QS. Yusuf (Nabi Yusuf) – surah 12 ayat 105 [QS. 12:105]

وَ کَاَیِّنۡ مِّنۡ اٰیَۃٍ فِی السَّمٰوٰتِ وَ الۡاَرۡضِ یَمُرُّوۡنَ عَلَیۡہَا وَ ہُمۡ عَنۡہَا مُعۡرِضُوۡنَ
Waka-ai-yin min aayatin fiis-samaawaati wal ardhi yamurruuna ‘alaihaa wahum ‘anhaa mu’ridhuun(a);

Dan banyak sekali tanda-tanda (kekuasaan Allah) di langit dan di bumi yang mereka melaluinya, sedang mereka berpaling dari padanya.
―QS. 12:105
Topik ▪ Permusuhan antara syetan dan manusia
12:105, 12 105, 12-105, Yusuf 105, Yusuf 105, Yusuf 105

Tafsir surah Yusuf (12) ayat 105

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Yusuf (12) : 105. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat ini Allah subhanahu wa ta’ala menerangkan bahwa tidak sedikit yang terdapat di langit dan di bumi sebagai tanda-tanda yang menunjukkan keesaan-Nya, kesempurnaan kekuasaan-Nya, seperti matahari, bulan, bintang-bintang, gunung-gunung, lautan, tanam-tanaman dan lain-lain yang dilihat dan disaksikan oleh mata kepala manusia, tetapi mereka tidak memperhatikannya, tidak memikirkan hikmah-hikmah yang terkandung di dalamnya, yang kesemuanya itu menunjukkan bahwa Allah subhanahu wa ta’ala itu Esa tiada Tuhan melainkan Dia, Dialah yang menciptakan semua makhluk dengan rapi dan teratur.
Kalau pun ada di antara mereka yang sibuk dan berusaha ingin mengetahui apa yang ada di langit dan di bumi, tetapi mereka lupa kepada Penciptanya, tidak diingatnya sama sekali.
Dengan akalnya, mereka asyik menikmati ilmunya, mengembangkan dan meningkatkannya tetapi sayang jiwanya kosong dari mengingat Allah, tidak memperdalam tentang makrifat kepada Allah subhanahu wa ta’ala Berpikir saja meskipun ada gunanya tetapi tidak banyak bermanfaat di akhirat kecuali apabila disertai dengan zikir mengingat Allah.
Berzikir sekali pun berguna di dunia dan di akhirat tetapi tidaklah sempurna kecuali dengan mempergunakan akal dan pikiran.
Alangkah berbahagianya orang yang dapat menjalin keduanya, berpikir dan berzikir, atau berzikir dan berpikir.
Orang itulah yang akan memperoleh kebaikan di dunia, kebaikan di akhirat dan selamat dari azab api neraka kelak.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Betapa banyak bukti tentang wujud, kemahaesaan dan kemahasempurnaan Tuhan yang terdapat di langit dan di bumi dan dapat disaksikan oleh kaummu.
Tetapi mereka tidak mau menerimanya karena sombong dan tidak mau mengambil pelajaran.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan banyak sekali) sudah berapa banyak (tanda-tanda) yang menunjukkan keesaan Allah (di langit dan di bumi yang mereka melaluinya) artinya mereka menyaksikannya (sedangkan mereka berpaling daripadanya.) tidak mau memikirkan tentangnya.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Banyak bukti-bukti yang menunjukkan keesaan Allah dan kekuasaan-Nya tersebar di langit dan bumi, seperti matahari, bulan, gunung dan pepohonan.
Mereka menyaksikannya, tapi mereka berpaling darinya, tidak mau memikirkannya dan tidak pula mengambil pelajaran darinya.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Allah subhanahu wa ta’ala.
menceritakan tentang kelalaian kebanyakan manusia dari memikirkan tentang tanda-tanda kekuasaan Allah dan bukti-bukti keesaan-Nya melalui makhluk yang diciptakan oleh Allah di langit dan di bumi, yaitu berupa bintang-bintang yang cemerlang sinarnya, yang tetap dan yang beredar serta gugusan-gugusan bintang-bintang lainnya, semuanya itu ditundukkan oleh kekuasaan Allah.
Berapa banyak di bumi ini bagian-bagian yang berdampingan, kebun-kebun, taman-taman, gunung-gunung yang terpancang dengan kokohnya, laut-laut yang luas dengan ombaknya yang berdebur, serta padang sahara yang luas-luas.
Berapa banyak pula di bumi ini makhluk hidup dan benda mati, juga berbagai jenis hewan, tumbuh-tumbuhan, dan buah-buahan yang berbeda-beda rasa, bau, warna, dan spesifikasinya.
Mahasuci Allah Yang Maha Esa, Pencipta semua makhluk, Yang Maha Menyendiri dengan sifat kekal dan abadi-Nya, serta Mahasumber bagi asma dan sifat-Nya.


Informasi Surah Yusuf (يوسف)
Surat Yusuf ini terdiri atas 111 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah karena diturunkan di Mekah sebelum hijrah.

Surat ini dinamakan surat Yusuf adalah karena titik berat dari isinya mengenai riwayat Nabi Yusuf ‘alaihis salam Riwayat tersebut salah satu di antara cerita-cerita ghaib yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad ﷺ sebagai mu’jizat bagi beliau, sedang beliau sebelum diturunkan surat ini tidak mengetahuinya.
Menurut riwayat Al Baihaqi dalam kitab “Ad Dalail” bahwa segolongan orang Yahudi masuk agama lslam sesudah mereka mendengar cerita Yusuf ‘alaihis salam ini, karena sesuai dengan cerita-cerita yang mereka ketahui.

Dari cerita Yusuf ‘alaihis salam ini, Nabi Muhammad ﷺ mengambil pelajaran-pelajaran yang banyak dan merupakan penghibur terhadap beliau dalam menjalankan tugasnya.

Keimanan:

Kenabian Yusuf a.s. dan mu’jizat-mu’jizatnya
ketentuan yang berhubungan de­ngan keagamaan adalah hak Allah semata-mata
qadha Allah tak dapat dirobah
para rasul semuanya laki-laki.

Hukum:

Keharusan merahasiakan sesuatu untuk menghindari fitnah
barang dan anak te­muan wajib dipungut tidak boleh dibiarkan
boleh melakukah helah yang tidak merugikan orang lain untuk memperoleh sesuatu kemaslahatan.

Kisah:

Riwayat Nabi Yusuf a.s. bersaudara dengan orang tua mereka Ya’qub a.s.

Lain-lain:

Beberapa dari sifat dan tauladan yang mulia yang dapat diambil dari cerita Yusuf a.s
persamaan antara agama para nabi-nabi iala tauhid

Audio

Qari Internasional

Q.S. Yusuf (12) ayat 105 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Yusuf (12) ayat 105 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Yusuf (12) ayat 105 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Yusuf - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 111 & Terjemahan


Gambar

no images were found



Statistik Q.S. 12:105
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Yusuf.

Surah Yusuf (bahasa Arab:يسوف, Yūsuf, "Nabi Yusuf") adalah surah ke-12 dalam Al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 111 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah.
Surah ini dinamakan surah Yusuf adalah karena titik berat dari isinya mengenai riwayat Nabi Yusuf.
Riwayat tersebut salah satu di antara cerita-cerita gaib yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad sebagai mukjizat bagi dia, sedang dia sebelum diturunkan surah ini tidak mengetahuinya.
Dari cerita Yusuf ini, Nabi Muhammad mengambil pelajaran-pelajaran yang banyak dan merupakan penghibur terhadap dia dalam menjalankan tugasnya.
Menurut riwayat Al Baihaqi dalam kitab Ad-Dalail bahwa segolongan orang Yahudi masuk agama Islam sesudah mereka mendengar cerita Yusuf ini, karena sesuai dengan cerita-cerita yang mereka ketahui.

Nomor Surah 12
Nama Surah Yusuf
Arab يوسف
Arti Nabi Yusuf
Nama lain Ahsan Al-Qashash (Sebaik-baik Kisah)
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 53
Juz Juz 12 (ayat 1-52),
juz 13 (ayat 53-111)
Jumlah ruku' 0
Jumlah ayat 111
Jumlah kata 1795
Jumlah huruf 7305
Surah sebelumnya Surah Hud
Surah selanjutnya Surah Ar-Ra’d
4.6
Ratingmu: 4.6 (14 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Podcast

Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta