QS. Yunus (Nabi Yunus) – surah 10 ayat 36 [QS. 10:36]

وَ مَا یَتَّبِعُ اَکۡثَرُہُمۡ اِلَّا ظَنًّا ؕ اِنَّ الظَّنَّ لَا یُغۡنِیۡ مِنَ الۡحَقِّ شَیۡئًا ؕ اِنَّ اللّٰہَ عَلِیۡمٌۢ بِمَا یَفۡعَلُوۡنَ
Wamaa yattabi’u aktsaruhum ilaa zhannan innazh-zhanna laa yughnii minal haqqi syai-an innallaha ‘aliimun bimaa yaf’aluun(a);

Dan kebanyakan mereka tidak mengikuti kecuali persangkaan saja.
Sesungguhnya persangkaan itu tidak sedikitpun berguna untuk mencapai kebenaran.
Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.
―QS. 10:36
Topik ▪ Para rasul diutus untuk memberi petunjuk
10:36, 10 36, 10-36, Yunus 36, Yunus 36, Yunus 36

Tafsir surah Yunus (10) ayat 36

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Yunus (10) : 36. Oleh Kementrian Agama RI

Berikutnya ayat ini mengemukakan beberapa alasan yang menunjukkan kebenaran agama tauhid dan kesalahan iktikad orang-orang musyrikin, yaitu kebanyakan dari mereka yang mempersekutukan Allah dengan tuhan-tuhan yang lain, memusuhi Rasulullah ﷺ dan mendustakan hari kebangkitan.
Anggapan serupa itu bukanlah keyakinan yang benar, akan tetapi dugaan yang bertaklid buta begitu saja kepada nenek moyang mereka karena mereka menduga bahwa apa yang baik menurut nenek moyang mereka adalah baik buat mereka padahal yang dilakukan oleh nenek moyang mereka itu adalah sesat.
Dalam pada itu ada segolongan kecil dari mereka yang mengetahui bahwa agama yang dibawa oleh Rasulullah ﷺ itulah agama yang benar, dan berhala-berhala yang mereka sembah tidak dapat memberi pengaruh apa-apa kepada mereka.
Akan tetapi karena hati mereka dikotori oleh kemusyrikan, dan sikap mereka yang sombong dan ingkar terhadap kerasulan Muhammad serta perasaan mereka yang takut apabila kepemimpinan mereka hilang, maka mereka tetap bertaklid buta kepada nenek moyang mereka, bergelimang dalam kemusyrikan.

Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala menerangkan bagaimana keadaan yang sebenarnya dari orang-orang yang mendasarkan keyakinannya kepada dugaan-dugaan itu, bahwa sesungguhnya persangkaan itu sedikit pun tidak berguna untuk mencapai kebenaran.
Dugaan-dugaan itu tidak dapat disamakan dengan keyakinan, dan keyakinan tidak bisa terjadi kecuali apabila didasarkan kepada sesuatu yang benar, yaitu kepada yang telah mantap, yang tidak dapat diragukan lagi kebenarannya.
Di akhir ayat Allah subhanahu wa ta’ala menegaskan bahwa Allah Maha Mengetahui apa saja yang mereka lakukan, baik perbuatan yang didasarkan kepada kepercayaan yang belum pasti kebenarannya, atau pun amal perbuatan yang didasarkan kepada yang telah pasti kebenarannya.
Dialah yang mengetahui perbuatan-perbuatan mereka, dan memberikan balasan sesuai dengan perbuatan-perbuatan mereka.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Kebanyakan orang musyrik, dalam akidah mereka, tidak mengikuti apa-apa selain prasangka-prasangka batil yang tidak beralasan.
Dan prasangka-prasangka itu–secara umum–tidak berguna sama sekali dan tidak dapat menggantikan keyakinan.
Lebih-lebih jika prasangka itu lemah, sebagaimana prasangka orang-orang musyrik itu.
Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang dilakukan oleh pemimpin-pemimpin orang-orang kafir itu dan pengikut-pengikut mereka yang bertaklid kepada mereka.
Allah akan membalas mereka atas hal itu.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan kebanyakan mereka tidak mengikuti) di dalam penyembahan mereka terhadap berhala-berhala (kecuali persangkaan saja) dalam hal ini mereka hanya menirukan apa yang telah diperbuat oleh nenek-moyang mereka (Sesungguhnya prasangka itu tidak sedikit pun berguna untuk mencapai kebenaran) yang membutuhkan ilmu pengetahuan tentangnya (Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan) oleh sebab itu maka Dia membalas semua amal perbuatan yang telah mereka kerjakan itu.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Kebanyakan orang musyrik hanya mengikuti perasaan dan prasangka saja dalam menjadikan berhala-berhala itu sebagai sesembahan dan keyakinan mereka bahwa berhala itu dapat mendekatkan diri mereka kepada Allah.
Sesungguhnya prasangka itu tidak berguna sedikit pun untuk mencapai kebenaran.
Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui akan kekufuran dan kebohongan yang dikerjakan orang-orang musyrik.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Allah subhanahu wa ta’ala.
menjelaskan bahwa mereka —dalam mengikuti agama mereka itu— sama sekali tidak berdasarkan kepada dalil ataupun bukti, melainkan hanya berdasarkan dugaan dari diri mereka sendiri, yakni berdasarkan ilusi dan bayangan mereka sendiri.
Hal seperti itu tidak dapat menolong mereka barang sedikit pun.

Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.

Di dalam ayat ini terkandung makna ancaman dan peringatan yang keras untuk mereka, karena Allah subhanahu wa ta’ala.
memberitahukan bahwa Dia kelak akan membalas perbuatan mereka itu dengan pembalasan yang sempurna.


Informasi Surah Yunus (يونس)
Surat Yunus terdiri atas 109 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah kecuali ayat 40, 94, 95.
yang diturunkan pada masa Nabi Muhammad ﷺ berada di Madinah.
Surat ini dinamai “surat Yunus” karena dalam surat ini terutama ditampilkan kisah Nabi Yunus ‘alaihis salam dan pengikut-pengikutnya yang teguh imannya.

Keimanan:

Al Qur’an bukanlah sihir
Allah mengatur alam semesta dari Arasy-Nya
syafa’at hanyalah dengan izin Allah
Wali-wali Allah
wahyu Allah yang menerangkan yang ghaib kepada manusia
Allah menyaksikan dan mengamat-amati perbuatan hamba­ harnba-Nya di dunia
Allah tidak mempunyai Anak.

Hukum:

Menentukan perhitungan tahun dan waktu dengan perjalanan matahari dan bulan
hukum mengada-adakan sesuatu terhadap Allah dan mendustakan ayat-ayat-Nya.

Kisah:

Kisah Nabi Nuh a.s.dengan kaumnya
Nabi Musa dengan Fir’aun dan tukang-tukang sihir
kisah Bani lsrail setelah ke luar dari negeri Mesir
Nabi Yunus a.s. dengan kaumnya.

Lain-lain:

Manusia ingat kepada Allah di waktu kesukaran dan lupa di waktu senang
keadaan orang-orang baik dan orang-orang jahat di hari kiamat
Al Qur’an tidak dapat ditandingi
rasul hanya menyampaikan risalah.

Audio

Qari Internasional

Q.S. Yunus (10) ayat 36 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Yunus (10) ayat 36 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Yunus (10) ayat 36 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Yunus - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 109 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 10:36
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Yunus.

Surah Yunus (Arab: ينوس , Yūnus, "Nabi Yunus") adalah surah ke-10 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 109 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah kecuali ayat 40, 94, 95, yang diturunkan pada di Madinah.

Nomor Surah 10
Nama Surah Yunus
Arab يونس
Arti Nabi Yunus
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 51
Juz Juz 11 (ayat 1-109)
Jumlah ruku' 11 ruku'
Jumlah ayat 109
Jumlah kata 1844
Jumlah huruf 7593
Surah sebelumnya Surah At-Taubah
Surah selanjutnya Surah Hud
4.5
Ratingmu: 4.9 (21 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta