Search
Exact matches only
Cari di judul
Cari di Arti & Tafsir
Search in comments
Search in excerpt
Filter by Custom Post Type
Filter berdasar surah
Pilih atau Semua
Abasa
Ad Dukhaan
Adh Dhuhaaa
Adz Dzaariyaat
Al 'Alaq
Al 'Ashr
Al A'laa
Al A'raaf
Al Aadiyaat
Al Ahqaaf
Al Ahzab
Al An 'aam
Al Anbiyaa
Al Anfaal
Al Ankabut
Al Balad
Al Baqarah
Al Bayyinah
Al Buruuj
Al Fajr
Al Falaq
Al Fath
Al Fatihah
Al Fiil
Al Furqaan
Al Ghaasyiyah
Al Haaqqah
Al Hadid
Al Hajj
Al Hasyr
Al Hijr
Al Hujurat
Al Humazah
Al Ikhlas
Al Infithar
Al Insaan
Al Insyiqaaq
Al Israa
Al Jaatsiyah
Al Jinn
Al Jumu'ah
Al Kaafiruun
Al Kahfi
Al Kautsar
Al Lahab
Al Lail
Al Ma'aarij
Al Maa'idah
Al Maa'un
Al Mu'min
Al Mu'minuun
Al Muddatstsir
Al Mujaadilah
Al Mulk
Al Mumtahanah
Al Munafiquun
Al Mursalat
Al Muthaffifin
Al Muzzammil
Al Qaari'ah
Al Qadr
Al Qalam
Al Qamar
Al Qashash
Al Qiyaamah
Al Waaqi'ah
Al Zalzalah
Alam Nasyrah
Ali Imran
An Naazi'at
An Nabaa
An Nahl
An Najm
An Naml
An Nas
An Nashr
An Nisaa'
An Nuur
Ar Ra'd
Ar Rahmaan
Ar Rum
As Sajdah
Ash Shaff
Ash Shaffaat
Asy Shyuura
Asy Syams
Asy Syu'araa
At Taghaabun
At Tahrim
At Takaatsur
At Takwir
At Taubah
At Tin
Ath Thaariq
Ath Thalaaq
Ath Thuur
Az Zukhruf
Az Zumar
Faathir
Fushshilat
Hud
Ibrahim
Luqman
Maryam
Muhammad
Nuh
Qaaf
Quraisy
Saba
Shaad
Thaa Haa
Yaa Siin
Yunus
Yusuf

💡 Ketik [nomer surah]-[nomer ayat], contoh: 2-255 atau albaqarah 255 atau ke www.risalahmuslim.id/2-255

Yusuf

Yusuf (Nabi Yusuf) surah 12 ayat 76


فَبَدَاَ بِاَوۡعِیَتِہِمۡ قَبۡلَ وِعَآءِ اَخِیۡہِ ثُمَّ اسۡتَخۡرَجَہَا مِنۡ وِّعَآءِ اَخِیۡہِ ؕ کَذٰلِکَ کِدۡنَا لِیُوۡسُفَ ؕ مَا کَانَ لِیَاۡخُذَ اَخَاہُ فِیۡ دِیۡنِ الۡمَلِکِ اِلَّاۤ اَنۡ یَّشَآءَ اللّٰہُ ؕ نَرۡفَعُ دَرَجٰتٍ مَّنۡ نَّشَآءُ ؕ وَ فَوۡقَ کُلِّ ذِیۡ عِلۡمٍ عَلِیۡمٌ
Fabadaa biau’iyatihim qabla wi’aa-i akhiihi tsummaas-takhrajahaa min wi’aa-i akhiihi kadzalika kidnaa liyuusufa maa kaana liya’khudza akhaahu fii diinil maliki ilaa an yasyaa-allahu narfa’u darajaatin man nasyaa-u wafauqa kulli dzii ‘ilmin ‘aliimun;

Maka mulailah Yusuf (memeriksa) karung-karung mereka sebelum (memeriksa) karung saudaranya sendiri, kemudian dia mengeluarkan piala raja itu dari karung saudaranya.
Demikianlah Kami atur untuk (mencapai maksud) Yusuf.
Tiadalah patut Yusuf menghukum saudaranya menurut undang-undang raja, kecuali Allah menghendaki-Nya.
Kami tinggikan derajat orang yang Kami kehendaki, dan di atas tiap-tiap orang yang berpengetahuan itu ada lagi Yang Maha Mengetahui.
―QS. 12:76
Topik ▪ Beberapa nama dan sifat Al Qur’an
12:76, 12 76, 12-76, Yusuf 76, Yusuf 76, Yusuf 76
Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Yusuf (12) : 76. Oleh Kementrian Agama RI

Setelah kafilah itu kembali lagi ke Mesir dan berhadapan dengan Yusuf, maka mulailah Yusuf memeriksa karung-karung mereka semuanya dan yang terakhir sekali memeriksa karung Bunyamin.
Sengaja beliau berbuat demikian untuk menutupi tipu taktik.
Kemudian Yusuf menemukan takaran yang hilang itu dari karung Bunyamin.
Dengan cara demikianlah Allah mengatur taktik Yusuf untuk mencapai maksudnya.
Dan Yusuf sama sekali tidak bermaksud menghukum saudaranya menurut undang-undang kerajaan kecuali jika Allah menghendakinya.
Beliau sengaja membuat taktik ini untuk sekadar menguji akhlak saudara-saudaranya dan bukan untuk menyakiti Bunyamin, karena kepadanya terlebih dahulu telah diberitahukan tentang rencana taktik tersebut.
Allah meninggikan derajat orang-orang yang dikehendaki-Nya tentang ilmu dan keimanan dan memperlihatkan pula jalan kebenaran untuk mencapai maksudnya, seperti Allah telah mengangkat derajat saudaranya Yusuf di atas saudara-saudaranya.
Dan di atas tiap-tiap orang yang berpengetahuan ada lagi yang Mengetahui.

Yusuf (12) ayat 76 - dibacakan oleh Shaykh Mishari Alafasy Yusuf (12) ayat 76 - dibacakan oleh Syaikh Sa'ad Al-Ghamidi Yusuf (12) ayat 76 - dibacakan oleh Syaikh Muhammad Ayyub

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Mereka pun akhirnya diperiksa.
Pemeriksaan itu tentu harus dilakukan dengan seksama agar pelaksanaan taktik itu tidak tampak dibuat-buat.
Yusuf a.
s.
memimpin sendiri pemeriksaan itu, setelah sebelumnya memberikan "prolog".
Mulailah ia memerikasa tas sepuluh orang bersaudara itu.
Ketika giliran pemeriksaan itu tiba pada Benyamin, saudaranya, Yusuf menemukan bejana raja.
Dengan begitu, taktiknya berhasil.
Yusuf pun berhak menghukum Benyamin dengan ketentuan yang ditetapkan saudara-saudaranya tadi, yaitu menangkap dan menahannya.
Begitulah Allah mengatur strategi untuk Yusuf.
Yusuf tidak akan menghukum saudaranya itu sesuai ketentuan hukum yang berlaku di Mesir, kecuali atas kehendak Allah.
Saat itu Allah benar-benar berkehendak, maka kemudian mengatur strategi untuk Yusuf.
Allah memberikan kemudahan bagi Yusuf untuk mengatur segala sarana dan taktiknya dengan seksama dan penuh hati-hati.
Itu semua adalah sebagian karunia Allah yang meninggikan derajat ilmu kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya.
Dan di atas orang yang berilmu selalu ada yang Lebih Besar dan Lebih Berilmu.
Selalu ada saja yang lebih tahu.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Maka mulailah Yusuf dengan karung-karung mereka) yaitu memeriksanya (sebelum memeriksa karung saudaranya sendiri) supaya mereka tidak menaruh rasa curiga terhadapnya (kemudian dia mengeluarkan piala raja itu) yakni tempat minum raja.
(dari karung saudaranya.) Selanjutnya Allah berfirman mengisahkan (Demikianlah) tipu muslihat itu (Kami atur untuk mencapai maksud Yusuf) artinya, Kami ajarkan kepadanya tentang siasat untuk mengambil saudara sekandungnya (Tiada patut) Yusuf (menghukum saudaranya) dengan menjadikannya sebagai budak karena terbukti telah mencuri (menurut undang-undang raja) sesuai dengan ketentuan raja Mesir, karena hukuman bagi pencuri menurut undang-undang raja Mesir ialah dipukuli dan dikenai denda sebanyak dua kali lipat harga barang yang dicurinya, bukannya dijadikan sebagai budak (kecuali Allah menghendaki-Nya) yakni menghendaki supaya Yusuf menghukum saudaranya sesuai dengan ketentuan syariat Nabi Yakub.
Artinya Nabi Yusuf tidak dapat menghukumnya kecuali Allah menghendaki melalui wahyu-Nya supaya Nabi Yusuf menghukum saudaranya itu sesuai dengan syariat yang berlaku pada mereka (Kami tinggikan derajat orang yang Kami kehendaki) melalui ilmu seperti yang Kami lakukan terhadap Yusuf.
Lafal ayat ini dapat dibaca secara idhafah, yaitu menjadi darajaati man nasyaau, dan dapat pula dibaca darajaatin man nasyaau (dan di atas tiap-tiap orang berpengetahuan itu) di antara semua makhluk (ada lagi yang Maha Mengetahui.) artinya yang lebih mengetahui daripadanya sehingga rentetannya selesai pada Allah subhanahu wa ta'ala

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Mereka pun membawa kembali saudara-saudara Yusuf kepadanya, lalu Yusuf memeriksa sendiri barang-barang mereka.
Mula-mula dia memeriksa barang-barang mereka sebelum memeriksa barang saudara kandungnya; dengan maksud mengukuhkan apa yang telah direncanakannya untuk tetap membiarkan saudara kamdungnya bersamanya.
Kemudian, terakhir, ia memeriksa wadah saudara kandungnya, ternyata ia mengeluarkan bejana (milik raja) darinya.
Demikianlah, Kami mudahkan bagi Yusuf rencana ini yang mengantarkannya untuk mendapatkan saudaranya.
Padahal tidaklah patut bagi Yusuf menghukum saudaranya menurut hukum raja Mesir; karena menjadikan pencuri sebaagai hamba sahaya tidak ada dalam agama yang dianut raja.
Hanya saja kehendak Allah menetapkan rencana ini, dan berhukum kepada syariat saudara-saudara Yusuf yang menetapkan bahwa pencuri dijadikan sebagai budak.
Kami tinggikan derajat siapa yang Kami kehendaki di dunia atas selainnya, sebagaimana Kami meninggikan kedudukan Yusuf.
Dan di atas tiap-tiap orang yang memiliki ilmu ada lagi yang lebih berilmu daripadanya, hingga ilmu berakhir kepada Allah, Yang Mengetahui perkara ghaib dan nyata.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Cara ini merupakan tipu muslihat yang disukai dan diridai Allah, karena mengandung hikmah dan maslahat yang diperlukan.

Firman Allah subhanahu wa ta'ala.:

Tiadalah patut Yusuf menghukum saudaranya menurut undang-undang raja.

Artinya, hukuman yang dijatuhkan oleh Yusuf terhadap saudaranya bukanlah berdasarkan undang-undang raja yang berlaku.
Demikianlah menurut Ad-Dahhak dan lain-lainnya.
Sesungguhnya Allah telah menetapkan bagi Yusuf agar memberikan keputusan terhadap saudara-saudaranya dengan keputusan yang mereka ketahui dari syariat mereka.
Atas hal itu dalam firman selanjutnya dipuji oleh Allah subhanahu wa ta'ala.
melalui firman-Nya:

Kami tinggikan derajat orang yang Kami kehendaki.

Ayat ini semisal dengan firman Allah subhanahu wa ta'ala.
dalam ayat lainnya:

Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kalian dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.
(Al Mujaadalah:11)

Firman Allah subhanahu wa ta'ala.:

dan di atas tiap-tiap orang yang berpengetahuan itu ada lagi Yang Maha Mengetahui.

Al-Hasan Al-Basri mengatakan, tiada seorang alim pun melainkan di atasnya ada orang yang lebih alim lagi, hingga hal ini berakhir sampai kepada Allah subhanahu wa ta'ala.

Hal yang sama telah diriwayatkan oleh Abdur Razzaq, dari Sufyan As-Sauri, dari Abdul A'Ia As-Sa'Iabi, dari Sa'id ibnu Jubair yang menceritakan, "Ketika kami sedang berada di hadapan Ibnu Abbas, maka Ibnu Abbas menceritakan suatu hadis yang menakjubkan.
Kemudian ada seorang lelaki yang karena takjubnya lalu berkata, 'Segala puji bagi Allah, di atas tiap-tiap orang yang berpengetahuan itu ada lagi yang lebih alim (daripadanya).' Ibnu Abbas berkata, 'Seburuk-buruk ucapan adalah apa yang kamu katakan.
Maksudnya Allah Maha Mengetahui di atas semua orang yang berpengetahuan'."

Hal yang sama telah diriwayatkan oleh Sammak, dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya:

...dan di atas tiap-tiap orang yang berpengetahuan itu ada lagi Yang Maha Mengetahui.
Maksudnya, orang ini lebih alim (berpengetahuan) daripada yang lainnya, dan ada lagi yang lebih berpengetahuan darinya, sedangkan Allah di atas semua orang yang berpengetahuan.
Hal yang sama telah dikatakan oleh Ikrimah.

Qatadah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:

...dan di atas tiap-tiap orang yang berpengetahuan itu ada lagi Yang Maha Mengetahui. hingga pengetahuan ini sampai kepada Allah, dan hanya dari Allah-lah pengetahuan itu, lalu dipelajari oleh para ulama, dan hanya kepada-Nyalah ilmu pengetahuan kembali.

Menurut qiraat sahabat Abdullah ibnu Mas'ud disebutkan wafauqa kulli alimin 'alim, yang artinya 'dan di atas tiap-tiap orang yang alim ada lagi Yang Mahaalim'.

Informasi Surah Yusuf (يوسف)
Surat Yusuf ini terdiri atas 111 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah karena diturunkan di Mekah sebelum hijrah.

Surat ini dinamakan surat Yusuf adalah karena titik berat dari isinya mengenai riwayat Nabi Yusuf 'alaihis salam Riwayat tersebut salah satu di antara cerita-cerita ghaib yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad ﷺ sebagai mu'jizat bagi beliau, sedang beliau sebelum diturunkan surat ini tidak mengetahuinya.
Menurut riwayat Al Baihaqi dalam kitab "Ad Dalail" bahwa segolongan orang Yahudi masuk agama lslam sesudah mereka mendengar cerita Yusuf 'alaihis salam ini, karena sesuai dengan cerita-cerita yang mereka ketahui.

Dari cerita Yusuf 'alaihis salam ini, Nabi Muhammad ﷺ mengambil pelajaran-pelajaran yang banyak dan merupakan penghibur terhadap beliau dalam menjalankan tugasnya.

Keimanan:

Kenabian Yusuf a.s. dan mu'jizat-mu'jizatnya
ketentuan yang berhubungan de­ngan keagamaan adalah hak Allah semata-mata
qadha Allah tak dapat dirobah
para rasul semuanya laki-laki.

Hukum:

Keharusan merahasiakan sesuatu untuk menghindari fitnah
barang dan anak te­muan wajib dipungut tidak boleh dibiarkan
boleh melakukah helah yang tidak merugikan orang lain untuk memperoleh sesuatu kemaslahatan.

Kisah:

Riwayat Nabi Yusuf a.s. bersaudara dengan orang tua mereka Ya'qub a.s.

Lain-lain:

Beberapa dari sifat dan tauladan yang mulia yang dapat diambil dari cerita Yusuf a.s
persamaan antara agama para nabi-nabi iala tauhid


Gambar Kutipan Surah Yusuf Ayat 76 *beta

Surah Yusuf Ayat 76



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah Yusuf

Surah Yusuf (bahasa Arab:يسوف, Yūsuf, "Nabi Yusuf") adalah surah ke-12 dalam Al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 111 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah.
Surah ini dinamakan surah Yusuf adalah karena titik berat dari isinya mengenai riwayat Nabi Yusuf.
Riwayat tersebut salah satu di antara cerita-cerita gaib yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad sebagai mukjizat bagi dia, sedang dia sebelum diturunkan surah ini tidak mengetahuinya.
Dari cerita Yusuf ini, Nabi Muhammad mengambil pelajaran-pelajaran yang banyak dan merupakan penghibur terhadap dia dalam menjalankan tugasnya.
Menurut riwayat Al Baihaqi dalam kitab Ad-Dalail bahwa segolongan orang Yahudi masuk agama Islam sesudah mereka mendengar cerita Yusuf ini, karena sesuai dengan cerita-cerita yang mereka ketahui.

Nomor Surah 12
Nama Surah Yusuf
Arab يوسف
Arti Nabi Yusuf
Nama lain Ahsan Al-Qashash (Sebaik-baik Kisah)
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 53
Juz Juz 12 (ayat 1-52),
juz 13 (ayat 53-111)
Jumlah ruku' 0
Jumlah ayat 111
Jumlah kata 1795
Jumlah huruf 7305
Surah sebelumnya Surah Hud
Surah selanjutnya Surah Ar-Ra’d
4.7
Rating Pembaca: 4.9 (13 votes)
Sending







✔ As babunnuzul quran yusuf ayat 76, qs yusuf 76, surat yusuf ayat 76, terjemahan surat yusuf 76

[bookmark] 📖 Lihat Semua Bookmark-ku