QS. Yusuf (Nabi Yusuf) – surah 12 ayat 66 [QS. 12:66]

قَالَ لَنۡ اُرۡسِلَہٗ مَعَکُمۡ حَتّٰی تُؤۡتُوۡنِ مَوۡثِقًا مِّنَ اللّٰہِ لَتَاۡتُنَّنِیۡ بِہٖۤ اِلَّاۤ اَنۡ یُّحَاطَ بِکُمۡ ۚ فَلَمَّاۤ اٰتَوۡہُ مَوۡثِقَہُمۡ قَالَ اللّٰہُ عَلٰی مَا نَقُوۡلُ وَکِیۡلٌ
Qaala lan ursilahu ma’akum hatta tu’tuuni mautsiqan minallahi lata’tunnanii bihi ilaa an yuhaatha bikum falammaa aatauhu mautsiqahum qaalallahu ‘ala maa naquulu wakiilun;

Ya’qub berkata:
“Aku sekali-kali tidak akan melepaskannya (pergi) bersama-sama kamu, sebelum kamu memberikan kepadaku janji yang teguh atas nama Allah, bahwa kamu pasti akan membawanya kepadaku kembali, kecuali jika kamu dikepung musuh”.
Tatkala mereka memberikan janji mereka, maka Ya’qub berkata:
“Allah adalah saksi terhadap apa yang kita ucapkan (ini)”.
―QS. 12:66
Topik ▪ Keluasan ilmu Allah
12:66, 12 66, 12-66, Yusuf 66, Yusuf 66, Yusuf 66

Tafsir surah Yusuf (12) ayat 66

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Yusuf (12) : 66. Oleh Kementrian Agama RI

Mendengar ucapan anak-anaknya itu mulailah Yakub sadar bahwa budi baik penguasa Mesir itu harus dibalas dengan budi baik pula dan tidak ada jalan untuk membalasnya kecuali dengan menepati janji anak-anaknya akan membawa Bunyamin karena dia dan anak-anaknya tidak mempunyai apa-apa untuk dipersembahkan apalagi dia telah menolak menerima barang tukaran dan mengembalikan semuanya.
Dengan perasaan yang berat dia berkata kepada anak-anaknya: “Kalau kamu perlu juga membawa Bunyamin ke Mesir, maka aku tidak akan mengizinkan kecuali dengan janji dan ikrar yang dikuatkan dengan sumpah bahwa kamu benar-benar akan menjaga keselamatannya dan membawanya kembali pulang dan kamu bersedia mengorbankan jiwa ragamu bila terjadi hal-hal yang membahayakannya atau mengancam jiwanya.” Anak-anak Yakub bersedia bersumpah untuk memenuhi syarat yang dikemukakan ayah mereka dan bersumpahlah mereka dengan menyebut nama Allah bahwa mereka akan menjaga keselamatan Bunyamin membelanya mati-matian bila ada bahaya dan akan membawa Bunyamin pulang kembali kecuali jika benar tidak berdaya lagi karena dikepung oleh bahaya dari segala penjuru.
Setelah mendengar sumpah anak-anaknya itu barulah hati Yakub merasa lega dan berkatalah dia: “Allah menjadi saksi atas semua ucapan dan janjimu itu.
Dialah Yang Mengawasi segala perbuatan dan tindak-tandukmu dan kepada-Nyalah aku serahkan keselamatan anakku.”

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Usaha anak-anak Ya’qub berhasil dalam meyakinkannya.
Ya’qub menjadi lunak dari sikap semula yang melarang anaknya untuk pergi bersama saudara-saudaranya ke Mesir.
Meskipun demikian hatinya masih belum tenang sepenuhnya, maka ia pun berkata kepada anak-anaknya, “Ia tidak akan aku kirim bersama kalian sebelum kalian memberikan jaminan yang cukup kuat.
Bersumpahlah kalian atas nama Allah, bahwa kalian akan membawanya kembali kepadaku.
Jangan ada yang menghalangi kalian untuk mengembalikannya kepadaku kecuali jika kalian meninggal atau terkepung oleh musuh yang lebih kuat dari kalian untuk mempertahankan saudara kalian itu.” Mereka menerima syarat yang diajukan sang ayah.
Mereka lalu berjanji, dan pada saat itu Ya’qub memohon kepada Allah atas kesaksian janji mereka dengan berkata, “Sesungguhnya Allah melihat dan mengawasi apa yang sedang berlangsung di antara kita.”

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Yakub berkata, “Aku sekali-kali tidak akan melepaskannya pergi bersama kalian sebelum kalian memberikan kepadaku janji yang teguh) sumpah (atas nama Allah) seumpamanya kalian bersumpah (bahwa kalian pasti akan membawanya kepadaku kembali kecuali jika kalian dikepung musuh.”) seumpamanya kalian semuanya mati, atau kalian dikalahkan oleh musuh sehingga kalian tidak mampu membawa Bunyamin kembali kepadaku.

Lalu mereka menyetujui hal tersebut.

(Tatkala mereka memberikan janji mereka) mengikrarkan hal tersebut (maka Yakub berkata, “Allah terhadap apa yang kita ucapkan) ini, yaitu saya dan kalian (adalah menjadi saksi.”) menyaksikannya kemudian Nabi Yakub memberikan izin kepada mereka untuk membawa serta Bunyamin.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Ya’qub berkata kepada mereka :
Aku tidak akan membiarkannya pergi bersama kalian hingga kalian berjanji dan bersumpah kepadaku dengan nama Allah bahwa kalian akan mengembalikannya kepadaku, kecuali jika kalian dikalahkan dan kalian tidak mampu membebaskan diri darinya.
Tatkala mereka memberikan janji kepadanya atas nama Allah sebagaimana yang dimintanya, maka Ya”kub berkata :
Allah adalah saksi terhadap apa yang kita ucapkan.
Yakni, cukuplah bagi kita persaksian-Nya atas kita dan penjagaan-Nya untuk kita.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala.:

Ya’qub berkata “Aku sekali-kali tidak akan melepaskannya (pergi) bersama-sama kalian, sebelum kalian memberikan kepadaku janji yang teguh atas nama Allah.”

Yakni kalian ucapkan janji dan kesetiaan dengan menyebut nama Allah.

…bahwa kamu pasti akan membawanya kepadaku kembali, kecuali jika kamu dikepung musuh.

Artinya, terkecuali jika kalian semua dikalahkan oleh musuh dan kalian tidak mampu lagi menyelamatkannya.

Tatkala mereka memberikan janji mereka.

Nabi Ya’qub mengukuhkan sumpah mereka seraya berkata:

Allah adalah saksi terhadap apa yang kita ucapkan (ini).

Ibnu Ishaq mengatakan, sesungguhnya Ya’qub melakukan hal tersebut karena dia tidak menemukan cara lain kecuali harus melepaskan Bunyamin pergi bersama mereka demi mendapatkan sukatan gandum yang merupakan makanan pokok mereka.
Karena itulah, maka Ya’qub terpaksa melepaskan Bunyamin pergi bersama-sama mereka.


Informasi Surah Yusuf (يوسف)
Surat Yusuf ini terdiri atas 111 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah karena diturunkan di Mekah sebelum hijrah.

Surat ini dinamakan surat Yusuf adalah karena titik berat dari isinya mengenai riwayat Nabi Yusuf ‘alaihis salam Riwayat tersebut salah satu di antara cerita-cerita ghaib yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad ﷺ sebagai mu’jizat bagi beliau, sedang beliau sebelum diturunkan surat ini tidak mengetahuinya.
Menurut riwayat Al Baihaqi dalam kitab “Ad Dalail” bahwa segolongan orang Yahudi masuk agama lslam sesudah mereka mendengar cerita Yusuf ‘alaihis salam ini, karena sesuai dengan cerita-cerita yang mereka ketahui.

Dari cerita Yusuf ‘alaihis salam ini, Nabi Muhammad ﷺ mengambil pelajaran-pelajaran yang banyak dan merupakan penghibur terhadap beliau dalam menjalankan tugasnya.

Keimanan:

Kenabian Yusuf a.s. dan mu’jizat-mu’jizatnya
ketentuan yang berhubungan de­ngan keagamaan adalah hak Allah semata-mata
qadha Allah tak dapat dirobah
para rasul semuanya laki-laki.

Hukum:

Keharusan merahasiakan sesuatu untuk menghindari fitnah
barang dan anak te­muan wajib dipungut tidak boleh dibiarkan
boleh melakukah helah yang tidak merugikan orang lain untuk memperoleh sesuatu kemaslahatan.

Kisah:

Riwayat Nabi Yusuf a.s. bersaudara dengan orang tua mereka Ya’qub a.s.

Lain-lain:

Beberapa dari sifat dan tauladan yang mulia yang dapat diambil dari cerita Yusuf a.s
persamaan antara agama para nabi-nabi iala tauhid

Audio

Qari Internasional

Q.S. Yusuf (12) ayat 66 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Yusuf (12) ayat 66 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Yusuf (12) ayat 66 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Yusuf - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 111 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 12:66
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Yusuf.

Surah Yusuf (bahasa Arab:يسوف, Yūsuf, "Nabi Yusuf") adalah surah ke-12 dalam Al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 111 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah.
Surah ini dinamakan surah Yusuf adalah karena titik berat dari isinya mengenai riwayat Nabi Yusuf.
Riwayat tersebut salah satu di antara cerita-cerita gaib yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad sebagai mukjizat bagi dia, sedang dia sebelum diturunkan surah ini tidak mengetahuinya.
Dari cerita Yusuf ini, Nabi Muhammad mengambil pelajaran-pelajaran yang banyak dan merupakan penghibur terhadap dia dalam menjalankan tugasnya.
Menurut riwayat Al Baihaqi dalam kitab Ad-Dalail bahwa segolongan orang Yahudi masuk agama Islam sesudah mereka mendengar cerita Yusuf ini, karena sesuai dengan cerita-cerita yang mereka ketahui.

Nomor Surah12
Nama SurahYusuf
Arabيوسف
ArtiNabi Yusuf
Nama lainAhsan Al-Qashash (Sebaik-baik Kisah)
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu53
JuzJuz 12 (ayat 1-52),
juz 13 (ayat 53-111)
Jumlah ruku'0
Jumlah ayat111
Jumlah kata1795
Jumlah huruf7305
Surah sebelumnyaSurah Hud
Surah selanjutnyaSurah Ar-Ra’d
4.9
Ratingmu: 4.7 (27 orang)
Sending









Video

Panggil Video Lainnya

RisalahMuslim di  


:|

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta