QS. Yusuf (Nabi Yusuf) – surah 12 ayat 9 [QS. 12:9]

اقۡتُلُوۡا یُوۡسُفَ اَوِ اطۡرَحُوۡہُ اَرۡضًا یَّخۡلُ لَکُمۡ وَجۡہُ اَبِیۡکُمۡ وَ تَکُوۡنُوۡا مِنۡۢ بَعۡدِہٖ قَوۡمًا صٰلِحِیۡنَ
Aqtuluu yuusufa awiithrahuuhu ardhan yakhlu lakum wajhu abiikum watakuunuu min ba’dihi qauman shaalihiin(a);

Bunuhlah Yusuf atau buanglah dia kesuatu daerah (yang tak dikenal) supaya perhatian ayahmu tertumpah kepadamu saja, dan sesudah itu hendaklah kamu menjadi orang-orang yang baik”.
―QS. 12:9
Topik ▪ Allah memiliki Sifat Masyi’ah (berkehendak)
12:9, 12 9, 12-9, Yusuf 9, Yusuf 9, Yusuf 9

Tafsir surah Yusuf (12) ayat 9

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Yusuf (12) : 9. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam suatu musyawarah untuk menetapkan suatu tindakan yang tepat dan tegas terhadap Yusuf, mereka mengusulkan agar dia dibunuh saja, atau dibuang ke tempat yang jauh sehingga ia tidak mungkin kembali atau binasa dan mati di tempat pembuangan itu.
Dengan demikian ayah mereka Yakub akan berputus asa dan tidak mempunyai harapan lagi untuk bertemu dengan anaknya yang paling disayanginya itu, dan lama-kelamaan tentunya dia akan melupakannya.
Selama ini yang menjadi halangan baginya untuk memperhatikan kita ialah Yusuf di sampingnya.
Bila Yusuf sudah tiada atau tersingkir ke negeri yang jauh tentulah ayah kita akan kembali memperhatikan kita dan menyayangi kita.
Mereka menginsyafi bahwa tindakan ini adalah suatu tindakan yang kejam tidak berperikemanusiaan, suatu tindakan kriminal yang sangat besar dosanya, tetapi mereka telah jauh tersesat dari jalan yang benar dan terjerumus ke dalam perangkap setan sehingga tidak tampak lagi oleh mereka akibat perbuatan itu bagi ayahnya dan bagi diri mereka sendiri dengan melakukan perbuatan yang amat besar dosanya.

Mereka membujuk diri mereka sendiri dengan mengatakan meskipun kita telah berdosa tetapi pintu tobat masih terbuka lebar bagi kita semua.
Kita akan bertobat dengan tobat nasuha dan tidak akan berbuat seperti itu lagi kemudian kita semua akan menjadi hamba Allah yang saleh.
Dan tentulah Allah akan menerima tobat kita dan mengampuni segala dosa dan kesalahan kita dengan demikian ayah kita akan merasa senang dan sayang kepada kita dan Allah tidak akan menyiksa kita.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Bunuh saja Yusuf atau buang ia ke suatu daerah yang jauh dari ayahnya dan tidak bisa dijamah oleh ayah supaya kecintaan dan perhatian ayah hanya tertuju pada kalian.
Sesudah kalian menjauhkan Yusuf darinya dengan membunuh atau membuangnya kalian, akan menjadi orang-orang yang baik, sebab Allah menerima tobat kalian dan ayah pun akan memaafkan perbuatan kalian.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Bunuhlah Yusuf atau buanglah dia ke suatu daerah) ke tempat yang jauh dan belum dikenal (supaya perhatian ayah kalian tertumpah kepada kalian) sehingga beliau hanya memperhatikan kalian dan tidak kepada yang lainnya (dan sesudah itu hendaklah kalian) sesudah membunuh Yusuf atau membuangnya (menjadi orang-orang yang baik.”) dengan jalan bertobat.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Bunuhlah Yusuf atau buang saja dia di tempat asing yang jauh dari keramaian agar perhatian ayah kalian hanya tertumpah pada kalian dan tidak berpaling selain kepada kalian.
Lalu setelah membunuh Yusuf atau membuang dia, bertaubatlah kalian kepada Allah dan memohon ampun kepada-Nya setelah kalian berbuat dosa.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala.:

Bunuhlah Yusuf atau buanglah dia ke suatu daerah (yang tak dikenal) supaya perhatian ayahmu tertumpah kepadamu saja.

Mereka mengatakan bahwa orang yang menyaingi kalian dalam memperoleh cinta ayah kalian ini harus kalian pisahkan dari ayah kalian agar perhatian ayah kalian hanya tertuju kepada kalian saja.
Caranya ialah dengan membunuhnya atau membuangnya ke suatu tempat yang jauh agar kalian terbebas darinya, dan kecintaan ayah kalian hanya tercurah kepada kalian.

…dan sesudah itu hendaklah kalian menjadi orang-orang yang baik

Mereka berniat akan bertobat sebelum melakukan dosa.

Seorang di antara mereka berkata.
(Q.S. Yusuf [12]: 10)

Qatadah dan Muhammad ibnu Ishaq mengatakan bahwa saudara Yusuf yang tertua adalah Rubel, dialah yang mengatakan demikian.
Menurut As-Saddi, orang yang mengusulkan demikian adalah Yahuza, sedangkan menurut Mujahid adalah Syam’un As-Safa.


Kata Pilihan Dalam Surah Yusuf (12) Ayat 9

BIDHAA’AH
بِضَٰعَة

Lafaz bidhaa’ah berbentuk mufrad, jamaknya adalah badhaa’i, maknanya sesuatu yang diniagakan.

Asy Syawkani mengatakan, al-bidha’ah adalah harta benda yang diniagakan berasal dari sesuatu yang dipotong, diambil dari harta karena ia adalah sebahagian dari harta untuk diniagakan dengannya.

Disebut lima kali dalam surah Yusuf (12), ayat 19, 62, 65, 65 dan 88.

Terdapat beberapa makna bidhaa’ah dalam kelima ayat ini berdasarkan kandungan dan isi ayat yaitu :

1. Bidhaa’ah bermaksud Nabi Yusuf sebagaimana terdapat dalam ayat 19.
Firman Allah :

وَأَسَرُّوهُ بِضَٰعَةًۚ

Nabi Yusuf dikatakan bidhaa’ah dalam ayat ini karena ketika ia dijumpai oleh kafilah di dalam sumur, ia termasuk barang dagangan yang akan diniagakan oleh mereka.
Allah beerfirma dalam ayat 88,

وَجِئْنَا بِبِضَٰعَةٍ مُّزْجَىٰةٍ

Kata bidhaa’ah dihubungkan dengan lafaz muzjah. yang bermaksud yang sedikit, jelek atau buruk.

Mujahid dan Hasan berpendapat bidha’ah muzjah adalah harga makanan yang murah.

Salah satu riwayat Ibn Abbas, Qatadah dan As Suddi mengatakan bidha’ah muzjah adalah dirham-dirham yang sedikit yang tidak dapat membeli keperluan kecuali sedikit.

Abu Salih berpendapat, bidha’ah muzjah adalah biji tanaman dan pohon.

Ibn Abbas juga berkata ia adalah sandal-sandal, kulit dan bekalan­ bekalan musafir.

Kesimpulannya, bidha’ah muzjaah mencakup semua makna yang disebut di atas.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN. BHD.Hal:102-103

Informasi Surah Yusuf (يوسف)
Surat Yusuf ini terdiri atas 111 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah karena diturunkan di Mekah sebelum hijrah.

Surat ini dinamakan surat Yusuf adalah karena titik berat dari isinya mengenai riwayat Nabi Yusuf ‘alaihis salam Riwayat tersebut salah satu di antara cerita-cerita ghaib yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad ﷺ sebagai mu’jizat bagi beliau, sedang beliau sebelum diturunkan surat ini tidak mengetahuinya.
Menurut riwayat Al Baihaqi dalam kitab “Ad Dalail” bahwa segolongan orang Yahudi masuk agama lslam sesudah mereka mendengar cerita Yusuf ‘alaihis salam ini, karena sesuai dengan cerita-cerita yang mereka ketahui.

Dari cerita Yusuf ‘alaihis salam ini, Nabi Muhammad ﷺ mengambil pelajaran-pelajaran yang banyak dan merupakan penghibur terhadap beliau dalam menjalankan tugasnya.

Keimanan:

Kenabian Yusuf a.s. dan mu’jizat-mu’jizatnya
ketentuan yang berhubungan de­ngan keagamaan adalah hak Allah semata-mata
qadha Allah tak dapat dirobah
para rasul semuanya laki-laki.

Hukum:

Keharusan merahasiakan sesuatu untuk menghindari fitnah
barang dan anak te­muan wajib dipungut tidak boleh dibiarkan
boleh melakukah helah yang tidak merugikan orang lain untuk memperoleh sesuatu kemaslahatan.

Kisah:

Riwayat Nabi Yusuf a.s. bersaudara dengan orang tua mereka Ya’qub a.s.

Lain-lain:

Beberapa dari sifat dan tauladan yang mulia yang dapat diambil dari cerita Yusuf a.s
persamaan antara agama para nabi-nabi iala tauhid

Audio

Qari Internasional

Q.S. Yusuf (12) ayat 9 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Yusuf (12) ayat 9 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Yusuf (12) ayat 9 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Yusuf - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 111 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 12:9
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Yusuf.

Surah Yusuf (bahasa Arab:يسوف, Yūsuf, "Nabi Yusuf") adalah surah ke-12 dalam Al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 111 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah.
Surah ini dinamakan surah Yusuf adalah karena titik berat dari isinya mengenai riwayat Nabi Yusuf.
Riwayat tersebut salah satu di antara cerita-cerita gaib yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad sebagai mukjizat bagi dia, sedang dia sebelum diturunkan surah ini tidak mengetahuinya.
Dari cerita Yusuf ini, Nabi Muhammad mengambil pelajaran-pelajaran yang banyak dan merupakan penghibur terhadap dia dalam menjalankan tugasnya.
Menurut riwayat Al Baihaqi dalam kitab Ad-Dalail bahwa segolongan orang Yahudi masuk agama Islam sesudah mereka mendengar cerita Yusuf ini, karena sesuai dengan cerita-cerita yang mereka ketahui.

Nomor Surah 12
Nama Surah Yusuf
Arab يوسف
Arti Nabi Yusuf
Nama lain Ahsan Al-Qashash (Sebaik-baik Kisah)
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 53
Juz Juz 12 (ayat 1-52),
juz 13 (ayat 53-111)
Jumlah ruku' 0
Jumlah ayat 111
Jumlah kata 1795
Jumlah huruf 7305
Surah sebelumnya Surah Hud
Surah selanjutnya Surah Ar-Ra’d
4.6
Ratingmu: 4.6 (16 orang)
Sending

URL singkat: risalahmuslim.id/12-9









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta