QS. Yusuf (Nabi Yusuf) – surah 12 ayat 32 [QS. 12:32]

قَالَتۡ فَذٰلِکُنَّ الَّذِیۡ لُمۡتُنَّنِیۡ فِیۡہِ ؕ وَ لَقَدۡ رَاوَدۡتُّہٗ عَنۡ نَّفۡسِہٖ فَاسۡتَعۡصَمَ ؕ وَ لَئِنۡ لَّمۡ یَفۡعَلۡ مَاۤ اٰمُرُہٗ لَیُسۡجَنَنَّ وَ لَیَکُوۡنًا مِّنَ الصّٰغِرِیۡنَ
Qaalat fadzalikunnal-ladzii lumtunnanii fiihi walaqad raawadtuhu ‘an nafsihi faasta’shama wala-in lam yaf’al maa aamuruhu layusjananna walayakuunan minash-shaaghiriin(a);

Wanita itu berkata:
“Itulah dia orang yang kamu cela aku karena (tertarik) kepadanya, dan sesungguhnya aku telah menggoda dia untuk menundukkan dirinya (kepadaku) akan tetapi dia menolak.
Dan sesungguhnya jika dia tidak mentaati apa yang aku perintahkan kepadanya, niscaya dia akan dipenjarakan dan dia akan termasuk golongan orang-orang yang hina”.
―QS. 12:32
Topik ▪ Nabi-nabi Bani Israel
12:32, 12 32, 12-32, Yusuf 32, Yusuf 32, Yusuf 32

Tafsir surah Yusuf (12) ayat 32

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Yusuf (12) : 32. Oleh Kementrian Agama RI

Ayat ini menerangkan bahwa perempuan-perempuan yang diundang itu kagum dan terpesona melihat Yusuf, maka istri Perdana Menteri itu gembira lalu berkata: “Inilah dia Yusuf yang selalu kamu percakapkan dan selalu kamu mencela saya berhubung kejadian antara saya dengan dia baru-baru ini.
Sekarang kamu semua terpesona memandanginya, baru memandangnya sesaat saja sedang saya selalu memandangnya.
Baru sepintas lalu kamu memandangnya kamu sudah lupa diri.
Lihatlah kamu sudah memotong jarimu karena terpesona memandang Yusuf.”

Zulaikha berkata: “Saya akui terus terang, memang sayalah yang telah jatuh cinta kepadanya dan sayalah yang menggodanya dan mengajaknya berlaku serong.
Tetapi dia tetap enggan dan berlindung diri kepada Tuhannya.
Dia berpaling dan menjauhkan dirinya daripadaku.
Aku akan terus menggodanya dan merayunya sampai dia mau mengikuti keinginan hawa nafsuku.
Andaikata dia juga tidak mau aku akan katakan kepada suamiku, supaya dia dimasukkan ke dalam penjara dan tentunya dia akan menjadi orang yang hina.
Suamiku tidak berani menolak usulku itu tentu suamiku akan menghukum dia sesuai dengan keinginanku.

Sengaja kata-kata itu dilontarkannya di hadapan tamu-tamu dalam jamuan yang meriah itu supaya didengar oleh Yusuf sendiri dan supaya para tamu dapat melunakkan hati Yusuf.
Lebih baik mematuhi apa saja kehendak istri raja daripada mendapat kemarahan yang akhirnya akan dipenjarakan, hidup bersama-sama dengan orang-orang jahat dan hina dina.
Bila Yusuf mau mengikuti kehendaknya, tentu Yusuf akan beruntung seluruh kekayaan dan kemewahan isi istana itu dapat pula dikuasai Yusuf.
Pendeknya, semua yang hadir pada waktu itu telah berpihak kepada istri raja, tidak lagi menyalahkan dan mengejeknya.
Semua membenarkan, sudah sepantasnya istri Perdana Menteri tergoda dan tergila-gila oleh Yusuf yang selalu bergaul di rumahnya.
Maka semua perempuan itu, turut membujuk hati Yusuf mematuhi hati istri Perdana Menteri itu, tidak usah malu-malu dan takut-takut.

Related Images:

We cannot display this gallery

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Istri al-‘Aziz mengomentari omongan mereka dengan berkata, “Pemuda tampan yang telah memesona dan membuat kalian terkagum-kagum itulah yang membuat kalian mencerca aku.
Aku telah memintanya dan mencoba memperdayanya untuk memenuhi ajakanku, tetapi ia enggan, seakan-akan dirinya terjaga dan ia ingin selalu terus menjaganya.
Sungguh, jika ia tidak menuruti perintahku, maka ia akan dijebloskan ke dalam penjara dan akan menjadi terhina.”

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Wanita itu berkata) yang dimaksud adalah istri Al-Aziz sewaktu ia melihat apa yang terjadi pada diri mereka (“Itulah dia) dialah (orangnya yang kalian cela aku karena tertarik kepadanya) karena aku mencintainya.

Kalimat ini merupakan penjelasan tentang alasan Zulaikha (dan sesungguhnya aku telah menggoda dia untuk menundukkan dirinya kepadaku akan tetapi ia mempertahankan dirinya) menolak.

(Dan sesungguhnya jika dia tidak menaati apa yang aku perintahkan kepadanya) untuk dilakukannya (niscaya dia akan dipenjarakan dan dia akan termasuk golongan orang-orang yang hina”) orang-orang yang tidak terpandang.

Maka wanita-wanita itu berkata kepada Yusuf, “Turutilah kemauan tuan wanitamu ini.”

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Istri al-Aziz berkata kepada para wanita yang melukai tangannya sendiri :
Inilah yang terjadi dan kalian rasakan sendiri ketika melihat dia.
Dialah pemuda yang kalian cela karena aku tertarik padanya.
Aku telah memintanya dan berusaha merayunya agar dia menerima ajakanku.
Akan tetapi dia menolak dan berpaling dariku.
Dan jika dia masih tidak menaati apa yang aku perintahkan di kemudian hari, niscaya aku akan menghukumnya dengan memasukkannya ke dalam penjara dan dia termasuk orang yang hina.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala.:

Sesungguhnya ini tidak lain hanyalah malaikat yang mulia.
Wanita itu berkata, “Itulah dia orang yang kalian cela aku karena (tertarik) kepadanya.”

Wanita itu mengatakan alasannya kepada mereka, bahwa orang yang seperti Yusuf ini pantas disukai karena ketampanan dan kesempurnaannya.

…dan sesungguhnya aku telah menggoda dia untuk menundukkan dirinya (kepadaku), tetapi dia menolak.

Artinya, Yusuf menolak ajakannya.
Sebagian ulama mengatakan bahwa setelah mereka menyaksikan ketampanan Yusuf dengan mata kepala mereka sendiri, lalu wanita itu menceritakan kepada mereka sifat-sifat baik yang dimiliki oleh Yusuf—yang hal ini tidak terlihat oleh mereka— yaitu memelihara kehormatannya di samping ketampanan yang dimilikinya.
Kemudian Zulaikha berkata mengancam Yusuf:

Dan sesungguhnya jika dia tidak menaati apa yang aku perintahkan kepadanya, niscaya dia akan dipenjarakan dan dia akan termasuk golongan orang-orang yang hina.

#Catatan :
Maksud Zulaikha mengundang wanita-wanita yang telah mencelanya karena menggoda Yusuf lalu menyuruh Yusuf menampakkan dirinya di depan wanita-wanita yang hadir adalah untuk memperlihatkan kepada mereka betapa tampannya Yusuf sehingga mereka pun pasti akan melakukan hal yang sama dengan apa yang telah diperbuatnya terhadap Yusuf.

Adapun sikap Zulaikha yang dengan terus terang menceritakan kepada wanita-wanita yang telah diundangnya mengenai perbuatannya yang telah menggoda Yusuf serta rencana jahatnya kepada Yusuf menunjukkan buruknya kondisi moral dari kelas bangsawan Mesir pada saat itu.

diringkas dari http://www.tafheem.net/


Informasi Surah Yusuf (يوسف)
Surat Yusuf ini terdiri atas 111 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah karena diturunkan di Mekah sebelum hijrah.

Surat ini dinamakan surat Yusuf adalah karena titik berat dari isinya mengenai riwayat Nabi Yusuf ‘alaihis salam Riwayat tersebut salah satu di antara cerita-cerita ghaib yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad ﷺ sebagai mu’jizat bagi beliau, sedang beliau sebelum diturunkan surat ini tidak mengetahuinya.
Menurut riwayat Al Baihaqi dalam kitab “Ad Dalail” bahwa segolongan orang Yahudi masuk agama lslam sesudah mereka mendengar cerita Yusuf ‘alaihis salam ini, karena sesuai dengan cerita-cerita yang mereka ketahui.

Dari cerita Yusuf ‘alaihis salam ini, Nabi Muhammad ﷺ mengambil pelajaran-pelajaran yang banyak dan merupakan penghibur terhadap beliau dalam menjalankan tugasnya.

Keimanan:

Kenabian Yusuf a.s. dan mu’jizat-mu’jizatnya
ketentuan yang berhubungan de­ngan keagamaan adalah hak Allah semata-mata
qadha Allah tak dapat dirobah
para rasul semuanya laki-laki.

Hukum:

Keharusan merahasiakan sesuatu untuk menghindari fitnah
barang dan anak te­muan wajib dipungut tidak boleh dibiarkan
boleh melakukah helah yang tidak merugikan orang lain untuk memperoleh sesuatu kemaslahatan.

Kisah:

Riwayat Nabi Yusuf a.s. bersaudara dengan orang tua mereka Ya’qub a.s.

Lain-lain:

Beberapa dari sifat dan tauladan yang mulia yang dapat diambil dari cerita Yusuf a.s
persamaan antara agama para nabi-nabi iala tauhid

Audio

Qari Internasional

Q.S. Yusuf (12) ayat 32 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Yusuf (12) ayat 32 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Yusuf (12) ayat 32 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Yusuf - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 111 & Terjemahan


Gambar

We cannot display this gallery



Statistik Q.S. 12:32
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Yusuf.

Surah Yusuf (bahasa Arab:يسوف, Yūsuf, "Nabi Yusuf") adalah surah ke-12 dalam Al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 111 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah.
Surah ini dinamakan surah Yusuf adalah karena titik berat dari isinya mengenai riwayat Nabi Yusuf.
Riwayat tersebut salah satu di antara cerita-cerita gaib yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad sebagai mukjizat bagi dia, sedang dia sebelum diturunkan surah ini tidak mengetahuinya.
Dari cerita Yusuf ini, Nabi Muhammad mengambil pelajaran-pelajaran yang banyak dan merupakan penghibur terhadap dia dalam menjalankan tugasnya.
Menurut riwayat Al Baihaqi dalam kitab Ad-Dalail bahwa segolongan orang Yahudi masuk agama Islam sesudah mereka mendengar cerita Yusuf ini, karena sesuai dengan cerita-cerita yang mereka ketahui.

Nomor Surah12
Nama SurahYusuf
Arabيوسف
ArtiNabi Yusuf
Nama lainAhsan Al-Qashash (Sebaik-baik Kisah)
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu53
JuzJuz 12 (ayat 1-52),
juz 13 (ayat 53-111)
Jumlah ruku'0
Jumlah ayat111
Jumlah kata1795
Jumlah huruf7305
Surah sebelumnyaSurah Hud
Surah selanjutnyaSurah Ar-Ra’d
4.5
Ratingmu: 4.5 (11 orang)
Sending

✅ URL singkat halaman ini: https://risalahmuslim.id/12-32









Video

Panggil Video Lainnya

We cannot display this gallery
RisalahMuslim di  







Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta