Search
Exact matches only
Cari di judul
Cari di Arti & Tafsir
Search in comments
Search in excerpt
Filter by Custom Post Type
Filter berdasar surah
Pilih atau Semua
Abasa
Ad Dukhaan
Adh Dhuhaaa
Adz Dzaariyaat
Al 'Alaq
Al 'Ashr
Al A'laa
Al A'raaf
Al Aadiyaat
Al Ahqaaf
Al Ahzab
Al An 'aam
Al Anbiyaa
Al Anfaal
Al Ankabut
Al Balad
Al Baqarah
Al Bayyinah
Al Buruuj
Al Fajr
Al Falaq
Al Fath
Al Fatihah
Al Fiil
Al Furqaan
Al Ghaasyiyah
Al Haaqqah
Al Hadid
Al Hajj
Al Hasyr
Al Hijr
Al Hujurat
Al Humazah
Al Ikhlas
Al Infithar
Al Insaan
Al Insyiqaaq
Al Israa
Al Jaatsiyah
Al Jinn
Al Jumu'ah
Al Kaafiruun
Al Kahfi
Al Kautsar
Al Lahab
Al Lail
Al Ma'aarij
Al Maa'idah
Al Maa'un
Al Mu'min
Al Mu'minuun
Al Muddatstsir
Al Mujaadilah
Al Mulk
Al Mumtahanah
Al Munafiquun
Al Mursalat
Al Muthaffifin
Al Muzzammil
Al Qaari'ah
Al Qadr
Al Qalam
Al Qamar
Al Qashash
Al Qiyaamah
Al Waaqi'ah
Al Zalzalah
Alam Nasyrah
Ali Imran
An Naazi'at
An Nabaa
An Nahl
An Najm
An Naml
An Nas
An Nashr
An Nisaa'
An Nuur
Ar Ra'd
Ar Rahmaan
Ar Rum
As Sajdah
Ash Shaff
Ash Shaffaat
Asy Shyuura
Asy Syams
Asy Syu'araa
At Taghaabun
At Tahrim
At Takaatsur
At Takwir
At Taubah
At Tin
Ath Thaariq
Ath Thalaaq
Ath Thuur
Az Zukhruf
Az Zumar
Faathir
Fushshilat
Hud
Ibrahim
Luqman
Maryam
Muhammad
Nuh
Qaaf
Quraisy
Saba
Shaad
Thaa Haa
Yaa Siin
Yunus
Yusuf

💡 Ketik [nomer surah]-[nomer ayat], contoh: 2-255 atau albaqarah 255 atau ke www.risalahmuslim.id/2-255

Yunus

Yunus (Nabi Yunus) surah 10 ayat 78


قَالُوۡۤا اَجِئۡتَنَا لِتَلۡفِتَنَا عَمَّا وَجَدۡنَا عَلَیۡہِ اٰبَآءَنَا وَ تَکُوۡنَ لَکُمَا الۡکِبۡرِیَآءُ فِی الۡاَرۡضِ ؕ وَ مَا نَحۡنُ لَکُمَا بِمُؤۡمِنِیۡنَ
Qaaluuu aji-atanaa litalfitanaa ‘ammaa wajadnaa ‘alaihi aabaa-anaa watakuuna lakumaal kibriyaa-u fiil ardhi wamaa nahnu lakumaa bimu’miniin(a);

Mereka berkata:
“Apakah kamu datang kepada kami untuk memalingkan kami dari apa yang kami dapati nenek moyang kami mengerjakannya, dan supaya kamu berdua mempunyai kekuasaan di muka bumi?
Kami tidak akan mempercayai kamu berdua”.
―QS. 10:78
Topik ▪ Istighfar para Nabi as.
10:78, 10 78, 10-78, Yunus 78, Yunus 78, Yunus 78
Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Yunus (10) : 78. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini Allah menjelaskan pemuka-pemuka bangsa Qibty itu.
Setelah mereka gagal untuk mengemukakan alasan yang kuat untuk mematahkan alasan Musa a.s., maka mereka mencari-cari alasan untuk membela dan mempertahankan tradisi atau adat-istiadat mereka.
Mereka menuduh bahwa kedatangan Musa kepada mereka ialah untuk memaksa mereka meninggalkan kebiasaan adat-istiadat yang mereka warisi dari nenek moyang mereka, kemudian sesudah itu memaksa mereka mengikuti agama Nabi Musa.
Menurut mereka, usaha Nabi Musa demikian itu bertujuan untuk menjadi pemimpin agama dan negara di Mesir bersama saudaranya Harun.
Oleh karena mereka memandang Musa a.s.
itu akan merubah tradisi dan agama mereka dengan agama yang dibawanya serta keinginannya untuk menjadi raja di Mesir, maka mereka bertekad untuk tidak beriman kepadanya serta tidak menjadi pengikutnya.

Yunus (10) ayat 78 - dibacakan oleh Shaykh Mishari Alafasy Yunus (10) ayat 78 - dibacakan oleh Syaikh Sa'ad Al-Ghamidi Yunus (10) ayat 78 - dibacakan oleh Syaikh Muhammad Ayyub

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Berkatalah Fir'aun dan kaumnya kepada Musa, "Sesungguhnya apa yang kalian sampaikan ini hanya sekadar untuk mengalihkan kami dari agama nenek moyang dan adat istiadat kaum kami.
Dengan demikian, kamu bisa menjadikan kami sebagai pengikut-pengikutmu sehingga kalian berdua akan mendapatkan kekuasaan, kehormatan dan kepemimpinan.
Karena itu, kami tidak akan mempercayai kalian berdua, juga risalah yang kalian bawa."

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Mereka berkata, "Apakah kamu datang kepada kami untuk memalingkan kami) untuk membuat kami murtad (dari apa yang kami dapati nenek moyang kami mengerjakannya dan supaya kamu berdua mempunyai kekuasaan) kerajaan (di muka bumi?) yang dimaksud adalah negeri Mesir (Kami tidak akan mempercayai kamu berdua.") tidak mau beriman.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Fir aun dan pengikutnya berkata kepada Musa :
Apakah engkau datang kepada kami untuk memalingkan kami dari beribadah kepada selain Allah, sebagaimana yang telah dikerjakan nenek moyang kami.
Dan agar kalian berdua (Musa dan Harun) memiliki keagungan dan kemuliaan di bumi ini (Mesir)??
Kami tidak akan mempercayai kalian berdua bahwa kalian adalah Rasul yang diutus kepada kami agar kami menyembah Allah semata dan tidak menyekutukan-Nya dengan yang lain.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta'ala.:

...dari apa yang kami dapati nenek moyang kami mengerjakannya.

Maksudnya adalah agama yang mereka peluk di masa lalu.

...dan supaya kamu berdua.

Yakni bagi kamu dan Harun.

...kekuasaan.

Artinya, kebesaran dan kepemimpinan.

Di muka bumi kami tidak akan mempercayai kamu berdua."

Allah subhanahu wa ta'ala.
sering kali menyebutkan kisah Musa 'alaihis salam bersama Fir'aun dalam Kitab-Nya yang mulia, karena sesungguhnya di dalamnya terkandung kisah yang paling menakjubkan.
Sesungguhnya pada mulanya Fir'aun berlaku sangat hati-hati dan waspada terhadap kelahiran Musa.
Lalu takdir Allah menundukkannya, sehingga Fir'aun sendiri —tanpa sepengetahuannya— justru yang memelihara orang yang diwaspadainya ini di dalam istananya, satu kamar dengannya, serta satu meja makan, karena menganggapnya sebagai anaknya sendiri.

Kemudian Musa tumbuh besar dan Allah membuatkan baginya suatu penyebab yang menjadi lantaran bagi pengusirannya dari istana Fir'aun dan para pemuka kaumnya.
Lalu Allah memberinya kenabian dan kerasulan serta dapat berbicara langsung dengan-Nya.

Nabi Musa diutus oleh Allah kepada Fir'aun untuk menyerunya agar menyembah Allah dan kembali kepada-Nya.
Saat itu Fir'aun berada dalam puncak kejayaannya dengan segala kebesaran dan pengaruh yang dimilikinya.

Nabi Musa 'alaihis salam datang kepadanya dengan membawa risalah dari Allah dan tiada yang membantunya kecuali hanya saudara kandungnya, Yaitu Nabi Harun 'alaihis salam Tetapi Fir'aun membangkang, angkuh serta egois, emosi dan kecongkakannya makin menjadi-jadi.
Bahkan dia mengaku-ngaku hal yang tidak pantas bagi dirinya, berani berbuat kurang ajar terhadap Allah, serta menghina dan menganiaya golongan orang-orang yang beriman dari kalangan kaum Bani Israil.

Akan tetapi.
Allah memelihara Rasul-Nya (yaitu Nabi Musa) dan Nabi Harun serta meliputi keduanya dengan pertolongan-Nya dan menjaganya dengan mata kekuasaan-Nya yang tidak pernah tidur.

Hujah, perdebatan, dan mukjizat-mukjizat ditegakkan di tangan Nabi Musa.
dan Allah menampakkannya melalui Nabi Musa secara berangsur-angsur dan berturut-turut, sehingga membuat akal kebingungan dan hati merasa kagum dengannya.
Di hadapan mukjizat-mukjizat itu tiada suatu daya upaya pun yang dapat menghadapinya.
Hal seperti itu tidak lain kecuali datang dari orang yang dikuatkan oleh Allah subhanahu wa ta'ala.
Setiap kali mukjizat muncul, disusul dengan mukjizat lainnya yang lebih me­ngagumkan.

Dan tidaklah Kami perlihatkan kepada mereka suatu mukjizat kecuali mukjizat itu lebih besar daripada mukjizat-mukjizat sebelumnya.
(Az Zukhruf:48)

Fir'aun dan pemuka-pemuka kaumnya —semoga Allah melaknat mereka— tetap bersikeras mendustakan semua mukjizat itu, meng­ingkarinya dan menyombongkan diri terhadapnya, sehingga pada akhirnya Allah menimpakan azabnya kepada mereka dengan azab yang tidak dapat dihindari, yaitu Allah menenggelamkan mereka semuanya dalam sekejap.

Maka orang-orang yang zalim itu dimusnahkan sampai keakar-akamya.
Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.
(Al An'am:45)

Kata Pilihan Dalam Surah Yunus (10) Ayat 78

KIBRIYYA
كِبْرِيَآء

Dalam mu'jam lafaz al kibriyaa' dalam bentuk mu'annats, bermakna keagungan, kehebatan, tinggi bagi tunduk, kerajaan dan sebagainya.

Majd Ad Din Al Fairuz Abadi menyatakan: lafaz ini bermakna tinggi untuk tunduk dan ia hanya dimiliki oleh Allah.

Disebut dua kali di dalam Al Qur'an yaitu dalam surah:
-Yunus (10), ayat 78;
-Al Jaatsiyah (45), ayat 37.

Di dalam Al Qur'an, kata ini disandarkan kepada dua sandaran, yaitu:

Pertama, disandarkan kepada manusia sebagaimana di dalam surah Yunus, Allah berfirman:

وَتَكُونَ لَكُمَا ٱلْكِبْرِيَآءُ فِى ٱلْأَرْضِ

Mujahid berkata. Ia bermakna al mulk (kerajaan)."

Al Khazin berpendapat, ia bermakna kerajaan dan kekuasaan, oleh karena itu An Nasafi berkata: ia dinamakan demikian karena raja-raja mempunyai sifat kesombongan, ketinggian dan keagungan ke atas manusia dengan mengikuti mereka."

Kedua, disandarkan kepada Allah sebagaimana dalam surah Al Jaatsiyah, Allah berfirman,

وَلَهُ ٱلْكِبْرِيَآءُ فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِۖ

Dalam Tafsir Al Jalalayn, makna al kibriyaa' dalam ayat ini adalah al 'adzhamah (keagungan).

Asy Syaukani menjelaskan al kibriyaa' di sini bermakna baginya kebesaran, kemuliaan, keagungan dan kekuasaan.

Dalam makna ini, ianya hanya dimiliki oleh Allah sebagaimana sabda nabi yang diriwayatkan dari Tuhannya:

Keagungan adalah kain Ku dan al-kibriyaa' (kesombongan atau ketinggian) adalah pakaian Ku, barang siapa yang menentang salah satu dari keduanya pasti Aku akan membinasakannya atau menyiksanya.

Kesimpulannya, al kibriyaa' bermakna ketinggian, kekuasaan dan keagungan. Bila disandarkan kepada manusia maka ia bermakna kerajaan dan kesombongan yang bukan dalam makna sebenarnya karena dalam makna sebenarnya sifat al kibriyaa' hanya dimiliki oleh Allah

Sumber : Kamus Al Qur'an, PTS Islamika SDN. BHD.Hal:536-537

Informasi Surah Yunus (يونس)
Surat Yunus terdiri atas 109 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah kecuali ayat 40, 94, 95.
yang diturunkan pada masa Nabi Muhammad ﷺ berada di Madinah.
Surat ini dinamai "surat Yunus" karena dalam surat ini terutama ditampilkan kisah Nabi Yunus 'alaihis salam dan pengikut-pengikutnya yang teguh imannya.

Keimanan:

Al Qur'an bukanlah sihir
Allah mengatur alam semesta dari Arasy-Nya
syafa'at hanyalah dengan izin Allah
Wali-wali Allah
wahyu Allah yang menerangkan yang ghaib kepada manusia
Allah menyaksikan dan mengamat-amati perbuatan hamba­ harnba-Nya di dunia
Allah tidak mempunyai Anak.

Hukum:

Menentukan perhitungan tahun dan waktu dengan perjalanan matahari dan bulan
hukum mengada-adakan sesuatu terhadap Allah dan mendustakan ayat-ayat-Nya.

Kisah:

Kisah Nabi Nuh a.s.dengan kaumnya
Nabi Musa dengan Fir'aun dan tukang-tukang sihir
kisah Bani lsrail setelah ke luar dari negeri Mesir
Nabi Yunus a.s. dengan kaumnya.

Lain-lain:

Manusia ingat kepada Allah di waktu kesukaran dan lupa di waktu senang
keadaan orang-orang baik dan orang-orang jahat di hari kiamat
Al Qur'an tidak dapat ditandingi
rasul hanya menyampaikan risalah.


Gambar Kutipan Surah Yunus Ayat 78 *beta

Surah Yunus Ayat 78



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah Yunus

Surah Yunus (Arab: ينوس , Yūnus, "Nabi Yunus") adalah surah ke-10 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 109 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah kecuali ayat 40, 94, 95, yang diturunkan pada di Madinah.

Nomor Surah10
Nama SurahYunus
Arabيونس
ArtiNabi Yunus
Nama lain-
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu51
JuzJuz 11 (ayat 1-109)
Jumlah ruku'11 ruku'
Jumlah ayat109
Jumlah kata1844
Jumlah huruf7593
Surah sebelumnyaSurah At-Taubah
Surah selanjutnyaSurah Hud
4.5
Rating Pembaca: 4.3 (21 votes)
Sending







✔ surat yunus tafsir singkat ayat 78