Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Yusuf (Nabi Yusuf) – surah 12 ayat 56 [QS. 12:56]

وَ کَذٰلِکَ مَکَّنَّا لِیُوۡسُفَ فِی الۡاَرۡضِ ۚ یَتَبَوَّاُ مِنۡہَا حَیۡثُ یَشَآءُ ؕ نُصِیۡبُ بِرَحۡمَتِنَا مَنۡ نَّشَآءُ وَ لَا نُضِیۡعُ اَجۡرَ الۡمُحۡسِنِیۡنَ
Wakadzalika makkannaa liyuusufa fiil ardhi yatabau-wau minhaa haitsu yasyaa-u nushiibu birahmatinaa man nasyaa-u walaa nudhii’u ajral muhsiniin(a);
Dan demikianlah Kami memberi kedudukan kepada Yusuf di negeri ini (Mesir);
untuk tinggal di mana saja yang dia kehendaki.
Kami melimpahkan rahmat kepada siapa yang Kami kehendaki dan Kami tidak menyia-nyiakan pahala orang yang berbuat baik.
―QS. Yusuf [12]: 56

Daftar isi

And thus We established Joseph in the land to settle therein wherever he willed.
We touch with Our mercy whom We will, and We do not allow to be lost the reward of those who do good.
― Chapter 12. Surah Yusuf [verse 56]

وَكَذَٰلِكَ dan demikianlah

And thus
مَكَّنَّا Kami memberi kedudukan

We established
لِيُوسُفَ kepada Yusuf

[to] Yusuf
فِى di

in
ٱلْأَرْضِ bumi/negeri ini

the land
يَتَبَوَّأُ dia pergi menuju

to settle
مِنْهَا daripadanya

therein
حَيْثُ kemana saja

where ever
يَشَآءُ dia kehendaki

he willed.
نُصِيبُ Kami limpahkan

We bestow
بِرَحْمَتِنَا dengan rahmat Kami

Our Mercy
مَن siapa

(on) whom
نَّشَآءُ Kami kehendaki

We will.
وَلَا dan tidak

And not
نُضِيعُ Kami menyia-nyiakan

We let go waste
أَجْرَ pahala

(the) reward
ٱلْمُحْسِنِينَ orang-orang yang berbuat baik

(of) the good-doers.

Tafsir

Alquran

Surah Yusuf
12:56

Tafsir QS. Yusuf (12) : 56. Oleh Kementrian Agama RI


Demikianlah Allah mengatur langkah demi langkah dan tahap demi tahap untuk menempatkan Yusuf pada kedudukan yang tinggi dan terhormat di Mesir dan berkuasa penuh di setiap pelosok negeri itu.
Semua ini sesuai dengan sunah Allah yang dimulai dengan mimpi Nabi Yusuf melihat 11 buah bintang, matahari, dan bulan sujud kepadanya yang menyebabkan ayahnya Yakub bertambah sayang kepadanya sehingga saudara-saudaranya bertambah dengki terhadapnya.

Kemudian Yusuf dimasukkan ke dalam sumur oleh mereka, lalu diambil oleh kafilah yang hendak pergi ke Mesir, dan dijual kepada penguasa di sana (al-Aziz) dengan harga yang amat murah.
Akhirnya Yusuf menetap di istana sebagai salah seorang keluarga yang dipercaya.

Kemudian ia digoda oleh istri al-Aziz dan difitnah sehingga dijebloskan ke dalam penjara.
Dalam penjara, Yusuf dikaruniai Allah ilmu menakbirkan mimpi salah seorang penghuni penjara dan akhirnya ia menakbirkan mimpi raja.

Setelah terbukti bahwa Yusuf tidak bersalah, timbullah kepercayaan raja terhadap dirinya bahwa ia orang yang jujur, setia, tabah dan sabar menghadapi cobaan, berakhlak mulia, berilmu, dan bijaksana, sehingga dia diangkat sebagai penguasa.



Semua kejadian itu merupakan suatu rentetan yang saling terkait dan erat hubungan satu dengan lainnya.

Terkesan pada mulanya seakan-akan Yusuf sudah ditakdirkan untuk selalu dirundung malang, tetapi pada akhirnya dia mendapat keberuntungan dan kebahagiaan.
Dia sampai di Mesir sebagai seorang budak belian, tetapi kemudian menjadi orang yang paling dihormati dan disegani di sana.

Kalau dia bukan seorang manusia yang jujur, ikhlas, dan suka berbuat baik dalam segala tindakannya, tentulah Allah tidak akan mengaruniakan kepadanya nikmat yang sebesar itu.
Demikianlah Allah memberi rahmat kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan sesungguhnya Allah memberi balasan yang berlipat ganda bagi setiap orang yang berbuat baik.

Tafsir QS. Yusuf (12) : 56. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Tawaran Yusuf itu diterima oleh raja.
Yusuf diangkat dan diberi kedudukan.


Dengan begitu Allah telah menurunkan nikmat yang sangat besar kepada Yusuf.
Diberikan kepadanya kekuasaan atas tanah Mesir.


Di sana ia bebas singgah di tempat yang ia sukai.
Ini adalah kekuasaan Allah atas hamba-hamba-Nya, Dia memberikan nikmat-Nya kepada siapa yang Dia pilih dari mereka, dan Allah tidak pernah menyia-nyiakan pahala kebaikan, tapi pasti membalasnya dengan kebaikan pula di dunia.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Sebagaimana Allah memberi karunia kepada Yusuf dengan membebaskan dari penjara, demikian pula .Kami memberi kedudukan kepadanya di negeri Mesir.


Ia bisa singgah di negeri itu dimana saja ia suka.
Allah memberikan rahmat-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya dari para hamba-Nya yang bertakwa, dan Dia tidak menyia-nyiakan pahala orang yang memperbagus sesuatu dari amal shalih.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan demikianlah) sebagaimana Kami berikan nikmat kepada Yusuf, yaitu dibebaskan dari penjara


(Kami memberi kedudukan kepada Yusuf di negeri) Mesir


(pergi) ia dapat bepergian


(menuju ke mana saja ia kehendaki di bumi Mesir) yang pada sebelumnya ia hidup dalam kesempitan dan dalam sekapan tahanan.
Menurut suatu riwayat dikisahkan bahwa sang raja memberinya mahkota dan cincin kebesaran kemudian sang raja memecat Al-Aziz lalu mengangkat Yusuf menggantikan kedudukannya.
Tidak lama kemudian Al-Aziz wafat lalu Yusuf menikahi istrinya yang bernama Zulaikha.
Ternyata setelah Nabi Yusuf menggaulinya, Zulaikha masih perawan, Nabi Yusuf mempunyai dua orang putra dari Zulaikha ini.
Nabi Yusuf mampu menegakkan keadilan di negeri Mesir dan semua orang menaatinya.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala :

Dan demikianlah Kami memberi kedudukan kepada Yusuf di negeri itu.

Yakni negeri Mesir.

(dia berkuasa penuh) pergi menuju ke mana saja ia kehendaki di bumi Mesir itu

Menurut As-Saddi dan Abdur Rahman ibnu Zaid ibnu Aslam, Yusuf berkuasa penuh di negeri Mesir, dia dapat pergi ke mana pun yang dikehendakinya.


Menurut Ibnu Jarir, Yusuf dapat bertempat tinggal di mana pun yang disukainya di negeri Mesir sesudah mengalami masa kesempitan, dipenjara, dan dijadikan tawanan.

Kami melimpahkan rahmat Kami kepada siapa yang Kami kehendaki dan Kami tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik.

Artinya, Kami tidak akan menyia-nyiakan kesabaran Yusuf yang telah mengalami gangguan yang menyakitkan dari saudara-saudaranya, juga kesabarannya dalam menanggung derita dipenjara karena ulah istri Al-Aziz.
Karena itulah Allah subhanahu wa ta’ala, memberinya akibat yang terbaik, yaitu diberi kemenangan dan pengukuhan.

dan Kami tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik.
Dan sesungguhnya pahala di akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang beriman dan selalu bertakwa.

Kata Pilihan Dalam Surah Yusuf (12) Ayat 56

AJR
أَجْر

Lafaz ini mempunyai dua makna yang berkaitan.
Ia bermakna upah atas sesuatu pekerjaan dan juga merawat tulang yang retak.
Untuk makna pertama, ia berbentuk al ajr atau al ujrah.

Al Khalil berkata,
"Ajr bermakna ganjaran atas suatu amalan.
Dari kata itu dinamakan juga mahar perempuan sebagai ajr (jamaknya ujur), seperti yang terdapat dalam ayat Allah fa aatuu hunna ujuura hunna sedangkan untuk makna merawat tangan yang retak, dikatakan ujirat yadaahu (tangannya dirawat) atau ajartu yadaahu (aku merawat tangannya).
Lafaz ajr disebut sebanyak 84 kali di dalam Al Qur’an yaitu dalam surah:
Al Baqarah (2), ayat 62, 112, 262, 274, 277;
Ali Imran (3), ayat 136, 171, 172, 179, 199;
An Nisaa (4), ayat 40, 67, 74, 95, 100, 114, 146, 162;
• Al Maa’idah (5), ayat 9;
• Al An’aam (6), ayat 90,
• Al A’raaf (7), ayat 113, 170,
Al Anfaal (8), ayat 28,
At Taubah (9), ayat 22, 120;
Yunus (10), ayat 72;
Hud (11), ayat 11, 51, 115;
Yusuf (12), ayat 56, 57, 90, 104;
An Nahl (16), ayat 41, 96, 97;
Al Kahfi (18), ayat 2, 30, 77;
Al Israa (17), ayat 9,
Al Furqaan (25), ayat 57,
• Asy Syu’araa (26), ayat 41, 109, 127, 145, 164, 180;
Al Qashash (28), ayat 25, 54;
Al Ankaabut (29), ayat 27, 58;
Al Ahzab (33), ayat 29, 31, 35, 44;
Saba‘ (34), ayat 47;
Faathir (35), ayat 7;
Yaa Siin (36), ayat 11, 21;
Shad (38), ayat 86,
Az Zumar (39), ayat 10, 35, 74;
Fushshilat (41), ayat 8;
Asy Syuura (42), ayat 23, 40;
Al Fath (48), ayat 10, 16, 29;
Al Hujurat (49), ayat 3;
Ath Thuur (52), ayat 40,
Al Hadid (57), ayat 7, 11, 18, 19, 27;
Ath Thaghaabun (64), ayat 15;
Ath Thalaaq (65), ayat 5;
Al Mulk (67), ayat 12;
Al Qalam (68), ayat 3, 46;
Al Muzzammil (73), ayat 20;
Al Insyiqaaq (84), ayat 25,
At Tiin (95), ayat 6.

At Tabari menafsirkan ajr dalam surah Saba dengan al jur atau upah, yaitu "Sesungguhnya aku tidak meminta upah kepada kamu atas ajakan kepada Islam dan menyampaikan risalahnya." Sedangkan dalam surah Faathir, beliau memberikan makna lafaz ajr ialah syurga sebagaimana yang diriwayatkan dari Qatadah.
Dalam surah Shad, beliau menafsirkan ajr sebagai tsawaab (ganjaran) dan jazaa’ (balasan).

Dalam surah Al Qashash, berkenaan kisah Nabi Musa, Ibnu Katsir memberikan tafsiran lafaz ajr yaitu "memberikan ganjaran (tsawaab) dan hadiah (mukafaah) kepadamu atas pertolonganmu dengan memberi minum kepada kambing-kambing kami" Sebagaimana penafsirannya dalam surah Al A’raaf, ayat 113, beliau menafsirkan ajr dengan ats tsawaab yaitu ganjaran dan hadiah atau al ataa yang dijanjikan oleh Fir’aun apabila para ahli sihir dapat mengalahkan Musa dengan melantik mereka sebagai pembesar-pembesarnya dan pembesar orang Mesir.

Mayoritas penggunaan lafaz ajr di dalam Al Qur’an adalah ganjaran atau balasan bagi orang yang beramal shaleh, bertakwa, berbuat kebajikan dan lain-lain, berupa nikmat syurga di akhirat dan sebagainya.
Malah, hampir keseluruhannya memiliki maksud ini kecuali beberapa ayat sebagaimana yang dipaparkan di atas.
Maka, maksud umum lafaz ajr ialah ganjaran balasan kebaikan dan bukan kejahatan, sedangkan makna khususnya ialah upah seperti dalam surah Al Qashash dan Al A’raaf dalam ayat 113 di atas dan lain-lain.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal:37-38

Unsur Pokok Surah Yusuf (يوسف)

Surat Yusuf ini terdiri atas 111 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah karena diturunkan di Mekah sebelum hijrah.

Surat ini dinamakan surat Yusuf adalah karena titik berat dari isinya mengenai riwayat Nabi Yusufalaihis salam.
Riwayat tersebut salah satu di antara cerita-cerita ghaib yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad ﷺ sebagai mukjizat bagi beliau, sedang beliau sebelum diturunkan surat ini tidak mengetahuinya.

Menurut riwayat Al Baihaqi dalam kitab "Ad Dalail" bahwa segolongan orang Yahudi masuk agama Islam sesudah mereka mendengar cerita Yusufalaihis salam ini, karena sesuai dengan cerita-cerita yang mereka ketahui.

Dari cerita Yusufalaihis salam ini, Nabi Muhammad ﷺ mengambil pelajaran-pelajaran yang banyak dan merupakan penghibur terhadap beliau dalam menjalankan tugasnya.

Keimanan:

▪ Kenabian Yusuf `alaihis salam dan mukjizat-mukjizatnya.
▪ Ketentuan yang berhubungan dengan keagamaan adalah hak Allah semata-mata.
▪ Qadha Allah tak dapat dirubah.
▪ Para rasul semuanya laki-laki.

Hukum:

▪ Keharusan merahasiakan sesuatu untuk menghindari fitnah.
▪ Barang dan anak temuan wajib dipungut tidak boleh dibiarkan.
▪ Boleh melakukah helah yang tidak merugikan orang lain untuk memperoleh sesuatu kemaslahatan.

Kisah:

▪ Riwayat Nabi Yusuf `alaihis salam bersaudara dengan orang tua mereka Yaqub `alaihis salam.

Lain-lain:

▪ Beberapa dari sifat dan tauladan yang mulia yang dapat diambil dari cerita Yusuf `alaihis salam.
▪ Persamaan antara agama para nabi-nabi ialah tauhid.

Audio

QS. Yusuf (12) : 1-111 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 111 + Terjemahan Indonesia

QS. Yusuf (12) : 1-111 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 111

Gambar Kutipan Ayat

Surah Yusuf ayat 56 - Gambar 1 Surah Yusuf ayat 56 - Gambar 2
Statistik QS. 12:56
  • Rating RisalahMuslim
4.5

Ayat ini terdapat dalam surah Yusuf.

Surah Yusuf (bahasa Arab:يسوف, Yūsuf, “Nabi Yusuf”) adalah surah ke-12 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 111 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah.
Surah ini dinamakan surah Yusuf adalah karena titik berat dari isinya mengenai riwayat Nabi Yusuf.
Riwayat tersebut salah satu di antara cerita-cerita gaib yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad sebagai mukjizat bagi dia, sedang dia sebelum diturunkan surah ini tidak mengetahuinya.
Dari cerita Yusuf ini, Nabi Muhammad mengambil pelajaran-pelajaran yang banyak dan merupakan penghibur terhadap dia dalam menjalankan tugasnya.
Menurut riwayat Al Baihaqi dalam kitab Ad-Dalail bahwa segolongan orang Yahudi masuk agama Islam sesudah mereka mendengar cerita Yusuf ini, karena sesuai dengan cerita-cerita yang mereka ketahui.

Nomor Surah 12
Nama Surah Yusuf
Arab يوسف
Arti Nabi Yusuf
Nama lain Ahsan Al-Qashash (Sebaik-baik Kisah)
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 53
Juz Juz 12 (ayat 1-52),
juz 13 (ayat 53-111)
Jumlah ruku’ 0
Jumlah ayat 111
Jumlah kata 1795
Jumlah huruf 7305
Surah sebelumnya Surah Hud
Surah selanjutnya Surah Ar-Ra’d
Sending
User Review
4.5 (21 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:

12:56, 12 56, 12-56, Surah Yusuf 56, Tafsir surat Yusuf 56, Quran Yusuf 56, Surah Yusuf ayat 56

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Kandungan Surah Yusuf

۞ QS. 12:2 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 12:5 • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 12:6 Ar Rabb (Tuhan) • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 12:18 • Minta tolong kepada Allah

۞ QS. 12:19 • Keluasan ilmu Allah • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 12:21 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Kekuatan umat Islam di dunia

۞ QS. 12:23 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 12:34 Ar Rabb (Tuhan) • Al Sami’ (Maha Pendengar) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 12:37 Tauhid Uluhiyyah • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 12:38 Tauhid UluhiyyahIslam agama para nabi • Syirik adalah dosa terbesar • Dosa terbesar •

۞ QS. 12:39 Tauhid UluhiyyahAl Qahhar (Maha Pemaksa) • Al Wahid (Maha Esa)

۞ QS. 12:40 Tauhid UluhiyyahAl Hakam (Maha memberi keputusan) • Islam agama para nabi • Syirik adalah dosa terbesar •

۞ QS. 12:42 Ar Rabb (Tuhan) • Sifat iblis dan pembantunya • Usaha syetan untuk membuat manusia lupa dalam berdoa

۞ QS. 12:50 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 12:52 Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 12:53 • Kasih sayang Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) •

۞ QS. 12:56 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Kekuatan umat Islam di dunia • Balasan dan pahala dari Allah

۞ QS. 12:57 • Pahala iman • Kebaikan yang ada di alam akhirat • Balasan dan pahala dari Allah

۞ QS. 12:64 • Kasih sayang Allah yang luas

۞ QS. 12:66 Al Wakil (Maha Penolong)

۞ QS. 12:67 Al Hakam (Maha memberi keputusan) • Kebenaran dan hakikat takdir • Melihat sebab akibat

۞ QS. 12:68 • Kebenaran dan hakikat takdir

۞ QS. 12:76 • Keluasan ilmu Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak)

۞ QS. 12:77 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 12:81 • Allah memiliki kunci alam ghaib

۞ QS. 12:83 • Berbaik sangka terhadap Allah • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 12:86 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 12:87 • Melihat sebab akibat

۞ QS. 12:90 • Balasan dan pahala dari Allah

۞ QS. 12:92 • Ampunan Allah dan rahmatNya

۞ QS. 12:98 • Ampunan Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) •

۞ QS. 12:99 Sifat Masyi’ah (berkehendak)

۞ QS. 12:100 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Ar Rabb (Tuhan) • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Al Lathif (Maha Halus)

۞ QS. 12:101 Dalil-dalil adanya Allah Ta’alaAr Rabb (Tuhan) • Al Wali (Maha Pelindung) • Islam agama para nabi •

۞ QS. 12:102 • Allah memiliki kunci alam ghaib

۞ QS. 12:103 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 12:104 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 12:105 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 12:106 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafirRiyaa’ dalam berbuat baik

۞ QS. 12:107 • Hari kiamat datang tiba-tiba • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 12:108 Tauhid Uluhiyyah • Mensucikan Allah dari segala sekutu

۞ QS. 12:109 • Kebaikan yang ada di alam akhirat

۞ QS. 12:110 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Azab orang kafir

۞ QS. 12:111 • Pengakuan antara satu kitab dengan lainnya • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

Ayat Pilihan

Sesungguhnya Kami telah menjelaskan kepada manusia petunjuk kebenaran,
ada yang beriman & ada pula yang ingkar.
QS. Al-Insan [76]: 3

Dan orang-orang yang tidak mampu menikah hendaklah menjaga kesucian (diri)nya,
sampai Allah memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya.
QS. An-Nur [24]: 33

Tuhanku menyuruh jalankan keadilan. Luruskan muka (diri)mu di setiap sembahyang & sembahlah Allah dengan ikhlaskan ketaatanmu kepada-Nya.
Sebagaimana Dia telah ciptakan kamu pada permulaan (demikian pulalah kamu akan kembali kepada-Nya)
QS. Al-A’raf [7]: 29

Sungguh pada kisah mereka terdapat pengajaran bagi orang yang mempunyai akal.
Alquran itu bukan cerita yang dibuat-buat, tapi membenarkan (kitab) sebelumnya & jelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk & rahmat bagi kaum yang beriman
QS. Yusuf [12]: 111

Hadits Shahih

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Orang yang menceritakan hadits disebut ...

Benar! Kurang tepat!

Undang-undang tentang penggunaan Hadits-Maudu adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Sumber kedua hukum dalam menetapkan Hukum tentang Alquran adalah ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Berikut adalah hadits yang rusak, kecuali ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Hadis Muu2019allaq adalah bila sanad sebuah hadits terputus pada penutur 5 hingga penutur 1, alias tidak ada sanadnya.
Contoh:

'Seorang pencatat hadis mengatakan, telah sampai kepadaku bahwa Rasulullah mengatakan....'

tanpa ia menjelaskan sanad antara dirinya hingga Rasulullah.

Hukum penggunaan hadis sebagai dasar hukum adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #8
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #8 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #8 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #26

Sebab-sebab turunnya ayat Alquran disebut … Nama lain dari surah Al-Insyirah adalah … Jumlah surah-surah dalam Alquran adalah … Pesan utama dari kandungan Alquran adalah … Surah yang terpanjang dalam Alquran adalah …

Pendidikan Agama Islam #19

Berakhirnya seluruh kehidupan di dunia dinamakan … Hari kiamat di jelaskan dalam Alquran, surah … .Tempat berkumpulnya manusia di akhirat di sebut padang … Salah satu hikmah mempercayai datangnya hari akhir, yaitu … … Surah yang menjelaskan bahwa ‘Allah Subhanahu Wa Ta`ala tempat meminta’, yaitu … …

Pendidikan Agama Islam #11

Masyarakat Arab sebelum Islam memiliki kebiasaan buruk, juga memiliki kebiasaan baik. Di bawah ini yang tidak termasuk kebiasaan baik masyarakat Arab sebelum Islam adalah … Berikut ini yang bukan merupakan substansi dakwah Rasulullah di Mekkah adalah … Dalam QS. Al-Muddassir ayat 1-7 adalah menjadi dasar bagi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk melakukan dakwah di Mekkah secara … Dari proses dakwah secara diam-diam yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah, maka terdapat beberapa sahabat yang masuk Islam pertama kali. Mereka dikenal dengan sebutan … Cara yang pertama kali ditempuh oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah secara terang- terangan adalah …

Kamus

Ayyamul Bidh

Apa itu Ayyamul Bidh? Puasa ayyamul bidh adalah puasa sunnah yang dikerjakan pada pertengahan bulan. Waktu penetapan puasa ayyamul bidh ini berdasarkan pada kalender qomariah. Kamu tidak bisa menentuk...

Al Ghafuur

Apa itu Al Ghafuur? Allah itu Al-Ghafur . Maha Pengampun. Allah akan mengampuni hamba-Nya yang mau bertaubat dan memperbaiki kesalahannya. Oleh karena itu kita harus senantiasa mengucapkan istighfar ...

Siyasah

Apa itu Siyasah? Siyasah (سياسة) adalah sebuah istilah dalam Bahasa Arab yang dikaitkan dengan otoritas politik. Dalam literatur pra-Islam siyasah merujuk kepada manajemen urusan dalam suatu nege...