QS. Yunus (Nabi Yunus) – surah 10 ayat 85 [QS. 10:85]

فَقَالُوۡا عَلَی اللّٰہِ تَوَکَّلۡنَا ۚ رَبَّنَا لَا تَجۡعَلۡنَا فِتۡنَۃً لِّلۡقَوۡمِ الظّٰلِمِیۡنَ
Faqaaluuu ‘alallahi tawakkalnaa rabbanaa laa taj’alnaa fitnatal(n)-lilqaumizh-zhaalimiin(a);

Lalu mereka berkata:
“Kepada Allahlah kami bertawakkal! Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang’zalim,
―QS. 10:85
Topik ▪ Rasul bebas dari kemusyrikan dan orang musyrik
10:85, 10 85, 10-85, Yunus 85, Yunus 85, Yunus 85

Tafsir surah Yunus (10) ayat 85

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Yunus (10) : 85. Oleh Kementrian Agama RI

Orang-orang yang beriman lagi taat itu ketika mendengar seruan Musa segeralah mereka menyambut dengan penuh ketaatan, bahwa mereka hanya kepada Allah saja bertawakal.
Mereka menyadari bahwa kemenangan dan kebahagiaan yang dijanjikan Tuhan kepada orang-orang yang beriman adalah tergantung kepada kebulatan hati mereka dan iman, amal dan tawakal.
Kemudian sesudah tawakal itu mereka berdoa kepada Allah agar memelihara mereka dari kejahatan orang-orang yang lalim serta melindungi mereka dari kesewenang-wenangan orang-orang yang dapat memalingkan mereka dari agama.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Orang-orang yang beriman itu berkata, “Hanya kepada Allah kami berserah diri.” Kemudian mereka memohon kepada Allah untuk berkenan menghindarkan mereka dari sasaran fitnah dan siksaan orang-orang kafir.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Lalu mereka berkata, “Kepada Allahlah kami bertawakal.

Ya Rabb kami! Janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang zalim) artinya janganlah Engkau membuat mereka menang atas diri kami sehingga mereka menduga bahwa mereka berada dalam jalan yang benar lalu mereka berani menyiksa kami.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Lalu kaum Musa berkata kepadanya :
sesungguhnya hanya kepada Allah-lah yang tiada sekutu bagi-Nya kami bersandar, dan hanya kepada-Nya-lah kami menyerahkan semua urusan kami.
Wahai Rabb kami, janganlah Engkau menolong mereka mengalahkan kami, karena itu akan menjadi fitnah bagi kai dalam beragama.
Atau orang-orang kafir itu akan menjadi sombong dengan kemenangan mereka, sehingga mereka akan berkata :
Jika mereka (Musa dan pengikutnya) berada dalam kebenaran, maka tidak pantas mereka kalah.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Kaum Bani Israil telah melakukan hal tersebut.
Mereka mengatakan:

Kepada Allah-lah kami bertawakal! Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang zalim.

Maksudnya, Janganlah Engkau memberikan kemenangan kepada mereka atas kami dan menjadikan mereka berkuasa atas kami sehingga mereka mengira bahwa semata-mata mereka berkuasa karena berada dipihak yang benar sedangkan kita berada dipihak yang batil, ini menyebabkan mereka berada di atas angin.

Hal yang sama telah diriwayatkan yang bersumber dari Abu Mijlaz dan Abud-Duha.
Sedangkan Ibnu Abu Nujaih dan lain-lainnya meriwayatkan dari Mujahid, Janganlah Engkau mengazab kami melalui kekuatan Fir’aun dan pasukannya, dan jangan pula melalui tangan kekuasaan (malaikat) dari sisi Engkau yang pada akhirnya kaum Fir’aun akan mengatakan “Seandainya mereka berada di pihak yang benar, tentulah mereka tidak disiksa dan kita pun tidak dapat berkuasa atas mereka.
Terlebih lagi menindas kita.”

Abdur-Razzak telah meriwayatkan, telah menceritakan kepada kami Ibnu Uyainah dari Ibnu Abu Nujaih, dari Mujahid mengenai firman-Nya:

Ya Tahan kami, janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang zalim.
Maksudnya, janganlah Engkau membiarkan mereka dapat menguasai kami karena mereka pasti akan memfitnah kami.


Kata Pilihan Dalam Surah Yunus (10) Ayat 85

FITNAH
فِتْنَة

Arti asal kata fitnah adalah memasukkan emas ke dalam api untuk menguji kualitasnya. Kata ini biasa diartikan dengan ujian dan cobaan. Kadang-kadang fitnah ini datangnya dari Allah dan kadang-kadang pula dari manusia, seperti sakit, musibah, kematian, azab dan kejadian-kejadian yang tidak disukai lainnya.

Kata fitnah dalam Al Qur’an diulang tiga puluh empat kali, yaitu dalam surah:
-Al Baqarah (2), ayat 191, 217, 102, 193;
-Ali Imran (3), ayat 7;
-An Nisaa (4), ayat 91;
-Al Maa’idah (5), ayat 41, 71;
-Al An’aam (6), ayat 23;
-Al A’raaf (7), ayat 155;
-Al Anfaal (8), ayat 25, 28, 38, 73;
-At Taubah (9), ayat 47, 48, 49;
-Yunus (10), ayat 85;
-Al Israa’ (17), ayat 60;
-Al Anbiyaa’ (21), ayat 35, 111;
-Al Hajj (22), ayat 11, 53;
-An Nuur (24), ayat 63;
-Al Furqaan (25), ayat 20;
-Al Ankabut (29), ayat 10;
-Al Ahzab (33), ayat 14;
-Ash Shaffaat (37), ayat 63;
-Az Zumar (39), ayat 49;
-Adz Dzaariyaat (51), ayat 14;
-Al Qamar (54), ayat 27;
-Al Mumtahanah (60), ayat 5;
-At Taghaabuun (64), ayat 15;
-Al Muddatstsir (74), ayat 31.

Sedangkan kata futunyang merupakan jamak dari fitnah diulang sekali surah Tha Ha (20), ayat 40. Begitu juga dengan kata faatiniin diulang sekali surah Ash Shaffaat (37), ayat 162. Dan kata maftuun juga diulang sekali surah Al Qalam (68), ayat 6.

Menurut Al Husayn bin Muhammad Ad Daamaghani, kata fitnah dan juga kata-kata yang seakar dengannya dalam Al Qur’an digunakan untuk sebelas pemakaian, yaitu:
(1). Kemusyrikan;
(2). Kekafiran;
(3). Azab; (4);
(4).Ujian dan cobaan;
(5). Dibakar dengan api;
(6). Pembunuhan;
(7). Dihalang-halangi dari jalan yang benar;
(8). Kesesatan dan kebingungan;
(9). Uzur;
(10). Kesukaran;
(11). Gila.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN. BHD.Hal:439-440

Informasi Surah Yunus (يونس)
Surat Yunus terdiri atas 109 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah kecuali ayat 40, 94, 95.
yang diturunkan pada masa Nabi Muhammad ﷺ berada di Madinah.
Surat ini dinamai “surat Yunus” karena dalam surat ini terutama ditampilkan kisah Nabi Yunus ‘alaihis salam dan pengikut-pengikutnya yang teguh imannya.

Keimanan:

Al Qur’an bukanlah sihir
Allah mengatur alam semesta dari Arasy-Nya
syafa’at hanyalah dengan izin Allah
Wali-wali Allah
wahyu Allah yang menerangkan yang ghaib kepada manusia
Allah menyaksikan dan mengamat-amati perbuatan hamba­ harnba-Nya di dunia
Allah tidak mempunyai Anak.

Hukum:

Menentukan perhitungan tahun dan waktu dengan perjalanan matahari dan bulan
hukum mengada-adakan sesuatu terhadap Allah dan mendustakan ayat-ayat-Nya.

Kisah:

Kisah Nabi Nuh a.s.dengan kaumnya
Nabi Musa dengan Fir’aun dan tukang-tukang sihir
kisah Bani lsrail setelah ke luar dari negeri Mesir
Nabi Yunus a.s. dengan kaumnya.

Lain-lain:

Manusia ingat kepada Allah di waktu kesukaran dan lupa di waktu senang
keadaan orang-orang baik dan orang-orang jahat di hari kiamat
Al Qur’an tidak dapat ditandingi
rasul hanya menyampaikan risalah.

Audio

Qari Internasional

Q.S. Yunus (10) ayat 85 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Yunus (10) ayat 85 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Yunus (10) ayat 85 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Yunus - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 109 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 10:85
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Yunus.

Surah Yunus (Arab: ينوس , Yūnus, "Nabi Yunus") adalah surah ke-10 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 109 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah kecuali ayat 40, 94, 95, yang diturunkan pada di Madinah.

Nomor Surah10
Nama SurahYunus
Arabيونس
ArtiNabi Yunus
Nama lain-
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu51
JuzJuz 11 (ayat 1-109)
Jumlah ruku'11 ruku'
Jumlah ayat109
Jumlah kata1844
Jumlah huruf7593
Surah sebelumnyaSurah At-Taubah
Surah selanjutnyaSurah Hud
4.6
Ratingmu: 4.2 (14 orang)
Sending







Pembahasan ▪ qs yunus 85-86 ▪ surat Yunus 85 ▪ yunus 87

Video

Panggil Video Lainnya

RisalahMuslim di  





Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta