QS. Yunus (Nabi Yunus) – surah 10 ayat 108 [QS. 10:108]

قُلۡ یٰۤاَیُّہَا النَّاسُ قَدۡ جَآءَکُمُ الۡحَقُّ مِنۡ رَّبِّکُمۡ ۚ فَمَنِ اہۡتَدٰی فَاِنَّمَا یَہۡتَدِیۡ لِنَفۡسِہٖ ۚ وَ مَنۡ ضَلَّ فَاِنَّمَا یَضِلُّ عَلَیۡہَا ۚ وَ مَاۤ اَنَا عَلَیۡکُمۡ بِوَکِیۡلٍ
Qul yaa ai-yuhaannaasu qad jaa-akumul haqqu min rabbikum famani ihtada fa-innamaa yahtadii linafsihi waman dhalla fa-innamaa yadhillu ‘alaihaa wamaa anaa ‘alaikum biwakiilin;

Katakanlah:
“Hai manusia, sesungguhnya teIah datang kepadamu kebenaran (Al Quran) dari Tuhanmu, sebab itu barangsiapa yang mendapat petunjuk maka sesungguhnya (petunjuk itu) untuk kebaikan dirinya sendiri.
Dan barangsiapa yang sesat, maka sesungguhnya kesesatannya itu mencelakakan dirinya sendiri.
Dan aku bukanlah seorang penjaga terhadap dirimu”.
―QS. 10:108
Topik ▪ Maksiat dan dosa ▪ Menanggung dosa orang lain ▪ Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir
10:108, 10 108, 10-108, Yunus 108, Yunus 108, Yunus 108

Tafsir surah Yunus (10) ayat 108

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Yunus (10) : 108. Oleh Kementrian Agama RI

Allah menyuruh Rasul-Nya untuk mengatakan kepada orang-orang kafir sesudah disampaikan kepada mereka bukti-bukti keesaan Allah dan kerasulannya, bahwa kebenaran dari Allah yakni Alquran yang mendasari agama Islam telah datang ke hadapan mereka dibawakan oleh salah seorang di antara mereka sendiri.
Di dalam Alquran itu terdapat penjelasan-penjelasan dan uraian-uraian tentang Rasul-rasul zaman dahulu dan dakwah mereka kepada kaum mereka.
Alquran itu diturunkan padahal kaum musyrikin Arab itu tidak mengetahui riwayat Rasul-rasul itu, atau riwayat itu sudah dirubah atau diputar balikkan.
Terdapat pula di dalam Alquran itu pedoman-pedoman hidup manusia, kesejahteraan duniawi dan kebahagiaan akhirat.
Maka barang siapa mengikuti pedoman itu dalam kehidupannya dengan penuh kepercayaan bahwa kitab yang mengandung pedoman itu kembali kepada dirinya sendiri, dia akan hidup bahagia dunia dan akhirat.
Demikian pula sebaliknya barang siapa sesat jalan tidak mempergunakan kebenaran itu (Alquran) sebagai pedoman hidup, dia tidak mengindahkan tanda-tanda kekuasaan Allah pada dirinya dan pada alam semesta ini, maka akibat dari kesesatan itu yaitu kecelakaan di dunia dan akhirat akan jatuh pada dirinya sendiri.
Nabi Muhammad ﷺ.
hanyalah berkewajiban menyampaikan kebenaran itu kepada manusia.
Keputusan terakhir berada pada diri manusia itu sendiri, apakah dia menjadikan petunjuk atau berpaling daripadanya.
Beliau bukanlah mewakili Tuhan di dunia ini untuk menentukan nasib manusia dan tidak kuasa memaksa seseorang memberi manfaat dan mudarat.
Dia hanya pesuruh Allah subhanahu wa ta’ala yang menyampaikan perintah dari Tuhan Rabbul Alamin.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Sampaikanlah seruan Allah, wahai Rasul, kepada seluruh umat manusia.
Katakan kepada mereka, “Wahai umat manusia, sesungguhnya Allah telah menurunkan kepada kalian syariat yang benar dari sisi- Nya.
Maka barangsiapa yang ingin mendapat petunjuk dari syariat itu, bergegaslah! Karena faedah dari petunjuk itu sebenarnya terpulang untuk diri kalian sendiri.
Dan barangsiapa yang tetap mempertahankan kesesatannya, maka kesesatan itu akan mereka rasakan sendiri.
Dan aku tidak ditugaskan untuk memaksa kalian beriman, karena aku tidak memiliki wewenang untuk melakukan hal itu kepada kalian.”

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Katakanlah, “Hai manusia) yakni penduduk Mekah! (Sesungguhnya telah datang kepada kalian kebenaran dari Rabb kalian, sebab itu barang siapa yang mendapat petunjuk maka sesungguhnya petunjuk itu untuk kebaikan dirinya.) karena sesungguhnya pahala hidayahnya itu hanya dialah yang berhak menerimanya (Dan barang siapa yang sesat maka sesungguhnya kesesatannya itu untuk kecelakaan dirinya sendiri) karena akibat kesesatannya itu akan menimpa dirinya sendiri (Dan aku bukanlah seorang penjaga terhadap diri kalian.”) karenanya bagaimana aku akan memaksakan kepada kalian untuk mengikuti petunjuk.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Katakanlah (wahai Rasul) kepada sekalian manusia :
Telah datang kepada kalian seorang Rasul yang menyampaikan al-Qur’an yang berisi petunjuk akan kebenaran dan hidayah.
Barangsiapa menempuh jalan yang telah ditunjukkan Allah, maka sesungguhnya buah dari perbuatannya itu kembali kepada dirinya sendiri.
Dan barangsiapa yang berpaling dari kebenaran dan tetap berada dalam kesesatan, maka sesungguhnya kesesatan dan kemudharatannya itu akan kembali kepada dirinya sendiri.
Aku bukanlah penjaga kalian sehingga kalian semua beriman.
Aku hanyalah seorang utusan dan penyeru yang menyampaikan apa yang telah diutuskan dan disampaikan kepadaku.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Allah subhanahu wa ta’ala.
berfirman, memerintahkan kepada Rasul-Nya agar mencerita­kan kepada manusia bahwa apa yang ia sampaikan kepada mereka dari sisi Allah adalah benar, tiada keraguan dan tiada kebimbangan di dalamnya.
Maka barang siapa yang mendapat petunjuk dengannya dan mengikutinya, maka sesungguhnya manfaat dari perbuatannya itu akan dipetik oleh dirinya sendiri.
Dan barang siapa yang sesat darinya, maka sesungguhnya kemudaratan dan akibatnya hanyalah akan menimpa dirinya sendiri.

Dan aku bukanlah seorang penjaga terhadap diri kalian.

Artinya, aku bukanlah seorang yang ditugaskan untuk menjaga kalian agar kalian beriman.
Sesungguhnya aku hanyalah seorang pemberi peringatan kepada kalian, sedangkan yang memberi hidayah (petunjuk) hanyalah Allah.


Informasi Surah Yunus (يونس)
Surat Yunus terdiri atas 109 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah kecuali ayat 40, 94, 95.
yang diturunkan pada masa Nabi Muhammad ﷺ berada di Madinah.
Surat ini dinamai “surat Yunus” karena dalam surat ini terutama ditampilkan kisah Nabi Yunus ‘alaihis salam dan pengikut-pengikutnya yang teguh imannya.

Keimanan:

Al Qur’an bukanlah sihir
Allah mengatur alam semesta dari Arasy-Nya
syafa’at hanyalah dengan izin Allah
Wali-wali Allah
wahyu Allah yang menerangkan yang ghaib kepada manusia
Allah menyaksikan dan mengamat-amati perbuatan hamba­ harnba-Nya di dunia
Allah tidak mempunyai Anak.

Hukum:

Menentukan perhitungan tahun dan waktu dengan perjalanan matahari dan bulan
hukum mengada-adakan sesuatu terhadap Allah dan mendustakan ayat-ayat-Nya.

Kisah:

Kisah Nabi Nuh a.s.dengan kaumnya
Nabi Musa dengan Fir’aun dan tukang-tukang sihir
kisah Bani lsrail setelah ke luar dari negeri Mesir
Nabi Yunus a.s. dengan kaumnya.

Lain-lain:

Manusia ingat kepada Allah di waktu kesukaran dan lupa di waktu senang
keadaan orang-orang baik dan orang-orang jahat di hari kiamat
Al Qur’an tidak dapat ditandingi
rasul hanya menyampaikan risalah.

Audio

Qari Internasional

Q.S. Yunus (10) ayat 108 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Yunus (10) ayat 108 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Yunus (10) ayat 108 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Yunus - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 109 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 10:108
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Yunus.

Surah Yunus (Arab: ينوس , Yūnus, "Nabi Yunus") adalah surah ke-10 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 109 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah kecuali ayat 40, 94, 95, yang diturunkan pada di Madinah.

Nomor Surah 10
Nama Surah Yunus
Arab يونس
Arti Nabi Yunus
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 51
Juz Juz 11 (ayat 1-109)
Jumlah ruku' 11 ruku'
Jumlah ayat 109
Jumlah kata 1844
Jumlah huruf 7593
Surah sebelumnya Surah At-Taubah
Surah selanjutnya Surah Hud
4.5
Ratingmu: 4.9 (9 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta