QS. Yusuf (Nabi Yusuf) – surah 12 ayat 30 [QS. 12:30]

وَ قَالَ نِسۡوَۃٌ فِی الۡمَدِیۡنَۃِ امۡرَاَتُ الۡعَزِیۡزِ تُرَاوِدُ فَتٰىہَا عَنۡ نَّفۡسِہٖ ۚ قَدۡ شَغَفَہَا حُبًّا ؕ اِنَّا لَنَرٰىہَا فِیۡ ضَلٰلٍ مُّبِیۡنٍ
Waqaala niswatun fiil madiinatiimraatul ‘aziizi turaawidu fataahaa ‘an nafsihi qad syaghafahaa hubban innaa lanaraahaa fii dhalalin mubiinin;

Dan wanita-wanita di kota berkata:
“Isteri Al Aziz menggoda bujangnya untuk menundukkan dirinya (kepadanya), sesungguhnya cintanya kepada bujangnya itu adalah sangat mendalam.
Sesungguhnya kami memandangnya dalam kesesatan yang nyata”.
―QS. 12:30
Topik ▪ Kelebihan yang diberikan Allah untuk bangsa Yahudi
12:30, 12 30, 12-30, Yusuf 30, Yusuf 30, Yusuf 30

Tafsir surah Yusuf (12) ayat 30

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Yusuf (12) : 30. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini diterangkan bahwa kejadian yang dirahasiakan itu, akhirnya tersiar juga.
Bagaimana usaha Perdana Menteri beserta segenap keluarga istana menutup-nutupi rahasia rumah tangganya, usahanya itu akan sia-sia saja.
Telah menjadi tutur kata oleh perempuan-perempuan dalam kota mengenai rahasia rumah tangga itu.
Lebih-lebih di kalangan istri pembesar-pembesar dan pemimpin kerajaan itu.
Ributlah mereka membicarakannya, bahwa istri Perdana Menteri menggoda bujangnya.
Dengan nada yang sangat mengharukan keluarlah kata-kata seperti itu dari mulut mereka.
Kadang-kadang antara percaya dan tidak memperbincangkan kata-kata itu.
Namun berita itu telah menjadi buah bibir di kalangan pemimpin-pemimpin.
Bukan hanya sekadar mengatakan bahwa istri Perdana Menteri telah jatuh cinta kepada bujangnya itu, tidak mempedulikan lagi akibat-akibat buruk yang akan terjadi, seperti cemar nama suaminya.
Selanjutnya mereka mengatakan: “Sungguh-sungguh kami melihat istri Perdana Menteri itu sudah menempuh jalan sesat yang akan membawa kepada kehinaan.”

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Kemudian berita tentang peristiwa itu pun sampai kepada sekelompok wanita di kota itu.
Mereka ramai memperbincangkannya dan mengatakan, “Istri al-‘Aziz (pembesar kerajaan) telah menggoda dan memperdaya Yusuf untuk mengikuti keinginannya.
Cintanya kepada pemuda itu sangat mendalam.
Kami yakin, jalan yang ditempuh oleh wanita itu bersama bujangnya adalah kesesatan dan kesalahan yang nyata.”

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan wanita-wanita di kota berkata) yaitu kota Mesir (“Istri Aziz menggoda bujangnya) yaitu hamba sahaya lakinya (untuk menundukkan dirinya menuruti kemauannya, sesungguhnya cintanya kepada bujangnya itu adalah sangat mendalam) lafal hubban berkedudukan menjadi tamyiz, artinya cinta Zulaikha terhadap Yusuf telah merasup ke dalam lubuk hatinya.

(Sesungguhnya kami memandangnya dalam kesesatan yang nyata.”) jelas sesat karena mencintai hambanya sendiri.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Tersiarlah berita kepada para wanita di kota mengenai perbuatan yang dilakukan istri pembesar Mesir itu, mereka berkata :
Istri al-Aziz (sebutan bagi pembesar Mesir) menggoda bujangnya (pembantunya) dan merayunya.
Cintanya pada pembantunya itu memenuhi hatinya (dia telah cinta buta padanya).
Dan kami melihat perbuatannya itu merupakan satu kesesatan yang jelas.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Allah subhanahu wa ta’ala.
menceritakan bahwa kisah atau kejadian antara Yusuf dan istri Al-Aziz tersebar ke seantero penduduk kota Mesir sehingga menjadi topik pembicaraan mereka.

Dan wanita-wanita di kota itu berkata.

Yang antara lain istri para pejabat dan orang-orang terkemuka kota itu.
Mereka memprotes tindakan istri Al-Aziz, karena Al-Aziz adalah seorang menteri negeri itu, juga terhadap suaminya yang mendiamkan perbuatan itu.

Istri Al-Aziz menggoda bujangnya untuk menundukkan dirinya (kepadanya).

Artinya, dia berupaya menundukkan bujangnya untuk memenuhi keinginannya dan menggoda bujangnya agar mau diajak serong dengannya.

…sesungguhnya cintanya kepada bujangnya itu adalah sangat mendalam.

Yakni cintanya kepada bujangnya itu sampai menutupi hatinya, hingga membuatnya tergila-gila kepadanya.
Ad-Dahhak telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa syagaf artinya cinta yang memabukkan, diambil dari kata syagaf yang artinya lapisan yang melindungi hati.

Sesungguhnya kami memandangnya dalam kesesatan yang nyata.

Dalam perbuatannya itu, yakni mencintai bujangnya dan menggodanya agar mau berbuat mesum dengannya.


Informasi Surah Yusuf (يوسف)
Surat Yusuf ini terdiri atas 111 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah karena diturunkan di Mekah sebelum hijrah.

Surat ini dinamakan surat Yusuf adalah karena titik berat dari isinya mengenai riwayat Nabi Yusuf ‘alaihis salam Riwayat tersebut salah satu di antara cerita-cerita ghaib yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad ﷺ sebagai mu’jizat bagi beliau, sedang beliau sebelum diturunkan surat ini tidak mengetahuinya.
Menurut riwayat Al Baihaqi dalam kitab “Ad Dalail” bahwa segolongan orang Yahudi masuk agama lslam sesudah mereka mendengar cerita Yusuf ‘alaihis salam ini, karena sesuai dengan cerita-cerita yang mereka ketahui.

Dari cerita Yusuf ‘alaihis salam ini, Nabi Muhammad ﷺ mengambil pelajaran-pelajaran yang banyak dan merupakan penghibur terhadap beliau dalam menjalankan tugasnya.

Keimanan:

Kenabian Yusuf a.s. dan mu’jizat-mu’jizatnya
ketentuan yang berhubungan de­ngan keagamaan adalah hak Allah semata-mata
qadha Allah tak dapat dirobah
para rasul semuanya laki-laki.

Hukum:

Keharusan merahasiakan sesuatu untuk menghindari fitnah
barang dan anak te­muan wajib dipungut tidak boleh dibiarkan
boleh melakukah helah yang tidak merugikan orang lain untuk memperoleh sesuatu kemaslahatan.

Kisah:

Riwayat Nabi Yusuf a.s. bersaudara dengan orang tua mereka Ya’qub a.s.

Lain-lain:

Beberapa dari sifat dan tauladan yang mulia yang dapat diambil dari cerita Yusuf a.s
persamaan antara agama para nabi-nabi iala tauhid

Audio

Qari Internasional

Q.S. Yusuf (12) ayat 30 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Yusuf (12) ayat 30 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Yusuf (12) ayat 30 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Yusuf - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 111 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 12:30
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Yusuf.

Surah Yusuf (bahasa Arab:يسوف, Yūsuf, "Nabi Yusuf") adalah surah ke-12 dalam Al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 111 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah.
Surah ini dinamakan surah Yusuf adalah karena titik berat dari isinya mengenai riwayat Nabi Yusuf.
Riwayat tersebut salah satu di antara cerita-cerita gaib yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad sebagai mukjizat bagi dia, sedang dia sebelum diturunkan surah ini tidak mengetahuinya.
Dari cerita Yusuf ini, Nabi Muhammad mengambil pelajaran-pelajaran yang banyak dan merupakan penghibur terhadap dia dalam menjalankan tugasnya.
Menurut riwayat Al Baihaqi dalam kitab Ad-Dalail bahwa segolongan orang Yahudi masuk agama Islam sesudah mereka mendengar cerita Yusuf ini, karena sesuai dengan cerita-cerita yang mereka ketahui.

Nomor Surah12
Nama SurahYusuf
Arabيوسف
ArtiNabi Yusuf
Nama lainAhsan Al-Qashash (Sebaik-baik Kisah)
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu53
JuzJuz 12 (ayat 1-52),
juz 13 (ayat 53-111)
Jumlah ruku'0
Jumlah ayat111
Jumlah kata1795
Jumlah huruf7305
Surah sebelumnyaSurah Hud
Surah selanjutnyaSurah Ar-Ra’d
4.9
Ratingmu: 4.3 (9 orang)
Sending









Video

Panggil Video Lainnya

RisalahMuslim di  







Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta