Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Yunus (Nabi Yunus) – surah 10 ayat 74 [QS. 10:74]

ثُمَّ بَعَثۡنَا مِنۡۢ بَعۡدِہٖ رُسُلًا اِلٰی قَوۡمِہِمۡ فَجَآءُوۡہُمۡ بِالۡبَیِّنٰتِ فَمَا کَانُوۡا لِیُؤۡمِنُوۡا بِمَا کَذَّبُوۡا بِہٖ مِنۡ قَبۡلُ ؕ کَذٰلِکَ نَطۡبَعُ عَلٰی قُلُوۡبِ الۡمُعۡتَدِیۡنَ
Tsumma ba’atsnaa min ba’dihi rusulaa ila qaumihim fajaa-uuhum bil bai-yinaati famaa kaanuu liyu’minuu bimaa kadz-dzabuu bihi min qablu kadzalika nathba’u ‘ala quluubil mu’tadiin(a);
Kemudian setelahnya (Nuh), Kami utus beberapa rasul kepada kaum mereka (masing-masing), maka rasul-rasul itu datang kepada mereka dengan membawa keterangan yang jelas, tetapi mereka tidak mau beriman karena mereka dahulu telah (biasa) mendustakannya.
Demikianlah Kami mengunci hati orang-orang yang melampaui batas.
―QS. Yunus [10]: 74

Daftar isi

Then We sent after him messengers to their peoples, and they came to them with clear proofs.
But they were not to believe in that which they had denied before.
Thus We seal over the hearts of the transgressors
― Chapter 10. Surah Yunus [verse 74]

ثُمَّ kemudian

Then
بَعَثْنَا Kami utus

We sent
مِنۢ dari

after him *[meaning includes next or prev. word]
بَعْدِهِۦ sesudahnya

after him *[meaning includes next or prev. word]
رُسُلًا beberapa Rasul

Messengers
إِلَىٰ kepada

to
قَوْمِهِمْ kaum mereka

their people,
فَجَآءُوهُم maka datang kepada mereka

and they came to them
بِٱلْبَيِّنَٰتِ dengan keterangan yang nyata

with clear proofs.
فَمَا maka tidak

But not
كَانُوا۟ adalah mereka

they were
لِيُؤْمِنُوا۟ mereka hendak beriman

to believe
بِمَا dengan apa/disebabkan

what
كَذَّبُوا۟ mereka mendustakan

they had denied
بِهِۦ dengannya

[it]
مِن dari

before. *[meaning includes next or prev. word]
قَبْلُ sebelum

before. *[meaning includes next or prev. word]
كَذَٰلِكَ demikianlah

Thus
نَطْبَعُ Kami kunci/cap

We seal
عَلَىٰ atas

[on]
قُلُوبِ hati-hati

the hearts
ٱلْمُعْتَدِينَ orang-orang yang melampaui batas

(of) the transgressors.

Tafsir

Alquran

Surah Yunus
10:74

Tafsir QS. Yunus (10) : 74. Oleh Kementrian Agama RI


Dalam ayat ini Allah menerangkan tentang pengutusan rasulrasul sesudah peristiwa topan Nabi Nuh `alaihis salam, itu.
Nabi-nabi yang diutus itu antara lain Nabi Hud, Saleh, Ibrahim, Lut dan Syuaib `alaihis salam Mereka diutus kepada kaum mereka masing-masing;
Nabi Hud kepada kaum ad, Nabi Saleh kepada kaum samud, dan Syuaib diutus kepada kaumnya penduduk Madyan, juga diutus kepada kaum Aikah, tetangganya.

Kedua kaum ini sebenarnya satu rumpun, mereka mempunyai bahasa yang sama dan tanah air yang sama.
Setiap nabi itu datang kepada kaumnya dengan membawa bukti-bukti kebenaran kerasulannya dan memberikan petunjuk kepada kaum itu.

Setiap nabi itu menggariskan pedoman-pedoman hidup bagi kaumnya sesuai pula dengan masa, situasi, dan keadaan lingkungan mereka.



Kebanyakan kaum para nabi itu tidak beriman, bahkan mereka mendustakannya sebagaimana kaum Nuh.

Kebiasaan taklid buta kepada pemuka-pemuka mereka selalu diikuti oleh generasi berikutnya.
Oleh karena itu, seperti halnya hati nenek moyang mereka, hati mereka terkunci mati, maka hati nurani generasi berikutnyapun ikut terkunci.

Hal demikian itu adalah akibat dari tindakan mereka yang melampaui batas.


Kaum musyrikin Arab yang menentang Nabi Muhammad ﷺ, hati nuraninya gelap seperti halnya umat-umat yang lampau.

Hati mereka tertutup untuk menerima kebenaran.
Mereka mendustakan Rasul dan berbuat durhaka.

Sunnah Allah tetap berlaku bagi mereka yang menantang dan mengingkari agama.
Jika kaum musyrikin Arab itu tetap ingkar, mereka akan ditimpa azab Tuhan seperti halnya umat yang lampau itu.
Firman Allah:

سُنَّةَ اللّٰهِ فِى الَّذِيْنَ خَلَوْا مِنْ قَبْلُ وَلَنْ تَجِدَ لِسُنَّةِ اللّٰهِ تَبْدِيْلًا

Sebagai sunnah Allah yang (berlaku juga) bagi orang-orang yang telah terdahulu sebelum(mu), dan engkau tidak akan mendapati perubahan pada sunnah Allah. (al-Ahzab [33]: 62)

Tafsir QS. Yunus (10) : 74. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Kemudian setelah Nuh, Kami pun mengutus rasulrasul lainnya.
Mereka mengajak untuk mengesakan Allah (tauhid) dan menyampaikan janji dan ancaman dengan dukungan mukjizat-mukjizat yang membuktikan kebenaran risalah yang mereka sampaikan.


Tetapi kaum-kaum mereka mendustakan ajakan para rasul, sebagaimana perlakuan kaum Nuh kepada Nabinya.
Begitulah keadaan orang-orang yang ingkar, mereka tidak mau tunduk dan patuh.


Sebab, pengingkaran dan pendustaan telah mereka lakukan sebelum terlebih dulu mempertimbangkan dan mengambil pelajaran dari apa yang mereka dapatkan melalui para rasul.
Karena itulah, orang-orang yang selalu menolak dan memusuhi kebenaran, Allah kunci hati mereka dalam kebatilan.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Sesudah Nuh, Kami utus para Rasul kepada kaum mereka masing-masing (seperti Nabi Hud, Shalih, Ibrahim, Luth, Syuaib dan selain mereka).
Setiap rasul itu mendatangi kaumnya dengan membawa mukjizat yang menunjukkan risalah kenabiannya dan kebenaran apa yang dibawanya.


Akan tetapi, mereka tidak mempercayai dan mengingkarinya sebagaimana yang diperbuat oleh umat Nabi Nuh dan umat-umat terdahulu.
Hati mereka dikunci, sebagaimana dikuncinya hati hati umat-umat terdahulu sehingga mereka tidak beriman.


Juga hati umat-umat sesudahnya yang menyerupai mereka, yaitu mereka yang melampaui batasan-batasan Allah dan menyelisihi seruan rasulrasul mereka untuk menaati-Nya, sebagai hukuman atas dosa yang mereka perbuat.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Kemudian sesudahnya Kami utus) yakni sesudah Nabi Nuh


(beberapa rasul kepada kaum mereka) seperti Nabi Ibrahim, Nabi Hud dan Nabi Saleh


(maka rasulrasul itu datang kepada mereka dengan membawa keterangan-keterangan yang nyata), yakni mukjizat-mukjizat


(tetapi mereka tidak hendak beriman karena mereka dahulu telah biasa mendustakannya) sebelum rasulrasul diutus kepada mereka.


(Demikianlah Kami mengunci mati) menutup rapat-rapat


(hati orang-orang yang melampaui batas) sehingga hati mereka tidak mau menerima iman, seperti Kami mengunci mati hati mereka yang melampaui batas.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Allah subhanahu wa ta’ala, berfirman:
Kemudian sesudah Nuh, Kami utus beberapa rasul kepada kaum mereka (masing-masing), maka rasulrasul itu datang kepada mereka dengan membawa keterangan-keterangan yang nyata.
(QS. Yunus [10]: 74)
Maksudnya:
Sesudah Nuh, datanglah para rasul dengan membawa hujahhujah, dalildalil, dan keterangan-keterangan yang membenarkan apa yang disampaikan oleh para rasul itu kepada mereka.

…tetapi mereka tidak hendak beriman karena mereka dahulu telah (biasa) mendustakannya.


Yakni umat-umat itu tidaklah mau beriman kepada apa yang disampaikan kepada mereka oleh rasulrasul-Nya, karena mereka sudah terbiasa men­dustakan para rasul sejak para rasul diutus kepada mereka pada pertama kalinya.
Hal ini semakna dengan apa yang disebutkan oleh firman-Nya:

Dan (begitu pula) Kami memalingkan hati dan penglihatan mereka (QS. Al-An’am [6]: 110), hingga akhir ayat.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala :

Demikianlah Kami mengunci mati hati orang-orang yang melampaui batas.

Sebagaimana Allah mengunci mati hati mereka sehingga mereka tidak beriman karena kedustaan mereka itu.
demikian pula Allah mengunci mati hati orang-orang yang serupa dengan mereka sesudah mereka tiada.
Hati orang-orang yang serupa dengan mereka terkunci mati, yang karenanya mereka tidak mau beriman sehingga mereka menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri siksaan yang sangat pedih.

Makna yang dimaksud ialah Allah telah membinasakan umat-umat yang mendustakan rasulrasul-Nya dan menyelamatkan orang-orang yang beriman kepada para rasul.
Yang demikian itu terjadi pada masa sesudah Nabi Nuhalaihis salam, karena sesungguhnya manusia itu sebelum Nuhalaihis salam dari mulai masa Nabi Adamalaihis salam berada dalam agama Islam hingga manusia memulai penyembahan kepada berhalaberhala.
Lalu Allah subhanahu wa ta’ala, mengutus Nabi Nuhalaihis salam kepada mereka.
Karena itulah di hari kiamat kelak orang-orang mukmin akan berkata kepada Nabi Nuhalaihis salam,
"Engkau adalah rasul Allah yang pertama untuk penduduk bumi."

Ibnu Abbas mengatakan bahwa jarak masa antara Nabi Adam dan Nabi Nuh adalah sepuluh generasi, semuanya memeluk agama Islam.

Allah subhanahu wa ta’ala, telah berfirman:

Dan berapa banyaknya kaum sesudah Nuh telah Kami binasakan.
(QS. Al Israa [17]: 17)

Di dalam ayat ini terkandung makna peringatan yang besar bagi orang-orang musyrik Arab yang mendustakan penghulu para rasul dan penutup para nabi dan para rasul, yaitu Nabi Muhammad ﷺ Dengan kata lain, apabila orang-orang yang mendustakan rasulrasul Allah subhanahu wa ta’ala, telah tertimpa azab dan pembalasan seperti yang telah disebutkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala, dalam Kitab-Nya itu.
maka apakah yang diduga oleh orang-orang musyrik Arab sehingga mereka berani melakukan hal yang lebih berat daripada para pendusta rasul di masa silam?

Unsur Pokok Surah Yunus (يونس)

Surat Yunus terdiri atas 109 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah kecuali ayat 40, 94, 95.
Diturunkan pada masa Nabi Muhammad ﷺ berada di Madinah.

Surat ini dinamai "surat Yunus" karena dalam surat ini terutama ditampilkan kisah Nabi Yunusalaihis salam dan pengikut-pengikutnya yang teguh imannya.

Keimanan:

Alquran bukanlah sihir.
▪ Allah mengatur alam semesta dari Arasy-Nya.
▪ Syafa’at hanyalah dengan izin Allah.
Waliwali Allah.
▪ Wahyu Allah yang menerangkan yang ghaib kepada manusia.
▪ Allah menyaksikan dan mengamat-amati perbuatan hamba hamba-Nya di dunia.
▪ Allah tidak mempunyai anak.

Hukum:

▪ Menentukan perhitungan tahun dan waktu dengan perjalanan matahari dan bulan.
Hukum mengada-adakan sesuatu terhadap Allah dan mendustakan ayat-ayat-Nya.

Kisah:

▪ Kisah Nabi Nuh `alaihis salam dengan kaumnya.
▪ Nabi Musa dengan Fir’aun dan tukang-tukang sihir.
▪ Kisah Bani Israil setelah ke luar dari negeri Mesir.
▪ Nabi Yunus `alaihis salam dengan kaumnya.

Lain-lain:

▪ Manusia ingat kepada Allah di waktu kesukaran dan lupa di waktu senang.
▪ Keadaan orang-orang baik dan orang-orang jahat di hari kiamat.
Alquran tidak dapat ditandingi.
Rasul hanya menyampaikan risalah.

Audio

QS. Yunus (10) : 1-109 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 109 + Terjemahan Indonesia

QS. Yunus (10) : 1-109 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 109

Gambar Kutipan Ayat

Surah Yunus ayat 74 - Gambar 1 Surah Yunus ayat 74 - Gambar 2
Statistik QS. 10:74
  • Rating RisalahMuslim
4.7

Ayat ini terdapat dalam surah Yunus.

Surah Yunus (Arab: ينوس , Yūnus, “Nabi Yunus”) adalah surah ke-10 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 109 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah kecuali ayat 40, 94, 95, yang diturunkan pada di Madinah.

Nomor Surah 10
Nama Surah Yunus
Arab يونس
Arti Nabi Yunus
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 51
Juz Juz 11 (ayat 1-109)
Jumlah ruku’ 11 ruku’
Jumlah ayat 109
Jumlah kata 1844
Jumlah huruf 7593
Surah sebelumnya Surah At-Taubah
Surah selanjutnya Surah Hud
Sending
User Review
4.7 (27 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:

10:74, 10 74, 10-74, Surah Yunus 74, Tafsir surat Yunus 74, Quran Yunus 74, Surah Yunus ayat 74

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Kandungan Surah Yunus

۞ QS. 10:2 Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 10:3 Dalil-dalil adanya Allah Ta’alaTauhid RububiyyahTauhid UluhiyyahArsy • Memperoleh syafaat dengan izin Allah

۞ QS. 10:4 • Allah menepati janji • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Kebenaran hari penghimpunan • Keadilan Allah dalam menghakimi • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka

۞ QS. 10:5 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 10:6 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 10:7 • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 10:8 • Azab orang kafir • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 10:9 • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan) • Nama-nama surga • Sifat surga dan kenikmatannya • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga

۞ QS. 10:10 Tauhid RububiyyahAr Rabb (Tuhan) • Percakapan para ahli surga

۞ QS. 10:11 • Mengingkari hari kebangkitan • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 10:13 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 10:15 Ar Rabb (Tuhan) • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Nama-nama hari kiamat • Mengingkari hari kebangkitan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 10:16 Sifat Masyi’ah (berkehendak)

۞ QS. 10:17 • Mendustai Allah • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Siksa orang kafir

۞ QS. 10:18 • Mendustai Allah • Hanya Allah yang mendatangkan manfaat dan marabahaya • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah

۞ QS. 10:19 Ar Rabb (Tuhan) • Islam agama para nabi • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 10:20 • Para utusan Allah pun tidak mengetahui alam ghaib • Ar Rabb (Tuhan) • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 10:21 • Tugas-tugas malaikat • Menghitung amal kebaikan • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 10:23 • Kebenaran hari penghimpunan • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Menghitung amal kebaikan • Menanggung dosa orang lain •

۞ QS. 10:25 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Nama-nama surga • Allah menggerakkan hati manusia • Hidayah (petunjuk) dari Allah •

۞ QS. 10:26 • Pahala iman • Melihat Allah di surga • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Keabadian surga • Sifat ahli surga

۞ QS. 10:27 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Keadilan Allah dalam menghakimi • Keabadian neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Mereka yang kekal dalam neraka

۞ QS. 10:28 • Kebenaran hari penghimpunan • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Siksa orang kafir

۞ QS. 10:29 Al Syahid (Maha Menyaksikan) • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka

۞ QS. 10:30 Tauhid Uluhiyyah • Al Haq (Maha Benar) • Al Maula (Maha Penolong) • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Keadilan Allah dalam menghakimi

۞ QS. 10:31 Dalil-dalil adanya Allah Ta’alaTauhid Uluhiyyah • Kekuasaan Allah • Al Razzaq (Maha Pemberi rezeki) • Al MuhyiAl Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan)

۞ QS. 10:32 Tauhid UluhiyyahAr Rabb (Tuhan) • Al Haq (Maha Benar)

۞ QS. 10:33 Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 10:34 Dalil Allah atas hambaNya • Kekuasaan Allah • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Kelemahan tuhan selain Allah •

۞ QS. 10:35 Dalil Allah atas hambaNya • Allah menggerakkan hati manusia • Kelemahan tuhan selain Allah • Hidayah (petunjuk) dari Allah •

۞ QS. 10:36 • Keluasan ilmu Allah • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 10:37 Tauhid RububiyyahAr Rabb (Tuhan) • Pengakuan antara satu kitab dengan lainnya

۞ QS. 10:38 • Mendustai Allah • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 10:39 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 10:40 Ar Rabb (Tuhan) • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 10:41 Rasul bebas dari kemusyrikan dan orang musyrik • Menanggung dosa orang lain

۞ QS. 10:42 • Allah menggerakkan hati manusia • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 10:43 • Allah menggerakkan hati manusia

۞ QS. 10:44 • Keadilan Allah dalam menghakimi

۞ QS. 10:45 • Masa cepat berlalu • Mengingkari hari kebangkitan • Kebenaran hari penghimpunan • Azab orang kafir

۞ QS. 10:46 Al Syahid (Maha Menyaksikan) • Kebenaran hari penghimpunan • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 10:47 • Keadilan Allah dalam menghakimi

۞ QS. 10:48 • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 10:49 • Hanya Allah yang mendatangkan manfaat dan marabahaya • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Kekuasaan Allah

۞ QS. 10:50 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 10:52 • Keadilan Allah dalam menghakimi • Keabadian neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Mereka yang kekal dalam neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 10:53 Ar Rabb (Tuhan) • Mengingkari hari kebangkitan • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 10:54 • Orang kafir menebus dirinya pada hari kiamat • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Keadilan Allah dalam menghakimi

۞ QS. 10:55 • Segala sesuatu milik Allah • Allah menepati janji • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 10:56 Al MuhyiAl Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan) • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 10:57 Ar Rabb (Tuhan) • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 10:59 • Mendustai Allah

۞ QS. 10:60 • Mendustai Allah • Dzul Fadhl (Pemilik keutamaan)

۞ QS. 10:61 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Lembaran catatan amal perbuatan • Menghitung amal kebaikan •

۞ QS. 10:62 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’alaWali Allah dan wali syetan • Keutamaan iman •

۞ QS. 10:63 • Iman adalah ucapan dan perbuatan

۞ QS. 10:64 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Pahala iman • Allah menepati janji • Keutamaan iman •

۞ QS. 10:65 Al Sami’ (Maha Pendengar) • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 10:66 • Kepatuhan segala sesuatu pada Allah Ta’ala • Mendustai Allah • Segala sesuatu milik Allah • Kelemahan tuhan selain Allah •

۞ QS. 10:67 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 10:68 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Mendustai Allah • Segala sesuatu milik Allah • Allah tidak membutuhkan makhlukNya • Al Ghaniy (Maha Kaya)

۞ QS. 10:69 • Mendustai Allah • Azab orang kafir

۞ QS. 10:70 • Kebenaran hari penghimpunan • Azab orang kafir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat •

۞ QS. 10:72 Islam agama para nabi • Balasan dan pahala dari Allah

۞ QS. 10:73 • Azab orang kafir

۞ QS. 10:74 • Allah menggerakkan hati manusia • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 10:75 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 10:77 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 10:78 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 10:85 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 10:88 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 10:89 • Perintah tidak mengikuti orang musyrik

۞ QS. 10:90 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukminTauhid UluhiyyahIslam agama para nabi

۞ QS. 10:91 • Cacian Allah terhadap orang kafir

۞ QS. 10:93 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 10:94 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 10:95 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Azab orang kafir • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 10:96 Ar Rabb (Tuhan) • Allah menggerakkan hati manusia • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 10:97 • Beriman ketika datang hari kiamat • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 10:98 • Pahala iman • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir • Keutamaan iman

۞ QS. 10:99 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Ar Rabb (Tuhan) • Allah menggerakkan hati manusia

۞ QS. 10:100 • Allah menggerakkan hati manusia • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 10:101 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Keutamaan iman

۞ QS. 10:102 • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 10:103 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Keutamaan iman

۞ QS. 10:104 Tauhid Uluhiyyah • Usia dan rezeki sesuai dengan takdirIslam agama para nabi

۞ QS. 10:105 Tauhid UluhiyyahIslam agama para nabi • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 10:106 • Hanya Allah yang mendatangkan manfaat dan marabahaya • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Syirik adalah dosa terbesar

۞ QS. 10:107 • Ampunan Allah yang luas • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 10:108 Ar Rabb (Tuhan) • Menanggung dosa orang lain

۞ QS. 10:109 • Keadilan Allah dalam menghakimi

Ayat Pilihan

Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya,
ibunya mengandungnya dengan susah payah,
dan melahirkannya dengan susah payah (pula).
QS. Al-Ahqaf [46]: 15

Allah menyuruh (kamu) berlaku adil & berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran & permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.
QS. An-Nahl [16]: 90

Segala puji bagi Allah yang telah penuhi janji-Nya kepada kami & telah (memberi) kami tempat ini sedang kami (diperkenankan) menempati surga di mana saja yang kami kehendaki, maka surga itu sebaik-baik balasan bagi orang-orang yang beramal
QS. Az-Zumar [39]: 74

Dan tinggalkan orang-orang yang jadikan agama mereka sebagai main-main & senda gurau,
dan mereka telah ditipu oleh kehidupan dunia.
Peringatkanlah (mereka) dengan Alquran agar tidak dijerumuskan ke dalam neraka karena perbuatannya sendiri
QS. Al-An’am [6]: 70

Hadits Shahih

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Sumber hukum tertinggi dalam Islam adalah ..

Benar! Kurang tepat!

Alquran adalah keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. Penjelasan tersebut terdapat dalam surah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
u06c1u0670u0630u064eu0627 u0628u064eu06ccu064eu0627u0646u064c u0644u0651u0650u0644u0646u0651u064eu0627u0633u0650 u0648u064e u06c1u064fu062fu064bu06cc u0648u0651u064e u0645u064eu0648u06e1u0639u0650u0638u064eu06c3u064c u0644u0651u0650u0644u06e1u0645u064fu062au0651u064eu0642u0650u06ccu06e1u0646u064e

Inilah (Alquran) suatu keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.
--QS. 3:138

Hadits adalah Mubayyin untuk Alquran. Arti dari Mubayyin adalah ..

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Arti mubayyin itu menjelaskan, mencerahkan, menerangkan, menjernihkan.

+

Array

Hukum yang berkaitan dengan perilaku moral manusia dalam kehidupan disebut hukum ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Hukum Khuluqiyah ini adalah hukum yang berkenaan dengan akhlak juga budi pekerti manusia. Hukum ini mencakup semua sifat-sifat terpuji yang wajib ada dalam diri manusia sebagai hamba Allah Subhanahu Wa Ta`ala terkait hakikat dirinya sebagai makhluk sosial.

Adapun cakupan hukuk khuluqiyah ini seperti moral, adab dan sopan santun, budi pekerti dan perilaku-perilaku yang jauh dari unsur tercela lainnya.

Hukum Khuluqiyah ini adalah salah satu jenis hukum dalam Alquran, adapun jenis hukum lainnya adalah Itiqodiyah dan Amaliyah.

Hukum yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan secara lahiriah, manusia dengan sesama manusia dan orang-orang dengan lingkungannya disebut hukum ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Hukum Amaliah, yakni hukum yang mengatur secara lahiriah hubungan manusia dengan Allah Subhanahu Wa Ta`ala, antara sesama manusia, serta manusia dengan lingkungannya. Ilmu yang mempelajarinya disebut ilmu fiqih.

Pendidikan Agama Islam #7
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #7 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #7 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #8

Sumber kedua hukum dalam menetapkan Hukum tentang Alquran adalah … Hukum penggunaan hadis sebagai dasar hukum adalah … Orang yang menceritakan hadits disebut … Undang-undang tentang penggunaan Hadits-Maudu adalah … Berikut adalah hadits yang rusak, kecuali …

Pendidikan Agama Islam #21

Pembukuan Alquran dilakukan pada masa khalifah … Setiap bencana dan musibah yang menimpa manusia di bumi sudah tertulis dalam kitab … Bu Nindi mempersiapkan pakaian bayi, karena bu Nindi tidak lama lagi akan melahirkan bayinya, perilaku bu Nindi termasuk meyakini … Allah Subhanahu Wa Ta`ala.Allah Subhanahu Wa Ta`ala tidak akan merubah nasib suatu kaum , sebelum kaum itu sendiri yang merubahnya, arti ayat tersebut terdapat dalam Alquran surah ar-Rad ayat … Salah satu contoh hikmah beriman kepada qada bagi siswa adalah …

Pendidikan Agama Islam #25

Surah Al-Insyirah terdiri dari … ayat.Surah Al-Insyirah diawali dengan lafal … أَلَمْ dalam surah Al-Insyirah berarti …وَوَضَعْنَا عَنْكَ وِزْرَكَ Ayat diatas terdapat dalam Alquran surah Al-Insyirah ayat …Surah Al-Insyirah turun sesudah surah …

Kamus

akhlak

Apa itu akhlak? Akhlak secara terminologi berarti tingkah laku seseorang yang didorong oleh suatu keinginan secara sadar untuk melakukan suatu perbuatan yang baik.
Akhlak merupakan bentuk jamak dari ...

Kaum Quraisy

Siapa itu Kaum Quraisy? Suku Quraisy (bahasa Arab: قريش‎ الأمة​) adalah suku bangsa Arab keturunan Ibrahim, yang menetap di kota Mekkah dan daerah sekitarnya. Klan-klan yang menetap di te...

Harakat

Apa itu Harakat? Harakat (bahasa Arab: حركات, translit. harakaat‎), atau tasykil, adalah tanda baca atau diakritik yang ditempatkan pada huruf Arab untuk memperjelas gerakan dan pengucapan huru...