Search
Exact matches only
Cari di judul
Cari di Arti & Tafsir
Search in comments
Search in excerpt
Filter by Custom Post Type
Filter berdasar surah
Pilih atau Semua
Abasa
Ad Dukhaan
Adh Dhuhaaa
Adz Dzaariyaat
Al 'Alaq
Al 'Ashr
Al A'laa
Al A'raaf
Al Aadiyaat
Al Ahqaaf
Al Ahzab
Al An 'aam
Al Anbiyaa
Al Anfaal
Al Ankabut
Al Balad
Al Baqarah
Al Bayyinah
Al Buruuj
Al Fajr
Al Falaq
Al Fath
Al Fatihah
Al Fiil
Al Furqaan
Al Ghaasyiyah
Al Haaqqah
Al Hadid
Al Hajj
Al Hasyr
Al Hijr
Al Hujurat
Al Humazah
Al Ikhlas
Al Infithar
Al Insaan
Al Insyiqaaq
Al Israa
Al Jaatsiyah
Al Jinn
Al Jumu'ah
Al Kaafiruun
Al Kahfi
Al Kautsar
Al Lahab
Al Lail
Al Ma'aarij
Al Maa'idah
Al Maa'un
Al Mu'min
Al Mu'minuun
Al Muddatstsir
Al Mujaadilah
Al Mulk
Al Mumtahanah
Al Munafiquun
Al Mursalat
Al Muthaffifin
Al Muzzammil
Al Qaari'ah
Al Qadr
Al Qalam
Al Qamar
Al Qashash
Al Qiyaamah
Al Waaqi'ah
Al Zalzalah
Alam Nasyrah
Ali Imran
An Naazi'at
An Nabaa
An Nahl
An Najm
An Naml
An Nas
An Nashr
An Nisaa'
An Nuur
Ar Ra'd
Ar Rahmaan
Ar Rum
As Sajdah
Ash Shaff
Ash Shaffaat
Asy Shyuura
Asy Syams
Asy Syu'araa
At Taghaabun
At Tahrim
At Takaatsur
At Takwir
At Taubah
At Tin
Ath Thaariq
Ath Thalaaq
Ath Thuur
Az Zukhruf
Az Zumar
Faathir
Fushshilat
Hud
Ibrahim
Luqman
Maryam
Muhammad
Nuh
Qaaf
Quraisy
Saba
Shaad
Thaa Haa
Yaa Siin
Yunus
Yusuf

💡 Ketik [nomer surah]-[nomer ayat], contoh: 2-255 atau albaqarah 255 atau ke www.risalahmuslim.id/2-255

Yusuf

Yusuf (Nabi Yusuf) surah 12 ayat 59


وَ لَمَّا جَہَّزَہُمۡ بِجَہَازِہِمۡ قَالَ ائۡتُوۡنِیۡ بِاَخٍ لَّکُمۡ مِّنۡ اَبِیۡکُمۡ ۚ اَلَا تَرَوۡنَ اَنِّیۡۤ اُوۡفِی الۡکَیۡلَ وَ اَنَا خَیۡرُ الۡمُنۡزِلِیۡنَ
Walammaa jahhazahum bijahaazihim qaalaa-atuunii biakhin lakum min abiikum alaa tarauna annii uufiil kaila wa-anaa khairul munziliin(a);

Dan tatkala Yusuf menyiapkan untuk mereka bahan makanannya, ia berkata:
“Bawalah kepadaku saudaramu yang seayah dengan kamu (Bunyamin), tidakkah kamu melihat bahwa aku menyempurnakan sukatan dan aku adalah sebaik-baik penerima tamu?
―QS. 12:59
Topik ▪ Seruan para nabi untuk mengesakan Allah
12:59, 12 59, 12-59, Yusuf 59, Yusuf 59, Yusuf 59
Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Yusuf (12) : 59. Oleh Kementrian Agama RI

Yusuf mengabulkan permintaan mereka membeli barang-barang mereka dan menukarkan dengan bahan makanan dan memerintahkan supaya disiapkan untuk mereka 10 pikul bahan makanan dan keperluan-keperluan lain yang dibutuhkan dalam perjalanan, karena mereka berjumlah sepuluh orang, masing-masing berhak mendapat satu pikul.
Tetapi mereka menceritakan bahwa di kampung mereka ada lagi 2 orang yang sangat memerlukan bahan makanan yaitu seorang saudara dan seorang ayah mereka sendiri.

Mereka memohon supaya kepada mereka diberikan 12 pikulan sebab yang sepuluh pikulan itu hanya cukup untuk mereka saja: "Ayah kami tidak dapat datang kemari karena sudah tua dan lemah sedang saudara kami sengaja kami tinggalkan untuk menjaganya dan menyenangkan hatinya." Mendengar keterangan saudara-saudaranya itu Yusuf berkata: "Kalau demikian bawalah saudaramu itu kemari sebagai bukti bagi kami atas kebenaranmu dan kami akan mengabulkan permintaanmu itu.
Kami telah melihat sendiri bahan-bahan makanan yang disediakan untuk kamu semua berjumlah 10 pikulan, karena kami hanya sanggup menyerahkan satu pikulan untuk satu orang.
Selain dari itu selama di sini kamu semua sudah kami perlakukan dengan baik sebagai tamu kami karena begitulah biasanya kami memperlakukan tamu dengan sebaik-baiknya.
Sekarang pulanglah kamu semua dan bawalah bahan makanan itu, kemudian kamu datang kembali membawa barang daganganmu untuk ditukar dengan bahan makanan tetapi dengan syarat harus membawa saudaramu sebagai bukti bagi kebenaran dan kejujuranmu."

Yusuf (12) ayat 59 - dibacakan oleh Shaykh Mishari Alafasy Yusuf (12) ayat 59 - dibacakan oleh Syaikh Sa'ad Al-Ghamidi Yusuf (12) ayat 59 - dibacakan oleh Syaikh Muhammad Ayyub

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Yusuf memerintahkan kepada para pembantunya untuk menjamu mereka dengan jamuan istimewa, dan menyiapkan bungkusan untuk dibawa kepada keluarga mereka.
Setelah selesai makan, Yusuf duduk bersama mereka dan berbincang-bincang menanyakan keadaan mereka seperti orang yang sama sekali tidak tahu.
Padahal Yusuf mengerti benar keadaan mereka.
Mereka bercerita bahwa salah seorang adiknya tidak diajak karena ayah mereka tidak mau berpisah dengannya.
Ia adalah Benyamin, saudara kandung Yusuf.
Lalu Yusuf berkata, "Ajaklah saudara kalian itu datang bersama.
Kalian tidak perlu khawatir.
Kalian telah melihat sendiri bagaimana aku memenuhi jatah kalian, dan kalian juga tahu bagaimana aku menghormati kalian sebagai tamu."

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan tatkala Yusuf menyiapkan untuk mereka bahan makanannya) lalu Nabi Yusuf menyempurnakan takaran bahan makanan itu buat mereka (ia berkata, "Bawalah kepadaku saudara kalian yang seayah dengan kalian) yaitu Bunyamin, untuk mengecek kebenaran cerita kalian itu (tidakkah kalian melihat, bahwa aku menyempurnakan sukatan) yakni, aku telah menyempurnakannya tanpa menguranginya sedikit pun (dan aku adalah sebaik-baik penerima tamu?).

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Yusuf memerintahkan agar memuliakan mereka dan menjamu mereka dengan baik, kemudian memberikan kepada mereka bahan makanan yang mereka minta.
Mereka telah menyampaikan kepada Yusuf bahwa mereka memiliki saudara seayah yang tidak mereka bawa bersama mereka (maksud mereka adalah saudara kandung Yusuf, Bunyamin), maka Yusuf berkata :
Bawalah kepadaku saudara kalian yang seayah dengan kalian.
Tidakkah kalian lihat bahwa aku menyempurnakan takaran untuk kalian dan memuliakan kalian dalam menjamu kalian sebagai tamu, serta aku adalah sebaik-baik penerima tamu bagi kalian??

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Yusuf memerintahkan agar mereka diberi tempat peristirahatan dan dihormati.

Dan tatkala Yusuf menyiapkan untuk mereka bahan makanannya.

Yakni setelah Yusuf memberikan kepada mereka sukatannya secara sempurna, lalu bahan makanan itu dinaikkan ke atas unta kendaraan mereka, maka Yusuf berkata, "Bawalah kemari saudara kalian yang kalian ceritakan itu, agar aku dapat mengecek kebenaran dari kisah kalian.'

...tidakkah kalian melihat bahwa aku menyempurnakan sukatan dan aku adalah sebaik-baik penerima tamu?

#Catatan :
Sepintas mungkin seseorang akan bertanya bagaimana nabi Yusuf tahu bahwa mereka masih memliki seorang saudara lagi dan mengapa beliau memaksa saudara-saudanya untuk mengikut sertakan Benjamin.
Bukankah hal itu bisa menimbulkan kecurigaan dari saudara-saudara beliau sementara beliau saat itu masih menyembunyikan jati dirinya.

Dengan berpikir sejenak, kita bisa menemukan jawaban yang mungkin mendekati kebenaran.
Wallahu a'lam.

Sepertinya pada saat itu ada peraturan yang membatasi jumlah bahan makanan yang boleh dibeli oleh seseorang.
Dan mungkin saudara-saudara nabi Yusuf itu meminta agar jatah mereka dilebihkan karena mereka masih memiliki seorang saudara lagi yang tidak bisa ikut.

Kemungkinan nabi Yusuf bertanya kepada saudara-saudara beliau mengapa ayah dan saudara mereka itu tidak datang sendiri ke Mesir untuk membeli bahan makanan.
Lalu saudara-saudara beliau memberi alasan bahwa ayah mereka sudah tua dan buta sedang saudara mereka tidak bisa ikut karena tidak diijinka oleh ayah mereka.
Akan tetapi nabi Yusuf sengaja menampakkan keraguan beliau tentang alasan mereka bahwa saudara mereka itu tidak bisa ikut karena ayah mereka tidak mengijinkannya.

Meskipun demikian, mereka tetap dibolehkan membeli jatah untuk sebelas orang dengan syarat bahwa mereka harus membawa saudara mereka itu jika mereka datang lagi ke Mesir untuk membeli bahan makanan sebagai bukti bahwa mereka tidak membuat-buat alasan dusta untuk mendapatkan tambahan jatah makanan.

Jika pada kedatangan berikutnya mereka tidak membawa saudara mereka itu, maka mereka tidak akan mendapatkan lagi jatah makanan sebagai hukuman karena mereka telah berdusta.

diringkas dari http://www.tafheem.net/

Kata Pilihan Dalam Surah Yusuf (12) Ayat 59

KAYL
كَيْل

Mashdar (kata terbitan) dari kata kaala, ia dalam bentuk mufrad, jamaknya akyaal. Maknanya sesuatu yang ditakar dengannya dari besi, kayu atau keduanya, apa yang bertaburan dari ujung batang pohon yang dibakar. Atau disebut juga dengan alat takaran dan alat timbangan.

Al Fairuz berkata,
Ia juga bermakna keadaan yang ditakar dengannya dan kadar.

Lafaz ini diulang sebanyak 10 kali yaitu dalam surah:
-Al An'aam (6), ayat 152;
-Al A'raaf (7), 85;
-Yusuf (12), 59, 60, 63, 65 (dua kali), 88;
-Al Israa (17), ayat 35;
-Asy Syu'araa (26), ayat 181.

Al Qurtubi menyatakan, lafaz kayl bermakna mikyaal yaitu alat sukatan atau takaran."

Allah berrfirman,

وَأَوْفُوا۟ ٱلْكَيْلَ وَٱلْمِيزَانَ بِٱلْقِسْطِۖ

Asy Syaukani berkata,
maknanya, adil dalam pengambilan dan pemberian ketika berjual beli.

Di dalam surah Yusuf ayat 65, lafaz kayl disandarkan dengan ba'iir (unta).

Allah berfirman,

وَنَزْدَادُ كَيْلَ بَعِيرٍۖ

Ibn Juraij berkata,
maknanya setiap orang dari mereka mendapat sesuatu seberat unta.

At Tabari menyatakan, tafsiran ayat ini "muatan-muatan makanan kami ditambah seberat unta yang ditakar bagi kami apa yang dibawa oleh unta yang lain dari unta kami"

Kesimpulannya, kayl bermakna alat penyukat dan kadar berat.

Sumber : Kamus Al Qur'an, PTS Islamika SDN. BHD.Hal:535

Informasi Surah Yusuf (يوسف)
Surat Yusuf ini terdiri atas 111 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah karena diturunkan di Mekah sebelum hijrah.

Surat ini dinamakan surat Yusuf adalah karena titik berat dari isinya mengenai riwayat Nabi Yusuf 'alaihis salam Riwayat tersebut salah satu di antara cerita-cerita ghaib yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad ﷺ sebagai mu'jizat bagi beliau, sedang beliau sebelum diturunkan surat ini tidak mengetahuinya.
Menurut riwayat Al Baihaqi dalam kitab "Ad Dalail" bahwa segolongan orang Yahudi masuk agama lslam sesudah mereka mendengar cerita Yusuf 'alaihis salam ini, karena sesuai dengan cerita-cerita yang mereka ketahui.

Dari cerita Yusuf 'alaihis salam ini, Nabi Muhammad ﷺ mengambil pelajaran-pelajaran yang banyak dan merupakan penghibur terhadap beliau dalam menjalankan tugasnya.

Keimanan:

Kenabian Yusuf a.s. dan mu'jizat-mu'jizatnya
ketentuan yang berhubungan de­ngan keagamaan adalah hak Allah semata-mata
qadha Allah tak dapat dirobah
para rasul semuanya laki-laki.

Hukum:

Keharusan merahasiakan sesuatu untuk menghindari fitnah
barang dan anak te­muan wajib dipungut tidak boleh dibiarkan
boleh melakukah helah yang tidak merugikan orang lain untuk memperoleh sesuatu kemaslahatan.

Kisah:

Riwayat Nabi Yusuf a.s. bersaudara dengan orang tua mereka Ya'qub a.s.

Lain-lain:

Beberapa dari sifat dan tauladan yang mulia yang dapat diambil dari cerita Yusuf a.s
persamaan antara agama para nabi-nabi iala tauhid


Gambar Kutipan Surah Yusuf Ayat 59 *beta

Surah Yusuf Ayat 59



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah Yusuf

Surah Yusuf (bahasa Arab:يسوف, Yūsuf, "Nabi Yusuf") adalah surah ke-12 dalam Al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 111 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah.
Surah ini dinamakan surah Yusuf adalah karena titik berat dari isinya mengenai riwayat Nabi Yusuf.
Riwayat tersebut salah satu di antara cerita-cerita gaib yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad sebagai mukjizat bagi dia, sedang dia sebelum diturunkan surah ini tidak mengetahuinya.
Dari cerita Yusuf ini, Nabi Muhammad mengambil pelajaran-pelajaran yang banyak dan merupakan penghibur terhadap dia dalam menjalankan tugasnya.
Menurut riwayat Al Baihaqi dalam kitab Ad-Dalail bahwa segolongan orang Yahudi masuk agama Islam sesudah mereka mendengar cerita Yusuf ini, karena sesuai dengan cerita-cerita yang mereka ketahui.

Nomor Surah 12
Nama Surah Yusuf
Arab يوسف
Arti Nabi Yusuf
Nama lain Ahsan Al-Qashash (Sebaik-baik Kisah)
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 53
Juz Juz 12 (ayat 1-52),
juz 13 (ayat 53-111)
Jumlah ruku' 0
Jumlah ayat 111
Jumlah kata 1795
Jumlah huruf 7305
Surah sebelumnya Surah Hud
Surah selanjutnya Surah Ar-Ra’d
4.8
Rating Pembaca: 4.8 (10 votes)
Sending








[bookmark] 📖 Lihat Semua Bookmark-ku