Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Yusuf (Nabi Yusuf) – surah 12 ayat 8 [QS. 12:8]

اِذۡ قَالُوۡا لَیُوۡسُفُ وَ اَخُوۡہُ اَحَبُّ اِلٰۤی اَبِیۡنَا مِنَّا وَ نَحۡنُ عُصۡبَۃٌ ؕ اِنَّ اَبَانَا لَفِیۡ ضَلٰلٍ مُّبِیۡنِۣ ۚ
Idz qaaluuu layuusufu wa-akhuuhu ahabbu ila abiinaa minnaa wanahnu ‘ushbatun inna abaanaa lafii dhalalin mubiinin;
Ketika mereka berkata,
“Sesungguhnya Yusuf dan saudaranya (Bunyamin) lebih dicintai ayah daripada kita, padahal kita adalah satu golongan (yang kuat).
Sungguh, ayah kita dalam kekeliruan yang nyata.
―QS. Yusuf [12]: 8

Daftar isi

When they said,
"Joseph and his brother are more beloved to our father than we, while we are a clan.
Indeed, our father is in clear error.
― Chapter 12. Surah Yusuf [verse 8]

إِذْ ketika

When
قَالُوا۟ mereka berkata

they said,
لَيُوسُفُ sesungguhnya Yusuf

"Surely Yusuf
وَأَخُوهُ dan saudaranya

and his brother
أَحَبُّ lebih dicintai

(are) more beloved
إِلَىٰٓ kepada

to
أَبِينَا bapak kita

our father
مِنَّا daripada kita

than we,
وَنَحْنُ dan /padahal kita

while we
عُصْبَةٌ golongan

(are) a group.
إِنَّ sesungguhnya

Indeed,
أَبَانَا bapak kita

our father
لَفِى sungguh dalam

(is) surely in
ضَلَٰلٍ kesesatan

an error
مُّبِينٍ nyata

clear.

Tafsir

Alquran

Surah Yusuf
12:8

Tafsir QS. Yusuf (12) : 8. Oleh Kementrian Agama RI


Saudara-saudara Yusuf berkata sesama mereka,
"Sesungguhnya ayah kita lebih banyak menyayangi Yusuf dan saudaranya Bunyamin dan lebih banyak menumpahkan perhatiannya kepada keduanya, padahal kitalah yang lebih berhak untuk disayangi dan diperhatikan, karena kita ini sudah menjadi orang dewasa yang kuat dan dapat membelanya serta memenuhi segala kebutuhannya.
Sikap ayah kita itu bertentangan dengan keadilan dan persamaan hak antara anak-anak.

Mengapa ayah lebih mengutamakan dua orang anak yang lemah dan tak berdaya itu dari pada kita yang kuat serta lebih sanggup berkhidmat dan berbakti kepadanya?"


Sepintas lalu nampak dengan jelas kebenaran ucapan saudara-saudara Yusuf itu, seakan-akan Nabi Yakub `alaihis salam telah membuat kekeliruan dengan tindakannya itu padahal dia seorang nabi yang selalu dibimbing Allah dalam segala sikap dan tindakannya.
Menurut riwayat memang Yakub menumpah-kan perhatian yang besar terhadap Yusuf, karena ada firasat dan tanda-tanda yang menunjukkan bahwa Yusuf mempunyai keistimewaan pada sifat dan pembawaannya.

Keistimewaan ini tidak dimiliki oleh saudara-saudaranya yang lain.
Maka Yakub sangat menaruh harapan kepadanya, apalagi setelah ia mendengar Yusuf menceritakan mimpinya.

Jika Yakub lebih cinta kepada Yusuf dan lebih banyak memperhatikannya, maka hal itu adalah wajar, sebab Yusuf dan Bunyamin masih kecil-kecil dan lebih banyak membutuhkan perhatian dan bimbingan orang tuanya dibanding saudara-saudaranya yang sudah besar.
Hanya sifat iri dan dengki sajalah yang mendorong saudara-saudaranya untuk melakukan tindakan permusuhan terhadapnya, bukanlah karena ayah mereka sudah menyimpang dari jalan keadilan.


