Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Yunus (Nabi Yunus) – surah 10 ayat 20 [QS. 10:20]

وَ یَقُوۡلُوۡنَ لَوۡ لَاۤ اُنۡزِلَ عَلَیۡہِ اٰیَۃٌ مِّنۡ رَّبِّہٖ ۚ فَقُلۡ اِنَّمَا الۡغَیۡبُ لِلّٰہِ فَانۡتَظِرُوۡا ۚ اِنِّیۡ مَعَکُمۡ مِّنَ الۡمُنۡتَظِرِیۡنَ
Wayaquuluuna laulaa unzila ‘alaihi aayatun min rabbihi faqul innamaal ghaibu lillahi faantazhiruu innii ma’akum minal muntazhiriin(a);
Dan mereka berkata,
“Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) suatu bukti (mukjizat) dari Tuhannya?”
Katakanlah,
“Sungguh, segala yang gaib itu hanya milik Allah;
sebab itu tunggu (sajalah) olehmu.
Ketahuilah aku juga menunggu bersama kamu.”
―QS. Yunus [10]: 20

And they say,
"Why is a sign not sent down to him from his Lord?"
So say,
"The unseen is only for Allah (to administer), so wait;
indeed, I am with you among those who wait."
― Chapter 10. Surah Yunus [verse 20]

وَيَقُولُونَ dan mereka berkata

And they say,
لَوْلَآ mengapa tidak

"Why not
أُنزِلَ diturunkan

is sent down
عَلَيْهِ atasnya/kepadanya

to him
ءَايَةٌ suatu keterangan

a Sign
مِّن dari

from
رَّبِّهِۦ Tuhannya

his Lord?"
فَقُلْ maka katakanlah

So say,
إِنَّمَا sesungguhnya hanyalah

"Only
ٱلْغَيْبُ yang gaib

the unseen
لِلَّهِ kepunyaan Allah

(is) for Allah,
فَٱنتَظِرُوٓا۟ maka tunggulah olehmu

so wait;
إِنِّى sesungguhnya aku

indeed, I am
مَعَكُم bersama kamu

with you
مِّنَ dari/termasuk

among
ٱلْمُنتَظِرِينَ orang-orang yang menunggu

the ones who wait."

Tafsir

Alquran

Surah Yunus
10:20

Tafsir QS. Yunus (10) : 20. Oleh Kementrian Agama RI


Dalam ayat ini dijelaskan sikap orang-orang musyrik kepada Nabi dengan mengatakan bahwa mengapa tidak diturunkan kepada Muhammad tanda-tanda kerasulannya yang berhubungan dengan alam ini, seperti yang pernah diturunkan kepada nabi-nabi sebelumnya, seperti angin topan Nabi Nuh, membelah laut untuk Nabi Musa, dan sebagainya.


Permintaan dan keheranan mereka itu dilukiskan dalam ayat yang lain, sebagai berikut:

وَقَالُوْا مَالِ هٰذَا الرَّسُوْلِ يَأْكُلُ الطَّعَامَ وَيَمْشِيْ فِى الْاَسْوَاقِ لَوْلَآ اُنْزِلَ اِلَيْهِ مَلَكٌ فَيَكُوْنَ مَعَهٗ نَذِيْرًا .

اَوْ يُلْقٰىٓ اِلَيْهِ كَنْزٌ اَوْ تَكُوْنُ لَهٗ جَنَّةٌ يَّأْكُلُ مِنْهَا وَقَالَ الظّٰلِمُوْنَ اِنْ تَتَّبِعُوْنَ اِلَّا رَجُلًا مَّسْحُوْرًا

Dan mereka berkata,
"Mengapa Rasul (Muhammad) ini memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar?
Mengapa malaikat tidak diturunkan kepadanya (agar malaikat) itu memberikan peringatan bersama dia, atau (mengapa tidak) diturunkan kepadanya harta kekayaan atau (mengapa tidak ada) kebun baginya, sehingga dia dapat makan dari (hasil)nya?"
Dan orang-orang zalim itu berkata,
"Kamu hanyalah mengikuti seorang laki-laki yang kena sihir."
(al-Furqan [25]: 7-8)


Mereka juga meminta bukti-bukti kenabian yang lain, seperti kebun-kebun yang indah dimana sungai-sungai mengalir di sana, atau azab dengan menjatuhkan langit, atau rumah dari emas yang diberikan kepada Muhammad.

Dalam ayat lain Allah ﷻ berfirman:

وَقَالُوْا لَنْ نُّؤْمِنَ لَكَ حَتّٰى تَفْجُرَ لَنَا مِنَ الْاَرْضِ يَنْۢبُوْعًا .
اَوْ تَكُوْنَ لَكَ جَنَّةٌ مِّنْ نَّخِيْلٍ وَّعِنَبٍ فَتُفَجِّرَ الْاَنْهٰرَ خِلٰلَهَا تَفْجِيْرًا .

اَوْ تُسْقِطَ السَّمَاۤءَ كَمَا زَعَمْتَ عَلَيْنَا كِسَفًا اَوْ تَأْتِيَ بِاللّٰهِ وَالْمَلٰۤىِٕكَةِ قَبِيْلًا .
اَوْ يَكُوْنَ لَكَ بَيْتٌ مِّنْ زُخْرُفٍ اَوْ تَرْقٰى فِى السَّمَاۤءِ وَلَنْ نُّؤْمِنَ لِرُقِيِّكَ حَتّٰى تُنَزِّلَ عَلَيْنَا كِتٰبًا نَّقْرَؤُهٗ قُلْ سُبْحَانَ رَبِّيْ هَلْ كُنْتُ اِلَّا بَشَرًا رَّسُوْلًا

Dan mereka berkata,
"Kami tidak akan percaya kepadamu (Muhammad) sebelum engkau memancarkan mata air dari bumi untuk kami.

Atau engkau mempunyai sebuah kebun kurma dan anggur, lalu engkau alirkan di celah-celahnya sungai yang deras alirannya, Atau engkau jatuhkan langit berkeping-keping atas kami, sebagaimana engkau katakan, atau (sebelum) engkau datangkan Allah dan para malaikat berhadapan muka dengan kami.
Atau engkau mempunyai sebuah rumah (terbuat) dari emas, atau engkau naik ke langit.

Dan kami tidak akan mempercayai kenaikanmu itu sebelum engkau turunkan kepada kami sebuah kitab untuk kami baca."
Katakanlah (Muhammad),
"Maha Suci Tuhanku, bukankah aku ini hanya seorang manusia yang menjadi rasul?"
(al-Isra‘ [17]: 90-93)


Maka Allah mengajarkan Nabi Muhammad jawaban atas permintaan orang-orang musyrik itu sebagaimana tersebut dalam firman-Nya:

وَمَا مَنَعَنَآ اَنْ نُّرْسِلَ بِالْاٰيٰتِ اِلَّآ اَنْ كَذَّبَ بِهَا الْاَوَّلُوْنَ وَاٰتَيْنَا ثَمُوْدَ النَّاقَةَ مُبْصِرَةً فَظَلَمُوْا بِهَاۗ وَمَا نُرْسِلُ بِالْاٰيٰتِ اِلَّا تَخْوِيْفًا

Dan tidak ada yang menghalangi Kami untuk mengirimkan (kepadamu) tanda-tanda (kekuasaan Kami), melainkan karena (tanda-tanda) itu telah didustakan oleh orang terdahulu.

Dan telah Kami berikan kepada kaum samud unta betina (sebagai mukjizat) yang dapat dilihat, tetapi mereka menganiaya (unta betina itu).
Dan Kami tidak mengirimkan tanda-tanda itu melainkan untuk menakut-nakuti.
(al-Isra‘ [17]: 59)


Setiap rasul yang diutus Allah diberi-Nya mukjizat untuk membuktikan dan menguatkan risalahnya, tetapi mukjizat yang diberikan itu berbeda-beda, disesuaikan dengan keadaan dan tempat umat yang akan menerima risalah itu.
Khususnya Nabi Muhammad ﷺ diberikan mukjizat berupa Al-Quran karena mukjizat itu sesuai dengan tingkat pengetahuan orang-orang Arab dan manusia yang hidup sesudahnya.
Diriwayatkan bahwa Nabi Muhammad ﷺ bersabda:


Tidak ada seorang Nabi (yang diutus Allah), kecuali Dia memberinya mukjizat-mukjizat yang karenanyalah manusia beriman kepadanya.
Yang diberikan kepadaku tak lain adalah wahyu yang telah diwahyukan Allah kepadaku.
Maka aku mengharapkan agar akulah di antara mereka yang paling banyak pengikutnya di Hari Kiamat.
(Riwayat Bukhari, Muslim, dan at-Tirmidzi dari Abu Hurairah)


Allah memerintahkan kepada Nabi Muhammad ﷺ agar memberi peringatan keras kepada orang-orang musyrik dengan mengatakan kepada mereka bahwa barang yang gaib itu di bawah kekuasan Allah, hanya Dialah yang memilikinya, termasuk di dalamnya mukjizat-mukjizat yang mereka minta itu.
Jika Allah berkehendak menurunkannya kepada mereka, maka Dia sendirilah yang mengetahui waktu turunnya.
Muhammad hanyalah seorang rasul, yang bertugas menyampaikan agama dan ketetapan Allah atas diri mereka, sebagaimana Muhammad pun termasuk orang-orang yang menunggu datangnya ketetapan itu.
Dalam ayat lain Allah ﷻ berfirman :

قُلْ مَا كُنْتُ بِدْعًا مِّنَ الرُّسُلِ وَمَآ اَدْرِيْ مَا يُفْعَلُ بِيْ وَلَا بِكُمْ اِنْ اَتَّبِعُ اِلَّا مَا يُوْحٰٓى اِلَيَّ وَمَآ اَنَا۠ اِلَّا نَذِيْرٌ مُّبِيْنٌ

Katakanlah (Muhammad),
"Aku bukanlah rasul yang pertama di antara rasulrasul dan aku tidak tahu apa yang akan diperbuat terhadapku dan terhadapmu.
Aku hanyalah mengikuti apa yang diwahyukan kepadaku dan aku hanyalah pemberi peringatan yang menjelaskan.
(al-Ahqaf [46]: 9)


Apa yang dinantikan Muhammad ﷺ dan apa pula yang mereka nantikan diterangkan Allah pada ayat 102 surah ini.

Tafsir QS. Yunus (10) : 20. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Dan orang-orang musyrik itu berkata,
"Mengapa tidak diturunkan mukjizat dari sisi Allah kepada Muhammad selain Alquran, yang dapat memuaskan kami akan kebenaran ajaran yang dibawanya?"
Maka katakanlah kepada mereka, wahai Rasulullah,
"Sesungguhnya turunnya ayat adalah sesuatu yang bersifat gaib.
Tidak ada yang mengetahui hal yang gaib itu kecuali Allah.


Apabila Alquran tidak dapat memuaskan kalian, maka tunggulah keputusan Allah antara aku dan kalian tentang apa yang kalian durhakai.
Sesungguhnya bersama kalian, aku termasuk orang-orang yang menunggu. "

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Orang-orang kafir yang keras kepala itu berkata,
"Mengapa tidak diturunkan kepada Muhammad suatu ilmu dan keterangan serta bukti nyata dari Rabb-nya yang kami ketahui bahwa itu adalah bukti dan kebenaran ucapannya?"
Katakanlah (hai Muhammad) kepada mereka,
"Tidak ada yang mengetahui perkara ghaib kecuali Allah.
apabila Dia menghendaki, Dia akan berbuat dan apabila tidak maka tidak akan berbuat.


Maka tunggulah oleh kalian apa yang akan Allah putuskan antara kami dan kalian, yaitu dengan menyegerakan hukuman bagi orang yang berbuat kebatilan di antara kita dan menyelamatkan orang yang benar, dan Aku pun termasuk orang yang menunggu."

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan mereka berkata,) yakni penduduk Mekah


("Mengapa tidak) kenapa tidak


(diturunkan kepadanya) dimaksud kepada Nabi Muhammad ﷺ


(suatu keterangan dari Rabbnya?") sebagaimana yang telah diberikan kepada para nabi lainnya, seperti mukjizat unta, mukjizat tongkat dan mukjizat tangan


(Maka katakanlah,) kepada mereka


("Sesungguhnya yang gaib itu) hal-hal yang gaib dari mata hamba-hamba Allah


(kepunyaan Allah) antara lain ialah mukjizat-mukjizat, maka mukjizat-mukjizat itu tidak ada yang dapat mendatangkannya melainkan hanya seizin Allah.
Sesungguhnya tugasku hanyalah menyampaikan


(sebab itu tunggu sajalah oleh kalian) datangnya azab jika kalian tidak mau beriman


(sesungguhnya aku bersama kalian termasuk orang-orang yang menunggu.")

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Orang-orang kafir pendusta dan pengingkar itu mengatakan,
"Mengapa tidak diturunkan kepada Muhammad suatu mukjizat dari Tuhannya?"
Mereka bermaksud seperti apa yang telah diberikan kepada kaum Samud —yaitu unta Nabi Saleh— atau Muhammad dapat mengubah Bukit Safa menjadi emas.
atau menggeserkan dari mereka bukit-bukit Mekah dan menggantikannya dengan taman-taman dan sungai-sungai, atau hal lainnya yang semacam, yang Allah mampu melakukannya.

Akan tetapi, Allah Mahabijaksana dalam semua perbuatan dan ucapan-Nya, seperti yang disebutkan oleh firman-Nya:

Mahasuci (Allah) yang jika Dia menghendaki, niscaya dijadikan­Nya bagimu yang lebih baik daripada yang demikian, (yaitu) surga-surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, dan dijadikan­Nya (pula) untukmu istana-istana.
Bahkan mereka mendustakan hari kiamat.
Dan Kami menyediakan neraka yang menyala-nyala bagi siapa yang mendustakan hari kiamat.
(QS. Al-Furqaan [25]: 10-11)

Dan sekali-kali tidak ada yang menghalang-halangi Kami untuk mengirimkan (kepadamu) tanda-tanda (kekuasaan Kami), melainkan karena tanda-tanda itu telah didustakan oleh orang-or­ang dahulu.
(QS. Al Israa [17]: 59).
hingga akhir ayat.

Dengan kata lain, Allah subhanahu wa ta’ala, berfirman,
"Sesungguhnya sunnah-Ku (ketetapan-Ku) terhadap makhluk-Ku ialah apabila Aku berikan kepada mereka apa yang mereka minta itu, mendingan jika mereka beriman kepadanya, tetapi jika mereka tidak beriman kepadanya, niscaya Aku segerakan siksaan-Ku terhadap mereka."

Karena itulah ketika Rasulullah ﷺ disuruh memilih antara memberikan kepada mereka apa yang mereka minta dengan syarat mereka harus beriman—jika tidak beriman, maka mereka akan diazab— dan antara menangguhkan mereka, maka Rasulullah ﷺ memilih penangguhan bagi mereka.
Itulah sikap Rasul ﷺ kepada umatnya, beliau sangat penyantun terhadap mereka.
Karena itulah Allah subhanahu wa ta’ala, memberikan petunjuk kepada Nabi-Nya dalam menjawab permintaan mereka melalui firman-Nya:

Katakanlah,
"Sesungguhnya yang gaib itu kepunyaan Allah."


Dengan kata lain, semua perkara itu adalah kepunyaan Allah, Dia mengetahui akibat dari semua urusan.

…sebab itu tunggu (sajalah) oleh kalian, sesungguhnya aku bersama kalian termasuk orang-orang yang menunggu

Maksudnya, jika kalian tidak mau beriman sebelum kalian menyaksikan apa yang kalian minta, maka tunggulah keputusan Allah tentang aku dan kalian.
Padahal mereka telah menyaksikan sebagian dari mukjizat-mukjizat yang diperlihatkan oleh Nabi ﷺ kepada mereka, bahkan hal itu jauh lebih besar daripada apa yang mereka minta.
Yaitu ketika Nabi ﷺ berada di hadapan mereka, lalu mengisyaratkan tangannya ke arah bulan di malam purnama, maka bulan itu terbelah menjadi dua, yang satu berada di belakang bukit, sedangkan yang lainnya berada di hadapan bukit.
Hal ini lebih besar daripada semua mukjizat bumi yang pernah mereka minta dan yang tidak mereka minta.
Seandainya Allah mengetahui bahwa mereka meminta hal tersebut dengan permintaan ingin mendapat hidayah dan bukti penguat, niscaya Dia mengabulkan permintaan mereka.
Akan tetapi.
Allah subhanahu wa ta’ala, mengetahui bahwa mereka meminta hanya semata-mata terdorong oleh keingkaran mereka dan ingin menguji.
Karena itulah Allah membiarkan mereka dalam keraguannya.
Dan Allah mengetahui bahwa tidak ada seorang pun dari mereka yang mau beriman, seperti yang disebutkan oleh firman-Nya:

Sesungguhnya orang-orang yang telah pasti terhadap mereka kalimat Tuhanmu, tidaklah akan beriman, meskipun datang kepada mereka segala macam keterangan.
(QS. Yunus [10]: 96-97), hingga akhir ayat.

Kalau sekiranya Kami turunkan malaikat kepada mereka, dan orang-orang yang telah mati berbicara dengan mereka dan Kami kumpulkan (pula) segala sesuatu ke hadapan mereka, niscaya mereka tidak (juga) akan beriman, kecuali jika Allah menghendaki.
(QS. Al-An’am [6]: 111), hingga akhir ayat.

Juga karena di dalam diri mereka yang tidak mau beriman terdapat kesombongan yang tinggi, seperti yang disebutkan oleh firman-Nya:

Dan jika seandainya Kami membukakan kepada mereka salah satu (pintu-pintu) langit.
(QS. Al-Hijr [15]: 14), hingga akhir ayat berikutnya.

Jika mereka melihat sebagian dari langit gugur.
(QS. Ath-Thuur [52]: 44), hingga akhir ayat.

Dan kalau Kami turunkan kepadamu tulisan di atas kertas, lalu mereka dapat memegangnya dengan tangan mereka sendiri, tentulah orang-orang yang kafir itu berkata,
"Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata."
(QS. Al-An’am [6]: 7)

Orang-orang seperti itu permintaan mereka tidak usah dijawab (diperkenankan) karena tidak ada gunanya.
Permintaan mereka hanya berdasarkan pada keingkaran dan pembangkangannya, karena kedurhakaan dan kerusakan yang ada dalam diri mereka sudah terlalu parah.
Sebab itulah dalam firman selanjutnya disebutkan:

…sebab itu tunggu (sajalah) oleh kalian, sesungguhnya aku bersama kalian termasuk orang-orang yang menunggu.

Unsur Pokok Surah Yunus (يونس)

Surat Yunus terdiri atas 109 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah kecuali ayat 40, 94, 95.
Diturunkan pada masa Nabi Muhammad ﷺ berada di Madinah.

Surat ini dinamai "surat Yunus" karena dalam surat ini terutama ditampilkan kisah Nabi YunusAlquran bukanlah sihir.
▪ Allah mengatur alam semesta dari Arasy-Nya.
▪ Syafa’at hanyalah dengan izin Allah.
Waliwali Allah.
▪ Wahyu Allah yang menerangkan yang ghaib kepada manusia.
▪ Allah menyaksikan dan mengamat-amati perbuatan hamba hamba-Nya di dunia.
▪ Allah tidak mempunyai anak.

Hukum:

▪ Menentukan perhitungan tahun dan waktu dengan perjalanan matahari dan bulan.
Hukum mengada-adakan sesuatu terhadap Allah dan mendustakan ayat-ayat-Nya.

Kisah:

▪ Kisah Nabi Nuh `alaihis salam dengan kaumnya.
▪ Nabi Musa dengan Fir’aun dan tukang-tukang sihir.
▪ Kisah Bani Israil setelah ke luar dari negeri Mesir.
▪ Nabi Yunus `alaihis salam dengan kaumnya.

Lain-lain:

▪ Manusia ingat kepada Allah di waktu kesukaran dan lupa di waktu senang.
▪ Keadaan orang-orang baik dan orang-orang jahat di hari kiamat.
Alquran tidak dapat ditandingi.
Rasul hanya menyampaikan risalah.

Audio

QS. Yunus (10) : 1-109 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 109 + Terjemahan Indonesia

QS. Yunus (10) : 1-109 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 109

Gambar Kutipan Ayat

Surah Yunus ayat 20 - Gambar 1 Surah Yunus ayat 20 - Gambar 2
Statistik QS. 10:20
  • Rating RisalahMuslim
4.7

Ayat ini terdapat dalam surah Yunus.

Surah Yunus (Arab: ينوس , Yūnus, “Nabi Yunus”) adalah surah ke-10 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 109 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah kecuali ayat 40, 94, 95, yang diturunkan pada di Madinah.

Nomor Surah10
Nama SurahYunus
Arabيونس
ArtiNabi Yunus
Nama lain
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu51
JuzJuz 11 (ayat 1-109)
Jumlah ruku’11 ruku’
Jumlah ayat109
Jumlah kata1844
Jumlah huruf7593
Surah sebelumnyaSurah At-Taubah
Surah selanjutnyaSurah Hud
Sending
User Review
4.9 (29 votes)
Tags:

10:20, 10 20, 10-20, Surah Yunus 20, Tafsir surat Yunus 20, Quran Yunus 20, Surah Yunus ayat 20

▪ Qs 10;20
Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Al An ‘aam (Hewan Ternak) – surah 6 ayat 14 [QS. 6:14]

Katakanlah, wahai Rasulullah, kepada orang-orang yang menyekutukan Allah, “Apakah aku akan menjadikan sesuatu selain Allah sebagai pelindung dan penolong, padahal Allah yang menjadikan langit dan bumi … 6:14, 6 14, 6-14, Surah Al An ‘aam 14, Tafsir surat AlAnaam 14, Quran Al Anaam 14, Al Anam 14, AlAnam 14, Al An’am 14, Surah Al Anam ayat 14

QS. Al Anfaal (Harta rampasan perang) – surah 8 ayat 75 [QS. 8:75]

Dan orang-orang yang beriman setelah kaum muslim awal yang berhijrah itu, yang kemudian akhirnya mereka berhijrah sesudah melewati waktu yang cukup lama dan berjihad bersamamu, maka mereka termasuk go … 8:75, 8 75, 8-75, Surah Al Anfaal 75, Tafsir surat AlAnfaal 75, Quran Al Anfal 75, AlAnfal 75, Al-Anfal 75, Surah Al Anfal ayat 75

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Ayat ke 5 dari surah al-Falaq yaitu ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
وَ مِنۡ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَ

'dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki.'
--QS. Al Falaq [113] : 5

Qada dan qadar termasuk rukun iman yang ke ...

Benar! Kurang tepat!

Meja, kursi, manusia, hewan dan tumbuhan adalah merupakan salah satu cara mengenal Allah Subhanahu Wa Ta`ala melalui ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Al Falaq artinya ...

Benar! Kurang tepat!

Percaya kepada Allah dan Rasulnya termasuk rukun ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #23
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #23 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #23 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #19

Surah yang menjelaskan bahwa “Allah Subhanahu Wa Ta`ala tempat meminta”, yaitu … an-Nash al-Qadr al-Ikhlas al-Alaq al-Fatihah Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #4

Surah dalam Alquran yang mengatakan larangan untuk melakukan terlalu banyak, makan dan minum adalah … QS. Al A’raf : 32

Pendidikan Agama Islam #3

Pembatasan aurat wanita adalah … seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan seluruh tubuh kecuali wajah dan kaki dari leher

Instagram