Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Search in posts
Search in pages

HR. Bukhari: 1149 – Tentang Apa Itu Sujud Sahwi

Kapan sujud sahwi dilakukan?

Hadits Sahih Riwayat al-Bukhari: 1149

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ ابْنِ بُحَيْنَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّهُ قَالَ:

إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَامَ مِنْ اثْنَتَيْنِ مِنْ الظُّهْرِ لَمْ يَجْلِسْ بَيْنَهُمَا، فَلَمَّا قَضَى صَلاَتَهُ سَجَدَ سَجْدَتَيْنِ ثُمَّ سَلَّمَ بَعْدَ ذَلِكَ.

 

Dari Abdullah ibn Buhainah radhiyallahu ‘anhu, bahwa dia berkata:

Sesungguhnya Rasulullah ﷺ berdiri dari dua raka’at shalat zuhur dan tidak duduk diantaranya.
Setelah beliau menyelesaikan shalatnya, beliau sujud dua kali lalu mengucapkan salam setelah itu.

 

Pesan hadits yang disampaikan:

1. Sujud sahwi adalah sujud yang dilakukan oleh seseorang yang sedang shalat jika ia melupakan suatu pekerjaan shalat.

2. Jika yang terlupa merupakan suatu rukun, maka orang tersebut harus mengerjakan rukun itu baru kemudian sujud sahwi, namun jika yang terlupa merupakan suatu sunnah/ab’aadh, seperti dalam hadis ini, yaitu Rasulullah ﷺ terlupa mengerjakan tahiyyat awwal, maka cukup melakukan sujud sahwi.

3. Hukum sujud sahwi adalah sunnah.

4. Sujud sahwi dilakukan sebelum salam.







Video Pembahasan

Panggil Video Lainnya





Podcast

Video

Panggil Video Lainnya
Iklan


Ikuti RisalahMuslim