Yusuf (Nabi Yusuf) – surah 12 ayat 33 [QS. 12:33]

قَالَ رَبِّ السِّجۡنُ اَحَبُّ اِلَیَّ مِمَّا یَدۡعُوۡنَنِیۡۤ اِلَیۡہِ ۚ وَ اِلَّا تَصۡرِفۡ عَنِّیۡ کَیۡدَہُنَّ اَصۡبُ اِلَیۡہِنَّ وَ اَکُنۡ مِّنَ الۡجٰہِلِیۡنَ
Qaala rabbissijnu ahabbu ilai-ya mimmaa yad’uunanii ilaihi wa-ilaa tashrif ‘annii kaidahunna ashbu ilaihinna wa-akun minal jaahiliin(a);

Yusuf berkata:
“Wahai Tuhanku, penjara lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka kepadaku.
Dan jika tidak Engkau hindarkan dari padaku tipu daya mereka, tentu aku akan cenderung untuk (memenuhi keinginan mereka) dan tentulah aku termasuk orang-orang yang bodoh”.
―QS. 12:33
Topik ▪ Para rasul diutus untuk memberi petunjuk
12:33, 12 33, 12-33, Yusuf 33, Yusuf 33, Yusuf 33

Tafsir surah Yusuf (12) ayat 33

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Yusuf (12) : 33. Oleh Kementrian Agama RI

Ayat ini menerangkan bagaimana keteguhan hati dan kekuatan iman Yusuf.
Tidak mempan kepada Yusuf segala bujukan dan rayuan, begitu juga semua kata-kata untuk melunakkan hati Yusuf yang keluar dari mulut perempuan-perempuan itu.
Tidak mencemaskan hati Yusuf gertakan dan ancaman yang mengatakan bahwa Yusuf akan dipenjarakan dan dihukum kalau dia tidak mau tunduk mengikuti ajakan untuk berbuat serong itu.
Mendengar semua itu, Yusuf hanya berlindung diri kepada Allah, menundukkan kepala sambil berdoa agar dijauhkan Tuhan dari godaan perempuan-perempuan itu seraya berkata: “Ya Tuhanku, penjara yang gelap lagi sempit itu lebih baik bagiku daripada dalam istana menghadapi perempuan-perempuan yang cantik yang selalu menggoda dan mengajakku untuk memenuhi keinginan hawa nafsunya.
Aku khawatir ya Allah, bila aku masih tinggal dalam istana ini selalu berhadapan dengan perempuan-perempuan yang menggodaku, kalau-kalau semangatku lemah, imanku luntur sehingga aku terperosok jatuh ke lembah kehinaan bersama mereka.
Ya Allah hindarkanlah aku dari godaan-godaan mereka.
Tidak ada daya dan kekuatan bagiku untuk lepas dari bahaya itu selain dengan pertolongan dan petunjukmu ya Allah.
Kalau bukan karena pertolongan dan petunjuk-Mu, aku akan jadi orang yang bodoh, sesat jalan dan mudah terpedaya akhirnya terjerumus ke dalam lembah kehinaan dan maksiat.”

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Yusuf berkata, setelah mendengar ancaman istri al-‘Aziz dan juga mendengar nasihat wanita-wanita itu agar menuruti saja keinginannya, “Ya Tuhanku, penjara lebih aku sukai daripada permintaan mereka kepadaku.
Sebab, itu berarti melanggar perintah-Mu.
Kalau saja Engkau tidak melindungi aku dari makar dan tipu daya mereka, niscaya aku cenderung mengikuti mereka, sehingga aku termasuk orang-orang bodoh dan bersalah.”

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Yusuf berkata, “Wahai Rabbku! Penjara lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka kepadaku.
Dan jika tidak Engkau hindarkan aku dari tipu daya mereka, tentu aku akan cenderung untuk) memenuhi (kemauan mereka dan tentulah aku) menjadi (termasuk orang-orang yang bodoh”) yakni orang-orang yang berbuat dosa.
Makna yang dimaksud adalah berdoa.
Pada ayat selanjutnya Allah berfirman:

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Yusuf berdoa meminta perlindungan dari kejahatan wanita itu dan tipu daya mereka :
Wahai Rabbku, Penjara lebih aku sukai daripada aku memenuhi ajakan mereka untuk melakukan perbuatan keji.
Dan apabila Engkau tidak hindarkan tipu daya mereka kepadaku, tentu aku akan cenderung memenuhi keinginan mereka.
Dan tentulah aku termasuk orang-orang bodoh yang berbuat dosa karena kebodohan mereka.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Maka pada saat itu juga Yusuf memohon perlindungan kepada Allah dari kejahatan dan tipu muslihat mereka (kaum wanita).

Yusuf berkata, “Wahai Tuhanku, penjara lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka kepadaku.

Yakni ajakan berbuat fahisyah (zina).

Dan jika tidak Engkau hindarkan dariku tipu daya mereka, tentu aku akan cenderung untuk (memenuhi keinginan mereka).

Jika Engkau serahkan hal ini kepada diriku, niscaya aku tidak mampu mengelakkannya, dan aku tidak memiliki kemampuan membuat mudarat dan manfaat baginya melainkan berkat pertolongan dan kekuatan-Mu.
Engkaulah Tuhan yang dimintai pertolongan-Nya, dan hanya kepada Engkaulah aku bertawakal, maka janganlah Engkau serahkan diriku kepada hawa nafsuku.

…tentu aku akan cenderung untuk memenuhi keinginan, mereka dan tentulah aku termasuk orang-orang yang bodoh.
Maka Tuhannya memperkenankan doa Yusuf.
, hingga akhir ayat.


Kata Pilihan Dalam Surah Yusuf (12) Ayat 33

SIJN
لسِّجْن

Lafaz ini adalah ism makaan (menunjukkan tempat) daripada kata kerja sajana, artinya mengurung dan menahan, dan sijn ialah tempat manusia dikurung dan ditahan atau makna lain ialah penjara.

Lafaz ini disebut enam kali dalam Al Qur’an yaitu dalam surah Yusuf (12) ayat 33, 36, 39, 41, 42 dan 100. Makna bagi lafaz sijn diatas disepakati oleh Al Imam At Tabari. Beliau berkata,
As sijn adalah penahanan dan ia bermakna rumah tahanan. Oleh karena itu takwil ayat

رَبِّ ٱلسِّجْنُ أَحَبُّ إِلَىَّ مِمَّا يَدْعُونَنِىٓ إِلَيْهِۖ

adalah Yusuf berkata,
“Wahai Tuhanku, penahanan di dalam penjara lebih aku sukai daripada orang yang mengajakku berbuat maksiat kepadamu dan menggodaku untuk berbuat keji”

Ism maf’ulnya adalah masjuun dan masjunuun atau masjuniin adalah jamak mudzakkar darinya. Ia juga sinonim dengan sajiin dan sujanaa, artinya orang yang ditahan atau di penjara.

Di dalam Al Qur’an, lafaz al masjunin disebut sekali yaitu dalam surah Asy Syu’araa (26), ayat 29. Lafaz ini dihubungkan dengan kisah Nabi Musa.

At Tabari berkata,
“Fir’aun mengancam Nabi Musa dengan berkata,
‘Sekiranya engkau mengakui ada tuhan selain aku, pasti aku memenjarakan kamu bersama orang yang aku penjarakan?” Diriwayatkan, penjaranya lebih mengerikan daripada pembunuhan, apabila dia memenjarakan seseorang, ia tidak akan keluar sehingga mati.

Asy Syawkani berkata,
“Ketika Musa mendengar hal itu, maka dia berlemah-lembut dalam menjawabnya dan berdialog dengannya, mau membantah dan mengalahkannya dengan hujah dan dalil kenabian yaitu dengan menzahirkan mukjizatnya.”

Makna al masjuuniin dalam ayat Al Qur’an adalah orang yang dipenjarakan oleh Fir’aun dan ancaman buat Nabi Musa.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN. BHD.Hal:298-299

Informasi Surah Yusuf (يوسف)
Surat Yusuf ini terdiri atas 111 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah karena diturunkan di Mekah sebelum hijrah.

Surat ini dinamakan surat Yusuf adalah karena titik berat dari isinya mengenai riwayat Nabi Yusuf ‘alaihis salam Riwayat tersebut salah satu di antara cerita-cerita ghaib yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad ﷺ sebagai mu’jizat bagi beliau, sedang beliau sebelum diturunkan surat ini tidak mengetahuinya.
Menurut riwayat Al Baihaqi dalam kitab “Ad Dalail” bahwa segolongan orang Yahudi masuk agama lslam sesudah mereka mendengar cerita Yusuf ‘alaihis salam ini, karena sesuai dengan cerita-cerita yang mereka ketahui.

Dari cerita Yusuf ‘alaihis salam ini, Nabi Muhammad ﷺ mengambil pelajaran-pelajaran yang banyak dan merupakan penghibur terhadap beliau dalam menjalankan tugasnya.

Keimanan:

Kenabian Yusuf a.s. dan mu’jizat-mu’jizatnya
ketentuan yang berhubungan de­ngan keagamaan adalah hak Allah semata-mata
qadha Allah tak dapat dirobah
para rasul semuanya laki-laki.

Hukum:

Keharusan merahasiakan sesuatu untuk menghindari fitnah
barang dan anak te­muan wajib dipungut tidak boleh dibiarkan
boleh melakukah helah yang tidak merugikan orang lain untuk memperoleh sesuatu kemaslahatan.

Kisah:

Riwayat Nabi Yusuf a.s. bersaudara dengan orang tua mereka Ya’qub a.s.

Lain-lain:

Beberapa dari sifat dan tauladan yang mulia yang dapat diambil dari cerita Yusuf a.s
persamaan antara agama para nabi-nabi iala tauhid

Audio

Qari Internasional

Yusuf (12) ayat 33 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Yusuf (12) ayat 33 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Yusuf (12) ayat 33 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Yusuf - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full 111 Ayat & Terjemahan


Gambar



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah Al Baqarah

Surah Yusuf (bahasa Arab:يسوف, Yūsuf, "Nabi Yusuf") adalah surah ke-12 dalam Al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 111 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah.
Surah ini dinamakan surah Yusuf adalah karena titik berat dari isinya mengenai riwayat Nabi Yusuf.
Riwayat tersebut salah satu di antara cerita-cerita gaib yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad sebagai mukjizat bagi dia, sedang dia sebelum diturunkan surah ini tidak mengetahuinya.
Dari cerita Yusuf ini, Nabi Muhammad mengambil pelajaran-pelajaran yang banyak dan merupakan penghibur terhadap dia dalam menjalankan tugasnya.
Menurut riwayat Al Baihaqi dalam kitab Ad-Dalail bahwa segolongan orang Yahudi masuk agama Islam sesudah mereka mendengar cerita Yusuf ini, karena sesuai dengan cerita-cerita yang mereka ketahui.

Nomor Surah12
Nama SurahYusuf
Arabيوسف
ArtiNabi Yusuf
Nama lainAhsan Al-Qashash (Sebaik-baik Kisah)
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu53
JuzJuz 12 (ayat 1-52),
juz 13 (ayat 53-111)
Jumlah ruku'0
Jumlah ayat111
Jumlah kata1795
Jumlah huruf7305
Surah sebelumnyaSurah Hud
Surah selanjutnyaSurah Ar-Ra’d
4.6
Ratingmu: 4.6 (12 orang)
Sending

✅ URL singkat halaman ini: https://risalahmuslim.id/12-33







Pembahasan ▪ Surah yusuf ayat 33

Video

Panggil Video Lainnya

RisalahMuslim di  







Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta