QS. Yaa Siin (Yaasiin) – surah 36 ayat 37 [QS. 36:37]

وَ اٰیَۃٌ لَّہُمُ الَّیۡلُ ۚۖ نَسۡلَخُ مِنۡہُ النَّہَارَ فَاِذَا ہُمۡ مُّظۡلِمُوۡنَ
Waaayatun lahumullailu naslakhu minhunnahaara fa-idzaa hum muzhlimuun(a);

Dan suatu tanda (kekuasaan Allah yang besar) bagi mereka adalah malam, Kami tanggalkan siang dari malam itu, maka dengan serta merta mereka berada dalam kegelapan.
―QS. 36:37
Topik ▪ Penciptaan ▪ Penciptaan malam dan siang ▪ Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka
36:37, 36 37, 36-37, Yaa Siin 37, YaaSiin 37, Yasin 37

Tafsir surah Yaa Siin (36) ayat 37

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Yaa Siin (36) : 37. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat ini Allah menjelaskan bukti yang lain tentang kekuasaan Nya Yang Maha Besar dan bukti adanya hari berbangkit, yaitu adanya waktu malam.
Allah menanggalkan siang dan mendatangkan malam, tiba-tiba manusia berada dalam kegelapan.

Ayat ini meletakkan dasar-dasar bagi ilmu alam dan ilmu falak.
Terjadinya siang dan malam, karena bergeraknya tata surya, terutama bumi dan matahari, sehingga bagian muka bumi yang dikenai cahaya matahari mengalami siang, dun bagian mukanya yang tidak dikenai cahaya matahari mengalami malam.
Hal ini terjadi silih berganti.

Kemajuan ilmu pengetahuan manusia mengenai ilmu falak atau astronomi pada masa sekarang ini, telah memungkinkan mereka mengetahui benda-benda langit dan tata surya, di angkasa raya.
Dengan kemajuan teknologi, manusia akhirnya dapat pula mengarungi ruang angkasa, tidak hanya sekadar mengamatinya dari bumi.

Adanya siang dan malam juga berfaedah bagi manusia.
Waktu siang mereka gunakan untuk bekerja bagi keperluan hidup mereka.
Sedang waktu malam pada umumnya digunakan untuk beristirahat dan tidur, sebagai salah satu dari kebutuhan jasmaniah dan rohaniyah mereka.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Bukti lain untuk mereka akan adanya Allah dan kemahakuasaan-Nya adalah kemunculan malam yang Kami jadikan untuk mengganti dan menutupi siang.
Lalu manusia berada dalam kegelapan yang meliputi mereka dari semua arah.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan suatu tanda bagi mereka) yang menunjukkan kekuasaan Allah yang besar (adalah malam, Kami tanggalkan) Kami pisahkan (siang dari malam itu, maka dengan serta merta mereka berada dalam kegelapan) mereka memasuki kegelapan malam hari.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Sebuah tanda yang menunjukkan Tauhid Allah dan kesempurnaan kuasa-Nya adalah adalah malam, darinya Kami mencabut siang sehingga manusia dalam kegelapan.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman bahwa di antara tanda-tanda yang menunjukkan kekuasaan-Nya yang besar ialah malam dan siang hari yang diciptakan-Nya, malam hari dengan kegelapannya, dan siang hari dengan terangnya.
Dia menjadikan keduanya silih berganti, bila yang satu datang maka yang lainnya pergi, demikian pula sebaliknya.
Seperti yang disebutkan dalam ayat lainnya:

Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat.
(Q.S. Al-A’raf [7]: 54)

Karena itulah disebutkan dalam surat ini oleh firman-Nya:

Dan suatu tanda (kekuasaan Allah yang besar) bagi mereka adalah malam, Kami tinggalkan siang dari malam itu.
(Q.S. Yasin [36]: 37)

Yakni Kami sudahi siang dengan malam hari, maka siang hari pergi dan datanglah malam hari.
Untuk itulah maka dalam firman selanjutnya disebutkan:

maka dengan serta merta mereka berada dalam kegelapan.
(Q.S. Yasin [36]: 37)

Sebagaimana yang disebutkan di dalam suatu hadis yang mengatakan:

Apabila malam hari tiba dari arah ini dan siang hari pergi dari arah ini, dan mentari terbenam, maka waktu berbuka bagi orang yang berpuasa telah tiba.

Demikianlah makna lahiriah ayat, tetapi Qatadah menduga bahwa ayat ini semakna dengan apa yang disebutkan oleh firman-Nya:

Allah (kuasa) memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam.
(Q.S. Al-Hajj [22]: 61)

Ibnu Jarir menilai bahwa pendapat Qatadah ini lemah dalam kasus ayat ini.
Lalu Ibnu Jarir mengatakan, sesungguhnya makna ilaj itu ialah mengambil dari salah satunya, lalu diberikan kepada yang lainnya, sedangkan pengertian ini bukanlah makna yang dimaksud dalam ayat ini.
Apa yang dikatakan oleh Ibnu Jarir ini benar.


Informasi Surah Yaa Siin (يس)
Surat “Yaa Siin” terdiri atas 83 ayat, termasuk golongan surat-surat Makldyyah, diturunkan sesudah surat Jin.

Dinamai “Yaa Siin” karena dimulai dengan huruf “Yaa Siin”.
Sebagaimana halnya arti huruf-huruf abjad yang terletak pada permulaan beberapa surat.
Al Qur’an, maka demikian pula arti “Yaa Siin” yang terdapat pada ayat permulaan surat ini, yaitu Allah mengisyaratkan bahwa sesudah huruf tersebut akan dikemukakan hal-hal yang penting antara lain:
Allah bersumpah dengan Al Qur’an bahwa Muhammad ﷺ benar-benar seorang rasul yang diutus-Nya kepada kaum yang belum pernah diutus kepada mereka rasul­ rasul.

Keimanan:

Bukti-bukti adanya hari berbangkit
Al Qur’an bukanlah syair
ilmu, kekuasaan dan rahmat Allah
surga dan sifat-sifatnya yang disediakan bagi orang-orang mu’min
mensucikan Allah dari sifat-sifat yang tidak layak bagi-Nya
anggota badan manusia menjadi saksi pada hari kiamat atas segala perbuatannya di dunia.

Hukum:

Tidak ada pembahasan hukum yang spesifik dalam surat ini.

Kisah:

Kisah utusan-utusan Nabi Isa a.a. dengan penduduk Anthakiyah (Syam) .

Lain-lain:

Tidak ada faedah peringatan bagi orang-orang musyrik
Allah menciptak an segala sesuatu berpasang-pasangan
semua bintang-bintang di cakrawala berjalan pada ga­ris edar yang telah ditetapkan Allah
ajal dan hari kiamat datangnya secara tlba­ tiba
Allah menghibur hati Rasulullah s.a. w. terhadap sikap kaum musyrikin yang menyakitkan hatinya.

Ayat-ayat dalam Surah Yaa Siin (83 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Yaa-Siin (36) ayat 37 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Yaa-Siin (36) ayat 37 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Yaa-Siin (36) ayat 37 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Q.S. Yasin (36) ayat 1-83 - Archie Wirija (Bahasa Indonesia)
Q.S. Yasin (36) ayat 1-83 - Archie Wirija (Bahasa Arab)

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Yaa-Siin - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 83 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 36:37
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Yaa Siin.

Surah Yasin atau Surah Ya Sin (bahasa Arab:يس) adalah surah ke-36 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 83 ayat, serta termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Dinamai Ya Sin karena surah ini dimulai dengan dua abjad Arab Ya Sin.
Sebagaimana halnya arti tersembunyi huruf-huruf abjad Alif Lam Mim atau Nun yang terletak pada permulaan beberapa surah Al-Quran, maka demikian pula arti Ya Sin yang termasuk dalam kategori ayat mutasyaabihat.

Nomor Surah 36
Nama Surah Yaa Siin
Arab يس
Arti Yaasiin
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 41
Juz 22 dan 23
Jumlah ruku' 5 ruku'
Jumlah ayat 83
Jumlah kata 733
Jumlah huruf 3068
Surah sebelumnya Surah Fatir
Surah selanjutnya Surah As-Saffat
4.7
Ratingmu: 4.7 (11 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta


Ikuti RisalahMuslim