Search
Exact matches only
Cari di judul
Cari di Arti & Tafsir
Search in comments
Search in excerpt
Filter by Custom Post Type
Filter berdasar surah
Pilih atau Semua
Abasa
Ad Dukhaan
Adh Dhuhaaa
Adz Dzaariyaat
Al 'Alaq
Al 'Ashr
Al A'laa
Al A'raaf
Al Aadiyaat
Al Ahqaaf
Al Ahzab
Al An 'aam
Al Anbiyaa
Al Anfaal
Al Ankabut
Al Balad
Al Baqarah
Al Bayyinah
Al Buruuj
Al Fajr
Al Falaq
Al Fath
Al Fatihah
Al Fiil
Al Furqaan
Al Ghaasyiyah
Al Haaqqah
Al Hadid
Al Hajj
Al Hasyr
Al Hijr
Al Hujurat
Al Humazah
Al Ikhlas
Al Infithar
Al Insaan
Al Insyiqaaq
Al Israa
Al Jaatsiyah
Al Jinn
Al Jumu'ah
Al Kaafiruun
Al Kahfi
Al Kautsar
Al Lahab
Al Lail
Al Ma'aarij
Al Maa'idah
Al Maa'un
Al Mu'min
Al Mu'minuun
Al Muddatstsir
Al Mujaadilah
Al Mulk
Al Mumtahanah
Al Munafiquun
Al Mursalat
Al Muthaffifin
Al Muzzammil
Al Qaari'ah
Al Qadr
Al Qalam
Al Qamar
Al Qashash
Al Qiyaamah
Al Waaqi'ah
Al Zalzalah
Alam Nasyrah
Ali Imran
An Naazi'at
An Nabaa
An Nahl
An Najm
An Naml
An Nas
An Nashr
An Nisaa'
An Nuur
Ar Ra'd
Ar Rahmaan
Ar Rum
As Sajdah
Ash Shaff
Ash Shaffaat
Asy Shyuura
Asy Syams
Asy Syu'araa
At Taghaabun
At Tahrim
At Takaatsur
At Takwir
At Taubah
At Tin
Ath Thaariq
Ath Thalaaq
Ath Thuur
Az Zukhruf
Az Zumar
Faathir
Fushshilat
Hud
Ibrahim
Luqman
Maryam
Muhammad
Nuh
Qaaf
Quraisy
Saba
Shaad
Thaa Haa
Yaa Siin
Yunus
Yusuf

💡 Ketik [nomer surah]-[nomer ayat], contoh: 2-255 atau albaqarah 255 atau ke www.risalahmuslim.id/2-255

Yusuf

Yusuf (Nabi Yusuf) surah 12 ayat 36


وَ دَخَلَ مَعَہُ السِّجۡنَ فَتَیٰنِ ؕ قَالَ اَحَدُہُمَاۤ اِنِّیۡۤ اَرٰىنِیۡۤ اَعۡصِرُ خَمۡرًا ۚ وَ قَالَ الۡاٰخَرُ اِنِّیۡۤ اَرٰىنِیۡۤ اَحۡمِلُ فَوۡقَ رَاۡسِیۡ خُبۡزًا تَاۡکُلُ الطَّیۡرُ مِنۡہُ ؕ نَبِّئۡنَا بِتَاۡوِیۡلِہٖ ۚ اِنَّا نَرٰىکَ مِنَ الۡمُحۡسِنِیۡنَ
Wadakhala ma’ahussijna fatayaani qaala ahaduhumaa innii araanii a’shiru khamran waqaalaaakharu innii araanii ahmilu fauqa ra’sii khubzan ta’kuluth-thairu minhu nabbi-anaa bita’wiilihi innaa naraaka minal muhsiniin(a);

Dan bersama dengan dia masuk pula ke dalam penjara dua orang pemuda.
Berkatalah salah seorang diantara keduanya:
“Sesungguhnya aku bermimpi, bahwa aku memeras anggur”.
Dan yang lainnya berkata:
“Sesungguhnya aku bermimpi, bahwa aku membawa roti di atas kepalaku, sebahagiannya dimakan burung”.
Berikanlah kepada kami ta’birnya, sesungguhnya kami memandang kamu termasuk orang-orang yang pandai (mena’birkan mimpi).
―QS. 12:36
Topik ▪ Hidayah (petunjuk) dari Allah
12:36, 12 36, 12-36, Yusuf 36, Yusuf 36, Yusuf 36
Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Yusuf (12) : 36. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini Allah subhanahu wa ta'ala menerangkan bahwa bersama-sama dengan Yusuf masuk pula ke dalam penjara dua orang pemuda.
Menurut riwayat, kedua pemuda itu ialah bekas tukang siram kebun raja dan bekas bendahara raja.
Keduanya dimarahi karena bersalah dan dimasukkan ke dalam penjara.
Pada suatu ketika, Yusuf melihat kedua pemuda itu duduk dengan bersedih hati dan seperti orang melamun.
Maka Yusuf menyapa kedua pemuda itu: "Mengapa kalian dalam keadaan begini?"
Jawab mereka: "Kami tadi malam bermimpi yang aneh dan ajaib, sehingga kami gelisah dan sedih seperti yang engkau lihat ini dan kami tidak tahu apa takwil mimpi kami ini." Yusuf berkata kepada keduanya: "Takwil mimpi kamu itu hanya Allah yang mengetahuinya, cobalah ceritakan kepada saya apa mimpi kalian berdua itu." Maka salah seorang dari keduanya bercerita tentang mimpinya dan katanya: "Saya bermimpi bahwa saya sedang berada dalam sebuah kebun anggur yang sangat lebat buahnya dan menghijau warnanya.
Seakan-akan di tangan saya ada sebuah gelas kepunyaan raja.
Dengan gelas itulah saya menampung airnya sesudah saya peras anggur itu untuk dijadikan minuman." Sesudah itu yang seorang lagi menceritakan mimpinya pula seraya berkata: "Saya bermimpi bahwa saya membawa sebuah keranjang di atas kepala saya penuh dengan bermacam-macam roti dan makanan.
Tiba-tiba terbang melayang di atas kepala saya beberapa ekor burung, lalu disambarnya semua roti dan makanan yang ada dalam keranjang itu dan dibawanya terbang jauh." Keduanya memohon kepada Yusuf agar Yusuf sudi memberikan takwil mimpi mereka.
Kepada Yusuflah tertumpah harapannya, karena hanya Yusuflah yang paling mereka percayai sebab mereka telah mengetahui Yusuf, bahwa dia adalah seorang Nabi Allah.
Dengan kenabian itu, tentu Yusuf banyak mengetahui rahasia-rahasia yang gaib begitu pula yang berkenaan dengan takwil mimpi.
Selama dalam penjara mereka telah mengenal Yusuf sebagai orang yang baik, luas ilmunya, baik pergaulannya dan dekat dengan Tuhannya.

Yusuf (12) ayat 36 - dibacakan oleh Shaykh Mishari Alafasy Yusuf (12) ayat 36 - dibacakan oleh Syaikh Sa'ad Al-Ghamidi Yusuf (12) ayat 36 - dibacakan oleh Syaikh Muhammad Ayyub

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Bersama Yusuf, masuk pula ke dalam penjara dua orang pemuda dari pelayan raja.
Salah seorang di antara mereka berkata kepada Yusuf, "Aku bermimpi memeras anggur untuk kujadikan khamar." Yang lainnya berkata, "Aku bermimpi membawa roti di atas kepala, kemudian sebagian roti itu dimakan burung.
Beritahulah kami, hai Yusuf, takwil mimpi kami dan kesudahan nasib kami berdasarkan petunjuk mimpi itu.
Sesungguhnya Kami sangat yakin bahwa kamu termasuk orang-orang yang mempunyai sifat baik dan kemampuan menakwil mimpi dengan baik."

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan bersama dengan dia masuk pula ke dalam penjara dua orang pemuda) dua orang pelayan raja, salah seorang di antaranya bekas atau mantan penyuguh minumannya dan yang seorang lainnya mantan penyuguh makanannya.
Kemudian mereka berdua melihat bahwa Nabi Yusuf pandai menakwilkan arti mimpi lalu keduanya sepakat untuk mengujinya.
(Berkatalah salah seorang di antara keduanya) yaitu mantan penyuguh minuman raja ("Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku memeras khamar.") yang dimaksud adalah memeras anggur (Dan yang lainnya berkata) yaitu mantan penyuguh hidangan raja ("Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku membawa roti di atas kepalaku, sebagiannya dimakan burung.
Berikanlah kepada kami) ceritakanlah kepada kami (takbirnya) arti impian itu (sesungguhnya kami memandang kamu termasuk orang-orang yang pandai menakwilkan mimpi.").

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Bersama Yusuf, masuk pula dua orang pemuda ke dalam penjara.
Berkata salah satunya :
Aku melihat dalam mimpiku bahwa aku memeras anggur untuk membuat khamr, dan berkata yang lain :
Aku bermimpi bahwa aku membawa roti di atas kepalaku, sebagiannya dimakan burung.
Beritahukanlah kami (hai Yusuf) arti dari mimpi kami ini.
Sesungguhnya kami melihatmu termasuk orang yang baik dalam beribadah kepada Allah, juga dalam bergaul dengan sesame makhluk-Nya.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Qatadah mengatakan, salah seorang dari kedua tahanan itu adalah tukang menyuguhkan minuman raja, sedangkan yang lainnya adalah seorang pembuat rotinya.

Muhammad ibnu Ishaq mengatakan bahwa nama tukang penyuguh minuman itu adalah Nabwa, sedangkan yang lainnya bernama Mijlas.

As-Saddi mengatakan, keduanya dipenjarakan karena raja merasa curiga bahwa keduanya telah bersekongkol untuk meracuninya melalui minuman dan makanan yang disuguhkan kepadanya.

Di dalam penjara Yusuf dikenal sebagai orang yang dermawan, dapat dipercaya, jujur pembicaraannya, berakhlak baik, dan banyak ibadahnya.
Selain itu ia dikenal mempunyai pengetahuan tentang ta'bir mimpi, selalu berbuat baik kepada penduduk penjara itu, gemar melayat mereka yang sakit, dan selalu memenuhi hak-hak mereka.

Setelah kedua pemuda itu memasuki penjara, keduanya merasa simpati kepada Yusuf dan mencintainya dengan kecintaan yang sangat.
Keduanya berkata kepada Yusuf, "Demi Allah, sesungguhnya kami sangat menyukaimu." Yusuf menjawab, "Semoga Allah memberkati kamu berdua.
Sesungguhnya tiada seorang pun yang mencintaiku melainkan akan mengakibatkan mudarat terhadap diriku karena kecintaannya kepadaku.
Bibiku pernah mencintaiku dan ternyata kecintaannya itu justru menimpakan mudarat terhadap diriku.
Ayahku mencintaiku, maka aku memperoleh gangguan yang menyakitkan karenanya.
Dan istri Al-Aziz menyukaiku, maka akibatnya sama seperti itu."

Keduanya berkata, "Demi Allah, kami tidak mampu membendung rasa sukaku kepadamu." Kemudian keduanya bermimpi, si penyuguh minuman melihat dalam mimpinya bahwa dirinya sedang memeras anggur.

Kata khamr dalam ayat ini berarti perasan anggur, seperti yang disebutkan di dalam qiraat sahabat Abdullah Ibnu Mas'ud, yaitu: "Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku memeras anggur."

Demikianlah menurut riwayat Ibnu Abu Hatim, dari Ahmad ibnu Sinan, dari Yazid ibnu Harun, dari Syarik, dari Al-A'masy, dari Zaid ibnu Wahb, dari Ibnu Mas'ud, bahwa Ibnu Mas'ud membacanya Unaban (yakni bukan Khamran).

Ad-Dahhak mengatakan sehubungan dengan firman-Nya:

Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku memeras anggur.
Yang dimaksud dengan khamr adalah anggur.
Ad-Dahhak mengatakan bahwa penduduk 'Amman menamakan 'inab dengan sebutan khamr.

Ikrimah mengatakan bahwa salah seorang dari keduanya berkata kepada Yusuf, "Sesungguhnya aku melihat dalam mimpiku bahwa aku menanam biji buah anggur, lalu tanaman itu tumbuh dan mengeluarkan buah anggur yang sangat banyak, lalu aku memerasnya dan menyuguhkan perasan itu kepada raja.
Maka Yusuf berkata kepadanya, 'Engkau akan tinggal dalam penjara ini selama tiga hari, kemudian kamu keluar dari penjara ini dan menjadi juru penyuguh minuman raja lagi, lalu kamu menyuguhinya minuman perasan anggur'."

Sedangkan yang lainnya —yaitu bekas pelayan pembuat roti raja— berkata:
Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku membawa roti di atas kepalaku, sebagiannya dimakan burung.” Beritakanlah kepada kami ta’birnya., hingga akhir ayat.

Pendapat yang terkenal di kalangan kebanyakan ulama mengatakan seperti yang telah kami sebutkan di atas, yaitu bahwa keduanya melihat sesuatu dalam mimpinya, lalu meminta ta'birnya kepada Yusuf 'alaihis salam

Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepada kami Waki' dan Ibnu Humaid, keduanya mengatakan bahwa telah menceritakan kepada kami Jarir, dari Imarah, dari Al-Qa'qa', dari Ibrahim, dari Abdullah ibnu Mas'ud yang mengatakan bahwa kedua teman Yusuf sama sekali tidak melihat sesuatu pun dalam mimpinya.
Sesungguhnya keduanya menga­takan demikian kepada Yusuf 'alaihis salam untuk menguji kepandaian Yusuf 'alaihis salam

#Catatan :
Sebuah fakta bahwa kedua tahanan itu menunjukkan keyakinan mereka bahwa Nabi Yusuf memiliki akhlak mulia di penjara, karena itulah keduanya meminta beliau untuk menafsirkan mimpi mereka sambil mengatakan : "Kami telah melihat bahwa kamu adalah seorang yang berbuat baik".
Disini terlihat jelas bahwa peristiwa-peristiwa yang telah diceritakan pada ayat-ayat sebelumya telah diketahui semua orang di dalam dan di luar penjara, yaitu mereka mengetahui bahwa Nabi Yusuf tidak melakukan kejahatan atau dosa apapun yang menyebabkan beliau dipenjara.

diringkas dari http://www.tafheem.net/

Informasi Surah Yusuf (يوسف)
Surat Yusuf ini terdiri atas 111 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah karena diturunkan di Mekah sebelum hijrah.

Surat ini dinamakan surat Yusuf adalah karena titik berat dari isinya mengenai riwayat Nabi Yusuf 'alaihis salam Riwayat tersebut salah satu di antara cerita-cerita ghaib yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad ﷺ sebagai mu'jizat bagi beliau, sedang beliau sebelum diturunkan surat ini tidak mengetahuinya.
Menurut riwayat Al Baihaqi dalam kitab "Ad Dalail" bahwa segolongan orang Yahudi masuk agama lslam sesudah mereka mendengar cerita Yusuf 'alaihis salam ini, karena sesuai dengan cerita-cerita yang mereka ketahui.

Dari cerita Yusuf 'alaihis salam ini, Nabi Muhammad ﷺ mengambil pelajaran-pelajaran yang banyak dan merupakan penghibur terhadap beliau dalam menjalankan tugasnya.

Keimanan:

Kenabian Yusuf a.s. dan mu'jizat-mu'jizatnya
ketentuan yang berhubungan de­ngan keagamaan adalah hak Allah semata-mata
qadha Allah tak dapat dirobah
para rasul semuanya laki-laki.

Hukum:

Keharusan merahasiakan sesuatu untuk menghindari fitnah
barang dan anak te­muan wajib dipungut tidak boleh dibiarkan
boleh melakukah helah yang tidak merugikan orang lain untuk memperoleh sesuatu kemaslahatan.

Kisah:

Riwayat Nabi Yusuf a.s. bersaudara dengan orang tua mereka Ya'qub a.s.

Lain-lain:

Beberapa dari sifat dan tauladan yang mulia yang dapat diambil dari cerita Yusuf a.s
persamaan antara agama para nabi-nabi iala tauhid


Gambar Kutipan Surah Yusuf Ayat 36 *beta

Surah Yusuf Ayat 36



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah Yusuf

Surah Yusuf (bahasa Arab:يسوف, Yūsuf, "Nabi Yusuf") adalah surah ke-12 dalam Al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 111 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah.
Surah ini dinamakan surah Yusuf adalah karena titik berat dari isinya mengenai riwayat Nabi Yusuf.
Riwayat tersebut salah satu di antara cerita-cerita gaib yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad sebagai mukjizat bagi dia, sedang dia sebelum diturunkan surah ini tidak mengetahuinya.
Dari cerita Yusuf ini, Nabi Muhammad mengambil pelajaran-pelajaran yang banyak dan merupakan penghibur terhadap dia dalam menjalankan tugasnya.
Menurut riwayat Al Baihaqi dalam kitab Ad-Dalail bahwa segolongan orang Yahudi masuk agama Islam sesudah mereka mendengar cerita Yusuf ini, karena sesuai dengan cerita-cerita yang mereka ketahui.

Nomor Surah 12
Nama Surah Yusuf
Arab يوسف
Arti Nabi Yusuf
Nama lain Ahsan Al-Qashash (Sebaik-baik Kisah)
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 53
Juz Juz 12 (ayat 1-52),
juz 13 (ayat 53-111)
Jumlah ruku' 0
Jumlah ayat 111
Jumlah kata 1795
Jumlah huruf 7305
Surah sebelumnya Surah Hud
Surah selanjutnya Surah Ar-Ra’d
4.9
Rating Pembaca: 4.9 (15 votes)
Sending








Anda perlu login mengelola Bookmark.

📖 Lihat Semua Bookmark-ku