Tafsir QS. Yusuf (12) : 8. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Yaitu, ketika saudara-saudara Yusuf berkata kepada sesama mereka,
"Sesungguhnya Yusuf dan saudara kandungnya lebih dicintai oleh ayah kita daripada kita sendiri, padahal kita adalah satu kelompok yang kuat dan lebih bermanfaat bagi ayah daripada mereka berdua.
Dengan lebih menganakemaskan Yusuf dan saudara kandungnya daripada kita, sesungguhnya ayah kita telah keliru dan jauh dari kebenaran.


Padahal kebenaran itu amat jelas."

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Ketika saudara-saudara Yusuf yang sebapak berkata satu sama lain,
"Sesungguhnya Yusuf dan saudara kandungnya (Bunyamin) lebih dicintai oleh ayah kita daripada kita dan lebih diutamakan, padahal kita lebih banyak.
Sesungguhnya ayah kita benar-benar berbuat kesalahan yang nyata dengan mengutamakan mereka daripada kita tanpa alasan yang jelas."

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:


Ingatlah


(ketika mereka berkata) yaitu sebagian saudara-saudara Nabi Yusuf kepada sebagian yang lain


("Sesungguhnya Yusuf) lafal Yusuf berkedudukan menjadi mubtada


(dan saudaranya) yang sekandung yaitu Bunyamin


(lebih dicintai) menjadi khabar dari lafal Yusuf tadi


(oleh ayah kita daripada kita sendiri, padahal kita ini adalah satu golongan) kelompok yang kuat.


(Sesungguhnya ayah kita adalah dalam kesesatan) kekeliruan


(yang nyata) kekeliruan yang jelas dikarenakan ia lebih menyayangi Yusuf dan saudara sekandungnya daripada kita.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala :

(Yaitu) ketika mereka berkata,
"Sesungguhnya Yusuf dan saudara kandungnya (Bunyamin) lebih dicintai oleh ayah kita daripada kita sendiri."


Mereka bersumpah menurut dugaan mereka,
"Demi Allah, sesungguhnya Yusuf dan saudaranya, yakni Bunyamin saudara seibu dan sebapanya:

…lebih dicintai oleh ayah kita daripada kita sendiri, padahal kita (ini) adalah suatu golongan (yang kuat)."

Yakni suatu golongan, maka mengapa ayah kita lebih menyukai keduanya daripada kita yang jumlahnya banyak?

Sesungguhnya ayah kita adalah dalam kekeliruan yang nyata.

Mereka bermaksud bahwa ayah mereka keliru karena lebih memperhatikan keduanya daripada diri mereka, dan kecintaannya kepada keduanya jauh lebih besar daripada kepada mereka.

Perlu diketahui bahwa tidak ada suatu dalil pun yang menunjukkan kenabian saudara-saudara Yusuf.
Makna lahiriah konteks ayat ini menunjukkan tidak adanya kenabian pada mereka.
Tetapi sebagian dalil yang memperkuat pendapatnya.
Ternyata mereka yang mengatakan demikian tidak menyebutkan suatu dalil pun kecuali hanya firman Allah subhanahu wa ta’ala :

Katakanlah (hai orang-orang mukmin),
"Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishaq, Ya’qub, dan anak cucunya."
(QS. Al-Baqarah [2]: 136)

Dalil ini memang mengandung pengertian ke sana, karena puak-puak Bani Israil dikenal dengan sebutan ‘asbat‘, yang kalau menurut bangsa Arab disebut ‘kabilah‘ dan menurut orang ‘Ajam disebut ‘bangsa’, disebutkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala, bahwa Dia menurunkan wahyu kepada para nabi dari kalangan asbat Bani Israil.
Dalam kaitan ini Allah subhanahu wa ta’ala, menyebutkan mereka secara global, karena jumlah mereka cukup banyak.
Akan tetapi, masing-masing sibt (pauk) itu adalah keturunan dari saudara-saudara Yusuf, hanya tidak ada suatu dalil pun yang menunjukkan bahwa telah diberikan wahyu kepada saudara-saudara Yusuf itu.

Unsur Pokok Surah Yusuf (يوسف)

Surat Yusuf ini terdiri atas 111 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah karena diturunkan di Mekah sebelum hijrah.

Surat ini dinamakan surat Yusuf adalah karena titik berat dari isinya mengenai riwayat Nabi Yusufalaihis salam.
Riwayat tersebut salah satu di antara cerita-cerita ghaib yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad ﷺ sebagai mukjizat bagi beliau, sedang beliau sebelum diturunkan surat ini tidak mengetahuinya.

Menurut riwayat Al Baihaqi dalam kitab "Ad Dalail" bahwa segolongan orang Yahudi masuk agama Islam sesudah mereka mendengar cerita Yusufalaihis salam ini, karena sesuai dengan cerita-cerita yang mereka ketahui.

Dari cerita Yusufalaihis salam ini, Nabi Muhammad ﷺ mengambil pelajaran-pelajaran yang banyak dan merupakan penghibur terhadap beliau dalam menjalankan tugasnya.

Keimanan:

▪ Kenabian Yusuf `alaihis salam dan mukjizat-mukjizatnya.
▪ Ketentuan yang berhubungan dengan keagamaan adalah hak Allah semata-mata.
▪ Qadha Allah tak dapat dirubah.
▪ Para rasul semuanya laki-laki.

Hukum:

▪ Keharusan merahasiakan sesuatu untuk menghindari fitnah.
▪ Barang dan anak temuan wajib dipungut tidak boleh dibiarkan.
▪ Boleh melakukah helah yang tidak merugikan orang lain untuk memperoleh sesuatu kemaslahatan.

Kisah:

▪ Riwayat Nabi Yusuf `alaihis salam bersaudara dengan orang tua mereka Yaqub `alaihis salam.

Lain-lain:

▪ Beberapa dari sifat dan tauladan yang mulia yang dapat diambil dari cerita Yusuf `alaihis salam.
▪ Persamaan antara agama para nabi-nabi ialah tauhid.

Audio

QS. Yusuf (12) : 1-111 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 111 + Terjemahan Indonesia

QS. Yusuf (12) : 1-111 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 111

Gambar Kutipan Ayat

Surah Yusuf ayat 8 - Gambar 1 Surah Yusuf ayat 8 - Gambar 2
Statistik QS. 12:8
  • Rating RisalahMuslim
4.5

Ayat ini terdapat dalam surah Yusuf.

Surah Yusuf (bahasa Arab:يسوف, Yūsuf, “Nabi Yusuf”) adalah surah ke-12 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 111 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah.
Surah ini dinamakan surah Yusuf adalah karena titik berat dari isinya mengenai riwayat Nabi Yusuf.
Riwayat tersebut salah satu di antara cerita-cerita gaib yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad sebagai mukjizat bagi dia, sedang dia sebelum diturunkan surah ini tidak mengetahuinya.
Dari cerita Yusuf ini, Nabi Muhammad mengambil pelajaran-pelajaran yang banyak dan merupakan penghibur terhadap dia dalam menjalankan tugasnya.
Menurut riwayat Al Baihaqi dalam kitab Ad-Dalail bahwa segolongan orang Yahudi masuk agama Islam sesudah mereka mendengar cerita Yusuf ini, karena sesuai dengan cerita-cerita yang mereka ketahui.

Nomor Surah 12
Nama Surah Yusuf
Arab يوسف
Arti Nabi Yusuf
Nama lain Ahsan Al-Qashash (Sebaik-baik Kisah)
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 53
Juz Juz 12 (ayat 1-52),
juz 13 (ayat 53-111)
Jumlah ruku’ 0
Jumlah ayat 111
Jumlah kata 1795
Jumlah huruf 7305
Surah sebelumnya Surah Hud
Surah selanjutnya Surah Ar-Ra’d
Sending
User Review
5 (1 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:

12:8, 12 8, 12-8, Surah Yusuf 8, Tafsir surat Yusuf 8, Quran Yusuf 8, Surah Yusuf ayat 8

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Kandungan Surah Yusuf

۞ QS. 12:2 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 12:5 • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 12:6 Ar Rabb (Tuhan) • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 12:18 • Minta tolong kepada Allah

۞ QS. 12:19 • Keluasan ilmu Allah • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 12:21 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Kekuatan umat Islam di dunia

۞ QS. 12:23 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 12:34 Ar Rabb (Tuhan) • Al Sami’ (Maha Pendengar) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 12:37 Tauhid Uluhiyyah • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 12:38 Tauhid UluhiyyahIslam agama para nabi • Syirik adalah dosa terbesar • Dosa terbesar •

۞ QS. 12:39 Tauhid UluhiyyahAl Qahhar (Maha Pemaksa) • Al Wahid (Maha Esa)

۞ QS. 12:40 Tauhid UluhiyyahAl Hakam (Maha memberi keputusan) • Islam agama para nabi • Syirik adalah dosa terbesar •

۞ QS. 12:42 Ar Rabb (Tuhan) • Sifat iblis dan pembantunya • Usaha syetan untuk membuat manusia lupa dalam berdoa

۞ QS. 12:50 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 12:52 Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 12:53 • Kasih sayang Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) •

۞ QS. 12:56 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Kekuatan umat Islam di dunia • Balasan dan pahala dari Allah

۞ QS. 12:57 • Pahala iman • Kebaikan yang ada di alam akhirat • Balasan dan pahala dari Allah

۞ QS. 12:64 • Kasih sayang Allah yang luas

۞ QS. 12:66 Al Wakil (Maha Penolong)

۞ QS. 12:67 Al Hakam (Maha memberi keputusan) • Kebenaran dan hakikat takdir • Melihat sebab akibat

۞ QS. 12:68 • Kebenaran dan hakikat takdir

۞ QS. 12:76 • Keluasan ilmu Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak)

۞ QS. 12:77 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 12:81 • Allah memiliki kunci alam ghaib

۞ QS. 12:83 • Berbaik sangka terhadap Allah • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 12:86 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 12:87 • Melihat sebab akibat

۞ QS. 12:90 • Balasan dan pahala dari Allah

۞ QS. 12:92 • Ampunan Allah dan rahmatNya

۞ QS. 12:98 • Ampunan Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) •

۞ QS. 12:99 Sifat Masyi’ah (berkehendak)

۞ QS. 12:100 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Ar Rabb (Tuhan) • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Al Lathif (Maha Halus)

۞ QS. 12:101 Dalil-dalil adanya Allah Ta’alaAr Rabb (Tuhan) • Al Wali (Maha Pelindung) • Islam agama para nabi •

۞ QS. 12:102 • Allah memiliki kunci alam ghaib

۞ QS. 12:103 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 12:104 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 12:105 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 12:106 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafirRiyaa’ dalam berbuat baik

۞ QS. 12:107 • Hari kiamat datang tiba-tiba • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 12:108 Tauhid Uluhiyyah • Mensucikan Allah dari segala sekutu

۞ QS. 12:109 • Kebaikan yang ada di alam akhirat

۞ QS. 12:110 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Azab orang kafir

۞ QS. 12:111 • Pengakuan antara satu kitab dengan lainnya • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

Ayat Pilihan

Berbuatlah sepenuh kemampuanmu,
sesungguhnya akupun berbuat (pula).
Kelak kamu akan mengetahui, siapa (di antara kita) yang akan peroleh hasil yang baik di dunia ini.
Sesungguhnya orang yang zalim itu tak akan mendapatkan keberuntungan
QS. Al-An’am [6]: 135

Kehidupan dunia dijadikan indah dalam pandangan orang ingkar & mereka pandang hina orang beriman. Padahal orang bertakwa itu lebih mulia daripada mereka di hari kiamat. Dan Allah memberi rezeki kepada orang yang dikehendaki-Nya tanpa batas
QS. Al-Baqarah [2]: 212

Ya Tuhan kami,
janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah.

Ya Tuhan kami,
janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami.
QS. Al-Baqarah [2]: 286

Dan pada sebagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu,
mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.
QS. Al-Isra’ [17]: 79

Hadits Shahih

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Orang yang memiliki kemampuan untuk melakukan infefensi hukum-hukum syariat dari sumber-sumber yang terpercaya disebut dengan ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Mujtahid (bahasa Arab: u0627u0644u0645u062cu062au0647u062f) atau fakih (u0627u0644u0641u0642u064au0647) adalah seseorang yang dalam ilmu fikih sudah mencapai derajat ijtihad dan memiliki kemampuan istinbath (inferensi) hukum-hukum syariat dari sumber-sumber muktabar dan diandalkan.

Arti hadits maudhu' adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Berdasarkan bahasa, ijma artinya adalah ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Pengertian ijtihad menurut istilah adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Era ketidaktahuan juga disebut zaman ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #9
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #9 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #9 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #3

Pembatasan aurat wanita adalah … Berikut ini yang bukan termasuk orang-orang pertama yang menyambut ajakan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah … Dalam Islam, pakaian harus … Sebelum berpakaian, kita harus … Bagian tubuh yang tidak ditampakkan sesuai dengan ajaran Islam disebut …

Pendidikan Agama Islam #29

Sebagai perumpamaan orang yang mengajak berbuat baik, tetapi dirinya sendiri tidak melakukan adalah … Berikut kedudukan orang yang menuntut ilmu, kecuali … وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ, potongan ayat di atas terdapat pada Alquran surah … Ilmuan muslim yang dalam bidang kedokteran yang berasal dari Persia yaitu … Siapakah nabi yang lebih memilih ilmu daripada harta?

Pendidikan Agama Islam #11

Masyarakat Arab sebelum Islam memiliki kebiasaan buruk, juga memiliki kebiasaan baik. Di bawah ini yang tidak termasuk kebiasaan baik masyarakat Arab sebelum Islam adalah … Berikut ini yang bukan merupakan substansi dakwah Rasulullah di Mekkah adalah … Dalam QS. Al-Muddassir ayat 1-7 adalah menjadi dasar bagi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk melakukan dakwah di Mekkah secara … Dari proses dakwah secara diam-diam yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah, maka terdapat beberapa sahabat yang masuk Islam pertama kali. Mereka dikenal dengan sebutan … Cara yang pertama kali ditempuh oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah secara terang- terangan adalah …

Kamus

norma

Apa itu norma? nor.ma (1) aturan atau ketentuan yang mengikat warga kelompok dalam masyarakat, dipakai sebagai panduan, tatanan, dan pengendali tingkah laku yang sesuai dan berterima; setiap warga ma...

tafakur

Apa itu tafakur? Tafakur adalah kegiatan berfikir atau merenungkan segala penomena yang terjadi di alam semesta. Baik itu dari suatu kejadian ataupun dari suatu pengalaman inderawi. Dalam Qur’an sur...

Syarh

Apa itu Syarh? Syarh, Syarah, atau Syarhu adalah istilah dalam literatur Islam, digunakan secara umum sebagai bagian dari judul buku. Secara harafiah artinya “penjelasan”, umumnya nama ini...