Doa Qunut Witir Ramadhan

Diantara praktek yang dilakukan di zaman Umar bin Khatab radhiyallahu ‘anhu, ketika kaum muslimin disatukan dengan satu imam pada saat shalat malam di bulan ramadhan, mereka melakukan qunut yang isinya melaknat orang kafir setelah memasuki pertengahan ramadhan.

Disebutkan dalam shahih Ibnu Khuzaimah, dari Abdurrahman bin Abdul Qori, beliau menceritakan jamaah tarawih di zaman Umar bin Khatab radhiyallahu ‘anhu. Di penggalan cerita, beliau mengatakan: “Masyarakat melaksanakan tarawih dari awal ramadhan, dan mereka (membaca qunut, pen) dengan melaknat orang kafir ketika masuk pertengahan ramadhan: Allaahumma qaatilil kafarata… dst. (Shahih Ibnu Khuzaimah 1100, Al-Albani menilai hadis ini: sanadnya shahih).

Doa qunut yang dibaca sahabat ketika ramadhan:
Dalam hadis riwayat Ibnu Khuzaimah di atas, Abdurrahman bin Abdul Qori menyebutkan bacaan qunut yang dilakukan imam, sebagai berikut:

اَللَّهُمَّ قَاتِلِ الْكَفَرَةَ الَّذِينَ يَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِكَ وَيُكَذِّبُونَ رُسُلَكَ، وَلَا يُؤْمِنُونَ بِوَعْدِكَ، وَخَالِفْ بَيْنَ كَلِمَتِهِمْ، وَأَلْقِ فِي قُلُوبِهِمُ الرُّعْبَ، وَأَلْقِ عَلَيْهِمْ رِجْزَكَ وَعَذَابَكَ، إِلَـٰهَ الْحَقِّ

Allaahumma qootilil kafarotal-ladziina yashudduuna ‘an sabiilika wa yukadz-dzibuuna rusulaka, wa laa yu’minuuna biwa’dika, wa khoolif baina kalimatihim, wa alqi fii quluubihimur-ru’ba, wa alqi ‘alaihim rijzaka wa ‘adzaabaka, ilaahal haqq.

Ya Allah, binasakanlah orang-orang kafir yang menghalangi jalan-Mu, mendustakan rasul-Mu, tidak beriman dengan janji-Mu. Cerai-beraikan mereka, sematkan ketakutan dalam diri mereka, timpakan hukuman dan siksa-Mu kepada mereka, wahai Tuhan kebenaran.

(kemudian bershalawat untuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, mendoakan kebaikan untuk kaum muslimin, kemudian memintakan ampunan untuk kaum muslimin), selanjutnya disambung dengan membaca doa berikut:

اَللَّهُمَّ إِيَّاكَ نَعْبُدُ، وَلَكَ نُصَلِّي وَنَسْجُدُ، وَإِلَيْكَ نَسْعَى وَنَحْفِدُ، وَنَرْجُو رَحْمَتَكَ رَبَّنَا، وَنَخَافُ عَذَابَكَ الْجِدَّ، إِنَّ عَذَابَكَ لِمَنْ عَادَيْتَ مُلْحِقٌ

Allaahumma iyyaaka na’budu, wa laka nushollii wa nasjudu, wa ilaika nas’aa wa nahfidu, wa narjuu rohmataka robbanaa, wa nakhoofu ‘adzaabakal jidda, inna ‘adzaabaka liman ‘aadaita mulhiq.

Ya Allah, hanya kepada-Mu kami beribadah, hanya kepada-Mu kami shalat dan kami sujud, dan hanya kepada-Mu kami berusaha dan bersegera. Kami mengharapkan rahmat-Mu wahai Tuhan kami, kami takut terhadap siksa-Mu yang keras. Sesungguhnya adzab-Mu akan mengenai orang yang Engkau musuhi.

Kemudian bertakbir dan turun sujud.

Lalu dimanakah doa qunut witir dalam hadis dari Hasan bin Ali radhiyallahu ‘anhuma (lihat “Doa Qunut Witir 1”)?
Doa dari Hasan bin Ali, bisa dibaca di sela-sela bacaan qunut witir di zaman Umar, bersama dengan doa untuk kebaikan kaum muslimin dan permohonan ampun untuk kaum muslimin.

Sumber: http://www.facebook.com/doa.dzikir.shahih.harian/posts/273755372724528







Video Pembahasan

Panggil Video Lainnya





Video

Panggil Video Lainnya
Iklan


Ikuti RisalahMuslim
               



Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta