QS. Yunus (Nabi Yunus) – surah 10 ayat 32 [QS. 10:32]

فَذٰلِکُمُ اللّٰہُ رَبُّکُمُ الۡحَقُّ ۚ فَمَا ذَا بَعۡدَ الۡحَقِّ اِلَّا الضَّلٰلُ ۚۖ فَاَنّٰی تُصۡرَفُوۡنَ
Fadzalikumullahu rabbukumul haqqu famaadzaa ba’dal haqqi ilaadh-dhalalu fa-anna tushrafuun(a);

Maka (Zat yang demikian) itulah Allah Tuhan kamu yang sebenarnya, maka tidak ada sesudah kebenaran itu, melainkan kesesatan.
Maka bagaimanakah kamu dipalingkan (dari kebenaran)?
―QS. 10:32
Topik ▪ Tauhid Uluhiyyah
10:32, 10 32, 10-32, Yunus 32, Yunus 32, Yunus 32

Tafsir surah Yunus (10) ayat 32

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Yunus (10) : 32. Oleh Kementrian Agama RI

Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala mengisyaratkan kepada orang-orang musyrikin Mekah bahwa Zat yang mempunyai sifat-sifat yang telah disebutkan terdahulu ialah Allah Yang memelihara mereka, Dialah Tuhan Yang Hak, Yang Hidup dan menghidupkan.
Dan Dialah Yang berhak untuk disembah.
Dan Allah memerintahkan kepada Nabi Muhammad ﷺ.
agar menyatakan kepada mereka bahwa tidak ada Tuhan yang patut disembah kecuali Allah Yang mempunyai hak untuk mengatur segala urusan di dunia ini.
Maka sikap orang yang menghambakan dirinya kepada Allah subhanahu wa ta’ala berarti mereka telah menempuh jalan yang benar dan mendapat petunjuk-Nya, karena mereka menyembah Tuhan yang benar.
Tetapi orang-orang yang menyembah tuhan-tuhan selain Allah, mereka itulah orang-orang yang sesat, karena mereka menyembah tuhan yang tidak berhak disembah yang mereka anggap sebagai perantara-perantara.
Maka setiap orang yang menyembah tuhan-tuhan selain Allah mereka adalah orang-orang musyrik dan bergelimang dalam kebatilan serta terjerumus dalam lembah kesesatan.

Di akhir ayat Allah subhanahu wa ta’ala menyalahkan perbuatan mereka mengapa mereka itu menyeleweng dari agama yang benar yaitu agama tauhid kepada agama yang batil seolah-olah mereka itu lari dari petunjuk Allah dan mencari jalan yang sesat, padahal mereka itu mengetahui bukti-bukti kebenaran adanya Allah Tuhan Yang sebenarnya.
Dan apabila mereka telah mengetahui bukti-bukti adanya Allah Pencipta alam, maka seharusnyalah mereka tidak mau menyembah tuhan-tuhan yang lain.
Sebab apabila terjadi demikian, berarti pengakuan mereka berbeda dengan perbuatan, dan apa yang tergambar dalam hati mereka tidak sesuai dengan apa yang mereka kerjakan.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Itulah Allah yang kalian akui.
Dialah satu-satunya Tuhan kalian yang terbukti ketuhanan-Nya dan wajib untuk disembah, bukan selain-Nya.
Tidak ada apa-apa setelah kebenaran dari ketauhidan kepada Allah dan penyembahan kepada-Nya, selain keterjerumusan dalam kesesatan, yaitu berupa penyekutuan Allah dan penyembahan kepada selain Dia.
Maka, mengapa kalian berpaling dari kebenaran kepada kebatilan?

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Maka yang demikian itu) Zat Yang menciptakan segala sesuatu itu (adalah Allah, Rabb kalian yang sebenarnya) yang tetap dan wajib kalian sembah (maka tidak ada sesudah kebenaran itu melainkan kesesatan) Istifham atau kata tanya di sini bermakna menetapkan, artinya tidak ada sesudah kebenaran itu melainkan hanya kesesatan belaka.

Barang siapa yang menyimpang dari kebenaran yaitu menyembah selain kepada Allah berarti ia terjerumus ke dalam kesesatan (Maka bagaimanakah) mengapa (kalian dipalingkan?) dari keimanan padahal bukti-bukti kebenaran telah cukup ada.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Itulah Allah, Rabb kalian sebenarnya, Yang Haq dan tidak ada keraguan pada-Nya.
Satu-satu-nya yang berhak disembah dan tidak ada sekutu bagi-Nya.
Maka adakah selain kebenaran kecuali kesesatan??
Bagaimana bisa kalian berpaling dari Allah dengan menyembah selain-Nya??

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala.:

Maka (Dzat yang demikian) itulah Allah, Tuhan kalian yang sebenarnya..
hingga akhir ayat.

Yaitu Tuhan yang kalian akui sebagai pelaku dari kesemuanya itu adalah Rabb dan Tuhan kalian yang sebenarnya.
Dialah yang berhak diesakan dalam ibadah kalian.

…maka tidak ada sesudah kebenaran itu, melainkan kesesatan.

Artinya, semua sembahan yang selain-Nya adalah batil, tidak ada Tuhan selain Dia, Maha Esa lagi tidak ada sekutu bagi-Nya.

…bagaimanakah kalian dipalingkan (dari kebenaran)?

Maksudnya, mengapa kalian dipalingkan dari menyembah-Nya, lalu kalian menyembah selain-Nya, padahal kalian mengetahui bahwa Dialah Tuhan yang menciptakan segala sesuatu dan yang mengatur segala sesuatu.


Informasi Surah Yunus (يونس)
Surat Yunus terdiri atas 109 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah kecuali ayat 40, 94, 95.
yang diturunkan pada masa Nabi Muhammad ﷺ berada di Madinah.
Surat ini dinamai “surat Yunus” karena dalam surat ini terutama ditampilkan kisah Nabi Yunus ‘alaihis salam dan pengikut-pengikutnya yang teguh imannya.

Keimanan:

Al Qur’an bukanlah sihir
Allah mengatur alam semesta dari Arasy-Nya
syafa’at hanyalah dengan izin Allah
Wali-wali Allah
wahyu Allah yang menerangkan yang ghaib kepada manusia
Allah menyaksikan dan mengamat-amati perbuatan hamba­ harnba-Nya di dunia
Allah tidak mempunyai Anak.

Hukum:

Menentukan perhitungan tahun dan waktu dengan perjalanan matahari dan bulan
hukum mengada-adakan sesuatu terhadap Allah dan mendustakan ayat-ayat-Nya.

Kisah:

Kisah Nabi Nuh a.s.dengan kaumnya
Nabi Musa dengan Fir’aun dan tukang-tukang sihir
kisah Bani lsrail setelah ke luar dari negeri Mesir
Nabi Yunus a.s. dengan kaumnya.

Lain-lain:

Manusia ingat kepada Allah di waktu kesukaran dan lupa di waktu senang
keadaan orang-orang baik dan orang-orang jahat di hari kiamat
Al Qur’an tidak dapat ditandingi
rasul hanya menyampaikan risalah.

Audio

Qari Internasional

Q.S. Yunus (10) ayat 32 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Yunus (10) ayat 32 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Yunus (10) ayat 32 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Yunus - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 109 & Terjemahan


Gambar



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah Al Baqarah

Surah Yunus (Arab: ينوس , Yūnus, "Nabi Yunus") adalah surah ke-10 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 109 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah kecuali ayat 40, 94, 95, yang diturunkan pada di Madinah.

Nomor Surah10
Nama SurahYunus
Arabيونس
ArtiNabi Yunus
Nama lain-
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu51
JuzJuz 11 (ayat 1-109)
Jumlah ruku'11 ruku'
Jumlah ayat109
Jumlah kata1844
Jumlah huruf7593
Surah sebelumnyaSurah At-Taubah
Surah selanjutnyaSurah Hud
4.7
Ratingmu: 4.5 (27 orang)
Sending

✅ URL singkat halaman ini: https://risalahmuslim.id/10-32







Pembahasan ▪ yunus ayat 32

Video

Panggil Video Lainnya

RisalahMuslim di  







Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta