QS. Yunus (Nabi Yunus) – surah 10 ayat 23 [QS. 10:23]

فَلَمَّاۤ اَنۡجٰہُمۡ اِذَا ہُمۡ یَبۡغُوۡنَ فِی الۡاَرۡضِ بِغَیۡرِ الۡحَقِّ ؕ یٰۤاَیُّہَا النَّاسُ اِنَّمَا بَغۡیُکُمۡ عَلٰۤی اَنۡفُسِکُمۡ ۙ مَّتَاعَ الۡحَیٰوۃِ الدُّنۡیَا ۫ ثُمَّ اِلَیۡنَا مَرۡجِعُکُمۡ فَنُنَبِّئُکُمۡ بِمَا کُنۡتُمۡ تَعۡمَلُوۡنَ
Falammaa anjaahum idzaa hum yabghuuna fiil ardhi bighairil haqqi yaa ai-yuhaannaasu innamaa baghyukum ‘ala anfusikum mataa’al hayaatiddunyaa tsumma ilainaa marji’ukum fanunabbi-ukum bimaa kuntum ta’maluun(a);

Maka tatkala Allah menyelamatkan mereka, tiba-tiba mereka membuat kezaliman di muka bumi tanpa (alasan) yang benar.
Hai manusia, sesungguhnya (bencana) kezalimanmu akan menimpa dirimu sendiri, (hasil kezalimanmu) itu hanyalah kenikmatan hidup duniawi, kemudian kepada Kami-lah kembalimu, lalu Kami kabarkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.
―QS. 10:23
Topik ▪ Hari Kebangkitan ▪ Kebenaran hari penghimpunan ▪ Rezeki manusia dijamin Allah
10:23, 10 23, 10-23, Yunus 23, Yunus 23, Yunus 23

Tafsir surah Yunus (10) ayat 23

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Yunus (10) : 23. Oleh Kementrian Agama RI

Setelah Allah subhanahu wa ta’ala melepaskan mereka dari malapetaka itu dan mereka telah merasa senang dan hilang segala kekhawatirannya, mereka lupa kepada Yang Maha Penyelamat dan Pemberi Karunia, bahkan mereka durhaka kepada-Nya dan berbuat kebinasaan di muka bumi dengan melakukan kelaliman dan kekacauan di antara manusia.

Demikianlah Allah subhanahu wa ta’ala melukiskan watak dan tabiat manusia.
Mereka ingat dan merendahkan diri kepada Allah bila mendapat kesengsaraan dan bila malapetaka itu telah lenyap, mereka lupa bahkan mendurhakai Allah subhanahu wa ta’ala

Watak dan tabiat yang dilukiskan di atas menunjukkan kelemahan manusia, karena itu hendaklah manusia insaf dan sadar atas kelemahan itu.
Janganlah kelemahan itu membawa mereka kepada terjadinya malapetaka yang lebih besar.
Sikap congkak dan perbuatan lalim itu, seandainya merupakan suatu kesenangan baginya, maka itu adalah kesenangan sementara selama hidup di dunia, sedang kesenangan dan kebahagiaan yang kekal ialah kesenangan dan kebahagiaan yang ditimbulkan oleh ketundukan dan kepatuhan kepada Allah dalam keadaan bagaimana pun, baik dalam keadaan senang dan sengsara, suka dan duka, dalam keadaan rugi dan beruntung dan sebagainya.
Kesenangan dan kebahagiaan yang demikian akan dirasakan selama hidup di dunia, lebih-lebih di akhirat nanti.

Ingatlah wahai manusia, kamu adalah makhluk Allah, dan akan kembali kepada-Nya.
Di waktu kamu kembali kepada-Nya nanti akan diperlihatkan-Nya kepadamu segala perbuatan yang pernah kamu kerjakan, baik perbuatan-perbuatan yang diridai-Nya maupun perbuatan yang dimurkai-Nya.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Lalu, ketika Dia menolong mereka dari kebinasaan yang hampir menimpa, mereka mengingkari janji dan kembali dengan cepat kepada kejahatan sebagaimana keadaan mereka semula.
Wahai manusia yang mengingkari janji, sesungguhnya dampak buruk dari kejahatan dan kezaliman kalian akan kembali kepada kalian sendiri.
Dan sesungguhnya kenikmatan yang kalian rasakan di dunia adalah kenikmatan duniawi yang fana.
Kemudian kepada Allahlah, pada akhirnya, tempat kembali kalian.
Dia akan memberikan balasan dari segala perbuatan yang telah kalian lakukan di dunia.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Maha setelah Allah menyelamatkan mereka, tiba-tiba mereka membuat kelaliman di muka bumi tanpa alasan yang benar) mereka melakukan kemusyrikan.

(Hai manusia, sesungguhnya perbuatan kelewat batas kalian) perbuatan kelaliman kalian (akan menimpa diri kalian sendiri) karena sesungguhnya yang menanggung dosanya adalah diri kalian sendiri (hal itu hanyalah kenikmatan duniawi) kalian bersenang-senang dengannya dalam waktu yang sedikit.

(Kemudian kepada Kamilah kembali kalian) sesudah mati (lalu Kami kabarkan kepada kalian apa yang telah kalian kerjakan) maka Kami membalas kalian berdasarkannya.

Menurut suatu qiraat lafal mataa’un dibaca nashab sehingga menjadi mataa’an, artinya kalian bersenang-senang.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Maka tatkala Allah menyelamatkan mereka dari mara bahaya dan kesusahan, mereka bebruat kerusakan di muka bumi dan berbuat maksiat.
Hai manusia, sesungguhnya bencana atas kezhaliman kalian akan kembali kepada kalian.
Milik kalian hanyalah kenikmatan duniawi yang fana.
Kemudian hanya kepada Kam-lah kalian kembali, maka Kami akan memberitahukan semua amal yang telah kalian kerjakan dan menghisab kalian atasnya.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala.:

Maka setelah Allah menyelamatkan mereka.

Yaitu dari keadaan bahaya tersebut.

…tiba-tiba mereka membuat kezaliman di muka bumi tanpa (alasan) yang benar.

seakan-akan tidak pernah terjadi apa pun terhadap diri mereka, seperti yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

seolah-olah dia tidak pernah berdoa kepada Kami untuk (menghilangkan) bahaya yang telah menimpanya.
(Yunus:12)

Firman Allah subhanahu wa ta’ala.:

Hai manusia, sesungguhnya (bencana) kezaliman kalian akan menimpa diri kalian sendiri.

Artinya, sesungguhnya yang merasakan bencana kezaliman kalian ini hanyalah diri kalian sendiri, dan kalian tidak dapat menimpakan bahaya apa pun terhadap seseorang selain diri kalian, seperti apa yang disebutkan di dalam sebuah hadis:

Tiada suatu dosa pun yang lebih layak untuk disegerakan oleh Allah siksaan terhadap pelakunya di dunia ini di samping siksaan yang disiapkan oleh Allah untuknya kelak di hari akhirat selain dari perbuatan bagyu (zina) dan memutuskan hubungan silaturahmi.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala.:

…(hasil kezaliman) itu hanyalah kenikmatan hidup duniawi.

Artinya, sesungguhnya yang kalian peroleh hanyalah kesenangan dalam kehidupan dunia yang rendah lagi hina itu.

kemudian kepada Kami-lah kalian kembali.

Yakni hanya kepada Kami-lah kalian akan dikembalikan.

…lalu Kami kabarkan kepada kalian.

Yakni kemudian Kami katakan kepada kalian semua amal perbuatan kalian, lalu Kami akan membalaskannya kepada kalian secara penuh.
Maka barang siapa yang menjumpai kebaikan dalam amal perbuatannya, hendaklah ia memuji Allah: dan barang siapa yang menjumpai amal perbuatannya kebalikan dari itu.
maka janganlah ia mencela kecuali hanya kepada dirinya sendiri.


Informasi Surah Yunus (يونس)
Surat Yunus terdiri atas 109 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah kecuali ayat 40, 94, 95.
yang diturunkan pada masa Nabi Muhammad ﷺ berada di Madinah.
Surat ini dinamai “surat Yunus” karena dalam surat ini terutama ditampilkan kisah Nabi Yunus ‘alaihis salam dan pengikut-pengikutnya yang teguh imannya.

Keimanan:

Al Qur’an bukanlah sihir
Allah mengatur alam semesta dari Arasy-Nya
syafa’at hanyalah dengan izin Allah
Wali-wali Allah
wahyu Allah yang menerangkan yang ghaib kepada manusia
Allah menyaksikan dan mengamat-amati perbuatan hamba­ harnba-Nya di dunia
Allah tidak mempunyai Anak.

Hukum:

Menentukan perhitungan tahun dan waktu dengan perjalanan matahari dan bulan
hukum mengada-adakan sesuatu terhadap Allah dan mendustakan ayat-ayat-Nya.

Kisah:

Kisah Nabi Nuh a.s.dengan kaumnya
Nabi Musa dengan Fir’aun dan tukang-tukang sihir
kisah Bani lsrail setelah ke luar dari negeri Mesir
Nabi Yunus a.s. dengan kaumnya.

Lain-lain:

Manusia ingat kepada Allah di waktu kesukaran dan lupa di waktu senang
keadaan orang-orang baik dan orang-orang jahat di hari kiamat
Al Qur’an tidak dapat ditandingi
rasul hanya menyampaikan risalah.

Audio

Qari Internasional

Q.S. Yunus (10) ayat 23 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Yunus (10) ayat 23 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Yunus (10) ayat 23 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Yunus - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 109 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 10:23
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Yunus.

Surah Yunus (Arab: ينوس , Yūnus, "Nabi Yunus") adalah surah ke-10 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 109 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah kecuali ayat 40, 94, 95, yang diturunkan pada di Madinah.

Nomor Surah10
Nama SurahYunus
Arabيونس
ArtiNabi Yunus
Nama lain-
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu51
JuzJuz 11 (ayat 1-109)
Jumlah ruku'11 ruku'
Jumlah ayat109
Jumlah kata1844
Jumlah huruf7593
Surah sebelumnyaSurah At-Taubah
Surah selanjutnyaSurah Hud
4.4
Ratingmu: 4.4 (8 orang)
Sending







Pembahasan ▪ yunus : 23

Video

Panggil Video Lainnya

RisalahMuslim di  





Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta