QS. Yusuf (Nabi Yusuf) – surah 12 ayat 44 [QS. 12:44]

قَالُوۡۤا اَضۡغَاثُ اَحۡلَامٍ ۚ وَ مَا نَحۡنُ بِتَاۡوِیۡلِ الۡاَحۡلَامِ بِعٰلِمِیۡنَ
Qaaluuu adhghaatsu ahlaamin wamaa nahnu bita’wiilil ahlaami bi’aalimiin(a);

Mereka menjawab:
“(Itu) adalah mimpi-mimpi yang kosong dan kami sekali-kali tidak tahu menta’birkan mimpi itu”.
―QS. 12:44
Topik ▪ Kekuasaan Allah
12:44, 12 44, 12-44, Yusuf 44, Yusuf 44, Yusuf 44

Tafsir surah Yusuf (12) ayat 44

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Yusuf (12) : 44. Oleh Kementrian Agama RI

Permintaan raja itu tidak seorang pun yang dapat memecahkannya.
Bermacam-macam pendapat mereka, ada yang mengatakan, bahwa itu adalah sebagai mimpi permainan tidur saja dan ada pula yang mengatakan bahwa itu adalah pengaruh angan-angan di waktu tidur yang tidak mempunyai arti apa-apa.
Terhadap mimpi yang seperti itu, kami tidak mempunyai ilmu untuk mencarikan takbirnya.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Mereka berkata, Itu adalah kumpulan mimpi-mimpi kosong dan halusinasi dalam jiwa.
Kami sungguh tidak mengerti ta’bir mimpi-mimpi kosong itu.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Mereka menjawab,) “itu (adalah mimpi-mimpi yang kosong) mimpi yang tidak ada artinya (dan kami sekali-kali tidak mengetahui tentang mentakwilkan mimpi.”)

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Mereka menjawab :
(ini) mimpi-mimpi yang kosong yang tidak bisa ditakwilkan dan kami sekali-kali tidak tahu cara menakwilkan mimpi.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Yakni hanya sekadar ilusi yang dibayangkan olehmu sehingga terbawa dalam tidurmu.

…dan kami sekali-kali tidak tahu mena’birkan mimpi itu

Dengan kata lain, seandainya mimpi itu benar berasal dari angan-angan yang kosong, pastilah kami tidak akan mengetahui ta’birnya.

Maka pada saat itu juga teringatlah orang yang selamat dari kedua pemuda yang teman sepenjara dengan Yusuf itu kepada Yusuf.
Pada mulanya setan telah menjadikannya lupa pada apa yang dipesankan Yusuf ‘alaihis salam kepadanya, yaitu menceritakan keadaan Yusuf kepada raja.
Keadaan itu membuatnya ingat kepada Yusuf ‘alaihis salam setelah selang beberapa waktu lamanya


Kata Pilihan Dalam Surah Yusuf (12) Ayat 44

ADHGHAATS
أَضْغَٰث

Lafaz jamak ini mufradnya ialah dhaghts atau dhaghats. Dhaghts dalam percakapan maknanya adalah percakapan yang bercampur aduk (tidak jelas) dan tidak ada kebaikan di dalamnya.

Dalam kamus Al Munjid, dikatakan ia juga bermakna mengumpulkan dimana mufradnya adalah ad dhights yang berarti segenggam rumput yang bercampur antara yang kering dan basah.

Apabila dikaitkan dengan berita atau perkara, ia bermakna berita atau perkara yang bercampur aduk (antara yang benar dan tidak) yang tidak ada realita dan hakikat di dalamnya.

Ibn Syumail berkata,
“Datang kepada kami berita yang dhights yaitu beberapa berita yang bercampur aduk.”

Lafaz adhghaats disebut di dalam Al Qur’an sebanyak dua kali yaitu dalam surah :
-Yusuf (12), ayat 44;
-Al Anbiyaa (21), ayat 5.

Lafaz adhghaats pada ayat itu dikaitkan dengan mimpi.

Mujahid berkata,
“Ia adalah kerumitan-kerumitan yang ada dalam menafsirkan mimpi” Ulama lainnya berkata,
“Dinamakan ia adhghaatsul ahlaam karena ia adalah mimpi yang bercampur aduk, sebahagiannya masuk kepada yang lain, dan tidak ada tafsiran baginya.”

Ibn Abbas berkata,
makna ayat di atas adalah mimpi yang samar dan tidak jelas.

Al Farra juga berkata,
Adhghaatsul ahlaam pada ayat itu adalah seperti ayat ashaathiirul awwaliin yaitu cerita-cerita dongeng.

Asy Syawkani berpendapat, makna adhghaatsul ahlaam dalam surah Yusuf ialah kebohongan-kebohongan mimpi yang tidak ada kenyataannya, sebagaimana mimpi yang terjadi dan datang dari gangguan jiwa dan bisikan syaitan.

Sedangkan adhghaatsul ahlaam dalam surah Al Anbiyaa, Ibn Qutaibah berpendapat ia adalah “igauan­ igauan atau mimpi yang dusta.” Tetapi Al­ Yazidi berpendapat, maknanya ialah mimpi yang tidak ada takwilannya.

Kesimpulannya, maksud dari adhghaatsul ahlaam dalam surah Yusuf adalah kebohongan-kebohongan mimpi yang samar dan tidak jelas serta tidak ada takwilannya.

Sedangkan dalam surah Al Anbiyaa bermakna igauan dan mimpi yang dusta serta percakapan yang datang dari gangguan jiwa dan bisikan syaitan.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN. BHD.Hal:18-19

Informasi Surah Yusuf (يوسف)
Surat Yusuf ini terdiri atas 111 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah karena diturunkan di Mekah sebelum hijrah.

Surat ini dinamakan surat Yusuf adalah karena titik berat dari isinya mengenai riwayat Nabi Yusuf ‘alaihis salam Riwayat tersebut salah satu di antara cerita-cerita ghaib yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad ﷺ sebagai mu’jizat bagi beliau, sedang beliau sebelum diturunkan surat ini tidak mengetahuinya.
Menurut riwayat Al Baihaqi dalam kitab “Ad Dalail” bahwa segolongan orang Yahudi masuk agama lslam sesudah mereka mendengar cerita Yusuf ‘alaihis salam ini, karena sesuai dengan cerita-cerita yang mereka ketahui.

Dari cerita Yusuf ‘alaihis salam ini, Nabi Muhammad ﷺ mengambil pelajaran-pelajaran yang banyak dan merupakan penghibur terhadap beliau dalam menjalankan tugasnya.

Keimanan:

Kenabian Yusuf a.s. dan mu’jizat-mu’jizatnya
ketentuan yang berhubungan de­ngan keagamaan adalah hak Allah semata-mata
qadha Allah tak dapat dirobah
para rasul semuanya laki-laki.

Hukum:

Keharusan merahasiakan sesuatu untuk menghindari fitnah
barang dan anak te­muan wajib dipungut tidak boleh dibiarkan
boleh melakukah helah yang tidak merugikan orang lain untuk memperoleh sesuatu kemaslahatan.

Kisah:

Riwayat Nabi Yusuf a.s. bersaudara dengan orang tua mereka Ya’qub a.s.

Lain-lain:

Beberapa dari sifat dan tauladan yang mulia yang dapat diambil dari cerita Yusuf a.s
persamaan antara agama para nabi-nabi iala tauhid

Audio

Qari Internasional

Q.S. Yusuf (12) ayat 44 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Yusuf (12) ayat 44 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Yusuf (12) ayat 44 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Yusuf - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 111 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 12:44
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Yusuf.

Surah Yusuf (bahasa Arab:يسوف, Yūsuf, "Nabi Yusuf") adalah surah ke-12 dalam Al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 111 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah.
Surah ini dinamakan surah Yusuf adalah karena titik berat dari isinya mengenai riwayat Nabi Yusuf.
Riwayat tersebut salah satu di antara cerita-cerita gaib yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad sebagai mukjizat bagi dia, sedang dia sebelum diturunkan surah ini tidak mengetahuinya.
Dari cerita Yusuf ini, Nabi Muhammad mengambil pelajaran-pelajaran yang banyak dan merupakan penghibur terhadap dia dalam menjalankan tugasnya.
Menurut riwayat Al Baihaqi dalam kitab Ad-Dalail bahwa segolongan orang Yahudi masuk agama Islam sesudah mereka mendengar cerita Yusuf ini, karena sesuai dengan cerita-cerita yang mereka ketahui.

Nomor Surah 12
Nama Surah Yusuf
Arab يوسف
Arti Nabi Yusuf
Nama lain Ahsan Al-Qashash (Sebaik-baik Kisah)
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 53
Juz Juz 12 (ayat 1-52),
juz 13 (ayat 53-111)
Jumlah ruku' 0
Jumlah ayat 111
Jumlah kata 1795
Jumlah huruf 7305
Surah sebelumnya Surah Hud
Surah selanjutnya Surah Ar-Ra’d
4.5
Ratingmu: 4.9 (9 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta


Ikuti RisalahMuslim