Search
Exact matches only
Cari di judul
Cari di Arti & Tafsir
Search in comments
Search in excerpt
Filter by Custom Post Type
Filter berdasar surah
Pilih atau Semua
Abasa
Ad Dukhaan
Adh Dhuhaaa
Adz Dzaariyaat
Al 'Alaq
Al 'Ashr
Al A'laa
Al A'raaf
Al Aadiyaat
Al Ahqaaf
Al Ahzab
Al An 'aam
Al Anbiyaa
Al Anfaal
Al Ankabut
Al Balad
Al Baqarah
Al Bayyinah
Al Buruuj
Al Fajr
Al Falaq
Al Fath
Al Fatihah
Al Fiil
Al Furqaan
Al Ghaasyiyah
Al Haaqqah
Al Hadid
Al Hajj
Al Hasyr
Al Hijr
Al Hujurat
Al Humazah
Al Ikhlas
Al Infithar
Al Insaan
Al Insyiqaaq
Al Israa
Al Jaatsiyah
Al Jinn
Al Jumu'ah
Al Kaafiruun
Al Kahfi
Al Kautsar
Al Lahab
Al Lail
Al Ma'aarij
Al Maa'idah
Al Maa'un
Al Mu'min
Al Mu'minuun
Al Muddatstsir
Al Mujaadilah
Al Mulk
Al Mumtahanah
Al Munafiquun
Al Mursalat
Al Muthaffifin
Al Muzzammil
Al Qaari'ah
Al Qadr
Al Qalam
Al Qamar
Al Qashash
Al Qiyaamah
Al Waaqi'ah
Al Zalzalah
Alam Nasyrah
Ali Imran
An Naazi'at
An Nabaa
An Nahl
An Najm
An Naml
An Nas
An Nashr
An Nisaa'
An Nuur
Ar Ra'd
Ar Rahmaan
Ar Rum
As Sajdah
Ash Shaff
Ash Shaffaat
Asy Shyuura
Asy Syams
Asy Syu'araa
At Taghaabun
At Tahrim
At Takaatsur
At Takwir
At Taubah
At Tin
Ath Thaariq
Ath Thalaaq
Ath Thuur
Az Zukhruf
Az Zumar
Faathir
Fushshilat
Hud
Ibrahim
Luqman
Maryam
Muhammad
Nuh
Qaaf
Quraisy
Saba
Shaad
Thaa Haa
Yaa Siin
Yunus
Yusuf

💡 Ketik [nomer surah]-[nomer ayat], contoh: 2-255 atau albaqarah 255 atau ke www.risalahmuslim.id/2-255

Yusuf

Yusuf (Nabi Yusuf) surah 12 ayat 20


وَ شَرَوۡہُ بِثَمَنٍۭ بَخۡسٍ دَرَاہِمَ مَعۡدُوۡدَۃٍ ۚ وَ کَانُوۡا فِیۡہِ مِنَ الزَّاہِدِیۡنَ
Wasyarauhu bitsamanin bakhsin daraahima ma’duudatin wakaanuu fiihi minazzaahidiin(a);

Dan mereka menjual Yusuf dengan harga yang murah, yaitu beberapa dirham saja, dan mereka merasa tidak tertarik hatinya kepada Yusuf.
―QS. 12:20
Topik ▪ Para rasul diutus untuk memberi petunjuk
12:20, 12 20, 12-20, Yusuf 20, Yusuf 20, Yusuf 20
Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Yusuf (12) : 20. Oleh Kementrian Agama RI

Akhirnya sampailah kafilah itu ke Mesir dan di sana mereka jual Yusuf dengan harga yang murah sekali dibanding dengan mahalnya harga budak di negeri itu, apalagi Yusuf adalah seorang anak yang tampan dan segar bugar.

Para mufassirin mengatakan tentang "beberapa dirham yang dihitung" bahwa yang pasti harganya kurang dari 40 dirham, karena menurut adat kebiasaan di sana bila uang itu jumlahnya 40 dirham atau lebih, maka uang itu tidak dihitung lagi tetapi ditimbang.
Mereka jual Yusuf dengan harga yang begitu murah karena mereka khawatir kalau-kalau ada orang yang tahu bahwa Yusuf bukan budak, mengapa ia diperjualbelikan sedang dia adalah anak yang merdeka, anak orang-orang baik.
Karena kekhawatiran itulah mereka ingin cepat-cepat berlepas diri dari dia, asal mereka diberi uang berapa pun jumlahnya cukuplah bagi mereka.
Rupanya sudah ditakdirkan Allah mereka menjual Yusuf kepada seorang penguasa yang amat berpengaruh di Mesir yaitu perdana menteri yang kaya yang biasa disebut di sana dengan Al-Aziz agar dia mendapat kesempatan untuk menaiki tangga kekuasaan dan kemuliaan.

Yusuf (12) ayat 20 - dibacakan oleh Shaykh Mishari Alafasy Yusuf (12) ayat 20 - dibacakan oleh Syaikh Sa'ad Al-Ghamidi Yusuf (12) ayat 20 - dibacakan oleh Syaikh Muhammad Ayyub

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Mereka menjual Yusuf dengan harga sangat rendah, hanya beberapa dirham saja.
Mereka merasa tidak tertarik oleh Yusuf karena khawatir keluarganya akan mengetahuinya dan merampasnya dari mereka.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan mereka menjual Yusuf) orang-orang musafir itu membelinya dari tangan penimba air dan teman-temannya (dengan harga yang murah) kurang dari semestinya (yaitu hanya beberapa dirham saja) sekitar dua puluh atau dua puluh dua dirham saja (dan mereka) yakni saudara-saudara penimba air itu (merasa tidak tertarik hatinya kepada Yusuf) kemudian rombongan musafir itu membawa Yusuf ke negeri Mesir selanjutnya Nabi Yusuf dijual oleh orang yang membelinya dengan harga dua puluh dinar, dua pasang terompah dan dua buah baju.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Mereka menjualnya kepada musafir yang mendatanginya dengan harga murah, hanya beberapa dirham saja karena mereka tidak menyukainya dan ingin segera terbebas darinya.
Itu karena mereka tidak mengetahui kedudukan Yusuf di sisi Allah.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta'ala.:

Dan mereka menjual Yusuf dengan harga yang murah, yaitu beberapa dirham saja.

Allah subhanahu wa ta'ala.
menceritakan bahwa saudara-saudara Yusuf menjual Yusuf dengan harga yang sangat murah.
Demikianlah menurut Mujahid dan Ikrimah.
Al-bakhs artinya murah, seperti pengertian yang terdapat di dalam ayat lainnya:

maka ia tidak takut akan kekurangan pahala.
(Al Jin:13)

Maksudnya, mereka menukar Yusuf dengan harga yang jauh di bawah standar atau sangat murah.
Selain itu mereka (saudara-saudara Yusuf) adalah orang-orang yang sangat tidak menginginkannya.
Bahkan seandainya pembeli itu memintanya tanpa imbalan apa pun, niscaya mereka memberikan Yusuf kepadanya.

Ibnu Abbas, Mujahid, dan Ad-Dahhak mengatakan bahwa damir yang terdapat di dalam firman-Nya: dan mereka menjualnya.
(Yusuf:20) kembali kepada saudara-saudara Yusuf.

Sedangkan menurut Qatadah, yang dimaksud dengan mereka adalah kelompok orang-orang musafir.

Tetapi pendapat yang pertama lebih kuat karena firman-Nya:

...dan mereka merasa tidak tertarik hatinya kepada Yusuf.

Sesungguhnya yang dimaksud oleh ayat ini hanyalah saudara-saudara Yusuf, bukan orang-orang musafir, sebab orang-orang musafir itu merasa gembira dengan Yusuf, dan saudara-saudara Yusuf menyembunyikan identitas Yusuf yang sebenarnya.
Seandainya saudara-saudara Yusuf bukan orang-orang yang tidak tertarik hatinya kepada Yusuf, niscaya mereka tidak akan menjualnya.
Dengan demikian, dari analisis ini dapat disimpulkan bahwa damir yang terdapat pada lafaz syarauhu tiada lain maksudnya adalah saudara-saudara Yusuf.

Menurut suatu pendapat, lafaz bakhsin artinya haram, sedangkan pendapat lainnya lagi mengatakan zalim.
Sekalipun makna-makna tersebut merupakan makna lafaz ini, tetapi makna yang dimaksud dalam ayat ini tidaklah demikian.
Permasalahannya telah diketahui dan dimengerti oleh semua orang, bahwa hasil jualan tersebut adalah haram, mengingat Nabi Yusuf adalah anak Nabi, cucu Nabi, cicit Nabi kekasih Allah, yaitu Nabi Ibrahim.
Dia adalah orang mulia anak orang mulia anak orang mulia anak orang mulia.

Sesungguhnya makna yang dimaksud dengan al-bakhs dalam ayat ini ialah kurang atau harga yang murah atau harga palsu di bawah standar.
Dengan kata lain, mereka menjualnya dengan harga yang jauh di bawah standar.
Dalam ayat selanjutnya disebutkan:

...yaitu beberapa dirham saja.

Dari Ibnu Mas'ud, disebutkan bahwa mereka menjual Yusuf dengan harga dua puluh dirham.
Demikian pula menurut Ibnu Abbas, Nauf Al-Bakali, As-Saddi, Qatadah, dan Atiyyah Al-Aufi, dan ditambahkan bahwa mereka membagi-bagi hasilnya, masing-masing orang dua dirham.
Menurut Mujahid dua puluh dua dirham.
Menurut Muhammad ibnu Ishaq dan Ikrimah empat puluh dirham.

Ad-Dahhak mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:

...dan mereka merasa tidak tertarik hatinya kepada Yusuf.
Demikian itu karena mereka tidak mengetahui kenabian dan kedudukan Yusuf di sisi Allah subhanahu wa ta'ala.

Mujahid mengatakan bahwa setelah mereka menjual Yusuf, mereka mengikutinya dan mengatakan kepada sesama mereka, "Marilah kita ikuti dia sampai kita merasa tenang bahwa dia tidak minggat," hingga mereka mengikutinya sampai ke negeri Mesir.

Lalu si pembeli berkata, "Siapakah yang akan membeli anak ini sebagai penghibur hatinya?"
Maka Yusuf dibeli oleh raja yang muslim.

Kata Pilihan Dalam Surah Yusuf (12) Ayat 20

DARAAHIM
دَرَٰهِم

DARAAHIM:

Lafaz ini berasal dari bahasa Parsi yang mu'arrab (sudah menjadi bahasa Arab). Ia adalah jamak dari ad dirham, bermakna mata uang, uang logam dari perak yang digunakan untuk jual beli.

Ia hanya disebut sekali di dalam Al Qur'an yaitu dalam surah Yusuf (12), ayat 20. Lafaz ini dihubungkan dengan lafaz bakhs dan ma'duudaat yang mengisyaratkan harga yang murah dan uang yang sedikit. Ayat ini berkenaan dengan penjualan nabi Yusuf dengan harga yang murah.

Ibnu Mas'ud mengatakan, lafaz daraahiima ma'duudaat bermakna 20 dirham begitu juga pendapat Ibnu 'Abbas, As Suddi, Qatadah dan 'Atiyah, Al Aufi.

Mujahid berpendapat ia sebanyak 22 dirham.

Muhammad bin Ishaq dan Ikrimah berpendapat 40 dirham.

Al Qurtubi berkata,
''Apa yang diriwayatkan para sahabat adalah lebih utama."

ZAAHIDIIN:

Ini dalam bentuk kata pelaku (fa'il) dan jamak, berasal dari akar az zuhd, mufradnya zahid, mencakup makna orang yang zuhud atau tidak suka pada dunia, kembali kepada akhirat dan orang yang me­nolak sesuatu karena tidak suka padanya.

Al Kafawi berkata,
az zuhd lawan dari ar raghbah yaitu kecintaan dan az zahid bermakna orang yang menolak kesenang­an dunia dan nikmatnya.

Menurut ahli bahasa zahada fihi bermakna tidak suka dan zahada 'anhu bermakna suka. Dalam ayat "zahada fih", yaitu

وَكَانُوا۟ فِيهِ مِنَ ٱلزَّٰهِدِينَ

Disebut sekali saja di dalam Al Qur'an yaitu dalam surah Yusuf (12), ayat 20. Ayat ini menceritakan tentang Nabi Yusuf dijual dan orang yang menjualnya di­sifatkan oleh Allah dalam ayat ini dengan az zaahidiin.

Asy Syaukani berkata,
mereka ter­golong dalam orang zuhud karena mereka menjual Nabi Yusuf dengan harga yang murah.

Para pakar berbeda pendapat mengenai maksud lafaz az zaahidiin yang menjual Nabi Yusuf yaitu:

1. Mereka adalah kafilah dari pen­duduk Madyan yang menemuinya di dalam sumur, lalu menjualnya di Mesir dengan harga yang murah supaya tidak berada lama bersama mereka karena mereka bimbang sekiranya pemilik­nya datang mengambilnya karena dia orang yang merdeka. Lagipun mereka tidak tertarik dengannya.

2. Mereka adalah saudara Yusuf.
Mujahid dan Qatadah berpendapat, orang yang menjual Nabi Yusuf dengan harga yang murah adalah saudaranya. Ini karena mereka tidak suka padanya, sekiranya ada orang yang memintanya sekalipun, mereka akan memberikannya.

Oleh karena itu, Ibn Katsir berkata,
az zaahidiin kembali kepada saudara Nabi Yusuf dan bukan kafilah karena kafilah itu senang dengannya lalu membelinya. Sekiranya saudara Yusuf tidak ter­masuk di kalangan orang yang benci padanya, lalu mereka menjualnya dengan harga yang mahal, pasti kafilah itu tidak akan membelinya.

An Nasafi berkata,
lafaz ini kembali kepada saudara Yusuf karena mereka benci padanya dan tanda kebencian mereka adalah iri hati dan ingin men­ jauhkannya dari mereka. Mereka menjualnya bukan dengan maksud mencari keuntungan ataupun me­ nampakkan rasa gembira mereka pada­nya sehingga kafilah itu membelinya dengan harga yang murah. Di dalam Taurat, pada Sifr At Takwiin, saudara Yusuf menjualkannya kepada orang Arab Ismailiyyah.

Al Baidawi mengatakan, sekiranya lafaz ini kembali kepada saudara Yusuf, maksud itu bertepatan dengan zahir ayat karena apa­ bila Yusuf kembali kepada kafilah itu dan mereka berasa tidak suka padanya karena mereka menjumpainya dan sesuatu barang yang ditemui yang rendah nilainya. Mereka bimbang Yusuf berada lama di sisi mereka lalu menjualnya dengan segera.

Sumber : Kamus Al Qur'an, PTS Islamika SDN. BHD.Hal:259

Informasi Surah Yusuf (يوسف)
Surat Yusuf ini terdiri atas 111 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah karena diturunkan di Mekah sebelum hijrah.

Surat ini dinamakan surat Yusuf adalah karena titik berat dari isinya mengenai riwayat Nabi Yusuf 'alaihis salam Riwayat tersebut salah satu di antara cerita-cerita ghaib yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad ﷺ sebagai mu'jizat bagi beliau, sedang beliau sebelum diturunkan surat ini tidak mengetahuinya.
Menurut riwayat Al Baihaqi dalam kitab "Ad Dalail" bahwa segolongan orang Yahudi masuk agama lslam sesudah mereka mendengar cerita Yusuf 'alaihis salam ini, karena sesuai dengan cerita-cerita yang mereka ketahui.

Dari cerita Yusuf 'alaihis salam ini, Nabi Muhammad ﷺ mengambil pelajaran-pelajaran yang banyak dan merupakan penghibur terhadap beliau dalam menjalankan tugasnya.

Keimanan:

Kenabian Yusuf a.s. dan mu'jizat-mu'jizatnya
ketentuan yang berhubungan de­ngan keagamaan adalah hak Allah semata-mata
qadha Allah tak dapat dirobah
para rasul semuanya laki-laki.

Hukum:

Keharusan merahasiakan sesuatu untuk menghindari fitnah
barang dan anak te­muan wajib dipungut tidak boleh dibiarkan
boleh melakukah helah yang tidak merugikan orang lain untuk memperoleh sesuatu kemaslahatan.

Kisah:

Riwayat Nabi Yusuf a.s. bersaudara dengan orang tua mereka Ya'qub a.s.

Lain-lain:

Beberapa dari sifat dan tauladan yang mulia yang dapat diambil dari cerita Yusuf a.s
persamaan antara agama para nabi-nabi iala tauhid


Gambar Kutipan Surah Yusuf Ayat 20 *beta

Surah Yusuf Ayat 20



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah Yusuf

Surah Yusuf (bahasa Arab:يسوف, Yūsuf, "Nabi Yusuf") adalah surah ke-12 dalam Al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 111 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah.
Surah ini dinamakan surah Yusuf adalah karena titik berat dari isinya mengenai riwayat Nabi Yusuf.
Riwayat tersebut salah satu di antara cerita-cerita gaib yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad sebagai mukjizat bagi dia, sedang dia sebelum diturunkan surah ini tidak mengetahuinya.
Dari cerita Yusuf ini, Nabi Muhammad mengambil pelajaran-pelajaran yang banyak dan merupakan penghibur terhadap dia dalam menjalankan tugasnya.
Menurut riwayat Al Baihaqi dalam kitab Ad-Dalail bahwa segolongan orang Yahudi masuk agama Islam sesudah mereka mendengar cerita Yusuf ini, karena sesuai dengan cerita-cerita yang mereka ketahui.

Nomor Surah12
Nama SurahYusuf
Arabيوسف
ArtiNabi Yusuf
Nama lainAhsan Al-Qashash (Sebaik-baik Kisah)
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu53
JuzJuz 12 (ayat 1-52),
juz 13 (ayat 53-111)
Jumlah ruku'0
Jumlah ayat111
Jumlah kata1795
Jumlah huruf7305
Surah sebelumnyaSurah Hud
Surah selanjutnyaSurah Ar-Ra’d
4.5
Rating Pembaca: 4.9 (13 votes)
Sending