QS. Thaa Haa (Ta Ha) – surah 20 ayat 64 [QS. 20:64]

فَاَجۡمِعُوۡا کَیۡدَکُمۡ ثُمَّ ائۡتُوۡا صَفًّا ۚ وَ قَدۡ اَفۡلَحَ الۡیَوۡمَ مَنِ اسۡتَعۡلٰی
Fa-ajmi’uu kaidakum tsummaa-atuu shaffan waqad aflahal yauma maniista’l(a);

Maka himpunkanlah segala daya (sihir) kamu sekalian, kemudian datanglah dengan berbaris.
dan sesungguhnya beruntunglah oran yang menang pada hari ini.
―QS. 20:64
Topik ▪ Nama-nama hari kiamat
20:64, 20 64, 20-64, Thaa Haa 64, ThaaHaa 64, Thoha 64, Thaha 64, Ta Ha 64

Tafsir surah Thaa Haa (20) ayat 64

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Thaa Haa (20) : 64. Oleh Kementrian Agama RI

Bahwa Musa dan Harun itu adalah ahli sihir yang mau mengusir kita dari tanah tumpah darah kita serta mau mencopot kedudukan kita yang utama, maka untuk menghadapi bahaya yang mengancam itu, marilah kita bersama-sama, bahu-membahu mengumpulkan segala tenaga yang ada, mengeluarkan segala siasat dan tipu daya serta menunjukkan segala kepintaran yang dimiliki pada hari berlangsungnya pertandingan nanti, Dengan demikian, mudahlah bagi kita untuk mengalahkan sihir Musa dan Harun saudaranya.
Alangkah berbahagianya kita pada hari itu seandainya kemenangan nanti itu berada di pihak kita.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Maka tatkala ahli-ahli sihir datang, merekapun bertanya kepada Firaun: “Apakah kami sungguh-sungguh mendapat upah yang besar jika kami adalab orang-orang yang menang?”.
Firaun menjawab: “Ya, kalau demikian, sesungguhnya kamu sekalian benar-benar akan menjadi orang yang didekatkan (kepadaku)”.

(Q.S Asy Syu’ara: 41 dan 42)

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Seorang di antara mereka berkata, “Bersatu dan bersepepakatlah kalian mengenai apa yang akan kalian perdayakan kepada Musa.
Datanglah dalam barisan teratur agar kalian tampak berwibawa dan perkasa di mata orang-orang yang melihat kalian.
Sungguh beruntung orang yang menang pada hari ini.”

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(“Maka himpunkanlah segala daya upaya kalian) semua kekuatan dan keahlian sihir kalian.

Kalau dibaca Fajma’uu berasal dari lafal Jama’a dan kalau dibaca Fa-ajmi’uu berasal dari lafal Ajma’a, artinya kerahkanlah (kemudian datanglah dengan berbaris).

Lafal Shaffan adalah Hal atau kata keterangan keadaan, maksudnya dalam keadaan berbaris (dan sesungguhnya beruntunglah) yakni akan memperoleh keuntungan (orang yang menang pada hari ini”) yakni yang dapat mengalahkan musuhnya.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Maka kuatkanlah tipu daya kalian, dan bulatkan tekad kalian tanpa ada perselisihan di antara kalian.
Kemudian datanglah dalam satu barisan, dan lemparkanlah apa yang ada di tangan kalian dalam waktu bersamaan; agar kalian dapat mengelabuhi penglihatan dan mengalahkan sihir Musa dan saudaranya.
Sesungguhnya siapa saja yang pada hari ini mampu mengungguli lawannya, lalu mengalahkannya, maka ia meraih apa yang diinginkannya.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Maka himpunkanlah segala daya (sihir) kamu sekalian, kemudian datanglah dengan berbaris.

Yakni berkumpullah kamu sekalian dalam satu saf, lalu lemparkanlah segala yang ada di tangan kalian dalam waktu yang bersamaan, agar mengejutkan pandangan mata dan kalian dapat mengalahkan orang ini dan saudaranya.

dan sesungguhnya beruntunglah orang yang menang pada hari ini.

di antara kami dan dia, para ahli sihir berkata, “‘Adapun kita, maka raja ini (Fir’aun) telah menjanjikan kepada kita akan memberikan pemberian yang berlimpah, sedangkan orang ini apabila menang, maka ia mendapat kedudukan yang sangat besar.”


Informasi Surah Thaa Haa (طه)
Surat Thaahaa terdiri atas 135 ayat, diturunkan sesudah diturunkannya surat Maryam, ter­masuk golongan surat-surat Makkiyyah.

Surat ini dinamai “Thaahaa”,
diambil dari perkataan yang berasal dari ayat pertama surat ini.
Sebagaimana yang lazim terdapat pada surat-surat yang memakai huruf-huruf abjad pada permulaannya, di mana huruf tersebut seakan-akan merupakan pemberitahuan Allah kepada orang-orang yang membacanya, bahwa sesudah huruf itu akan dikemukakan hal-hal yang sangat penting diketahui, maka demikian pula halnya dengan ayat-ayat yang terdapat sesudah huruf “thaahaa” dalam surat ini.
Allah menerangkan bahwa Al Qur’an merupakan peringatan bagi manusia, wahyu dari Allah, Pencipta semesta alam.
Kemudian Allah menerangkan kisah bebe­rapa orang nabi akibat-akibat yang telah ada akan dialami oleh orang-orang yang percaya ke­pada Allah dan orang-orang yang mengingkari-Nya, baik di dunia maupun di akhirat.
Selain hal­ hal tersebut di atas, maka surat ini mengandung pokok-pokok isi sebagai berikut:

Keimanan:

Al Qur’an adalah peringatan bagi manusia terutama bagi orang-orang yang ber­ takwa
Musa a.s. langsung menerima wahyu dari Allah, tanpa perantara Jibril
Allah bersemayam di atas ‘Arsy, mengetahui sesuatu yang samar dan yang lebih samar
ke­adaan orang berdosa dihimpunkan di hari kiamat
syafa ‘at tidak bermanfaa’at di hari kiamat, kecuali syafa’at dari orang-orang yang dapat izin dari Allah.

Hukum:

Perintah mengerjakan shalat dan keutamaan waktu-waktunya
kewajiban menyuruh keluarga melakukan shalat.

Kisah:

Kisah Musa a.s. dan Harun a.s. dalam menghadapi Fir’aun dan Bani Israil
kisah Nabi Adam a.s. dan iblis.

Lain-lain:

Perintah Allah kepada Nabi Muhammad ﷺ supaya dia meminta tambahan ilmu kepada Allah sekalipun sudah menjadi rasul
Allah tidak akan mengazab sesuatu kaum sebelum diutus rasul kepada mereka
jangan terpengaruh oleh kesenangan kehidupan dunia.

Audio

Qari Internasional

Q.S. Thaa-Haa (20) ayat 64 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Thaa-Haa (20) ayat 64 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Thaa-Haa (20) ayat 64 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Thaa-Haa - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 135 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 20:64
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Thaa Haa.

Surah Ta Ha (Arab: طه , Tā-Hā, "Ta Ha") adalah surah ke-20 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 135 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah.
Surah ini dinamai Ta Ha, diambil ayat pertama surah ini.
Sebagaimana juga yang lazim terdapat pada surah-surah yang memakai huruf-huruf abjad pada permulaannya, di mana huruf tersebut seakan-akan merupakan pemberitahuan Allah kepada orang-orang yang membacanya, bahwa sesudah huruf itu akan dikemukakan hal-hal yang sangat penting diketahui, maka demikian pula halnya dengan ayat-ayat yang terdapat sesudah huruf Ta Ha dalam surah ini.
Allah menerangkan bahwa Al-Quran merupakan peringatan bagi manusia, wahyu dari Allah, Pencipta semesta alam.
Kemudian Allah menerangkan kisah beberapa nabi; akibat-akibat yang telah ada akan dialami oleh orang-orang yang percaya kepada Allah dan orang-orang yang mengingkari-Nya, baik di dunia maupun di akhirat.

Nomor Surah20
Nama SurahThaa Haa
Arabطه
ArtiTa Ha
Nama lain-
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu45
JuzJuz 16
Jumlah ruku'0
Jumlah ayat135
Jumlah kata1534
Jumlah huruf5399
Surah sebelumnyaSurah Maryam
Surah selanjutnyaSurah Al-Anbiya
4.9
Ratingmu: 4.5 (11 orang)
Sending









Video

Panggil Video Lainnya

RisalahMuslim di  







Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta