Yusuf (Nabi Yusuf) – surah 12 ayat 15 [QS. 12:15]

فَلَمَّا ذَہَبُوۡا بِہٖ وَ اَجۡمَعُوۡۤا اَنۡ یَّجۡعَلُوۡہُ فِیۡ غَیٰبَتِ الۡجُبِّ ۚ وَ اَوۡحَیۡنَاۤ اِلَیۡہِ لَتُنَبِّئَنَّہُمۡ بِاَمۡرِہِمۡ ہٰذَا وَ ہُمۡ لَا یَشۡعُرُوۡنَ
Falammaa dzahabuu bihi wa-ajma’uu an yaj’aluuhu fii ghayaabatil jubbi wa-auhainaa ilaihi latunabbi-annahum biamrihim hadzaa wahum laa yasy’uruun(a);

Maka tatkala mereka membawanya dan sepakat memasukkannya ke dasar sumur (lalu mereka masukkan dia), dan (di waktu dia sudah dalam sumur) Kami wahyukan kepada Yusuf:
“Sesungguhnya kamu akan menceritakan kepada mereka perbuatan mereka ini, sedang mereka tiada ingat lagi”.
―QS. 12:15
Topik ▪ Tauhid Uluhiyyah
12:15, 12 15, 12-15, Yusuf 15, Yusuf 15, Yusuf 15

Tafsir surah Yusuf (12) ayat 15

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Yusuf (12) : 15. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat 10 surat ini telah diterangkan bahwa saudara-saudara Yusuf telah sepakat akan memasukkan Yusuf ke dalam sumur dengan harapan ia akan ditemukan oleh kafilah yang ingin mengambil air dan dibawa ke negeri yang jauh agar ia tidak dapat bertemu lagi dengan ayahnya.
Pada ayat ini diterangkan bahwa sesampainya mereka di suatu tempat yang ada sumurnya mereka melaksanakan permufakatan jahat mereka, dan memasukkan Yusuf ke dalam sumur dengan demikian mereka merasa amat gembira karena momok yang selama ini menghantui jiwa mereka sudah tidak ada lagi.
Menurut anggapan mereka Yusuflah yang merebut kasih sayang ayahnya dan sekarang karena dia tidak ada lagi tentulah kasih sayang Yakub akan tertumpah kepada mereka.
Bagaimana dengan Yusuf sendiri yang telah mendekam dalam sumur yang gelap itu?
Tentulah dia akan sangat bersedih hati dan terbayanglah dalam pikirannya bahwa dia akan mati kedinginan dan kelaparan dan tidak akan dapat bertemu lagi dengan ayah ibunya serta saudara-saudaranya.
Pada saat yang amat kritis itulah Allah mengilhamkan kepadanya agar dia jangan khawatir dan jangan bersedih hati, Allah akan memeliharanya dan melepaskannya dari bahaya yang menimpanya.
Nanti dia akan mendapat pertolongan dari kafilah dan akhirnya ia akan mendapat kedudukan yang tinggi sehingga ia dapat mengingatkan saudara-saudaranya atas pengkhianatan mereka sedang mereka sendiri tidak sadar bahwa orang yang menceritakan itu adalah Yusuf sendiri.






Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta