Search
Exact matches only
Cari di judul
Cari di Arti & Tafsir
Search in comments
Search in excerpt
Filter by Custom Post Type
Filter berdasar surah
Pilih atau Semua
Abasa
Ad Dukhaan
Adh Dhuhaaa
Adz Dzaariyaat
Al 'Alaq
Al 'Ashr
Al A'laa
Al A'raaf
Al Aadiyaat
Al Ahqaaf
Al Ahzab
Al An 'aam
Al Anbiyaa
Al Anfaal
Al Ankabut
Al Balad
Al Baqarah
Al Bayyinah
Al Buruuj
Al Fajr
Al Falaq
Al Fath
Al Fatihah
Al Fiil
Al Furqaan
Al Ghaasyiyah
Al Haaqqah
Al Hadid
Al Hajj
Al Hasyr
Al Hijr
Al Hujurat
Al Humazah
Al Ikhlas
Al Infithar
Al Insaan
Al Insyiqaaq
Al Israa
Al Jaatsiyah
Al Jinn
Al Jumu'ah
Al Kaafiruun
Al Kahfi
Al Kautsar
Al Lahab
Al Lail
Al Ma'aarij
Al Maa'idah
Al Maa'un
Al Mu'min
Al Mu'minuun
Al Muddatstsir
Al Mujaadilah
Al Mulk
Al Mumtahanah
Al Munafiquun
Al Mursalat
Al Muthaffifin
Al Muzzammil
Al Qaari'ah
Al Qadr
Al Qalam
Al Qamar
Al Qashash
Al Qiyaamah
Al Waaqi'ah
Al Zalzalah
Alam Nasyrah
Ali Imran
An Naazi'at
An Nabaa
An Nahl
An Najm
An Naml
An Nas
An Nashr
An Nisaa'
An Nuur
Ar Ra'd
Ar Rahmaan
Ar Rum
As Sajdah
Ash Shaff
Ash Shaffaat
Asy Shyuura
Asy Syams
Asy Syu'araa
At Taghaabun
At Tahrim
At Takaatsur
At Takwir
At Taubah
At Tin
Ath Thaariq
Ath Thalaaq
Ath Thuur
Az Zukhruf
Az Zumar
Faathir
Fushshilat
Hud
Ibrahim
Luqman
Maryam
Muhammad
Nuh
Qaaf
Quraisy
Saba
Shaad
Thaa Haa
Yaa Siin
Yunus
Yusuf

💡 Ketik [nomer surah]-[nomer ayat], contoh: 2-255 atau albaqarah 255 atau ke www.risalahmuslim.id/2-255

Yusuf

Yusuf (Nabi Yusuf) surah 12 ayat 15


فَلَمَّا ذَہَبُوۡا بِہٖ وَ اَجۡمَعُوۡۤا اَنۡ یَّجۡعَلُوۡہُ فِیۡ غَیٰبَتِ الۡجُبِّ ۚ وَ اَوۡحَیۡنَاۤ اِلَیۡہِ لَتُنَبِّئَنَّہُمۡ بِاَمۡرِہِمۡ ہٰذَا وَ ہُمۡ لَا یَشۡعُرُوۡنَ
Falammaa dzahabuu bihi wa-ajma’uu an yaj’aluuhu fii ghayaabatil jubbi wa-auhainaa ilaihi latunabbi-annahum biamrihim hadzaa wahum laa yasy’uruun(a);

Maka tatkala mereka membawanya dan sepakat memasukkannya ke dasar sumur (lalu mereka masukkan dia), dan (di waktu dia sudah dalam sumur) Kami wahyukan kepada Yusuf:
“Sesungguhnya kamu akan menceritakan kepada mereka perbuatan mereka ini, sedang mereka tiada ingat lagi”.
―QS. 12:15
Topik ▪ Tauhid Uluhiyyah
12:15, 12 15, 12-15, Yusuf 15, Yusuf 15, Yusuf 15
Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Yusuf (12) : 15. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat 10 surat ini telah diterangkan bahwa saudara-saudara Yusuf telah sepakat akan memasukkan Yusuf ke dalam sumur dengan harapan ia akan ditemukan oleh kafilah yang ingin mengambil air dan dibawa ke negeri yang jauh agar ia tidak dapat bertemu lagi dengan ayahnya.
Pada ayat ini diterangkan bahwa sesampainya mereka di suatu tempat yang ada sumurnya mereka melaksanakan permufakatan jahat mereka, dan memasukkan Yusuf ke dalam sumur dengan demikian mereka merasa amat gembira karena momok yang selama ini menghantui jiwa mereka sudah tidak ada lagi.
Menurut anggapan mereka Yusuflah yang merebut kasih sayang ayahnya dan sekarang karena dia tidak ada lagi tentulah kasih sayang Yakub akan tertumpah kepada mereka.
Bagaimana dengan Yusuf sendiri yang telah mendekam dalam sumur yang gelap itu?
Tentulah dia akan sangat bersedih hati dan terbayanglah dalam pikirannya bahwa dia akan mati kedinginan dan kelaparan dan tidak akan dapat bertemu lagi dengan ayah ibunya serta saudara-saudaranya.
Pada saat yang amat kritis itulah Allah mengilhamkan kepadanya agar dia jangan khawatir dan jangan bersedih hati, Allah akan memeliharanya dan melepaskannya dari bahaya yang menimpanya.
Nanti dia akan mendapat pertolongan dari kafilah dan akhirnya ia akan mendapat kedudukan yang tinggi sehingga ia dapat mengingatkan saudara-saudaranya atas pengkhianatan mereka sedang mereka sendiri tidak sadar bahwa orang yang menceritakan itu adalah Yusuf sendiri.

Yusuf (12) ayat 15 - dibacakan oleh Shaykh Mishari Alafasy Yusuf (12) ayat 15 - dibacakan oleh Syaikh Sa'ad Al-Ghamidi Yusuf (12) ayat 15 - dibacakan oleh Syaikh Muhammad Ayyub

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Ketika mereka telah pergi jauh dari ayahnya dan sepakat untuk menceburkan Yusuf ke dalam sumur, mereka segera melaksanakan keinginannya.
Yusuf Kami berikan wahyu berupa ketenangan dan keyakinan pada Allah.
Juga Kami wahyukan bahwa Allah akan membuka mereka siasat yang mereka rencanakan dan mereka laksanakan.
Mereka tidak ingat lagi ketika ia beritahukan mereka bahwa dirinya adalah Yusuf, orang yang menjadi sasaran persengkokolan mereka.
Mereka mengira telah menghilangkan jejaknya dan merasa terlepas dari Yusuf.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Maka tatkala mereka membawanya dan sepakat) telah bertekad bulat (untuk memasukkannya ke dalam sumur) jawab dari lafal lammaa tidak disebutkan, yaitu maka mereka melakukan niatnya itu.
Untuk itu mereka melepas baju Nabi Yusuf setelah terlebih dahulu dipukuli dan dicaci maki, kemudian mereka mengulurkan tali timba ke dalam sumur tersebut sedangkan Nabi Yusuf diikatkan padanya.
Ketika tali timba mencapai setengah kedalaman sumur, lalu mereka melepaskannya, supaya Nabi Yusuf jatuh ke bawah lalu mati.
Akan tetapi Nabi Yusuf jatuh di air, kemudian ia duduk di atas batu besar yang ada dalam sumur itu.
Lalu saudara-saudaranya menyerunya, dan Nabi Yusuf menjawab seruan mereka, akan tetapi mereka menganggap bahwa Nabi Yusuf meminta pertolongan kepada mereka.
Mereka bermaksud untuk menimpakan batu besar kepadanya, akan tetapi mereka dicegah oleh Yahudza.
(Dan Kami wahyukan kepadanya) sewaktu ia berada di dalam sumur.
Nabi Yusuf hidup di dalam sumur selama tujuh belas tahun atau kurang daripadanya.
Allah memberikan wahyu kepadanya sebagai penenang hatinya ("Sesungguhnya kamu akan menceritakan kepada mereka) sesudah peristiwa ini (tentang perbuatan mereka ini) tentang perlakuan mereka ini (sedangkan mereka tiada ingat lagi.") terhadap dirimu sewaktu kamu bercerita kepada mereka.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Maka Ya'qub membiarkan Yusuf pergi bersama mereka.
Ketika mereka membawanya dan sepakat untuk memasukkannya ke dasar sumur, dan Kami wahyukan kepada Yusuf bahwa engkau akan menceritakan kelak kepada saudaramu tentang apa yang mereka lakukan terhadapmu, sedangkan mereka sudah tidak ingat lagi dan tidak merasa melakukannya.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Allah subhanahu wa ta'ala.
menceritakan bahwa setelah Yusuf dibawa oleh saudara-saudaranya dari sisi ayahnya sesudah mereka mendesaknya.

...dan mereka sepakat untuk memasukkannya ke dasar sumur.

Hal ini menggambarkan tentang perbuatan mereka yang sangat jahat, yaitu sepakat untuk mencampakkan Yusuf ke dasar sumur tersebut.
Mereka berpura-pura mengambil Yusuf dari sisi ayah mereka sebagai penghormatan mereka kepadanya, untuk menenangkan hatinya serta untuk menggembirakannya.

Menurut suatu pendapat, sesungguhnya Ya'qub 'alaihis salam ketika melepas Yusuf pergi bersama mereka terlebih dahulu memeluk, menciumi, dan mendoakannya.

As-Saddi dan lain-lainnya menyebutkan bahwa tiada jarak waktu antara penghormatan mereka kepada ayahnya dengan penyiksaan mereka kepada Yusuf, melainkan setelah mereka menghilang dari pandangan mata ayahnya dan suara mereka tidak kedengaran lagi.
Setelah itu mereka mulai menyakiti Yusuf, baik dengan kata-kata makian ataupun dengan cara lainnya yang serupa, yaitu memukulinya dan lain sebagainya.

Kemudian mereka membawa Yusuf ke sumur yang telah mereka sepakati sebagai tempat untuk membuangnya.
Mereka mengikat Yusuf terlebih dahulu dengan tambang, lalu memasukkannya ke dalam sumur itu.

Sebelum itu manakala Yusuf meminta perlindungan kepada seseorang dari mereka bila disakiti oleh yang lainnya, maka yang dimintai perlindungan itu justru menampar dan mencaci makinya.
Dan ketika Yusuf berpegangan pada pinggir sumur itu, mereka memukuli tangannya, lalu memutuskan tambang pengikatnya setelah Yusuf sampai di pertengahan kedalaman sumur, maka terjatuhlah Yusuf ke dalam air sumur itu yang menenggelamkannya.
Maka Yusuf naik ke sebuah batu besar —disebut Ragufah— yang ada di tengah lubang sumur itu, lalu berdiri di atasnya.

Firman Allah subhanahu wa ta'ala.:

dan (di waktu dia sudah dalam sumur) Kami wahyukan kepada Yusuf, "Sesungguhnya kamu akan menceritakan kepada mereka perbuatan mereka ini, sedangkan mereka tiada ingat lagi."

Allah subhanahu wa ta'ala.
menyebutkan tentang kasih sayang, rahmat, dan pertolongan­Nya kepada Yusuf, serta menurunkan kemudahan kepadanya di saat kesulitan.
Allah menurunkan wahyu-Nya kepada Yusuf di saat ia benar-benar berada dalam kesulitan guna menenteramkan dan meneguhkan hatinya, "Janganlah kamu bersedih hati terhadap nasib yang sedang kamu alami, karena sesungguhnya engkau akan menemui kemudahan dan jalan keluar yang baik.
Allah pasti akan menolongmu terhadap mereka dan Dia akan mengangkatmu serta meninggikan derajatmu.
Dan Engkau kelak akan menceritakan kepada mereka apa yang telah mereka lakukan terhadap dirimu dari perbuatan mereka ini."

Firman Allah subhanahu wa ta'ala.:

...sedangkan mereka tiada ingat lagi.

Mujahid dan Qatadah mengatakan, mereka tidak menyadari bahwa Allah menurunkan wahyu-Nya kepada Yusuf saat itu.
Sedangkan menurut Ibnu Abbas, maksudnya adalah engkau kelak akan menceritakan kepada mereka perbuatan mereka sekarang terhadapmu, sedangkan mereka tidak ingat lagi kepadamu dan tidak mengenalmu.

Sehubungan dengan hal ini Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepadaku Al-Haris, telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz, telah menceritakan kepada kami Sadaqah ibnu Ubadah Al-Asadi, dari ayahnya, ia pernah mendengar Ibnu Abbas menceritakan bahwa ketika saudara-saudara Yusuf masuk ke dalam istana Yusuf, maka Yusuf langsung dapat mengenali mereka, sedangkan mereka tidak mengenalnya.
Lalu Yusuf berkata, "Ambilkanlah piala itu." Kemudian Yusuf meletakkan piala itu di tangannya dan memukul piala itu hingga berdenting suaranya.
Lalu Yusuf berkata, "Sesungguhnya piala ini akan menceritakan kepadaku berita tentang golongan orang-orang ini, bahwa sesungguhnya di masa lalu kalian mempunyai seorang saudara seayah kalian yang dikenal dengan nama Yusuf yang sangat dicintai oleh ayah kalian, sedangkan kalian tidak.
Lalu kalian membawanya pergi dan melemparkannya ke dasar sebuah sumur."

Ibnu Abbas melanjutkan kisahnya, "Lalu Yusuf kembali memukul piala itu, dan piala itu berdenting untuk kedua kalinya.
Kemudian Yusuf berkata, 'Setelah itu kalian datang menghadap kepada ayah kalian dan kalian katakan kepadanya bahwa serigala telah memangsa Yusuf, dan kalian pun datang kepadanya dengan membawa baju gamisnya yang dilumuri oleh darah yang dusta (palsu).' Maka sebagian dari mereka (saudara-saudara Yusuf) berkata kepada sebagian yang lainnya, 'Sesungguhnya piala ini benar-benar menceritakan kisah kalian'."

Ibnu Abbas r.a.
mengatakan, "Kami merasa yakin bahwa ayat ini diturunkan menceritakan kisah mereka," yaitu firman Allah subhanahu wa ta'ala.: Sesungguhnya kamu akan menceritakan kepada mereka perbuatan mereka ini, sedangkan mereka tiada ingat lagi.
(Yusuf:15)

Catatan:

Firman Allah subhanahu wa ta'ala.:

...sedangkan mereka tiada ingat lagi.

dapat diartikan pada tiga pengertian :

1.
Mereka tidak menyadari bahwa Allah menurunkan wahyu-Nya kepada Yusuf saat itu.
2.
Engkau kelak akan menceritakan kepada mereka perbuatan mereka sekarang terhadapmu, sedangkan mereka tidak ingat lagi kepadamu dan tidak mengenalmu.
3.
Sekarang ini mereka melakukan suatu kejahatan terhadapmu sedangkan mereka tidak menyadari akibatnya dikemudian hari.

http://www.tafheem.net/

Informasi Surah Yusuf (يوسف)
Surat Yusuf ini terdiri atas 111 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah karena diturunkan di Mekah sebelum hijrah.

Surat ini dinamakan surat Yusuf adalah karena titik berat dari isinya mengenai riwayat Nabi Yusuf 'alaihis salam Riwayat tersebut salah satu di antara cerita-cerita ghaib yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad ﷺ sebagai mu'jizat bagi beliau, sedang beliau sebelum diturunkan surat ini tidak mengetahuinya.
Menurut riwayat Al Baihaqi dalam kitab "Ad Dalail" bahwa segolongan orang Yahudi masuk agama lslam sesudah mereka mendengar cerita Yusuf 'alaihis salam ini, karena sesuai dengan cerita-cerita yang mereka ketahui.

Dari cerita Yusuf 'alaihis salam ini, Nabi Muhammad ﷺ mengambil pelajaran-pelajaran yang banyak dan merupakan penghibur terhadap beliau dalam menjalankan tugasnya.

Keimanan:

Kenabian Yusuf a.s. dan mu'jizat-mu'jizatnya
ketentuan yang berhubungan de­ngan keagamaan adalah hak Allah semata-mata
qadha Allah tak dapat dirobah
para rasul semuanya laki-laki.

Hukum:

Keharusan merahasiakan sesuatu untuk menghindari fitnah
barang dan anak te­muan wajib dipungut tidak boleh dibiarkan
boleh melakukah helah yang tidak merugikan orang lain untuk memperoleh sesuatu kemaslahatan.

Kisah:

Riwayat Nabi Yusuf a.s. bersaudara dengan orang tua mereka Ya'qub a.s.

Lain-lain:

Beberapa dari sifat dan tauladan yang mulia yang dapat diambil dari cerita Yusuf a.s
persamaan antara agama para nabi-nabi iala tauhid


Gambar Kutipan Surah Yusuf Ayat 15 *beta

Surah Yusuf Ayat 15



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah Yusuf

Surah Yusuf (bahasa Arab:يسوف, Yūsuf, "Nabi Yusuf") adalah surah ke-12 dalam Al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 111 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah.
Surah ini dinamakan surah Yusuf adalah karena titik berat dari isinya mengenai riwayat Nabi Yusuf.
Riwayat tersebut salah satu di antara cerita-cerita gaib yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad sebagai mukjizat bagi dia, sedang dia sebelum diturunkan surah ini tidak mengetahuinya.
Dari cerita Yusuf ini, Nabi Muhammad mengambil pelajaran-pelajaran yang banyak dan merupakan penghibur terhadap dia dalam menjalankan tugasnya.
Menurut riwayat Al Baihaqi dalam kitab Ad-Dalail bahwa segolongan orang Yahudi masuk agama Islam sesudah mereka mendengar cerita Yusuf ini, karena sesuai dengan cerita-cerita yang mereka ketahui.

Nomor Surah12
Nama SurahYusuf
Arabيوسف
ArtiNabi Yusuf
Nama lainAhsan Al-Qashash (Sebaik-baik Kisah)
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu53
JuzJuz 12 (ayat 1-52),
juz 13 (ayat 53-111)
Jumlah ruku'0
Jumlah ayat111
Jumlah kata1795
Jumlah huruf7305
Surah sebelumnyaSurah Hud
Surah selanjutnyaSurah Ar-Ra’d
4.6
Rating Pembaca: 4.4 (8 votes)
Sending







✔ Surat yusup aya 15, tafsir surat yusuf ayat 15-