Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Yusuf (Nabi Yusuf) – surah 12 ayat 19 [QS. 12:19]

وَ جَآءَتۡ سَیَّارَۃٌ فَاَرۡسَلُوۡا وَارِدَہُمۡ فَاَدۡلٰی دَلۡوَہٗ ؕ قَالَ یٰبُشۡرٰی ہٰذَا غُلٰمٌ ؕ وَ اَسَرُّوۡہُ بِضَاعَۃً ؕ وَ اللّٰہُ عَلِیۡمٌۢ بِمَا یَعۡمَلُوۡنَ
Wajaa-at sai-yaaratun fa-arsaluu waaridahum fa-adla dalwahu qaala yaa busyra hadzaa ghulaamun wa-asarruuhu bidhaa’atan wallahu ‘aliimun bimaa ya’maluun(a);
Dan datanglah sekelompok musafir, mereka menyuruh seorang pengambil air.
Lalu dia menurunkan timbanya.
Dia berkata,
“Oh, senangnya, ini ada seorang anak muda!”
Kemudian mereka menyembunyikannya sebagai barang dagangan.
Dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.
―QS. Yusuf [12]: 19

Daftar isi

And there came a company of travelers;
then they sent their water drawer, and he let down his bucket.
He said,
"Good news! Here is a boy."
And they concealed him, (taking him) as merchandise;
and Allah was knowing of what they did.
― Chapter 12. Surah Yusuf [verse 19]

وَجَآءَتْ dan datanglah

And there came
سَيَّارَةٌ sekelompok musafir

a caravan
فَأَرْسَلُوا۟ maka/lalu mereka menyuruh

and they sent
وَارِدَهُمْ seorang pengambil air

their water drawer
فَأَدْلَىٰ maka/lalu dia mengulurkan

then he let down
دَلْوَهُۥ timbanya

his bucket.
قَالَ (pengambil air) berkata

He said,
يَٰبُشْرَىٰ Oh, kabar gembira

"O good news!
هَٰذَا ini

This
غُلَٰمٌ seorang anak muda

(is) a boy."
وَأَسَرُّوهُ dan mereka merahasiakan/menyembunyikan

And they hid him
بِضَٰعَةً barang dagangan

(as) a merchandise.
وَٱللَّهُ dan Allah

And Allah
عَلِيمٌۢ Maha Mengetahui

(is) All-Knower
بِمَا dengan/terhadap apa

of what
يَعْمَلُونَ mereka kerjakan

they do.

Tafsir

Alquran

Surah Yusuf
12:19

Tafsir QS. Yusuf (12) : 19. Oleh Kementrian Agama RI


Tidak lama sesudah Yusuf berada di dalam sumur, datanglah kafilah dari Madyan hendak berangkat ke Mesir.
Kebetulan persediaan air mereka sudah habis dan pergilah mereka ke sumur itu lalu menjatuhkan timba ke dalamnya untuk mengambil air.

Melihat timba diulurkan ke dalam sumur, hati Yusuf gembira dan timbul harapan di dalam hatinya bahwa dia akan dapat keluar dari bahaya yang sedang dihadapinya.
Dengan cepat dia pegang tali timba itu kuat-kuat, sehingga orang yang menimba heran mengapa air sumur ini amat berat.

Tetapi mereka tetap menarik tali itu bersama-sama, dan ternyata bukan air yang terangkat, tetapi seorang anak kecil yang manis dan elok rupanya.
Alangkah gembiranya pemimpin kafilah itu melihat anak yang sehat dan segar bugar itu.

Terbayanglah dalam pikirannya ia akan mendapat keuntungan yang besar dengan menjualnya kepada orang kaya di Mesir nanti.
Dengan cepat ia memerintahkan agar Yusuf disembunyikan supaya jangan kelihatan oleh orang lain karena mungkin orang-orang di daerah itu akan mengakui bahwa anak itu adalah anak penduduk kampung itu sendiri.

Tetapi Allah Maha Mengetahui niat pemimpin kafilah itu sebagaimana Dia mengetahui apa maksud dan tujuan saudara-saudara Yusuf memasukkannya ke dalam sumur.

Tafsir QS. Yusuf (12) : 19. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Kemudian datanglah sekelompok orang musafir, yang akan menuju Mesir, ke sumur itu.
Mereka mengutus orang yang akan mengambil air untuk memberi minum mereka.


Orang itu menurunkan timba, kemudian mengangkatnya.
Tiba-tiba Yusuf terangkat dan bergantungan di timba tersebut.


Pengambil air itu berteriak gembira,
"Ada berita gembira! Aku menemukan seorang anak muda!"


Mereka lalu menyembunyikan Yusuf di antara barang-barang dagangan yang diperjualbelikan.
Allah Maha Mengetahui apa yang mereka lakukan.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Kemudian datanglah sekelompok musafir.
Lalu mereka menyuruh seseorang untuk mengambilkan air untuk mereka, maka ketika dia menurunkan embernya ke dalam sumur, Yusuf bergantung pada ember itu.


Orang yang mengambil air itu pun senang karena menemukan seorang bocah laki-laki, dia berkata,
"Oh kabar gembira, ini ada seorang bocah yang berharga."
Orang yang mengambil air itu dan teman-temannya menyembunyikan Yusuf dari anggota kelompok musafir yang lain dan tidak menunjukkannya pada mereka.


Mereka (yang menemukan Yusuf) berkata,
"Ini adalah barang dagangan yang laku jual."
Dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat terhadap Yusuf.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Kemudian datanglah kelompok orang-orang musafir) rombongan orang-orang yang melakukan perjalanan dari Madyan ke Mesir, lalu mereka istirahat di dekat sumur Nabi Yusuf


(lalu mereka menyuruh seorang pengambil air) yang khusus untuk mencari air buat minum rombongan musafir


(maka dia menurunkan) melepaskan


(timbanya) ke dalam sumur kemudian Nabi Yusuf bergantung ke tali timba, sehingga keluarlah Nabi Yusuf dari dalam sumur itu.
Ketika pengambil air melihat Nabi Yusuf


(dia berkata,
"Oh, kabar gembira) menurut suatu qiraat dibaca busyraaya seruan di sini mengandung makna majaz, artinya cepatlah ini sudah masanya bagimu


(ini seorang anak muda.") maka hal itu diketahui oleh teman-teman penimba air, lalu mereka mendatanginya.


(Kemudian mereka menyembunyikan dia) artinya, mereka merahasiakan perkara Nabi Yusuf ini, dengan maksud untuk menjadikannya


(sebagai barang dagangan) seumpamanya mereka menganggapnya sebagai budak yang telah minggat kemudian ditemukan lagi.
Sedangkan Nabi Yusuf diam saja karena ia merasa khawatir akan dibunuh oleh mereka.


(Dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.)

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Allah subhanahu wa ta’ala, menceritakan apa yang dialami oleh Yusuf setelah ia dilemparkan oleh saudara-saudaranya di dalam dasar sumur, lalu ia ditinggalkan seorang diri di dalam sumur itu oleh saudara-saudaranya.
Yusufalaihis salam tinggal di dasar sumur itu selama tiga hari, menurut Abu Bakar ibnu Ayyasy.

Muhammad ibnu Ishaq mengatakan bahwa setelah saudara-saudara Yusuf melemparkannya ke dalam sumur itu, mereka duduk-duduk di sekeliling sumur tersebut seraya memikirkan apa yang akan mereka lakukan selanjutnya.
Maka Allah menggerakkan suatu kafilah ke arah Yusuf, dan mereka turun istirahat di dekat sumur tersebut.
Lalu mereka menyuruh tukang mengambil air mereka untuk menimbakan air buat mereka.

Setelah penimba air itu datang ke sumur tersebut dan menjulurkan timbanya ke dalam sumur, maka Nabi Yusuf bergantung kepada tali timba itu.
Akhirnya ia keluar dari sumur itu, dan si penimba air merasa gembira dengannya, lalu berkata:

Oh, kabar gembira, ini seorang anak muda!

Sebagian ulama membacanya,
"Ya Busyraya” As-Saddi menduga bahwa kata-kata ini adalah nama seorang yang dipanggil oleh si penimba air itu yang memberitahukan kepadanya bahwa dia telah mendapatkan (menemukan) seorang anak muda.
Pendapat yang dikemukakan oleh As-Saddi ini garib, karena sesungguhnya As-Saddi belum pernah mengemukakan tafsir qiraat ayat ini kecuali dalam riwayat dari Ibnu Abbas.
Sesungguhnya makna qiraat ini berarti me-mudaf-kan Perihalnya sama dengan kata-kata orang Arab,
"Hai diriku, bersabarlah."
dan
"Hai pelayan, datanglah kepadaku!",
yakni dengan membuang huruf idafah.
Dalam keadaan seperti ini diperbolehkan bacaan kasrah dan rafa’ Sedangkan penafsiran seperti itu merujuk kepada qiraat lainnya yang mengatakan,
"Ya Busyraya"


Firman Allah subhanahu wa ta’ala :

Kemudian mereka menyembunyikannya sebagai barang dagangan.

Yakni dan para pengambil air itu menjadikan Yusuf sebagai budak belian.
Mereka mengatakan,
"Kami telah membelinya dari pemilik air, karena takut iringan kafilah mereka ikut ambil bagian jika mereka mengetahui cerita yang sebenarnya."
Demikianlah yang dikatakan Mujahid, As-Saddi, dan Ibnu Jarir.

Al-Aufi telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas sehubungan dengan firman-Nya:

Kemudian mereka menyembunyikannya sebagai barang dagangan.
Artinya, saudara-saudara Yusuf menyembunyikan identitas Yusuf, dan Yusuf sendiri tidak menyangkalnya karena dia merasa khawatir saudara-saudaranya akan membunuhnya bila ia menyebutkan identitas pribadinya yang sesungguhnya, bahwa dia adalah saudara mereka.
Yusuf rela dirinya diperjualbelikan demi keselamatan dirinya.
Lalu saudara-saudara Yusuf bercerita kepada si penimba air itu bahwa Yusuf adalah budak mereka.
Maka si penimba air kaum itu berseru memanggil teman-temannya:
Oh, kabar gembira, ini seorang anak muda! (QS. Yusuf [12]: 19)
yang diperjualbelikan, dan saudara-saudara Yusuf menjualnya.


Firman Allah subhanahu wa ta’ala :

Dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.

Allah Maha Mengetahui apa yang dikerjakan oleh saudara-saudara Yusuf dan orang-orang yang membelinya.
Dengan kata lain, Allah berkuasa untuk mengubah hal itu dan menolaknya, tetapi kebijaksanaan dan takdir­Nya telah menentukan hal tersebut, maka Dia biarkan hal itu untuk dilangsungkan sesuai dengan takdir dan apa yang telah direncanakan­Nya.

Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah, Mahasuci Allah, Tuhan semesta alam.
(QS. Al-A’raf [7]: 54)

Di dalam ayat ini terkandung makna kiasan yang ditujukan kepada Rasulullah ﷺ, sekaligus sebagai pemberitahuan kepadanya bahwa Allah mengetahui semua gangguan yang menyakitkan dari kaum Rasulullah terhadap diri Rasul ﷺ Dan Allah mampu untuk menangkal hal itu, tetapi sengaja Allah menangguhkan mereka dan membiarkan takdir-Nya berjalan, kelak Allah akan menjadikan akibat yang terpuji dan kekuasaan bagi Rasul-Nya atas mereka.
Sama halnya seperti yang dilakukan Allah kepada Nabi Yusuf, Dia menjadikan akibat yang terpuji dan kekuasaan baginya atas saudara-saudaranya.

Unsur Pokok Surah Yusuf (يوسف)

Surat Yusuf ini terdiri atas 111 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah karena diturunkan di Mekah sebelum hijrah.

Surat ini dinamakan surat Yusuf adalah karena titik berat dari isinya mengenai riwayat Nabi Yusufalaihis salam.
Riwayat tersebut salah satu di antara cerita-cerita ghaib yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad ﷺ sebagai mukjizat bagi beliau, sedang beliau sebelum diturunkan surat ini tidak mengetahuinya.

Menurut riwayat Al Baihaqi dalam kitab "Ad Dalail" bahwa segolongan orang Yahudi masuk agama Islam sesudah mereka mendengar cerita Yusufalaihis salam ini, karena sesuai dengan cerita-cerita yang mereka ketahui.

Dari cerita Yusufalaihis salam ini, Nabi Muhammad ﷺ mengambil pelajaran-pelajaran yang banyak dan merupakan penghibur terhadap beliau dalam menjalankan tugasnya.

Keimanan:

▪ Kenabian Yusuf `alaihis salam dan mukjizat-mukjizatnya.
▪ Ketentuan yang berhubungan dengan keagamaan adalah hak Allah semata-mata.
▪ Qadha Allah tak dapat dirubah.
▪ Para rasul semuanya laki-laki.

Hukum:

▪ Keharusan merahasiakan sesuatu untuk menghindari fitnah.
▪ Barang dan anak temuan wajib dipungut tidak boleh dibiarkan.
▪ Boleh melakukah helah yang tidak merugikan orang lain untuk memperoleh sesuatu kemaslahatan.

Kisah:

▪ Riwayat Nabi Yusuf `alaihis salam bersaudara dengan orang tua mereka Yaqub `alaihis salam.

Lain-lain:

▪ Beberapa dari sifat dan tauladan yang mulia yang dapat diambil dari cerita Yusuf `alaihis salam.
▪ Persamaan antara agama para nabi-nabi ialah tauhid.

Audio

QS. Yusuf (12) : 1-111 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 111 + Terjemahan Indonesia



QS. Yusuf (12) : 1-111 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 111

Gambar Kutipan Ayat

Surah Yusuf ayat 19 - Gambar 1 Surah Yusuf ayat 19 - Gambar 2
Statistik QS. 12:19
  • Rating RisalahMuslim
4.4

Ayat ini terdapat dalam surah Yusuf.

Surah Yusuf (bahasa Arab:يسوف, Yūsuf, “Nabi Yusuf”) adalah surah ke-12 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 111 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah.
Surah ini dinamakan surah Yusuf adalah karena titik berat dari isinya mengenai riwayat Nabi Yusuf.
Riwayat tersebut salah satu di antara cerita-cerita gaib yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad sebagai mukjizat bagi dia, sedang dia sebelum diturunkan surah ini tidak mengetahuinya.
Dari cerita Yusuf ini, Nabi Muhammad mengambil pelajaran-pelajaran yang banyak dan merupakan penghibur terhadap dia dalam menjalankan tugasnya.
Menurut riwayat Al Baihaqi dalam kitab Ad-Dalail bahwa segolongan orang Yahudi masuk agama Islam sesudah mereka mendengar cerita Yusuf ini, karena sesuai dengan cerita-cerita yang mereka ketahui.

Nomor Surah 12
Nama Surah Yusuf
Arab يوسف
Arti Nabi Yusuf
Nama lain Ahsan Al-Qashash (Sebaik-baik Kisah)
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 53
Juz Juz 12 (ayat 1-52),
juz 13 (ayat 53-111)
Jumlah ruku’ 0
Jumlah ayat 111
Jumlah kata 1795
Jumlah huruf 7305
Surah sebelumnya Surah Hud
Surah selanjutnya Surah Ar-Ra’d
Sending
User Review
4.8 (12 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:

12:19, 12 19, 12-19, Surah Yusuf 19, Tafsir surat Yusuf 19, Quran Yusuf 19, Surah Yusuf ayat 19

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Kandungan Surah Yusuf

۞ QS. 12:2 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 12:5 • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 12:6 Ar Rabb (Tuhan) • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 12:18 • Minta tolong kepada Allah

۞ QS. 12:19 • Keluasan ilmu Allah • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 12:21 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Kekuatan umat Islam di dunia

۞ QS. 12:23 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 12:34 Ar Rabb (Tuhan) • Al Sami’ (Maha Pendengar) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 12:37 Tauhid Uluhiyyah • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 12:38 Tauhid UluhiyyahIslam agama para nabi • Syirik adalah dosa terbesar • Dosa terbesar •

۞ QS. 12:39 Tauhid UluhiyyahAl Qahhar (Maha Pemaksa) • Al Wahid (Maha Esa)

۞ QS. 12:40 Tauhid UluhiyyahAl Hakam (Maha memberi keputusan) • Islam agama para nabi • Syirik adalah dosa terbesar •

۞ QS. 12:42 Ar Rabb (Tuhan) • Sifat iblis dan pembantunya • Usaha syetan untuk membuat manusia lupa dalam berdoa

۞ QS. 12:50 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 12:52 Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 12:53 • Kasih sayang Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) •

۞ QS. 12:56 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Kekuatan umat Islam di dunia • Balasan dan pahala dari Allah

۞ QS. 12:57 • Pahala iman • Kebaikan yang ada di alam akhirat • Balasan dan pahala dari Allah

۞ QS. 12:64 • Kasih sayang Allah yang luas

۞ QS. 12:66 Al Wakil (Maha Penolong)

۞ QS. 12:67 Al Hakam (Maha memberi keputusan) • Kebenaran dan hakikat takdir • Melihat sebab akibat

۞ QS. 12:68 • Kebenaran dan hakikat takdir

۞ QS. 12:76 • Keluasan ilmu Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak)

۞ QS. 12:77 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 12:81 • Allah memiliki kunci alam ghaib

۞ QS. 12:83 • Berbaik sangka terhadap Allah • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 12:86 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 12:87 • Melihat sebab akibat

۞ QS. 12:90 • Balasan dan pahala dari Allah

۞ QS. 12:92 • Ampunan Allah dan rahmatNya

۞ QS. 12:98 • Ampunan Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) •

۞ QS. 12:99 Sifat Masyi’ah (berkehendak)

۞ QS. 12:100 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Ar Rabb (Tuhan) • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Al Lathif (Maha Halus)

۞ QS. 12:101 Dalil-dalil adanya Allah Ta’alaAr Rabb (Tuhan) • Al Wali (Maha Pelindung) • Islam agama para nabi •

۞ QS. 12:102 • Allah memiliki kunci alam ghaib

۞ QS. 12:103 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 12:104 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 12:105 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 12:106 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafirRiyaa’ dalam berbuat baik

۞ QS. 12:107 • Hari kiamat datang tiba-tiba • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 12:108 Tauhid Uluhiyyah • Mensucikan Allah dari segala sekutu

۞ QS. 12:109 • Kebaikan yang ada di alam akhirat

۞ QS. 12:110 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Azab orang kafir

۞ QS. 12:111 • Pengakuan antara satu kitab dengan lainnya • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

Ayat Pilihan

Orang-orang yang menyimpang dari jalan yang lurus & mendustakan tanda-tanda kebesaran Kami,
urusan & maksud mereka tidak akan tersembunyi dari Kami.
Mereka akan Kami balas dengan yang semestinya mereka terima.
QS. Fussilat [41]: 40

Bila datang suara yang memekakkan (tiupan sangkakala ke-2), pada hari ketika manusia lari dari saudaranya, dari ibu & bapaknya, dari istri & anak-anaknya. Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya
QS. ‘Abasa [80]: 33-37

karena kesombongan (mereka) di muka bumi & karena rencana (mereka) yang jahat.
Rencana yang jahat itu tidak akan menimpa selain orang yang merencanakannya sendiri.
QS. Fatir [35]: 43

Kami telah menentukan kematian di antara kamu & Allah sekali-sekali tidak akan dapat dikalahkan,
QS. Al-Waqi’ah [56]: 60

Hadits Shahih

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Mujahadah berasal dari bahasa Arab, yang berasal dari kata jahada, yang berarti ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Mujahadah merupakan sebuah istilah yang terbentuk dari asal kata jihad, artinya berjuang dengan sungguh-sungguh menurut syari'at Islam.

Istilah lain yang juga berasal dari kata Jihad, yakni Mujahidin. Mujahidin adalah istilah bagi pejuang (Muslim) yang turut dalam suatu peperangan atau terlibat dalam suatu pergolakan.

Salah satu tokoh dalam kisah umat masa lalu yang dapat dipetik pelajaran sebagai teladan yang baik ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Luqman adalah orang yang disebut dalam Alquran dalam surah Luqman [31] : 12-19 yang terkenal karena nasihat-nasihatnya kepada anaknya.

َبَارَكَ ٱلَّذِى نَزَّلَ ٱلْفُرْقَانَ عَلَىٰ عَبْدِهِۦ لِيَكُونَ لِلْعَٰلَمِينَ نَذِيرًا

Dalil di atas adalah nama-nama lain dari Alquran, yaitu ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
الفرقان, artinya 'Pembeda'.
Alquran dinamakan Al-Furqan karena dia membedakan antara yang haq dengan yang batil.

+

Array

Tujuan utama diturunkannya Alquran kepada umat manusia adalah ...

Benar! Kurang tepat!

إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا ٱلذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُۥ لَحَٰفِظُونَ

Dalil di atas adalah nama-nama lain dari Alquran, yaitu ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
ٱلذِّكْرَ = Adz-Dzikr (pemberi peringatan).
Firman Allah:
'Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Adz-Dzikr (Alquran), dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.'
(QS. Al Hijr [15] : 9)

Pendidikan Agama Islam #15
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #15 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #15 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #5

Berikut ini, yang tidak mengandung moral terpuji, adalah … Orang yang jujur akan senantiasa mengatakan … Lawan kata dari jujur ??adalah … Orang yang suka berbohong adalah orang … Bekerja tepat waktu adalah salah satu ciri orang yang …

Pendidikan Agama Islam #2

Salah satu Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al ‘Adl, yang berarti bahwa Allah … Allah memiliki sifat Yang Maha Mengumpulkan, yang artinya … Sifat adil Allah berlaku untuk … Salah satu Asmaul Husna adalah Al Akhir, yang berarti … Keberadaan Asmaul Husna, dijelaskan dalam Alquran surah …

Pendidikan Agama Islam #26

Sebab-sebab turunnya ayat Alquran disebut … Nama lain dari surah Al-Insyirah adalah … Jumlah surah-surah dalam Alquran adalah … Pesan utama dari kandungan Alquran adalah … Surah yang terpanjang dalam Alquran adalah …

Kamus

Wan (Ahlul Bait)

Apa itu Wan (Ahlul Bait)? Wan (Ahlul Bait) ialah gelaran melayu bagi keturunan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam dikalangan warga Arab-Melayu di Indonesia, Thailand dan Malaysia. Sampai sa...

Ahlul Fatrah

Apa itu Ahlul Fatrah? Dalam teologi Islam, istilah Ahlul Fatrah (bahasa Arab: أهل الفترة‎, ahl al-fatrah) merujuk kepada setiap orang yang tak pernah mendapatkan dakwah namun tak memiliki s...

Qatadah bin an-Nu’man

Siapa itu Qatadah bin an-Nu’man? Qatadah bin an-Nu’man (قتدة بن النعمان) adalah Sahabat Nabi Muhammad. Qatadah yang bernama asli Abdul Khatib merupakan penduduk Madinah, sehin...