QS. Yunus (Nabi Yunus) – surah 10 ayat 57 [QS. 10:57]

یٰۤاَیُّہَا النَّاسُ قَدۡ جَآءَتۡکُمۡ مَّوۡعِظَۃٌ مِّنۡ رَّبِّکُمۡ وَ شِفَآءٌ لِّمَا فِی الصُّدُوۡرِ ۬ۙ وَ ہُدًی وَّ رَحۡمَۃٌ لِّلۡمُؤۡمِنِیۡنَ
Yaa ai-yuhaannaasu qad jaa-atkum mau’izhatun min rabbikum wasyifaa-un limaa fiish-shuduuri wahudan warahmatul(n)-lilmu’miniin(a);

Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.
―QS. 10:57
Topik ▪ Keutamaan Al Qur’an ▪ Keutamaan kalam Allah ▪ Azab orang kafir
10:57, 10 57, 10-57, Yunus 57, Yunus 57, Yunus 57

Tafsir surah Yunus (10) ayat 57

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Yunus (10) : 57. Oleh Kementrian Agama RI

Allah subhanahu wa ta’ala berseru kepada sekalian manusia, bahwa kepada mereka telah didatangkan kitab Alquran melalui Rasul-Nya.

Di dalamnya tersimpul pedoman-pedoman hidup yang sangat berguna bagi kehidupan mereka.
Di dalam ayat ini disebutkan pedoman-pedoman hidup itu sebagai jawaban atas keingkaran mereka terhadap ayat-ayat Allah dan ancaman-ancaman-Nya.
Ayat ini menyimpulkan tujuan-tujuan Alquranulkarim dalam memperbaiki jiwa manusia pada 4 perkara:

1.
Mauizah, yaitu pelajaran dari Allah kepada seluruh manusia agar mereka terbimbing mencintai yang hak dan benar, serta menjauhi perbuatan yang batil dan jahat, sehingga pelajaran ini betul-betul dapat tergambar dalam perbuatan mereka.

2.
Syifa’, yaitu penyembuh bagi penyakit yang bersarang di dalam dada manusia, seperti penyakit syirik, kufur dan munafik termasuk pula semua penyakit jiwa yang mengganggu ketenteraman jiwa manusia, seperti putus harapan, lemah pendirian, memperturutkan hawa nafsu, menyembunyikan rasa hasad dan dengki terhadap semua manusia, perasaan dengki dan menyembunyikan permusuhan, mencintai kebatilan dan kejahatan serta membenci kebenaran dan keadilan.

3.
Hudan, yaitu petunjuk kepada jalan yang lurus yang menyelamatkan manusia dari iktikad yang sesat dengan jalan membimbing akal dan perasaannya agar beriktikad yang benar dengan memperhatikan bukti-bukti ke jalan Allah, serta membimbing mereka agar giat beramal dengan jalan mengutamakan kemaslahatan yang akan mereka dapati dari amal yang ikhlas itu serta menjalankan aturan hukum yang berlaku, mana perbuatan yang boleh dilakukan dan mana perbuatan yang harus dijauhkan.

4.
Rahmah, yaitu karunia Allah yang diberikan kepada orang-orang mukmin yang dapat mereka petik dari petunjuk-petunjuk yang terdapat dalam Alquran.
Orang-orang mukmin yang meyakini dan melaksanakan petunjuk-petunjuk yang terdapat dalam Alquran itu akan merasakan buahnya.
Mereka akan hidup tolong-menolong, sayang menyayangi, bekerja sama dengan menegakkan keadilan, menumpas kejahatan dan kekejaman, serta saling bantu-membantu untuk memperoleh kesejahteraan.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang kafir tetapi berkasih sayang sesama mereka.
(Q.S.
Al-Fath: 29)

Dan firman-Nya:

Dan dia termasuk orang-orang yang beriman dan saling berpesan untuk bersabar dan saling berpesan untuk berkasih sayang.
(Q.S.
Al-Balad: 17)

Sifat-sifat yang empat yang terkandung dalam ayat ini diciptakan Allah sesuai dengan fitrah kejadian manusia itu, artinya menurut asal kejadian manusia itu mempunyai kecenderungan untuk menerima nasihat-nasihat yang baik, menerima petuah-petuah yang dapat mengobati kegoncangan jiwanya, menerima petunjuk-petunjuk yang dapat dipedomani untuk kebahagiaan hidupnya dan suka hidup damai, kasih-mengasihi dan sayang-menyayangi di antara mereka.

Sifat rahmah dikhususkan buat orang mukmin di dalam ayat ini, sebab merekalah yang suka mempedomani Alquran dan menjalankan perintah-Nya serta menjauhi larangan-Nya.

Sedang orang-orang kafir dan orang-orang musyrik tidak mau mempercayai apalagi akan mengerjakan kandungan isinya.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Wahai umat manusia, telah datang kepada kalian kitab Allah yang disampaikan melalui rasul-Nya, Muhammad.
Di dalamnya terdapat peringatan untuk taat dan beriman serta nasihat untuk melakukan kebajikan dan menjauhi kejahatan.
Di dalamnya juga terdapat kisah-kisah orang sebelum kalian agar dapat dijadikan bahan renungan dan juga terdapat anjuran untuk melakukan pengamatan terhadap rahasia- rahasia alam raya, sehingga kalian dapat menyadari keagungan ciptaan-Nya.
Selain itu, kitab ini pun mengandung terapi penyakit hati, semisal kemusyrikan dan kemunafikan.
Kitab yang diturunkan ini (Al Quran) merupakan pedoman untuk mendapatkan jalan kebenaran.
Semua itu adalah rahmat bagi orang-orang Mukmin yang menerimanya dengan baik.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Hai manusia) yakni penduduk Mekah (sesungguhnya telah datang kepada kalian pelajaran dari Rabb kalian) berupa Alkitab yang di dalamnya dijelaskan hal-hal yang bermanfaat dan hal-hal yang mudarat bagi diri kalian, yaitu berupa kitab Alquran (dan penyembuh) penawar (bagi penyakit-penyakit yang ada di dalam dada) yakni penyakit akidah yang rusak dan keragu-raguan (dan petunjuk) dari kesesatan (serta rahmat bagi orang-orang yang beriman) kepadanya.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Hai sekalian manusia, telah datang kepada kalian pelajaran dari Rabb kalian, yang memperingatkan kalian akan siksa Allah dan menakut-nakuti kalian akan ancaman-Nya, yaitu al-Qur’an.
Ayat-ayat dan pelajaran yang dikandungnya adalah untuk memperbaiki akhlak dan perbuatan kalian.
Di dalamnya juga terdapat obat penyembuh bagi penyakit hati berupa kejahilan, kemusyrikan, serta seluruh penyakit lainnya.
Juga merupakan petunjuk bagi para pengikutnya yang dapat menyelamatkan dari kebinasaan.
Allah menjadikan al-Qur’an sebagai petunjuk dan rahmat bagi orang-orang Mukmin.
Allah mengkhususkan mereka dengan itu, karena mereka adalah orang-orang yang mendapatkan kemanfaatan dengan iman.
Sementara itu, orang-orang kafir buta akan hal itu.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Allah subhanahu wa ta’ala.
berfirman menyebutkan karunia-Nya yang telah diberikan kepada makhluk-Nya, yaitu Al-Qur’an yang telah diturunkan-Nya kepada Rasul-Nya yang mulia:

Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepada kalian pelajaran dari Tuhan kalian.

Yakni peringatan terhadap perbuatan-perbuatan yang keji.

…dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada.

Maksudnya adalah dari kebimbangan dan keraguan, yaitu melenyapkan kotoran dan najis yang terdapat di dalam dada.

…dan petunjuk serta rahmat.

Yaitu yang dengan mengamalkannya akan diperoleh petunjuk dan rahmat dari Allah subhanahu wa ta’ala.
Dan sesungguhnya hal itu hanyalah diperoleh bagi or­ang-orang mukmin dan orang-orang yang percaya serta meyakini apa yang terkandung di dalam Al-Qur’an.
Perihalnya sama dengan apa yang disebutkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala.
dalam firman-Nya:

Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman, dan Al-Qur’an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian.
(Al Israa’:82)

Katakanlah, “Al-Qur’an itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang yang beriman.” (Al Fushilat:44), hingga akhir ayat.


Informasi Surah Yunus (يونس)
Surat Yunus terdiri atas 109 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah kecuali ayat 40, 94, 95.
yang diturunkan pada masa Nabi Muhammad ﷺ berada di Madinah.
Surat ini dinamai “surat Yunus” karena dalam surat ini terutama ditampilkan kisah Nabi Yunus ‘alaihis salam dan pengikut-pengikutnya yang teguh imannya.

Keimanan:

Al Qur’an bukanlah sihir
Allah mengatur alam semesta dari Arasy-Nya
syafa’at hanyalah dengan izin Allah
Wali-wali Allah
wahyu Allah yang menerangkan yang ghaib kepada manusia
Allah menyaksikan dan mengamat-amati perbuatan hamba­ harnba-Nya di dunia
Allah tidak mempunyai Anak.

Hukum:

Menentukan perhitungan tahun dan waktu dengan perjalanan matahari dan bulan
hukum mengada-adakan sesuatu terhadap Allah dan mendustakan ayat-ayat-Nya.

Kisah:

Kisah Nabi Nuh a.s.dengan kaumnya
Nabi Musa dengan Fir’aun dan tukang-tukang sihir
kisah Bani lsrail setelah ke luar dari negeri Mesir
Nabi Yunus a.s. dengan kaumnya.

Lain-lain:

Manusia ingat kepada Allah di waktu kesukaran dan lupa di waktu senang
keadaan orang-orang baik dan orang-orang jahat di hari kiamat
Al Qur’an tidak dapat ditandingi
rasul hanya menyampaikan risalah.

Audio

Qari Internasional

Q.S. Yunus (10) ayat 57 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Yunus (10) ayat 57 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Yunus (10) ayat 57 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Q.S. Yunus (10) ayat 57 - Ila Danubrata (Bahasa Indonesia)
Q.S. Yunus (10) ayat 57 - Ila Danubrata (Bahasa Arab)

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Yunus - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 109 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 10:57
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Yunus.

Surah Yunus (Arab: ينوس , Yūnus, "Nabi Yunus") adalah surah ke-10 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 109 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah kecuali ayat 40, 94, 95, yang diturunkan pada di Madinah.

Nomor Surah10
Nama SurahYunus
Arabيونس
ArtiNabi Yunus
Nama lain-
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu51
JuzJuz 11 (ayat 1-109)
Jumlah ruku'11 ruku'
Jumlah ayat109
Jumlah kata1844
Jumlah huruf7593
Surah sebelumnyaSurah At-Taubah
Surah selanjutnyaSurah Hud
4.8
Ratingmu: 4.6 (14 orang)
Sending







Pembahasan ▪ surat yunus ayat 57 ▪ Surah yunus ▪ surah yunus ayat 57 ▪ yunus 57 ▪ surah yunusyunus ayat 57 ▪ makan ayat 57 surat yunus ▪ suarah yunus ayat 57 ▪ rahasia surat yunus ayat 57 58 ▪ quran surat yunus ayat 57 ▪ qs yunus 57 ▪ yunus ayat 57

Video

Panggil Video Lainnya

RisalahMuslim di  


:|

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta