Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Yunus (Nabi Yunus) – surah 10 ayat 64 [QS. 10:64]

لَہُمُ الۡبُشۡرٰی فِی الۡحَیٰوۃِ الدُّنۡیَا وَ فِی الۡاٰخِرَۃِ ؕ لَا تَبۡدِیۡلَ لِکَلِمٰتِ اللّٰہِ ؕ ذٰلِکَ ہُوَ الۡفَوۡزُ الۡعَظِیۡمُ
Lahumul busyra fiil hayaatiddunyaa wafii-aakhirati laa tabdiila likalimaatillahi dzalika huwal fauzul ‘azhiim(u);
Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan di akhirat.
Tidak ada perubahan bagi janji-janji Allah.
Demikian itulah kemenangan yang agung.
―QS. Yunus [10]: 64

Daftar isi

For them are good tidings in the worldly life and in the Hereafter.
No change is there in the words of Allah.
That is what is the great attainment.
― Chapter 10. Surah Yunus [verse 64]

لَهُمُ bagi mereka

For them
ٱلْبُشْرَىٰ kabar gembira

(are) the glad tidings
فِى didalam

in
ٱلْحَيَوٰةِ kehidupan

the life
ٱلدُّنْيَا dunia

(of) the world
وَفِى dan dalam

and in
ٱلْءَاخِرَةِ akhirat

the Hereafter.
لَا tidak ada

No
تَبْدِيلَ perubahan

change
لِكَلِمَٰتِ bagi kalimat-kalimat

(is there) in the Words
ٱللَّهِ Allah

(of) Allah.
ذَٰلِكَ demikian

That
هُوَ ia

is
ٱلْفَوْزُ kemenangan

the success
ٱلْعَظِيمُ besar

the great.

Tafsir

Alquran

Surah Yunus
10:64

Tafsir QS. Yunus (10) : 64. Oleh Kementrian Agama RI


Allah menjelaskan bahwa mereka mendapat kabar gembira, yang mereka rasakan dalam kehidupan mereka di dunia dan di akhirat.
Kabar gembira yang mereka dapati ini ialah kabar gembira yang telah dijanjikan Allah melalui Rasul-Nya.

Di dunia, kabar gembira itu antara lain berbentuk kemenangan yang mereka peroleh dalam menegakkan kalimah Allah, kesuksesan hidup karena menempuh jalan yang benar, dan harapan yang diperoleh sebagai khalifah di dunia.
Selama mereka tetap berpegang kepada hukum Allah dan membela kebenaran agama Allah, mereka akan mendapat husnul khatimah.

Adapun kabar gembira yang akan mereka dapati di akhirat yaitu, selamat dari siksa kubur, dari sentuhan api neraka dan kekalnya mereka di dalam surga Adn (lihat tafsir Surah al-Anfal [8]: 10).


Allah menegaskan bahwa tidak ada perubahan dari janji-janji Allah.

Maksudnya bahwa kabar gembira yang telah dijanjikan Allah di dalam kitab-Nya dan ditetapkan oleh sabda Rasul-Nya, baik janji Allah yang mereka dapati di dunia dan yang akan mereka dapati di akhirat, tidak akan berubah karena hal itu adalah buah dari iman yang benar, yang mereka hayati dan dari takwa yang mereka jalankan.


Di akhir ayat ini Allah menyatakan bahwa apa yang mereka peroleh adalah kemenangan yang gilang gemilang yang tak ada tandingannya di dunia, yaitu kebahagiaan hidup di surga dan terlepas dari siksa neraka.

Tafsir QS. Yunus (10) : 64. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Di dunia ini, para wali Allah akan mendapatkan kabar gembira berupa janji kemenangan dan kemuliaan dari Allah di dunia, dan terlaksananya janji itu di akhirat.
Allah tidak akan mengkhianati janji-Nya.


Sesuatu yang dijanjikan di dunia, kemudian mereka peroleh di akhirat ini adalah suatu keberuntungan yang besar.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Mereka (para wali Allah) mendapat kabar gembira dari Allah di dalam kehidupan dunia dengan sesuatu yang menggembirakan, di antaranya adalah mimpi yang baik yang dilihat oleh seorang mukmin atau ditampakkan padanya, dan diakhirat dengan mendapat surga.
Allah tidak akan mengingkari janji-Nya dan tidak pula akan mengubahnya.


Itulah suatu keberuntungan yang besar, karena mencakup keselamatan dari setiap mara bahaya dan dimudahkan segala keringanan dan permohonannya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan dunia) makna ayat ini ditafsirkan oleh hadis sahih yang diketengahkan oleh Imam Hakim, bahwa berita gembira ini berupa mimpi yang baik yang dilihat oleh seorang wali Allah, atau mimpi yang baik itu diperlihatkan kepadanya


(dan dalam kehidupan di akhirat) mereka mendapatkan surga dan pahala.


(Tidak ada perubahan bagi kalimat-kalimat Allah) janji-janji Allah tidak akan diingkari.


(Yang demikian itu) hal yang telah disebutkan itu


(adalah kemenangan yang besar).

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala :

Tidak ada perubahan bagi kalimat-kalimat (janji-janji) Allah.

Maksudnya, janji ini tidak akan diubah, tidak akan diingkari, dan tidak akan diganti, bahkan ditetapkan, dikukuhkan, dan pasti akan terjadi.

Yang demikian itu adalah kemenangan yang besar.

Kata Pilihan Dalam Surah Yunus (10) Ayat 64

FAWZ
فَوْز

Arti kata dasar fawz adalah mendapatkan kebaikan, kejayaan atau kemenangan disertai dengan keselamatan.

Selain fawz kata dasar lain yang sama maknanya adalah mafaaz dan mafaazah.

Kata mafaaz dan mafaazah juga dapat diartikan dengan tempat yang penuh dengan anugerah bagi orangorang yang berjaya dan juga dapat diartikan dengan alat yang menyebabkan berjaya.

Sedangkan orang mendapat anugerah dalam bahasa Arab disebut dengan faa’iz jamaknya faa’izuun

Kesemua bentuk kata di atas disebut dalam Al Qur’an kecuali kata faa’iz dalam bentuk tunggal.

Kata fawz diulang sembilan belas kali dalam Al Qur’an.

Sekali dalam bentuk fawzul kabiir yang artinya adalah kemenangan yang besar, yaitu dalam surah Al Buruuj (85), ayat 11.
Dua kali dalam bentuk fawzul mubiin yang artinya adalah kejayaan yang nyata, yaitu dalam surah:
• Al An’aam (6), ayat 16;
• Al Jaatsiyah (45), ayat 30.
Sebanyak tiga belas kali ianya berbentuk fawzul ‘adzhiim dan tiga kali berbentuk fawzan ‘adzhiima yang keduanya berarti kemenengan yang agung, yaitu dalam surah:
An Nisaa‘ (4), ayat 13, 73;
• Al Maa’idah (5), ayat 119;
At Taubah (9), ayat 72, 89, 100, 111;
Yunus (10), ayat 64;
Al Ahzab (33), ayat 71;
• Ash Shaffsat (37), ayat 60;
• Al Mu’min (40), ayat 9;
Ad Dukhaan (44), ayat 57;
Al Fath (48), ayat 5;
Al Hadid (57), ayat 12;
Ash Shaff (61), ayat 12;
• At Taghaabun (64), ayat 9.
Yang dimaksud dengan kejayaan yang nyata, besar dan agung pada sebahagian besar ayat-ayat tersebut adalah anugerah agung di akhirat berupa masuk ke syurga selama-lamanya yang di bawahnya mengalir sungai-sungai dan penuh dengan karunia serta rahmat Allah, dijauhkan dari api neraka dan diampuni semua dosa.
Kejayaan seperti ini akan diperoleh orang-orang yang beriman, taat kepada Allah dan Rasul• Nya dan yang beramal salih.

Khusus pada surah Yunus (10), ayat 64, diterangkan bahwa kejayaan agung yang diperoleh orang yang beriman dan bertakwa bukan hanya berupa kenikmatan di akhirat saja, melainkan ia termasuk kebahagiaan yang menggembirakan di dunia juga, seperti merasakan rasa kasih sayang di antara sesama orang beriman, pujian yang baik, mimpi yang baik (Ar Ru’ya Ash Salihan) dan juga kemudahan yang diberikan Allah untuk melakukan amal kebajikan dan akhlak yang mulia serta dijauhkan dari perilaku yang tercela.

Sedangkan dalam surah An Nisaa‘ (4), ayat 73, yang dimaksudkan dengan fawzan ‘adzhiimaadalah kemenangan tentara muslim dalam perang.
Pada ayat tersebut diceritakan bahawa setelah tentara muslim menang dalam peperangan dan memperoleh banyak harta rampasan perang, orang-orang munafik yang tidak ikut berperang menyesal dan beranganangan sembari berkata: ”Alangkah baiknya kalau aku turut serta bersama-sama mereka, supaya aku juga beroleh kemenangan yang amat besar"

Kata mafaaza disebut sekali saja dalam Al Qur’an, yaitu dalam surah An Naba‘ (78), ayat 31. Sama dengan sebahagian besar ayat di atas, kata mafaaza pada ayat ini artinya adalah tempat yang penuh kemenangan, yaitu syurga.
Tempat ini akan diperoleh oleh orang-orang yang bertakwa.

Adapun kata mafaazah disebut dalam Al Qur’an dua kali, yaitu dalam surah:
Ali‘Imran (3), ayat 188;
Az Zumar (39), ayat 61.
Artinya juga hampir serupa dengan arti-arti sebelumnya, yaitu selamat dari neraka dan masuk ke dalam syurga.

Pada surah Ali Imran (3), ayat 188 ditegaskan bahawa orang-orang kafir yang bergembira dengan perilaku dan ucapan dosa yang mereka lakukan, dan suka dipuji dengan apa yang mereka tidak lakukan, mereka tidak akan berada di tempat yang selamat mafaazah dari azab dan siksa Allah.
Namun sebaliknya orang-orang yang bertakwa akan berada di tempat yang selamat mafaazah dari azab neraka, karena mereka mempunyai alat untuk menyelamatkan diri (mafaazah), yaitu ketakwaan.

Sedangkan kata faa’izuun diulang empat empat kali dalam Al Qur’an, yaitu dalam surah:
At Taubah (9), ayat 20;
• Al Mu’minuun (23), ayat 111;
An Nuur (24), ayat 52;
Al Hasyr (59), ayat 20.
Orang-orang berjaya yang disebut dalam ayat-ayat tersebut adalah:

1.Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad pada jalan Allah dengan harta benda dan jiwa mereka.
(surah At Taubah (9), ayat 20).

2. Orang-orang yang memohon kepada Allah dengan berkata: "Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka ampunilah kami dan berilah kami rahmat dan Engkau adalah Pemberi rahmat Yang Paling Baik." Mereka juga terus bersabar atas cemoohan dan ejekan orang-orang kafir terhadap keyakinan dan ucapan mereka.
(Al Mu’minuun (23), ayat 111).

3. Siapa yang taat kepada Allah dan Rasul• Nya dan takut melanggar perintah Allah serta, menjaga dirinya jangan terdedah kepada azab Allah.
(An Nuur (24), ayat 52).

4. Mereka adalah ahli syurga (Al Hasyr (59), ayat 20)

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal:428-430

Unsur Pokok Surah Yunus (يونس)

Surat Yunus terdiri atas 109 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah kecuali ayat 40, 94, 95.
Diturunkan pada masa Nabi Muhammad ﷺ berada di Madinah.

Surat ini dinamai "surat Yunus" karena dalam surat ini terutama ditampilkan kisah Nabi Yunusalaihis salam dan pengikut-pengikutnya yang teguh imannya.

Keimanan:

Alquran bukanlah sihir.
▪ Allah mengatur alam semesta dari Arasy-Nya.
▪ Syafa’at hanyalah dengan izin Allah.
Waliwali Allah.
▪ Wahyu Allah yang menerangkan yang ghaib kepada manusia.
▪ Allah menyaksikan dan mengamat-amati perbuatan hamba hamba-Nya di dunia.
▪ Allah tidak mempunyai anak.

Hukum:

▪ Menentukan perhitungan tahun dan waktu dengan perjalanan matahari dan bulan.
Hukum mengada-adakan sesuatu terhadap Allah dan mendustakan ayat-ayat-Nya.

Kisah:

▪ Kisah Nabi Nuh `alaihis salam dengan kaumnya.
▪ Nabi Musa dengan Fir’aun dan tukang-tukang sihir.
▪ Kisah Bani Israil setelah ke luar dari negeri Mesir.
▪ Nabi Yunus `alaihis salam dengan kaumnya.

Lain-lain:

▪ Manusia ingat kepada Allah di waktu kesukaran dan lupa di waktu senang.
▪ Keadaan orang-orang baik dan orang-orang jahat di hari kiamat.
Alquran tidak dapat ditandingi.
Rasul hanya menyampaikan risalah.

Audio

QS. Yunus (10) : 1-109 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 109 + Terjemahan Indonesia

QS. Yunus (10) : 1-109 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 109

Gambar Kutipan Ayat

Surah Yunus ayat 64 - Gambar 1 Surah Yunus ayat 64 - Gambar 2
Statistik QS. 10:64
  • Rating RisalahMuslim
4.9

Ayat ini terdapat dalam surah Yunus.

Surah Yunus (Arab: ينوس , Yūnus, “Nabi Yunus”) adalah surah ke-10 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 109 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah kecuali ayat 40, 94, 95, yang diturunkan pada di Madinah.

Nomor Surah 10
Nama Surah Yunus
Arab يونس
Arti Nabi Yunus
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 51
Juz Juz 11 (ayat 1-109)
Jumlah ruku’ 11 ruku’
Jumlah ayat 109
Jumlah kata 1844
Jumlah huruf 7593
Surah sebelumnya Surah At-Taubah
Surah selanjutnya Surah Hud
Sending
User Review
4.5 (21 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:

10:64, 10 64, 10-64, Surah Yunus 64, Tafsir surat Yunus 64, Quran Yunus 64, Surah Yunus ayat 64

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Kandungan Surah Yunus

۞ QS. 10:2 Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 10:3 Dalil-dalil adanya Allah Ta’alaTauhid RububiyyahTauhid UluhiyyahArsy • Memperoleh syafaat dengan izin Allah

۞ QS. 10:4 • Allah menepati janji • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Kebenaran hari penghimpunan • Keadilan Allah dalam menghakimi • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka

۞ QS. 10:5 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 10:6 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 10:7 • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 10:8 • Azab orang kafir • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 10:9 • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan) • Nama-nama surga • Sifat surga dan kenikmatannya • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga

۞ QS. 10:10 Tauhid RububiyyahAr Rabb (Tuhan) • Percakapan para ahli surga

۞ QS. 10:11 • Mengingkari hari kebangkitan • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 10:13 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 10:15 Ar Rabb (Tuhan) • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Nama-nama hari kiamat • Mengingkari hari kebangkitan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 10:16 Sifat Masyi’ah (berkehendak)

۞ QS. 10:17 • Mendustai Allah • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Siksa orang kafir

۞ QS. 10:18 • Mendustai Allah • Hanya Allah yang mendatangkan manfaat dan marabahaya • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah

۞ QS. 10:19 Ar Rabb (Tuhan) • Islam agama para nabi • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 10:20 • Para utusan Allah pun tidak mengetahui alam ghaib • Ar Rabb (Tuhan) • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 10:21 • Tugas-tugas malaikat • Menghitung amal kebaikan • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 10:23 • Kebenaran hari penghimpunan • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Menghitung amal kebaikan • Menanggung dosa orang lain •

۞ QS. 10:25 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Nama-nama surga • Allah menggerakkan hati manusia • Hidayah (petunjuk) dari Allah •

۞ QS. 10:26 • Pahala iman • Melihat Allah di surga • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Keabadian surga • Sifat ahli surga

۞ QS. 10:27 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Keadilan Allah dalam menghakimi • Keabadian neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Mereka yang kekal dalam neraka

۞ QS. 10:28 • Kebenaran hari penghimpunan • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Siksa orang kafir

۞ QS. 10:29 Al Syahid (Maha Menyaksikan) • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka

۞ QS. 10:30 Tauhid Uluhiyyah • Al Haq (Maha Benar) • Al Maula (Maha Penolong) • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Keadilan Allah dalam menghakimi

۞ QS. 10:31 Dalil-dalil adanya Allah Ta’alaTauhid Uluhiyyah • Kekuasaan Allah • Al Razzaq (Maha Pemberi rezeki) • Al MuhyiAl Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan)

۞ QS. 10:32 Tauhid UluhiyyahAr Rabb (Tuhan) • Al Haq (Maha Benar)

۞ QS. 10:33 Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 10:34 Dalil Allah atas hambaNya • Kekuasaan Allah • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Kelemahan tuhan selain Allah •

۞ QS. 10:35 Dalil Allah atas hambaNya • Allah menggerakkan hati manusia • Kelemahan tuhan selain Allah • Hidayah (petunjuk) dari Allah •

۞ QS. 10:36 • Keluasan ilmu Allah • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 10:37 Tauhid RububiyyahAr Rabb (Tuhan) • Pengakuan antara satu kitab dengan lainnya

۞ QS. 10:38 • Mendustai Allah • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 10:39 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 10:40 Ar Rabb (Tuhan) • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 10:41 Rasul bebas dari kemusyrikan dan orang musyrik • Menanggung dosa orang lain

۞ QS. 10:42 • Allah menggerakkan hati manusia • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 10:43 • Allah menggerakkan hati manusia

۞ QS. 10:44 • Keadilan Allah dalam menghakimi

۞ QS. 10:45 • Masa cepat berlalu • Mengingkari hari kebangkitan • Kebenaran hari penghimpunan • Azab orang kafir

۞ QS. 10:46 Al Syahid (Maha Menyaksikan) • Kebenaran hari penghimpunan • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 10:47 • Keadilan Allah dalam menghakimi

۞ QS. 10:48 • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 10:49 • Hanya Allah yang mendatangkan manfaat dan marabahaya • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Kekuasaan Allah

۞ QS. 10:50 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 10:52 • Keadilan Allah dalam menghakimi • Keabadian neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Mereka yang kekal dalam neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 10:53 Ar Rabb (Tuhan) • Mengingkari hari kebangkitan • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 10:54 • Orang kafir menebus dirinya pada hari kiamat • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Keadilan Allah dalam menghakimi

۞ QS. 10:55 • Segala sesuatu milik Allah • Allah menepati janji • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 10:56 Al MuhyiAl Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan) • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 10:57 Ar Rabb (Tuhan) • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 10:59 • Mendustai Allah

۞ QS. 10:60 • Mendustai Allah • Dzul Fadhl (Pemilik keutamaan)

۞ QS. 10:61 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Lembaran catatan amal perbuatan • Menghitung amal kebaikan •

۞ QS. 10:62 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’alaWali Allah dan wali syetan • Keutamaan iman •

۞ QS. 10:63 • Iman adalah ucapan dan perbuatan

۞ QS. 10:64 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Pahala iman • Allah menepati janji • Keutamaan iman •

۞ QS. 10:65 Al Sami’ (Maha Pendengar) • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 10:66 • Kepatuhan segala sesuatu pada Allah Ta’ala • Mendustai Allah • Segala sesuatu milik Allah • Kelemahan tuhan selain Allah •

۞ QS. 10:67 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 10:68 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Mendustai Allah • Segala sesuatu milik Allah • Allah tidak membutuhkan makhlukNya • Al Ghaniy (Maha Kaya)

۞ QS. 10:69 • Mendustai Allah • Azab orang kafir

۞ QS. 10:70 • Kebenaran hari penghimpunan • Azab orang kafir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat •

۞ QS. 10:72 Islam agama para nabi • Balasan dan pahala dari Allah

۞ QS. 10:73 • Azab orang kafir

۞ QS. 10:74 • Allah menggerakkan hati manusia • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 10:75 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 10:77 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 10:78 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 10:85 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 10:88 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 10:89 • Perintah tidak mengikuti orang musyrik

۞ QS. 10:90 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukminTauhid UluhiyyahIslam agama para nabi

۞ QS. 10:91 • Cacian Allah terhadap orang kafir

۞ QS. 10:93 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 10:94 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 10:95 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Azab orang kafir • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 10:96 Ar Rabb (Tuhan) • Allah menggerakkan hati manusia • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 10:97 • Beriman ketika datang hari kiamat • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 10:98 • Pahala iman • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir • Keutamaan iman

۞ QS. 10:99 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Ar Rabb (Tuhan) • Allah menggerakkan hati manusia

۞ QS. 10:100 • Allah menggerakkan hati manusia • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 10:101 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Keutamaan iman

۞ QS. 10:102 • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 10:103 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Keutamaan iman

۞ QS. 10:104 Tauhid Uluhiyyah • Usia dan rezeki sesuai dengan takdirIslam agama para nabi

۞ QS. 10:105 Tauhid UluhiyyahIslam agama para nabi • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 10:106 • Hanya Allah yang mendatangkan manfaat dan marabahaya • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Syirik adalah dosa terbesar

۞ QS. 10:107 • Ampunan Allah yang luas • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 10:108 Ar Rabb (Tuhan) • Menanggung dosa orang lain

۞ QS. 10:109 • Keadilan Allah dalam menghakimi

Ayat Pilihan

Biarkan mereka (di dunia) makan & bersenang-senang & dilalaikan angan (kosong), kelak mereka akan mengetahui (akibat perbuatannya).
Dan Kami tiada binasakan sesuatu negeripun, melainkan ada baginya ketentuan masa yang telah ditetapkan
QS. Al-Hijr [15]: 3-4

Dan karena ucapan mereka:
“Sungguh kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah”,
padahal mereka tak membunuhnya & tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka.
QS. An-Nisa’ [4]: 157

Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.
QS. Qaf [50]: 18

Wahai orang-orang yang beriman,
untuk apa kalian mengatakan sesuatu yang tidak kalian kerjakan?
Allah sungguh sangat benci kalau kalian mengatakan sesuatu yang tidak kalian kerjakan.
QS. As-Saff [61]: 2-3

Hadits Shahih

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Keberadaan Asmaul Husna, dijelaskan dalam Alquran surah ...

Benar! Kurang tepat!

Sifat adil Allah berlaku untuk ...

Benar! Kurang tepat!

Salah satu Asmaul Husna adalah Al Akhir, yang berarti ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Salah satu Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al 'Adl, yang berarti bahwa Allah ...

Benar! Kurang tepat!

Allah memiliki sifat Yang Maha Mengumpulkan, yang artinya ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #2
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #2 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #2 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #26

Sebab-sebab turunnya ayat Alquran disebut … Nama lain dari surah Al-Insyirah adalah … Jumlah surah-surah dalam Alquran adalah … Pesan utama dari kandungan Alquran adalah … Surah yang terpanjang dalam Alquran adalah …

Pendidikan Agama Islam #9

Arti hadits maudhu’ adalah … Pengertian ijtihad menurut istilah adalah … Orang yang memiliki kemampuan untuk melakukan infefensi hukum-hukum syariat dari sumber-sumber yang terpercaya disebut dengan … Berdasarkan bahasa, ijma artinya adalah … Era ketidaktahuan juga disebut zaman …

Pendidikan Agama Islam #14

Ketika Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam masih remaja, baginda telah bekerja mengambil upah sebagai pengembala binatang ternak. Apakah binatang tersebut? … Dalam Islam, teladan yang baik disebut juga dengan istilah … Dalam Islam, pengendalian diri atau kontrol terhadap diri, disebut juga dengan … Pengertian Mujahadah An-Nafs adalah … Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda bahwa berjihad (berjuang) yang paling utama adalah melawan …

Kamus

ajnabi

Apa itu ajnabi? aj.na.bi (1) orang asing; (2) orang yang bukan sanak saudara dekat (hukumnya boleh kawin-mengawini antara laki- laki dan perempuan) … •

Al Muhyii

Apa itu Al Muhyii? Allah itu Al-Muhyi . Artinya adalah Allah itu Yang Maha Menghidupkan. Allah Subhanahu wa Ta’ala yang memberi kehidupan bagi seluruh makhluk-Nya. Segala kehidupan yang ada di ...

haram

Apa itu haram? ha.ram (1) terlarang (oleh agama Islam); tidak halal; haram hukumnya apabila makan bangkai; (2) suci; terpelihara; terlindung; tanah haram di Mekah itu adalah semulia-mulia tempat di a...