QS. Yunus (Nabi Yunus) – surah 10 ayat 34 [QS. 10:34]

قُلۡ ہَلۡ مِنۡ شُرَکَآئِکُمۡ مَّنۡ یَّبۡدَؤُا الۡخَلۡقَ ثُمَّ یُعِیۡدُہٗ ؕ قُلِ اللّٰہُ یَبۡدَؤُا الۡخَلۡقَ ثُمَّ یُعِیۡدُہٗ فَاَنّٰی تُؤۡفَکُوۡنَ
Qul hal min syurakaa-ikum man yabdaul khalqa tsumma yu’iiduhu qulillahu yabdaul khalqa tsumma yu’iiduhu fa-anna tu’fakuun(a);

Katakanlah:
“Apakah di antara sekutu-sekutumu ada yang dapat memulai penciptaan makhluk, kemudian mengulanginya (menghidupkannya) kembali?”
katakanlah:
“Allah-lah yang memulai penciptaan makhluk, kemudian mengulanginya (menghidupkannya) kembali, maka bagaimanakah kamu dipalingkan (kepada menyembah yang selain Allah)?”
―QS. 10:34
Topik ▪ Hanya Allah yang mendatangkan manfaat dan marabahaya
10:34, 10 34, 10-34, Yunus 34, Yunus 34, Yunus 34

Tafsir surah Yunus (10) ayat 34

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Yunus (10) : 34. Oleh Kementrian Agama RI

Allah subhanahu wa ta’ala memerintahkan kepada Nabi Muhammad ﷺ.
untuk menanyakan kepada mereka, adakah suatu di antara tuhan-tuhan yang mereka sembah selain Allah itu baik berhala atau roh nenek moyang atau binatang-binatang atau planet-planet atau malaikat dan jin, ada yang berkuasa menciptakan makhluk, kemudian menghidupkan kembali sesudah makhluk-makhluk itu mati, sudah tentu mereka tidak akan dapat menjawab.
Hal ini disebabkan mereka mengingkari terjadinya hari kebangkitan, hari mereka dihidupkan kembali dari alam kubur.
Sesudah itu Allah subhanahu wa ta’ala memberikan jawaban dengan perantaraan Rasul-Nya, bahwa yang berkuasa untuk memulai kehidupan hanyalah Allah dan Dia Yang berkuasa untuk memulai kehidupan atau mengembalikannya seperti keadaannya semula.
Mereka tidak mau menerima agama yang benar, yaitu agama tauhid, mereka menyembah berhala dan patung-patung yang mereka lakukan karena kecenderungan jiwa mereka sendiri bukan karena terpaksa.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Katakanlah, wahai Rasulullah, kepada orang-orang musyrik itu, “Apakah di antara sembahan-sembahan yang kalian jadikan sekutu-sekutu Allah itu ada yang dapat memulai penciptaan makhluk, kemudian mengembalikannya setelah mati?”
Mereka pasti tidak akan mampu menjawabnya! Maka, pada saat itu, katakan kepada mereka, “Allahlah satu-satunya yang memulai penciptaan dari ketiadaan, kemudian menghidupkannya kembali setelah mati.
Lalu, mengapa kalian menolak beriman kepada-Nya?”

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Katakanlah, “Apakah di antara sekutu-sekutu kalian ada yang dapat memulai penciptaan makhluk, kemudian mengulanginya atau menghidupkannya kembali?”
Katakanlah, “Allahlah yang memulai penciptaan makhluk kemudian mengulanginya atau menghidupkannya kembali, maka bagaimanakah kalian dipalingkan?”) dari menyembah Allah subhanahu wa ta’ala padahal bukti-bukti yang menunjukkan Allah disembah sudah ada.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Katakanlah (wahai Rasul) kepada mereka :
Apakah di antara ilah-ilah dan sesembahan kalian ada yang menciptakan suatu makhluk baru, kemudian menghancurkannya, lalu mengembalikannya ke bentuk semula seperti sebelum dihancurkan??
Sesungguhnya mereka tidak akan mampu mengabulkan permintaan seperti itu.
Katakanlah (wahai Rasul) :
Hanya Allah-lah yang memulai penciptaan makhluk, menghancurkannya, kemudian membangkitkannya.
Maka bagaimana bisa kalian berpaling dari jalan yang benar menuju jalan yang bathil dengan menyembah kepada selain Allah??

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Ayat ini merupakan bantahan yang membatalkan apa yang mereka akui dalam penyembahan mereka kepada selain Allah yang mereka persekutukan dengan-Nya, yaitu berupa berhala-berhala dan tandingan-tandingan.

Katakanlah, “Apakah di antara sekutu-sekutu kalian ada yang dapat memulai penciptaan makhluk, kemudian mengulanginya (menghidupkannya) kembali?”

Yakni siapakah yang memulai penciptaan langit dan bumi ini, kemudian mengadakan semua makhluk yang terdapat di antara keduanya, lalu menebarkan semua makhluk yang ada di langit dan di bumi.
Dia pulalah yang menggantikan semua makhluk yang ada pada keduanya setelah semuanya binasa, kemudian Dia mengulangi kembali penciptaan-Nya, yakni ciptaan yang baru.

Katakanlah, “Allah-lah.”

Dialah yang berbuat semua itu, dan hanya Dia sendirilah yang melaku­kannya, tiada sekutu bagi-Nya.

…maka bagaimanakah kalian dipalingkan?

Artinya, bagaimana kalian dapat dipalingkan dari jalan yang benar hingga menempuh jalan yang batil?

Katakanlah, “Apakah di antara sekutu-sekutu kalian ada yang menunjukkan kepada kebenaran?” Katakanlah, “Allah-lah yang menunjuki kepada kebenaran.”

Dengan kata lain, kalian telah mengetahui bahwa sekutu-sekutu kalian itu tidak dapat memberikan petunjuk kepada orang yang sesat.
Sesungguhnya yang dapat memberikan petunjuk kepada orang yang bimbang dan sesat dan yang dapat membolak-balikkan hati dari sesat hingga menjadi benar hanyalah Allah semata-mata, tidak ada Tuhan selain Dia.

Maka apakah orang yang menunjuki kepada kebenaran itu lebih berhak diikuti ataukah orang yang tidak dapat memberi petunjuk kecuali (bila) diberi petunjuk?
(Q.S. Yunus [10]: 35)

Yaitu apakah lebih baik mengikuti hamba yang memberi petunjuk kepada kebenaran dan membukakan penglihatan sesudah buta, ataukah mengikuti orang yang tidak dapat memberi petunjuk apa pun kecuali dia sendiri mendapat petunjuk dari kebutaan dan ketubannya.
Perihalnya sama dengan apa yang disebutkan di dalam firman Allah subhanahu wa ta’ala.
yang menceritakan perkataan Nabi Ibrahim ‘alaihis salam, yaitu:

Wahai bapakku, mengapa kamu menyembah sesuatu yang tidak mendengar, tidak melihat, dan tidak dapat menolong kamu sedikit pun.
(Q.S. Maryam [19]: 42)

Dan perkataan Ibrahim lainnya yang disitir oleh firman-Nya:

Apakah kalian menyembah patung-patung yang kalian pahat itu?
Padahal Allah-lah yang menciptakan kalian dan apa yang kalian perbuat itu.’ (Q.S. As-Saffat [37]: 95-96)

Serta masih banyak ayat lainnya yang semisal.


Informasi Surah Yunus (يونس)
Surat Yunus terdiri atas 109 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah kecuali ayat 40, 94, 95.
yang diturunkan pada masa Nabi Muhammad ﷺ berada di Madinah.
Surat ini dinamai “surat Yunus” karena dalam surat ini terutama ditampilkan kisah Nabi Yunus ‘alaihis salam dan pengikut-pengikutnya yang teguh imannya.

Keimanan:

Al Qur’an bukanlah sihir
Allah mengatur alam semesta dari Arasy-Nya
syafa’at hanyalah dengan izin Allah
Wali-wali Allah
wahyu Allah yang menerangkan yang ghaib kepada manusia
Allah menyaksikan dan mengamat-amati perbuatan hamba­ harnba-Nya di dunia
Allah tidak mempunyai Anak.

Hukum:

Menentukan perhitungan tahun dan waktu dengan perjalanan matahari dan bulan
hukum mengada-adakan sesuatu terhadap Allah dan mendustakan ayat-ayat-Nya.

Kisah:

Kisah Nabi Nuh a.s.dengan kaumnya
Nabi Musa dengan Fir’aun dan tukang-tukang sihir
kisah Bani lsrail setelah ke luar dari negeri Mesir
Nabi Yunus a.s. dengan kaumnya.

Lain-lain:

Manusia ingat kepada Allah di waktu kesukaran dan lupa di waktu senang
keadaan orang-orang baik dan orang-orang jahat di hari kiamat
Al Qur’an tidak dapat ditandingi
rasul hanya menyampaikan risalah.

Audio

Qari Internasional

Q.S. Yunus (10) ayat 34 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Yunus (10) ayat 34 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Yunus (10) ayat 34 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Yunus - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 109 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 10:34
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Yunus.

Surah Yunus (Arab: ينوس , Yūnus, "Nabi Yunus") adalah surah ke-10 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 109 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah kecuali ayat 40, 94, 95, yang diturunkan pada di Madinah.

Nomor Surah 10
Nama Surah Yunus
Arab يونس
Arti Nabi Yunus
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 51
Juz Juz 11 (ayat 1-109)
Jumlah ruku' 11 ruku'
Jumlah ayat 109
Jumlah kata 1844
Jumlah huruf 7593
Surah sebelumnya Surah At-Taubah
Surah selanjutnya Surah Hud
4.9
Ratingmu: 4.7 (29 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta