Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Yusuf (Nabi Yusuf) – surah 12 ayat 76 [QS. 12:76]

فَبَدَاَ بِاَوۡعِیَتِہِمۡ قَبۡلَ وِعَآءِ اَخِیۡہِ ثُمَّ اسۡتَخۡرَجَہَا مِنۡ وِّعَآءِ اَخِیۡہِ ؕ کَذٰلِکَ کِدۡنَا لِیُوۡسُفَ ؕ مَا کَانَ لِیَاۡخُذَ اَخَاہُ فِیۡ دِیۡنِ الۡمَلِکِ اِلَّاۤ اَنۡ یَّشَآءَ اللّٰہُ ؕ نَرۡفَعُ دَرَجٰتٍ مَّنۡ نَّشَآءُ ؕ وَ فَوۡقَ کُلِّ ذِیۡ عِلۡمٍ عَلِیۡمٌ
Fabadaa biau’iyatihim qabla wi’aa-i akhiihi tsummaas-takhrajahaa min wi’aa-i akhiihi kadzalika kidnaa liyuusufa maa kaana liya’khudza akhaahu fii diinil maliki ilaa an yasyaa-allahu narfa’u darajaatin man nasyaa-u wafauqa kulli dzii ‘ilmin ‘aliimun;
Maka mulailah dia (memeriksa) karung-karung mereka sebelum (memeriksa) karung saudaranya sendiri, kemudian dia mengeluarkan (piala raja) itu dari karung saudaranya.
Demikianlah Kami mengatur (rencana) untuk Yusuf.
Dia tidak dapat menghukum saudaranya menurut undang-undang raja, kecuali Allah menghendakinya.
Kami angkat derajat orang yang Kami kehendaki;
dan di atas setiap orang yang berpengetahuan ada yang lebih mengetahui.
―QS. Yusuf [12]: 76

Daftar isi

So he began (the search) with their bags before the bag of his brother;
then he extracted it from the bag of his brother.
Thus did We plan for Joseph.
He could not have taken his brother within the religion of the king except that Allah willed.
We raise in degrees whom We will, but over every possessor of knowledge is one (more) knowing.
― Chapter 12. Surah Yusuf [verse 76]

فَبَدَأَ maka (Yusuf) mulai

So he began
بِأَوْعِيَتِهِمْ dengan karung-karung mereka

with their bags
قَبْلَ sebelum

before
وِعَآءِ karung/wadah

(the) bag
أَخِيهِ saudaranya

(of) his brother;
ثُمَّ kemudian

then
ٱسْتَخْرَجَهَا ia mengeluarkannya (piala/tempat minum)

he brought it out
مِن dari

from
وِعَآءِ karung/wadah

(the) bag
أَخِيهِ saudaranya

(of) his brother.
كَذَٰلِكَ demikianlah

Thus
كِدْنَا Kami mengatur

(did) We plan
لِيُوسُفَ untuk Yusuf

for Yusuf.
مَا tidak

He could not *[meaning includes next or prev. word]
كَانَ ada

He could not *[meaning includes next or prev. word]
لِيَأْخُذَ ia mengambil/menghukum

take
أَخَاهُ saudaranya

his brother
فِى didalam/menurut

by
دِينِ peraturan/undang-undang

the law
ٱلْمَلِكِ raja

(of) the king,
إِلَّآ kecuali

except
أَن bahwa

that
يَشَآءَ menghendaki

Allah willed. *[meaning includes next or prev. word]
ٱللَّهُ Allah

Allah willed. *[meaning includes next or prev. word]
نَرْفَعُ Kami tinggikan

We raise
دَرَجَٰتٍ derajat

(in) degrees
مَّن siapa/orang

whom
نَّشَآءُ Kami kehendaki

We will,
وَفَوْقَ dan diatas

but over
كُلِّ tiap-tiap

every

Tafsir

Alquran

Surah Yusuf
12:76

Tafsir QS. Yusuf (12) : 76. Oleh Kementrian Agama RI


Setelah kafilah kembali lagi ke Mesir dan menghadap Yusuf, ia mulai memeriksa karung-karung mereka semuanya dan yang terakhir diperiksa adalah karung Bunyamin.
Sengaja beliau berbuat demikian untuk menutupi taktiknya.

Kemudian Yusuf menemukan piala yang hilang itu dari karung Bunyamin.
Dengan cara demikian Allah mengatur taktik Yusuf untuk mencapai maksudnya.

Yusuf sama sekali tidak bermaksud menghu-kum saudaranya menurut undang-undang kerajaan kecuali jika Allah menghendakinya.
Beliau sengaja membuat taktik ini untuk sekedar menguji akhlak saudara-saudaranya dan bukan untuk menyakiti Bunyamin, karena ia terlebih dahulu telah diberitahu tentang rencana tersebut.

Allah meninggikan derajat orang-orang yang dikehendaki-Nya, baik berupa ilmu maupun keimanan dan memperlihatkan pula jalan kebenaran untuk mencapai maksudnya, seperti Allah telah mengangkat derajat Yusuf di atas saudara-saudaranya.
Di atas setiap orang yang berpengetahuan ada lagi yang lebih mengetahui.

Hanya Allah yang Maha Mengetahui.

Tafsir QS. Yusuf (12) : 76. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Mereka pun akhirnya diperiksa.
Pemeriksaan itu tentu harus dilakukan dengan seksama agar pelaksanaan taktik itu tidak tampak dibuat-buat.


Yusuf `alaihis salam.
memimpin sendiri pemeriksaan itu, setelah sebelumnya memberikan
"prolog".


Mulailah ia memerikasa tas sepuluh orang bersaudara itu.
Ketika giliran pemeriksaan itu tiba pada Benyamin, saudaranya, Yusuf menemukan bejana raja.


Dengan begitu, taktiknya berhasil.
Yusuf pun berhak menghukum Benyamin dengan ketentuan yang ditetapkan saudara-saudaranya tadi, yaitu menangkap dan menahannya.


Begitulah Allah mengatur strategi untuk Yusuf.
Yusuf tidak akan menghukum saudaranya itu sesuai ketentuan hukum yang berlaku di Mesir, kecuali atas kehendak Allah.


Saat itu Allah benar-benar berkehendak, maka kemudian mengatur strategi untuk Yusuf.
Allah memberikan kemudahan bagi Yusuf untuk mengatur segala sarana dan taktiknya dengan seksama dan penuh hati-hati.


Itu semua adalah sebagian karunia Allah yang meninggikan derajat ilmu kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya.
Dan di atas orang yang berilmu selalu ada yang Lebih Besar dan Lebih Berilmu.
Selalu ada saja yang lebih tahu.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Mereka pun membawa kembali saudara-saudara Yusuf kepadanya, lalu Yusuf memeriksa sendiri barang-barang mereka.
Mula-mula dia memeriksa barang-barang mereka sebelum memeriksa barang saudara kandungnya;
dengan maksud mengukuhkan apa yang telah direncanakannya untuk tetap membiarkan saudara kandungnya bersamanya.


Kemudian, terakhir, ia memeriksa wadah saudara kandungnya, ternyata ia mengeluarkan bejana (milik raja) darinya.
Demikianlah, Kami mudahkan bagi Yusuf rencana ini yang mengantarkannya untuk mendapatkan saudaranya.


Padahal tidaklah patut bagi Yusuf menghukum saudaranya menurut hukum raja Mesir;
karena menjadikan pencuri sebaagai hamba sahaya tidak ada dalam agama yang dianut raja.
Hanya saja kehendak Allah menetapkan rencana ini, dan berhukum kepada syariat saudara-saudara Yusuf yang menetapkan bahwa pencuri dijadikan sebagai budak.


Kami tinggikan derajat siapa yang Kami kehendaki di dunia atas selainnya, sebagaimana Kami meninggikan kedudukan Yusuf.
Dan di atas tiap-tiap orang yang memiliki ilmu ada lagi yang lebih berilmu daripadanya, hingga ilmu berakhir kepada Allah, Yang Mengetahui perkara ghaib dan nyata.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Maka mulailah Yusuf dengan karung-karung mereka) yaitu memeriksanya


(sebelum memeriksa karung saudaranya sendiri) supaya mereka tidak menaruh rasa curiga terhadapnya


(kemudian dia mengeluarkan piala raja itu) yakni tempat minum raja.


(dari karung saudaranya.) Selanjutnya Allah berfirman mengisahkan


(Demikianlah) tipu muslihat itu


(Kami atur untuk mencapai maksud Yusuf) artinya, Kami ajarkan kepadanya tentang siasat untuk mengambil saudara sekandungnya


(Tiada patut) Yusuf


(menghukum saudaranya) dengan menjadikannya sebagai budak karena terbukti telah mencuri


(menurut undang-undang raja) sesuai dengan ketentuan raja Mesir, karena hukuman bagi pencuri menurut undang-undang raja Mesir ialah dipukuli dan dikenai denda sebanyak dua kali lipat harga barang yang dicurinya, bukannya dijadikan sebagai budak


(kecuali Allah menghendaki-Nya) yakni menghendaki supaya Yusuf menghukum saudaranya sesuai dengan ketentuan syariat Nabi Yakub.
Artinya Nabi Yusuf tidak dapat menghukumnya kecuali Allah menghendaki melalui wahyu-Nya supaya Nabi Yusuf menghukum saudaranya itu sesuai dengan syariat yang berlaku pada mereka


(Kami tinggikan derajat orang yang Kami kehendaki) melalui ilmu seperti yang Kami lakukan terhadap Yusuf.
Lafal ayat ini dapat dibaca secara idhafah, yaitu menjadi darajaati man nasyaau, dan dapat pula dibaca darajaatin man nasyaau


(dan di atas tiap-tiap orang berpengetahuan itu) di antara semua makhluk


(ada lagi yang Maha Mengetahui.) artinya yang lebih mengetahui daripadanya sehingga rentetannya selesai pada Allah subhanahu wa ta’ala

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Cara ini merupakan tipu muslihat yang disukai dan diridai Allah, karena mengandung hikmah dan maslahat yang diperlukan.


Firman Allah subhanahu wa ta’ala :

Tiadalah patut Yusuf menghukum saudaranya menurut undang-undang raja.

Artinya, hukuman yang dijatuhkan oleh Yusuf terhadap saudaranya bukanlah berdasarkan undang-undang raja yang berlaku.
Demikianlah menurut Ad-Dahhak dan lain-lainnya.
Sesungguhnya Allah telah menetapkan bagi Yusuf agar memberikan keputusan terhadap saudara-saudaranya dengan keputusan yang mereka ketahui dari syariat mereka.
Atas hal itu dalam firman selanjutnya dipuji oleh Allah subhanahu wa ta’ala, melalui firman-Nya:

Kami tinggikan derajat orang yang Kami kehendaki.

Ayat ini semisal dengan firman Allah subhanahu wa ta’ala, dalam ayat lainnya:

Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kalian dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.
(QS. Al-Mujadilah [58]: 11)

Firman Allah subhanahu wa ta’ala :

dan di atas tiap-tiap orang yang berpengetahuan itu ada lagi Yang Maha Mengetahui.


Al-Hasan Al-Basri mengatakan, tiada seorang Hal yang sama telah diriwayatkan oleh Abdur Razzaq, dari Sufyan As-Sauri, dari Abdul A’Ia As-Sa’Iabi, dari Sa’id ibnu Jubair yang menceritakan,
"Ketika kami sedang berada di hadapan Ibnu Abbas, maka Ibnu Abbas menceritakan suatu hadis yang menakjubkan.
Kemudian ada seorang lelaki yang karena takjubnya lalu berkata, ‘Segala puji bagi Allah, di atas tiap-tiap orang yang berpengetahuan itu ada lagi yang lebih Ibnu Abbas berkata, ‘Seburuk-buruk ucapan adalah apa yang kamu katakan.
Maksudnya Allah Maha Mengetahui di atas semua orang yang berpengetahuan’."


Hal yang sama telah diriwayatkan oleh Sammak, dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya:

…dan di atas tiap-tiap orang yang berpengetahuan itu ada lagi Yang Maha Mengetahui.
Maksudnya, orang ini lebih Ikrimah.

Qatadah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:

…dan di atas tiap-tiap orang yang berpengetahuan itu ada lagi Yang Maha Mengetahui. hingga pengetahuan ini sampai kepada Allah, dan hanya dari Allah-lah pengetahuan itu, lalu dipelajari oleh para ulama, dan hanya kepada-Nyalah ilmu pengetahuan kembali.

Menurut qiraat sahabat Abdullah ibnu Mas’ud disebutkan wafauqa kulli alimin ‘

Unsur Pokok Surah Yusuf (يوسف)

Surat Yusuf ini terdiri atas 111 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah karena diturunkan di Mekah sebelum hijrah.

Surat ini dinamakan surat Yusuf adalah karena titik berat dari isinya mengenai riwayat Nabi Yusufalaihis salam.
Riwayat tersebut salah satu di antara cerita-cerita ghaib yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad ﷺ sebagai mukjizat bagi beliau, sedang beliau sebelum diturunkan surat ini tidak mengetahuinya.

Menurut riwayat Al Baihaqi dalam kitab "Ad Dalail" bahwa segolongan orang Yahudi masuk agama Islam sesudah mereka mendengar cerita Yusufalaihis salam ini, karena sesuai dengan cerita-cerita yang mereka ketahui.

Dari cerita Yusufalaihis salam ini, Nabi Muhammad ﷺ mengambil pelajaran-pelajaran yang banyak dan merupakan penghibur terhadap beliau dalam menjalankan tugasnya.

Keimanan:

▪ Kenabian Yusuf `alaihis salam dan mukjizat-mukjizatnya.
▪ Ketentuan yang berhubungan dengan keagamaan adalah hak Allah semata-mata.
▪ Qadha Allah tak dapat dirubah.
▪ Para rasul semuanya laki-laki.

Hukum:

▪ Keharusan merahasiakan sesuatu untuk menghindari fitnah.
▪ Barang dan anak temuan wajib dipungut tidak boleh dibiarkan.
▪ Boleh melakukah helah yang tidak merugikan orang lain untuk memperoleh sesuatu kemaslahatan.

Kisah:

▪ Riwayat Nabi Yusuf `alaihis salam bersaudara dengan orang tua mereka Yaqub `alaihis salam.

Lain-lain:

▪ Beberapa dari sifat dan tauladan yang mulia yang dapat diambil dari cerita Yusuf `alaihis salam.
▪ Persamaan antara agama para nabi-nabi ialah tauhid.

Audio

QS. Yusuf (12) : 1-111 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 111 + Terjemahan Indonesia

QS. Yusuf (12) : 1-111 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 111

Gambar Kutipan Ayat

Surah Yusuf ayat 76 - Gambar 1 Surah Yusuf ayat 76 - Gambar 2
Statistik QS. 12:76
  • Rating RisalahMuslim
4.7

Ayat ini terdapat dalam surah Yusuf.

Surah Yusuf (bahasa Arab:يسوف, Yūsuf, “Nabi Yusuf”) adalah surah ke-12 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 111 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah.
Surah ini dinamakan surah Yusuf adalah karena titik berat dari isinya mengenai riwayat Nabi Yusuf.
Riwayat tersebut salah satu di antara cerita-cerita gaib yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad sebagai mukjizat bagi dia, sedang dia sebelum diturunkan surah ini tidak mengetahuinya.
Dari cerita Yusuf ini, Nabi Muhammad mengambil pelajaran-pelajaran yang banyak dan merupakan penghibur terhadap dia dalam menjalankan tugasnya.
Menurut riwayat Al Baihaqi dalam kitab Ad-Dalail bahwa segolongan orang Yahudi masuk agama Islam sesudah mereka mendengar cerita Yusuf ini, karena sesuai dengan cerita-cerita yang mereka ketahui.

Nomor Surah 12
Nama Surah Yusuf
Arab يوسف
Arti Nabi Yusuf
Nama lain Ahsan Al-Qashash (Sebaik-baik Kisah)
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 53
Juz Juz 12 (ayat 1-52),
juz 13 (ayat 53-111)
Jumlah ruku’ 0
Jumlah ayat 111
Jumlah kata 1795
Jumlah huruf 7305
Surah sebelumnya Surah Hud
Surah selanjutnya Surah Ar-Ra’d
Sending
User Review
4.9 (13 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:

12:76, 12 76, 12-76, Surah Yusuf 76, Tafsir surat Yusuf 76, Quran Yusuf 76, Surah Yusuf ayat 76

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Kandungan Surah Yusuf

۞ QS. 12:2 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 12:5 • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 12:6 Ar Rabb (Tuhan) • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 12:18 • Minta tolong kepada Allah

۞ QS. 12:19 • Keluasan ilmu Allah • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 12:21 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Kekuatan umat Islam di dunia

۞ QS. 12:23 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 12:34 Ar Rabb (Tuhan) • Al Sami’ (Maha Pendengar) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 12:37 Tauhid Uluhiyyah • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 12:38 Tauhid UluhiyyahIslam agama para nabi • Syirik adalah dosa terbesar • Dosa terbesar •

۞ QS. 12:39 Tauhid UluhiyyahAl Qahhar (Maha Pemaksa) • Al Wahid (Maha Esa)

۞ QS. 12:40 Tauhid UluhiyyahAl Hakam (Maha memberi keputusan) • Islam agama para nabi • Syirik adalah dosa terbesar •

۞ QS. 12:42 Ar Rabb (Tuhan) • Sifat iblis dan pembantunya • Usaha syetan untuk membuat manusia lupa dalam berdoa

۞ QS. 12:50 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 12:52 Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 12:53 • Kasih sayang Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) •

۞ QS. 12:56 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Kekuatan umat Islam di dunia • Balasan dan pahala dari Allah

۞ QS. 12:57 • Pahala iman • Kebaikan yang ada di alam akhirat • Balasan dan pahala dari Allah

۞ QS. 12:64 • Kasih sayang Allah yang luas

۞ QS. 12:66 Al Wakil (Maha Penolong)

۞ QS. 12:67 Al Hakam (Maha memberi keputusan) • Kebenaran dan hakikat takdir • Melihat sebab akibat

۞ QS. 12:68 • Kebenaran dan hakikat takdir

۞ QS. 12:76 • Keluasan ilmu Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak)

۞ QS. 12:77 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 12:81 • Allah memiliki kunci alam ghaib

۞ QS. 12:83 • Berbaik sangka terhadap Allah • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 12:86 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 12:87 • Melihat sebab akibat

۞ QS. 12:90 • Balasan dan pahala dari Allah

۞ QS. 12:92 • Ampunan Allah dan rahmatNya

۞ QS. 12:98 • Ampunan Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) •

۞ QS. 12:99 Sifat Masyi’ah (berkehendak)

۞ QS. 12:100 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Ar Rabb (Tuhan) • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Al Lathif (Maha Halus)

۞ QS. 12:101 Dalil-dalil adanya Allah Ta’alaAr Rabb (Tuhan) • Al Wali (Maha Pelindung) • Islam agama para nabi •

۞ QS. 12:102 • Allah memiliki kunci alam ghaib

۞ QS. 12:103 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 12:104 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 12:105 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 12:106 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafirRiyaa’ dalam berbuat baik

۞ QS. 12:107 • Hari kiamat datang tiba-tiba • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 12:108 Tauhid Uluhiyyah • Mensucikan Allah dari segala sekutu

۞ QS. 12:109 • Kebaikan yang ada di alam akhirat

۞ QS. 12:110 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Azab orang kafir

۞ QS. 12:111 • Pengakuan antara satu kitab dengan lainnya • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

Ayat Pilihan

Ya Tuhan kami,
janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya.

Beri maaflah kami,
ampunilah kami,
dan rahmatilah kami.
Engkaulah Penolong kami,
maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.
QS. Al-Baqarah [2]: 286

Dirikanlah salat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam & (dirikanlah pula salat) subuh.
Sesungguhnya salat subuh itu disaksikan (oleh malaikat).
QS. Al-Isra’ [17]: 78

Di antara manusia ada yang menyembah Allah, jika ia peroleh kebajikan, tetaplah ia dalam keadaan itu, tapi jika ditimpa bencana, berbaliklah ia ke belakang. Rugilah ia di dunia & di akhirat.
Yang demikian itu adalah kerugian yang nyata
QS. Al-Hajj [22]: 11

يُعَذِّبُ مَنْ يَّشَاۤءُ وَيَرْحَمُ مَنْ يَّشَاۤءُۚ وَاِلَيْهِ تُقْلَبُوْنَ

Dia (Allah) mengazab siapa yang Dia kehendaki dan memberi rahmat kepada siapa yang Dia kehendaki, dan hanya kepada-Nya kamu akan dikembalikan.
QS. Al-‘Ankabut [29]: 21

Hadits Shahih

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Hukum yang berkaitan dengan perilaku moral manusia dalam kehidupan disebut hukum ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Hukum Khuluqiyah ini adalah hukum yang berkenaan dengan akhlak juga budi pekerti manusia. Hukum ini mencakup semua sifat-sifat terpuji yang wajib ada dalam diri manusia sebagai hamba Allah Subhanahu Wa Ta`ala terkait hakikat dirinya sebagai makhluk sosial.

Adapun cakupan hukuk khuluqiyah ini seperti moral, adab dan sopan santun, budi pekerti dan perilaku-perilaku yang jauh dari unsur tercela lainnya.

Hukum Khuluqiyah ini adalah salah satu jenis hukum dalam Alquran, adapun jenis hukum lainnya adalah Itiqodiyah dan Amaliyah.

Alquran adalah keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. Penjelasan tersebut terdapat dalam surah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
u06c1u0670u0630u064eu0627 u0628u064eu06ccu064eu0627u0646u064c u0644u0651u0650u0644u0646u0651u064eu0627u0633u0650 u0648u064e u06c1u064fu062fu064bu06cc u0648u0651u064e u0645u064eu0648u06e1u0639u0650u0638u064eu06c3u064c u0644u0651u0650u0644u06e1u0645u064fu062au0651u064eu0642u0650u06ccu06e1u0646u064e

Inilah (Alquran) suatu keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.
--QS. 3:138

Sumber hukum tertinggi dalam Islam adalah ..

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Hukum yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan secara lahiriah, manusia dengan sesama manusia dan orang-orang dengan lingkungannya disebut hukum ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Hukum Amaliah, yakni hukum yang mengatur secara lahiriah hubungan manusia dengan Allah Subhanahu Wa Ta`ala, antara sesama manusia, serta manusia dengan lingkungannya. Ilmu yang mempelajarinya disebut ilmu fiqih.

Hadits adalah Mubayyin untuk Alquran. Arti dari Mubayyin adalah ..

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Arti mubayyin itu menjelaskan, mencerahkan, menerangkan, menjernihkan.

Pendidikan Agama Islam #7
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #7 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #7 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #30

Yang diajarkan oleh Rasulullah adalah jika kita melihat kemungkaran untuk mencegahnya pertama kali dengan … بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً Arti dari hadist diatas adalah …Di bawah ini adalah cara untuk menjadikan semangat mengamalkan ilmu dalam kehidupan kecuali …كادَ الفَقْرُ أنْ يَكُوْنَ كُفْرًا Arti dari kalimat di atas adalah …Siapakah ilmuan muslim yang pertama menjadi penemu Al-Jabar?

Pendidikan Agama Islam #18

Turunnya surah Ad-Dhuha menunjukkan… ..kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.Surah Ad-Dhuha ayat ke-enam menunjukkan salah satu masa Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … sebagai … Berikut ini yang bukan kandungan surah Ad-Dhuha adalah… .. Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.Arti al-Kaafirun adalah … Arti dari lafal لَكُمْ دِينُكُمْ yaitu …

Pendidikan Agama Islam #2

Salah satu Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al ‘Adl, yang berarti bahwa Allah … Allah memiliki sifat Yang Maha Mengumpulkan, yang artinya … Sifat adil Allah berlaku untuk … Salah satu Asmaul Husna adalah Al Akhir, yang berarti … Keberadaan Asmaul Husna, dijelaskan dalam Alquran surah …

Kamus

Haramain

Apa itu Haramain? Haramain (bahasa Arab: الحرمين‎), adalah istilah penyebutan kota Makkah dan Madinah, bukan Arab Saudi, yang merupakan dua kota suci umat Islam yang harus dijaga, dibela, dim...

Fasiq

Apa itu Fasiq? Fasik secara etimologi berarti “keluar dari sesuatu”. Sedangkan secara terminologi berarti seseorang yang menyaksikan, tetapi tidak meyakini dan melaksanakannya. Dalam agama...

Al Baasith

Apa itu Al Baasith? Allah itu Al-Basith . Selain memiliki sifat Al-Qabudh (Maha Menyempitkan), Allah juga memiliki sifat Al-Basith. Artinya adalah Allah itu Maha Melapangkan. Allah bisa melapangkan a...