 19, Tafsir surat AlJaatsiyah 19, Quran Al-Jasiyah 19, AlJasiyah 19, Al Jasiyah 19, Surah Al Jatsiyah ayat 19

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Pendidikan Agama Islam #6

Dalam Surah Al-Baqarah ayat 2, Allah berfirman bahwa Alquran adalah pedoman untuk orang … kafir muslim muttaqin mukhlisin mukminin Benar!

Kuis Agama Islam #31

Berikut ulama yang berasal dari Indonesia adalah … Ali bin Abi Tholib Buya Hamka Ibnu Sina Ibnu Miskawaih Imam Syafii

Pendidikan Agama Islam #12

Nama Ibu susuan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … Khadijah Anisah Raihanah Ummu Salamah Halimatus Sa’diyah Benar! Kurang

Instagram