QS. Yunus (Nabi Yunus) – surah 10 ayat 37 [QS. 10:37]

وَ مَا کَانَ ہٰذَا الۡقُرۡاٰنُ اَنۡ یُّفۡتَرٰی مِنۡ دُوۡنِ اللّٰہِ وَ لٰکِنۡ تَصۡدِیۡقَ الَّذِیۡ بَیۡنَ یَدَیۡہِ وَ تَفۡصِیۡلَ الۡکِتٰبِ لَا رَیۡبَ فِیۡہِ مِنۡ رَّبِّ الۡعٰلَمِیۡنَ
Wamaa kaana hadzaal quraanu an yuftara min duunillahi walakin tashdiiqal-ladzii baina yadaihi watafshiilal kitaabi laa raiba fiihi min rabbil ‘aalamiin(a);

Tidaklah mungkin Al Quran ini dibuat oleh selain Allah, akan tetapi (Al Quran itu) membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya dan menjelaskan hukum-hukum yang telah ditetapkannya, tidak ada keraguan di dalamnya, (diturunkan) dari Tuhan semesta alam.
―QS. 10:37
Topik ▪ Keutamaan Al Qur’an ▪ Al Qur’an menerangkan segala sesuatu ▪ Keadilan Allah dalam menghakimi
10:37, 10 37, 10-37, Yunus 37, Yunus 37, Yunus 37

Tafsir surah Yunus (10) ayat 37

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Yunus (10) : 37. Oleh Kementrian Agama RI

Allah subhanahu wa ta’ala menjelaskan bahwa tidaklah pantas dan tidak masuk akal apabila Alquran itu diciptakan oleh selain Allah.
Dan tidak mungkin manusia mampu membuat Alquran itu.
Sebagai alasan ketidakmungkinan itu ialah karena siapa pun juga selain Allah subhanahu wa ta’ala tidak akan mampu membuat yang semacam Alquran, dan apabila ada yang merasa mampu membuatnya, maka anggapan serupa itu hanyalah impian belaka yang tidak mungkin terjelma dalam dunia kenyataan.
Hal ini pernah diucapkan oleh orang yang paling kafir dan paling memusuhi Nabi Muhammad ﷺ.
yaitu Abu Jahal, pada saat mengomentari kejujuran Muhammad: “Bahwa Muhammad tidak pernah berdusta kepada seseorang pun, apakah mungkin ia berdusta kepada Allah.”

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Tidak akan ada satu hal pun dalam Al Quran ini yang memungkinkan untuk dibuat-buat oleh seseorang, karena Al Quran–dengan kemukjizatan, petunjuk dan kecermatannya–tidak mungkin dihasilkan oleh selain Allah.
Al-Qur’an ini tidak lain adalah penegas atas kebenaran yang terkandung di dalam kitab-kitab samawi yang telah diturunkan sebelumnya.
Al-Qur’an juga merupakan penjelas bagi fakta-fakta dan syariat-syariat yang telah ditulis dan ditetapkan.
Tidak ada keraguan bahwa Al Quran diturunkan dari sisi Allah.
Dan Al Quran adalah mukjizat yang tidak ada seorang pun yang mampu membuat sesuatu yang semisal dengannya.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Tidaklah mungkin Alquran ini dibuat) artinya dibuat-buat (oleh selain Allah) hanya Dialah yang membuatnya bukan selainnya (akan tetapi) Alquran itu diturunkan (membenarkan apa-apa yang sebelumnya) yaitu berupa kitab-kitab sebelumnya (dan menjelaskan hukum-hukum yang telah ditetapkan-Nya) artinya Alquran itu menjelaskan hukum-hukum yang telah ditentukan oleh Allah dan masalah-masalah lainnya (tidak ada keraguan) tidak ada syakwasangka lagi (di dalamnya, diturunkan dari Rabb semesta alam) lafal min rabbil `aalamiina berkaitan dengan lafal tashdiiqan, atau berkaitan dengan lafal unzila yang tidak disebutkan.

Lafal tashdiiqan dan lafal tafshiilan dapat pula dibaca rafa’ sehingga menjadi tashdiiqun dan tafshiilun akan tetapi berdasarkan perkiraan adanya lafal huwa sebelumnya.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Tidak ada seorang pun yang mampu mendatangkan al-Qur an ini dari selaian Allah, karena tidak ada satu makhluk pun yang mampu membuatnya.
Akan tetapi, Allah menurunkan al-Qur’an ini untuk membenarkan kitab-kitab yang telah diturunkan kepada para nabi sebelumnya karena agama Allah itu satu.
Di dalam al-Qur’an ini terkandung penjelasan apa yang Allah syariatkan kepada umat Nabi Muhammad.
Tidak diragukan lagi bahwa al-Qur’an merupakan wahyu dari Rabb semesta alam.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Ayat ini menjelaskan tentang mukjizat yang terkandung di dalam Al-Qur’an, bahwa tidak ada seorang manusia pun yang mampu membuat hal yang semisal dengan Al Qur’an, tidak pula dengan sepuluh suratnya, serta tidak pula satu surat darinya.
Karena dengan kefasihan bahasanya, paramasastranya, keringkasannya, keindahannya, dan kandungannya yang mencakup makna-makna yang jarang tetapi berlimpah dan bermanfaat di dunia dan akhirat, maka Al-Qur’an tiada lain kecuali datang dari sisi Allah, yang tiada sesuatu pun serupa dengan Dia dalam Zat, sifat, perbuatan, dan ucapan-Nya.
Kalam atau firman Allah tidaklah seperti ucapan makhluk.
Karena itu, di dalam firman-Nya disebutkan:

Tidaklah mungkin Al-Qur’an ini dibuat-buat oleh selain Allah.

Yakni hal yang semisal dengan Al-Qur’an ini tidaklah layak kecuali dari sisi Allah.
Isi Al-Qur’an tidaklah sama dengan hasil kreasi manusia.

…akan tetapi (Al Qur’an itu) membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya.

Yaitu kitab-kitab sebelum Al-Qur’an dan batu ujian terhadap kitab-kitab itu serta mengandung keterangan tentang apa yang terjadi pada kitab-kitab sebelumnya menyangkut perubahan, penggantian, dan penakwilan yang ada padanya.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala.:

…dan menjelaskan hukum-hukum yang telah ditetapkannya, tidak ada keraguan di dalamnya, (diturunkan) dari Tuhan semesta alam.

Yakni penjelasan mengenai hukum-hukum, halal dan haram dengan penjelasan yang memuaskan, cukup lagi benar, tiada keraguan padanya dari sisi Allah Tuhan semesta alam.
Seperti yang telah disebutkan dalam hadis Al-Haris Al-A’war, dari Ali ibnu Abu Talib, bahwa di dalam Al-Qur’an terkandung berita umat-umat sebelum kalian, berita apa yang akan terjadi sesudah kalian, dan keputusan hukum di antara sesama kalian.
Dengan kata lain, Al-Qur’an mengandung berita tentang masa lalu dan masa mendatang, serta hukum bagi apa yang terjadi di kalangan manusia, yaitu berupa syariat yang telah disukai dan diridai oleh Allah.


Informasi Surah Yunus (يونس)
Surat Yunus terdiri atas 109 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah kecuali ayat 40, 94, 95.
yang diturunkan pada masa Nabi Muhammad ﷺ berada di Madinah.
Surat ini dinamai “surat Yunus” karena dalam surat ini terutama ditampilkan kisah Nabi Yunus ‘alaihis salam dan pengikut-pengikutnya yang teguh imannya.

Keimanan:

Al Qur’an bukanlah sihir
Allah mengatur alam semesta dari Arasy-Nya
syafa’at hanyalah dengan izin Allah
Wali-wali Allah
wahyu Allah yang menerangkan yang ghaib kepada manusia
Allah menyaksikan dan mengamat-amati perbuatan hamba­ harnba-Nya di dunia
Allah tidak mempunyai Anak.

Hukum:

Menentukan perhitungan tahun dan waktu dengan perjalanan matahari dan bulan
hukum mengada-adakan sesuatu terhadap Allah dan mendustakan ayat-ayat-Nya.

Kisah:

Kisah Nabi Nuh a.s.dengan kaumnya
Nabi Musa dengan Fir’aun dan tukang-tukang sihir
kisah Bani lsrail setelah ke luar dari negeri Mesir
Nabi Yunus a.s. dengan kaumnya.

Lain-lain:

Manusia ingat kepada Allah di waktu kesukaran dan lupa di waktu senang
keadaan orang-orang baik dan orang-orang jahat di hari kiamat
Al Qur’an tidak dapat ditandingi
rasul hanya menyampaikan risalah.

Audio

Qari Internasional

Q.S. Yunus (10) ayat 37 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Yunus (10) ayat 37 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Yunus (10) ayat 37 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Yunus - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 109 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 10:37
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Yunus.

Surah Yunus (Arab: ينوس , Yūnus, "Nabi Yunus") adalah surah ke-10 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 109 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah kecuali ayat 40, 94, 95, yang diturunkan pada di Madinah.

Nomor Surah 10
Nama Surah Yunus
Arab يونس
Arti Nabi Yunus
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 51
Juz Juz 11 (ayat 1-109)
Jumlah ruku' 11 ruku'
Jumlah ayat 109
Jumlah kata 1844
Jumlah huruf 7593
Surah sebelumnya Surah At-Taubah
Surah selanjutnya Surah Hud
4.6
Ratingmu: 4.2 (8 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta


Ikuti RisalahMuslim