Search
Exact matches only
Cari di judul
Cari di Arti & Tafsir
Search in comments
Search in excerpt
Filter by Custom Post Type
Filter berdasar surah
Pilih atau Semua
Abasa
Ad Dukhaan
Adh Dhuhaaa
Adz Dzaariyaat
Al 'Alaq
Al 'Ashr
Al A'laa
Al A'raaf
Al Aadiyaat
Al Ahqaaf
Al Ahzab
Al An 'aam
Al Anbiyaa
Al Anfaal
Al Ankabut
Al Balad
Al Baqarah
Al Bayyinah
Al Buruuj
Al Fajr
Al Falaq
Al Fath
Al Fatihah
Al Fiil
Al Furqaan
Al Ghaasyiyah
Al Haaqqah
Al Hadid
Al Hajj
Al Hasyr
Al Hijr
Al Hujurat
Al Humazah
Al Ikhlas
Al Infithar
Al Insaan
Al Insyiqaaq
Al Israa
Al Jaatsiyah
Al Jinn
Al Jumu'ah
Al Kaafiruun
Al Kahfi
Al Kautsar
Al Lahab
Al Lail
Al Ma'aarij
Al Maa'idah
Al Maa'un
Al Mu'min
Al Mu'minuun
Al Muddatstsir
Al Mujaadilah
Al Mulk
Al Mumtahanah
Al Munafiquun
Al Mursalat
Al Muthaffifin
Al Muzzammil
Al Qaari'ah
Al Qadr
Al Qalam
Al Qamar
Al Qashash
Al Qiyaamah
Al Waaqi'ah
Al Zalzalah
Alam Nasyrah
Ali Imran
An Naazi'at
An Nabaa
An Nahl
An Najm
An Naml
An Nas
An Nashr
An Nisaa'
An Nuur
Ar Ra'd
Ar Rahmaan
Ar Rum
As Sajdah
Ash Shaff
Ash Shaffaat
Asy Shyuura
Asy Syams
Asy Syu'araa
At Taghaabun
At Tahrim
At Takaatsur
At Takwir
At Taubah
At Tin
Ath Thaariq
Ath Thalaaq
Ath Thuur
Az Zukhruf
Az Zumar
Faathir
Fushshilat
Hud
Ibrahim
Luqman
Maryam
Muhammad
Nuh
Qaaf
Quraisy
Saba
Shaad
Thaa Haa
Yaa Siin
Yunus
Yusuf

💡 Ketik [nomer surah]-[nomer ayat], contoh: 2-255 atau albaqarah 255 atau ke www.risalahmuslim.id/2-255

Yusuf

Yusuf (Nabi Yusuf) surah 12 ayat 83


قَالَ بَلۡ سَوَّلَتۡ لَکُمۡ اَنۡفُسُکُمۡ اَمۡرًا ؕ فَصَبۡرٌ جَمِیۡلٌ ؕ عَسَی اللّٰہُ اَنۡ یَّاۡتِـیَنِیۡ بِہِمۡ جَمِیۡعًا ؕ اِنَّہٗ ہُوَ الۡعَلِیۡمُ الۡحَکِیۡمُ
Qaala bal sau-walat lakum anfusukum amran fashabrun jamiilun ‘asallahu an ya’tiyanii bihim jamii’an innahu huwal ‘aliimul hakiim(u);

Ya’qub berkata:
“Hanya dirimu sendirilah yang memandang baik perbuatan (yang buruk) itu.
Maka kesabaran yang baik itulah (kesabaranku).
Mudah-mudahan Allah mendatangkan mereka semuanya kepadaku, sesungguhnya Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana”.
―QS. 12:83
Topik ▪ Al Qur’an benar-benar dari Allah
12:83, 12 83, 12-83, Yusuf 83, Yusuf 83, Yusuf 83
Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Yusuf (12) : 83. Oleh Kementrian Agama RI

Nabi Yakub berkata setelah berhadapan dengan putra-putranya yang memberi laporan seperti yang diamanatkan oleh Yahuz: "Hanya dirimu sendirilah yang memandang baik perbuatan yang buruk itu, dan mengapa kamu mengatakan bahwa yang mencuri harus dijadikan hamba sahaya selama satu tahun, padahal ketentuan itu hanya ada pada syariat kita dan tidak ada dalam perundang-undangan mereka.
Maka kesabaran yang baik itulah kesabaranku yang tidak diliputi oleh perasaan kejengkelan dan kemarahan, maka mudah-mudahan Allah mendatangkan mereka semuanya kepadaku yaitu Yusuf, Bunyamin dan Yahuz, karena sesungguhnya Dialah Tuhan Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana."

Yusuf (12) ayat 83 - dibacakan oleh Shaykh Mishari Alafasy Yusuf (12) ayat 83 - dibacakan oleh Syaikh Sa'ad Al-Ghamidi Yusuf (12) ayat 83 - dibacakan oleh Syaikh Muhammad Ayyub

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Anak-anak Ya'qub itu kembali menemui ayahnya dan memberitahukannya sesuai apa yang dipesankan kakak mereka.
Ya'qub amat sedih mendengar kabar itu.
Lebih sedih lagi, karena kehilangan anak keduanya.
Ia tidak merasa lega dengan pengakuan tak bersalah mereka yang menyebabkan hilangnya anak itu.
Ya'qub merasa sangat terpukul dengan apa yang dulu diperbuat anak-anaknya terhadap Yusuf, lalu menuduh mereka secara terang-terangan dan mengatakan, "Niat kalian untuk menjaga anakku itu tidak benar.
Kalian lebih terdorong oleh hawa nafsu yang ingin mengenyahkan ia seperti yang dulu kalian lakukan terhadap Yusuf.
Kalau bukan karena putusan hukum yang kalian ucapkan bahwa sanksi seorang pencuri adalah dijadikan budak, pembesar kerajaan itu tentu tidak akan menahan anakku, dan tentu kakak kalian tidak akan menetap di Mesir.
Aku tidak punya jalan lain kecuali berduka dengan cara terpuji, sambil mengharap Allah akan mengembalikan seluruh anakku.
Dia Mahatahu keadaanku dan keadaan mereka.
Dia memiliki kebijaksanaan yang tinggi, dan dalam kerangka kebijaksanaan itulah Dia berbuat dan mengatur segala sesuatu untukku.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Yakub berkata, "Bahkan telah menggoda) menganggap baik (kalian diri kalian sendiri perbuatan buruk itu) kemudian kalian mengerjakan perbuatan itu lagi.
Nabi Yakub menuduh mereka seperti tuduhannya terhadap mereka mengenai peristiwa yang menimpa Nabi Yusuf dahulu.
(Maka kesabaran yang baik itu) adalah kesabaranku.
(Mudah-mudahan Allah mendatangkan mereka kepadaku) yaitu Yusuf dan saudaranya (semuanya, sesungguhnya Dialah Yang Maha Mengetahui) tentang keadaanku (lagi Maha Bijaksana.") di dalam perbuatan-Nya.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Ayah mereka berkata kepada mereka :
Bahkan, diri kalian yang senantiasa menyerukan kepada keburukan memandang baik tipu daya yang kalian rencanakan, sebagaimana yang kalian lakukan sebelumnya terhadap Yusuf.
Maka, kesabaranku adalah kesabaran yang baik, tanpa disertai keluh kesah dan pengaduan (kepada manusia).
Mudah-mudahan Allah mengembalikan kepadaku ketiga anakku (yaitu Yusuf dan saudara kandungnya Bunyamin serta saudara tertua mereka yang juga tidak pulang demi saudaranya).
Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Mengetahui tentang keadaanku lagi Maha Bijaksana dalam perencanaan-Nya.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Ya'qub berkata kepada mereka seperti perkataannya ketika mereka datang dengan membawa baju gamis Yusuf yang berlumuran darah palsu di masa lalu:

Hanya diri kalian sendirilah yang memandang baik perbuatan (yang buruk) itu.
Maka kesabaran yang baik itulah (kesabaranku).

Muhammad ibnu Ishaq mengatakan, "Ketika mereka datang kepada ayah mereka (Nabi Ya'qub) dan menceritakan kepadanya semua yang terjadi, maka dalam diri Nabi Ya'qub terdetik rasa curiga.
Ia menduga bahwa mereka telah melakukan hal yang sama seperti apa yang mereka lakukan terhadap Yusuf dahulu.
Untuk itulah ia berkata:

Hanya diri kalian sendirilah yang memandang baik perbuatan (yang buruk) itu.
Maka kesabaran yang baik itulah (kesabaranku).'

Sebagian ulama mengatakan bahwa mengingat perbuatan mereka di masa lalu seperti itu, maka apa yang terjadi pada mereka saat itu disimpulkan sama dengan perbuatan mereka yang terdahulu, dan benarlah apa yang dikatakan Ya'qub:

Hanya diri kalian sendirilah yang memandang baikperbuatan (yang buruk) itu.
Maka kesabaran yang baik itulah (kesabaranku).

Kemudian Nabi Ya'qub memohon kepada Allah semoga Dia mengem­balikan ketiga anaknya, yaitu Yusuf, saudaranya Bunyamin, dan anak tertuanya (yaitu Rubel) yang tinggal di negeri Mesir menunggu keputusan Allah subhanahu wa ta'ala.
mengenai nasib dirinya.
Adakalanya ayahnya memaafkannya, lalu memerintahkannya untuk pulang, dan adakalanya ia harus berusaha menculik saudaranya untuk dipulangkan kepada ayahnya.
Dalam doanya itu Nabi Ya'qub berkata:

Mudah-mudahan Allah mendatangkan mereka semuanya kepada­ku, sesungguhnya Dialah Yang Maha Mengetahui.

Yakni Allah subhanahu wa ta'ala.
Maha Mengetahui tentang keadaanku.

...lagi Mahabijaksana.

dalam semua perbuatan, keputusan, dan takdir-Nya.

Kata Pilihan Dalam Surah Yusuf (12) Ayat 83

JAMIIL
جَمِيل

Lafaz jamiil artinya ialah perkara baik.

Me­nurut Imam Al Isfahani, perkara baik pada diri manusia ada dua:

Pertama, perkara baik yang ada pada diri manusia seperti pada jiwa, angota badan atau pekerjaannya, tetapi ia tidak memberikan manfaat secara langsung kepada orang lain.

Kedua, perkara baik yang dimiliki manusia dan bermanfaat kepada orang lain.

Lafaz jamiil diulang tujuh kali dalam Al­ Quran yaitu dalam surah:
-Yusuf (12): 18, 83;
-Al Hijr (15): 85;
-A Ahzab (33): 28, 49;
-Al Ma'aarij (70): 5;
-Al­ Muzammil (73): 10.

Sikap-sikap yang dikait­kan dengan lafaz jamiil dalam Al Qur'an ada empat, yaitu :

1. Kesabaran;
Surah Yusuf (12), ayat 18 dan 83 menerangkan tentang ke­ sabaran Nabi Ya'qub dalam meng­hadapi putera-puteranya yang durhaka dan sabarnya dalam me­nanggung rindu pada putera tercinta, Yusuf. Kesabaran beliau bukan ke­sabaran yang biasa. Ia digambarkan di dalam Al Qur'an dengan shabrun jamiil yang berarti kesabaran yang indah.

Menurut Imam Al Qurtubi, makna shabrun jamiil adalah kesabaran yang tidak disertai dengan rasa sedih atau putus asa pada rahmat Allah dan tidak diikuti dengan keluhan-keluhan yang diutarakan kepada sesama manusia. Kesabaran seperti ini diperintahkan Allah kepada Nabi Muhammad sewaktu menghadapi kaum musyrikin yang selalu menghina dan me­nentangnya sebagaimana ditegaskan dalam surah Al-Ma'aarij (70), ayat 5,

2. Memaafkan dan berlapang dada;
Selain diperintahkan bersabar menghadapi kaum kafir, Nabi Muhammad juga diperintahkan ber­lapang dada dengan cara yang baik fashbir shabran jamiil (surah Al Hijr (15), ayat 85).
Maksud ayat fashfahish shafhan jamiil ialah memaafkan kesalahan­ kesalahan musuh tanpa mencela atau mencerca dan tanpa ada keinginan membalas dendam serta ber­muamalah bersama mereka dengan penuh kerelaan, lapang dada dan kasih sayang.

3. Menjauh atau meninggalkan;
Bukan sekadar itu saja. Semasa menghadapi cemoohan dan tantang­an kaum kafir, Nabi Muhammad tidak disuruh bersabar saja dan memaafkan mereka, namun beliau juga diperintahkan men­jauhi mereka dengan cara yang baik. wahjurhum hajran jamiil (surah Al­ Muzammil (73), ayat 10).

Imam Al­ Qurtubi dan Al Alusi menerangkan, maksud wahjurhum hajran jamiil ialah menjauhi mereka. Namun, tetap membujuk mereka dengan cara yang halus atau lembut tidak mencabar dan tidak berusaha membalas kejahatan yang mereka lakukan serta menyerahkan urusan mereka kepada Allah dan berdoa kepada Nya.

4. Melepaskan isteri;
Dalam surah Al Ahzab (33), ayat 28, nabi di­ perintahkan Allah supaya melepas­kan isterinya dengan cara yang baik apabila ada isterinya yang lebih mengutamakan nikmat dan keindahan dunia. Perbuatan me­lepaskan isteri dengan baik itu diistilahkan dalam Al Qur'an dengan saraahan jamiil. Maksud saraahan jamiil ialah melepaskan isteri dengan disertai kata-kata yang baik, tidak menyakiti hati dan tubuh dan juga tidak menghalangnya mendapatkan haknya.

Begitu juga dengan umat Islam yang lain apabila mereka mau melepaskan isteri selepas ditalak, hendaklah mereka melepaskannya dengan cara yang baik yaitu saraahan jamiil (surah Al­ Ahzab (33), ayat 49).

Sumber : Kamus Al Qur'an, PTS Islamika SDN. BHD.Hal:142-143

Informasi Surah Yusuf (يوسف)
Surat Yusuf ini terdiri atas 111 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah karena diturunkan di Mekah sebelum hijrah.

Surat ini dinamakan surat Yusuf adalah karena titik berat dari isinya mengenai riwayat Nabi Yusuf 'alaihis salam Riwayat tersebut salah satu di antara cerita-cerita ghaib yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad ﷺ sebagai mu'jizat bagi beliau, sedang beliau sebelum diturunkan surat ini tidak mengetahuinya.
Menurut riwayat Al Baihaqi dalam kitab "Ad Dalail" bahwa segolongan orang Yahudi masuk agama lslam sesudah mereka mendengar cerita Yusuf 'alaihis salam ini, karena sesuai dengan cerita-cerita yang mereka ketahui.

Dari cerita Yusuf 'alaihis salam ini, Nabi Muhammad ﷺ mengambil pelajaran-pelajaran yang banyak dan merupakan penghibur terhadap beliau dalam menjalankan tugasnya.

Keimanan:

Kenabian Yusuf a.s. dan mu'jizat-mu'jizatnya
ketentuan yang berhubungan de­ngan keagamaan adalah hak Allah semata-mata
qadha Allah tak dapat dirobah
para rasul semuanya laki-laki.

Hukum:

Keharusan merahasiakan sesuatu untuk menghindari fitnah
barang dan anak te­muan wajib dipungut tidak boleh dibiarkan
boleh melakukah helah yang tidak merugikan orang lain untuk memperoleh sesuatu kemaslahatan.

Kisah:

Riwayat Nabi Yusuf a.s. bersaudara dengan orang tua mereka Ya'qub a.s.

Lain-lain:

Beberapa dari sifat dan tauladan yang mulia yang dapat diambil dari cerita Yusuf a.s
persamaan antara agama para nabi-nabi iala tauhid


Gambar Kutipan Surah Yusuf Ayat 83 *beta

Surah Yusuf Ayat 83



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah Yusuf

Surah Yusuf (bahasa Arab:يسوف, Yūsuf, "Nabi Yusuf") adalah surah ke-12 dalam Al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 111 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah.
Surah ini dinamakan surah Yusuf adalah karena titik berat dari isinya mengenai riwayat Nabi Yusuf.
Riwayat tersebut salah satu di antara cerita-cerita gaib yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad sebagai mukjizat bagi dia, sedang dia sebelum diturunkan surah ini tidak mengetahuinya.
Dari cerita Yusuf ini, Nabi Muhammad mengambil pelajaran-pelajaran yang banyak dan merupakan penghibur terhadap dia dalam menjalankan tugasnya.
Menurut riwayat Al Baihaqi dalam kitab Ad-Dalail bahwa segolongan orang Yahudi masuk agama Islam sesudah mereka mendengar cerita Yusuf ini, karena sesuai dengan cerita-cerita yang mereka ketahui.

Nomor Surah12
Nama SurahYusuf
Arabيوسف
ArtiNabi Yusuf
Nama lainAhsan Al-Qashash (Sebaik-baik Kisah)
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu53
JuzJuz 12 (ayat 1-52),
juz 13 (ayat 53-111)
Jumlah ruku'0
Jumlah ayat111
Jumlah kata1795
Jumlah huruf7305
Surah sebelumnyaSurah Hud
Surah selanjutnyaSurah Ar-Ra’d
4.8
Rating Pembaca: 4.8 (20 votes)
Sending