Search
Exact matches only
Cari di judul
Cari di Arti & Tafsir
Search in comments
Search in excerpt
Filter by Custom Post Type
Filter berdasar surah
Pilih atau Semua
Abasa
Ad Dukhaan
Adh Dhuhaaa
Adz Dzaariyaat
Al 'Alaq
Al 'Ashr
Al A'laa
Al A'raaf
Al Aadiyaat
Al Ahqaaf
Al Ahzab
Al An 'aam
Al Anbiyaa
Al Anfaal
Al Ankabut
Al Balad
Al Baqarah
Al Bayyinah
Al Buruuj
Al Fajr
Al Falaq
Al Fath
Al Fatihah
Al Fiil
Al Furqaan
Al Ghaasyiyah
Al Haaqqah
Al Hadid
Al Hajj
Al Hasyr
Al Hijr
Al Hujurat
Al Humazah
Al Ikhlas
Al Infithar
Al Insaan
Al Insyiqaaq
Al Israa
Al Jaatsiyah
Al Jinn
Al Jumu'ah
Al Kaafiruun
Al Kahfi
Al Kautsar
Al Lahab
Al Lail
Al Ma'aarij
Al Maa'idah
Al Maa'un
Al Mu'min
Al Mu'minuun
Al Muddatstsir
Al Mujaadilah
Al Mulk
Al Mumtahanah
Al Munafiquun
Al Mursalat
Al Muthaffifin
Al Muzzammil
Al Qaari'ah
Al Qadr
Al Qalam
Al Qamar
Al Qashash
Al Qiyaamah
Al Waaqi'ah
Al Zalzalah
Alam Nasyrah
Ali Imran
An Naazi'at
An Nabaa
An Nahl
An Najm
An Naml
An Nas
An Nashr
An Nisaa'
An Nuur
Ar Ra'd
Ar Rahmaan
Ar Rum
As Sajdah
Ash Shaff
Ash Shaffaat
Asy Shyuura
Asy Syams
Asy Syu'araa
At Taghaabun
At Tahrim
At Takaatsur
At Takwir
At Taubah
At Tin
Ath Thaariq
Ath Thalaaq
Ath Thuur
Az Zukhruf
Az Zumar
Faathir
Fushshilat
Hud
Ibrahim
Luqman
Maryam
Muhammad
Nuh
Qaaf
Quraisy
Saba
Shaad
Thaa Haa
Yaa Siin
Yunus
Yusuf

💡 Ketik [nomer surah]-[nomer ayat], contoh: 2-255 atau albaqarah 255 atau ke www.risalahmuslim.id/2-255

Yusuf

Yusuf (Nabi Yusuf) surah 12 ayat 108


قُلۡ ہٰذِہٖ سَبِیۡلِیۡۤ اَدۡعُوۡۤا اِلَی اللّٰہِ ۟ؔ عَلٰی بَصِیۡرَۃٍ اَنَا وَ مَنِ اتَّبَعَنِیۡ ؕ وَ سُبۡحٰنَ اللّٰہِ وَ مَاۤ اَنَا مِنَ الۡمُشۡرِکِیۡنَ
Qul hadzihi sabiilii ad’uu ilallahi ‘ala bashiiratin anaa wamaniittaba’anii wasubhaanallahi wamaa anaa minal musyrikiin(a);

Katakanlah:
“Inilah jalan (agama)ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik”.
―QS. 12:108
Topik ▪ Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala
12:108, 12 108, 12-108, Yusuf 108, Yusuf 108, Yusuf 108
Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Yusuf (12) : 108. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat ini Allah subhanahu wa ta'ala memerintahkan kepada Muhammad ﷺ.
supaya memberitahu kepada umatnya bahwa dakwah yang dijalankannya begitu juga jalan yang ditempuhnya seperti bertauhid kepada Allah subhanahu wa ta'ala, mengikhlaskan ibadat kepada-Nya semata-mata adalah menjadi tugas dan kewajibannya.
Dia yakin bahwa usahanya ini akan berhasil karena apa yang dikemukakan dan dilaksanakannya itu dilandasi dengan bukti-bukti dan hujah yang nyata.
Yang demikian itu menjadi tugas dan kewajiban pula bagi orang-orang yang mempercayai dan mengikutinya sebagai penerus sehingga segala macam bentuk perbudakan dan perhambaan musnah dan tersapu bersih di permukaan bumi ini.
Perhatikanlah firman Allah subhanahu wa ta'ala:

Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik.
(Q.S.
An Nahl: 125)

Maha Suci Allah subhanahu wa ta'ala dari sangkaan bahwa Dia mempunyai sekutu dalam kuasa-Nya, dan bahwa ada yang wajib disembah selain Dia.
Langit dan bumi serta segala isinya bahkan semua yang ada bertasbib menyucikan Allah dari hal yang demikian itu sebagaimana firman Allah subhanahu wa ta'ala:

Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah.
Dan tidak ada suatu pun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka.
Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.

(Q.S.
Al-Isra': 44)

Ayat ini ditutup dengan satu ketegasan bahwa Nabi Muhammad ﷺ.
tidaklah termasuk orang-orang yang musyrik dan orang-orang musyrik tidak masuk di dalam golongannya.

Yusuf (12) ayat 108 - dibacakan oleh Shaykh Mishari Alafasy Yusuf (12) ayat 108 - dibacakan oleh Syaikh Sa'ad Al-Ghamidi Yusuf (12) ayat 108 - dibacakan oleh Syaikh Muhammad Ayyub

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Ingatkanlah mereka, wahai Muhammad, tentang betapa tinggi dan mulianya tujuan dan tugasmu.
Katakan kepada mereka, "Ini adalah jalanku.
Aku mengajak manusia menuju jalan Allah dengan penuh keyakinan.
Demikian pula orang-orang yang mengikuti jalanku dan mempercayai syariat yang aku bawa.
Mereka pun mengajak kepada jalan Allah.
Aku menyucikan Allah dari sifat-sifat yang tidak pantas disandang-Nya, dan aku bukan orang yang menyekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun."

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Katakanlah) kepada mereka ("Inilah jalanku) pengertian jalan di sini dijelaskan oleh firman berikutnya, yaitu:
(aku mengajak kepada) agama (Allah dengan hujah yang nyata) hujah yang jelas lagi gamblang (yaitu aku dan orang-orang yang mengikutiku) orang-orang yang beriman kepadaku.
Lafal man diathafkan kepada lafal ana yang berkedudukan menjadi mubtada daripada khabar yang disebutkan sebelumnya (Maha Suci Allah) kalimat ini dimaksud mensucikan Allah daripada semua jenis sekutu (dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik.") kalimat ini termasuk ke dalam rangkaian keterangan daripada lafal sabiilii di atas.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Katakanlah kepada mereka (wahai Rasul) :
Inilah jalanku, aku mengajak beribadah kepada Allah semata dengan hujjah (bukti nyata) dari Allah dan keyakinan.
Yaitu, aku dan orang-orang yang mengikuti aku.
Aku mensucikan Allah dari seagala sesuatu, dan aku bukan termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah dengan selain-Nya.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Allah subhanahu wa ta'ala.
berfirman kepada Rasul-Nya untuk menyampaikan kepada manusia dan jin bahwa inilah jalan agamaku dan sunnahku, yaitu menyeru kepada persaksian bahwa tidak ada Tuhan selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya.
Dan aku menyeru kepada Allah dengan hujah yang nyata, keyakinan dan bukti akan kebenaran seruan ini.
Seruan ini dilakukan pula oleh semua orang yang mengikuti jalanku atas dasar hujah yang nyata dan bukti yang jelas menurut rasio dan syara'.

Firman Allah subhanahu wa ta'ala.:

Mahasuci Allah.

Artinya, aku menyucikan Allah, mengagungkan-Nya, dan membesarkan­Nya dari semua kemusyrikan, tandingan, persamaan, anak, orang tua, istri, pembantu atau penasihat.
Mahasuci dan Mahatinggi Allah dari memiliki kesemuanya itu dengan ketinggian yang sebesar-besarnya.

Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah.
Dan tak ada suatu pun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kalian tidak mengerti tasbih mereka.
Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.
(Al-Isra:44)

Informasi Surah Yusuf (يوسف)
Surat Yusuf ini terdiri atas 111 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah karena diturunkan di Mekah sebelum hijrah.

Surat ini dinamakan surat Yusuf adalah karena titik berat dari isinya mengenai riwayat Nabi Yusuf 'alaihis salam Riwayat tersebut salah satu di antara cerita-cerita ghaib yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad ﷺ sebagai mu'jizat bagi beliau, sedang beliau sebelum diturunkan surat ini tidak mengetahuinya.
Menurut riwayat Al Baihaqi dalam kitab "Ad Dalail" bahwa segolongan orang Yahudi masuk agama lslam sesudah mereka mendengar cerita Yusuf 'alaihis salam ini, karena sesuai dengan cerita-cerita yang mereka ketahui.

Dari cerita Yusuf 'alaihis salam ini, Nabi Muhammad ﷺ mengambil pelajaran-pelajaran yang banyak dan merupakan penghibur terhadap beliau dalam menjalankan tugasnya.

Keimanan:

Kenabian Yusuf a.s. dan mu'jizat-mu'jizatnya
ketentuan yang berhubungan de­ngan keagamaan adalah hak Allah semata-mata
qadha Allah tak dapat dirobah
para rasul semuanya laki-laki.

Hukum:

Keharusan merahasiakan sesuatu untuk menghindari fitnah
barang dan anak te­muan wajib dipungut tidak boleh dibiarkan
boleh melakukah helah yang tidak merugikan orang lain untuk memperoleh sesuatu kemaslahatan.

Kisah:

Riwayat Nabi Yusuf a.s. bersaudara dengan orang tua mereka Ya'qub a.s.

Lain-lain:

Beberapa dari sifat dan tauladan yang mulia yang dapat diambil dari cerita Yusuf a.s
persamaan antara agama para nabi-nabi iala tauhid


Gambar Kutipan Surah Yusuf Ayat 108 *beta

Surah Yusuf Ayat 108



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah Yusuf

Surah Yusuf (bahasa Arab:يسوف, Yūsuf, "Nabi Yusuf") adalah surah ke-12 dalam Al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 111 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah.
Surah ini dinamakan surah Yusuf adalah karena titik berat dari isinya mengenai riwayat Nabi Yusuf.
Riwayat tersebut salah satu di antara cerita-cerita gaib yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad sebagai mukjizat bagi dia, sedang dia sebelum diturunkan surah ini tidak mengetahuinya.
Dari cerita Yusuf ini, Nabi Muhammad mengambil pelajaran-pelajaran yang banyak dan merupakan penghibur terhadap dia dalam menjalankan tugasnya.
Menurut riwayat Al Baihaqi dalam kitab Ad-Dalail bahwa segolongan orang Yahudi masuk agama Islam sesudah mereka mendengar cerita Yusuf ini, karena sesuai dengan cerita-cerita yang mereka ketahui.

Nomor Surah 12
Nama Surah Yusuf
Arab يوسف
Arti Nabi Yusuf
Nama lain Ahsan Al-Qashash (Sebaik-baik Kisah)
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 53
Juz Juz 12 (ayat 1-52),
juz 13 (ayat 53-111)
Jumlah ruku' 0
Jumlah ayat 111
Jumlah kata 1795
Jumlah huruf 7305
Surah sebelumnya Surah Hud
Surah selanjutnya Surah Ar-Ra’d
4.9
Rating Pembaca: 4.9 (27 votes)
Sending







✔ tafsiran surat yusuf 108

Anda perlu login mengelola Bookmark.

📖 Lihat Semua Bookmark-ku