Yaa Siin (Yaasiin) – surah 36 ayat 29 [QS. 36:29]

اِنۡ کَانَتۡ اِلَّا صَیۡحَۃً وَّاحِدَۃً فَاِذَا ہُمۡ خٰمِدُوۡنَ
In kaanat ilaa shaihatan waahidatan fa-idzaa hum khaamiduun(a);

Tidak ada siksaan atas mereka melainkan satu teriakan suara saja, maka tiba-tiba mereka semuanya mati.
―QS. 36:29
Topik ▪ Kisah-kisah ▪ Kisah Ashabul Qaryah ▪ Al Qur’an benar-benar dari Allah
36:29, 36 29, 36-29, Yaa Siin 29, YaaSiin 29, Yasin 29

Tafsir surah Yaa Siin (36) ayat 29

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Yaa Siin (36) : 29. Oleh Kementrian Agama RI

Apabila dalam ayat di alas Allah subhanahu wa ta’ala telah menjelaskan balasan dan karunia yang diberikan Nya kepada hamba Nya yang beriman, maka dalam ayat ini Allah menerangkan azab yang ditimpakan Nya kepada kaum yang musyrik, kafir dan mendustakan agama Nya.
Allah menegaskan azab tersebut kepada mereka.
Tidak perlu Allah menurunkan pasukan-pasukan malaikat membinasakan mereka, melainkan cukuplah dengan suatu teriakan saja dari malaikat Jibril, maka orang-orang kafir tersebut menjadi beku, tak bernyawa lagi.
Peristiwa itu terjadi sedemikian cepatnya, sebagai bukti betapa besarnya kekuasaan Allah subhanahu wa ta’ala

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Akan tetapi kebinasaan mereka itu hanya dengan satu pekikan yang kami turunkan kepada mereka.
Lalu serta merta mereka mati sebagaimana padamnya api.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Tidak ada siksaan) yakni hukuman atas mereka (melainkan satu teriakan saja) malaikat Jibril berteriak keras kepada mereka (maka tiba-tiba mereka semuanya mati) tak bergerak lagi, mati semuanya.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Kebinasaan mereka hanya dengan satu teriakan, dan mereka pun bergelimpangan tanpa tersisa apa pun dari mereka.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Lihat tafsir ayat 26


Kata Pilihan Dalam Surah Yaa Siin (36) Ayat 29

KHAAMIDUUN
خَٰمِدُون

Lafaz ini dalam bentuk jamak, selain khawaamid, mufradnya khaamid berasal dari kata khamada-yakhmudu yang berarti mati, pingsan dan hina.

Khamada al mutakallum maknanya orang yang berbicara menjadi diam.

Khamada an nafs artinya jiwa tenteram.

Al khamiid bermakna yang mati, pingsan dan yang tenang.

Disebut dua kali di dalam Al Qur’an yaitu dalam surah:
-Al Anbiyaa’ (21), ayat 15;
-Yaa Siin (36), ayat 29.

Allah berfirmann dalam surah Yaa Siin,

إِن كَانَتْ إِلَّا صَيْحَةً وَٰحِدَةً فَإِذَا هُمْ خَٰمِدُونَ

Qatadah berpendapat, makna khaamiduun adalah yang binasa.

Ibnu Juraij mengatakan lafaz khaamiduun berasal dari kata khumud an naar yaitu apabila api itu padam.

Ibn Qutaybah menerangkan, lafaz khaamiduun bermakna orang yang mati.”

Diriwayatkan dari Mujahid, beliau berkata,
mereka mati dengan pedang yaitu penafsiran khaamidiin dalam surah Al Anbiyaa.

Kesimpulannya, makna asal bagi lafaz khaamidiin atau khaamiduun adalah orang yang binasa dan mati.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN. BHD.Hal:206

Informasi Surah Yaa Siin (يس)
Surat “Yaa Siin” terdiri atas 83 ayat, termasuk golongan surat-surat Makldyyah, diturunkan sesudah surat Jin.

Dinamai “Yaa Siin” karena dimulai dengan huruf “Yaa Siin”.
Sebagaimana halnya arti huruf-huruf abjad yang terletak pada permulaan beberapa surat.
Al Qur’an, maka demikian pula arti “Yaa Siin” yang terdapat pada ayat permulaan surat ini, yaitu Allah mengisyaratkan bahwa sesudah huruf tersebut akan dikemukakan hal-hal yang penting antara lain:
Allah bersumpah dengan Al Qur’an bahwa Muhammad ﷺ benar-benar seorang rasul yang diutus-Nya kepada kaum yang belum pernah diutus kepada mereka rasul­ rasul.

Keimanan:

Bukti-bukti adanya hari berbangkit
Al Qur’an bukanlah syair
ilmu, kekuasaan dan rahmat Allah
surga dan sifat-sifatnya yang disediakan bagi orang-orang mu’min
mensucikan Allah dari sifat-sifat yang tidak layak bagi-Nya
anggota badan manusia menjadi saksi pada hari kiamat atas segala perbuatannya di dunia.

Hukum:

Tidak ada pembahasan hukum yang spesifik dalam surat ini.

Kisah:

Kisah utusan-utusan Nabi Isa a.a. dengan penduduk Anthakiyah (Syam) .

Lain-lain:

Tidak ada faedah peringatan bagi orang-orang musyrik
Allah menciptak an segala sesuatu berpasang-pasangan
semua bintang-bintang di cakrawala berjalan pada ga­ris edar yang telah ditetapkan Allah
ajal dan hari kiamat datangnya secara tlba­ tiba
Allah menghibur hati Rasulullah s.a. w. terhadap sikap kaum musyrikin yang menyakitkan hatinya.

Ayat-ayat dalam Surah Yaa Siin (83 ayat)

Audio

Qari Internasional

Yaa Siin (36) ayat 29 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Yaa Siin (36) ayat 29 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Yaa Siin (36) ayat 29 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Q.S. Yasin (36) ayat 1-83 - Archie Wirija (Bahasa Indonesia)
Q.S. Yasin (36) ayat 1-83 - Archie Wirija (Bahasa Arab)

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Yaa Siin - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full 83 Ayat & Terjemahan


Gambar



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah Al Baqarah

Surah Yasin atau Surah Ya Sin (bahasa Arab:يس) adalah surah ke-36 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 83 ayat, serta termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Dinamai Ya Sin karena surah ini dimulai dengan dua abjad Arab Ya Sin.
Sebagaimana halnya arti tersembunyi huruf-huruf abjad Alif Lam Mim atau Nun yang terletak pada permulaan beberapa surah Al-Quran, maka demikian pula arti Ya Sin yang termasuk dalam kategori ayat mutasyaabihat.

Nomor Surah36
Nama SurahYaa Siin
Arabيس
ArtiYaasiin
Nama lain-
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu41
Juz22 dan 23
Jumlah ruku'5 ruku'
Jumlah ayat83
Jumlah kata733
Jumlah huruf3068
Surah sebelumnyaSurah Fatir
Surah selanjutnyaSurah As-Saffat
4.5
Ratingmu: 4.7 (27 orang)
Sending

✅ URL singkat halaman ini: https://risalahmuslim.id/36-29









Video

Panggil Video Lainnya

RisalahMuslim di  







Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta