QS. Thaa Haa (Ta Ha) – surah 20 ayat 26 [QS. 20:26]

وَ یَسِّرۡ لِیۡۤ اَمۡرِیۡ
Wayassir lii amrii;

dan mudahkanlah untukku urusanku,
―QS. 20:26
Topik ▪ Kelemahan tuhan selain Allah
20:26, 20 26, 20-26, Thaa Haa 26, ThaaHaa 26, Thoha 26, Thaha 26, Ta Ha 26

Tafsir surah Thaa Haa (20) ayat 26

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Thaa Haa (20) : 26. Oleh Kementrian Agama RI

Selain dari pada ia memohon dilapangkan dadanya, juga meminta kepada Allah subhanahu wa ta’ala supaya dimudahkan segala urusannya, di dalam menyampaikan berita kerasulannya, diberi kekuatan yang cukup untuk dapat menyebarkan agama dan memperbaiki keadaan umat.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Mudahkanlah untukku urusan risalah, supaya aku dapat menyampaikan sebagaimana mestinya.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan mudahkanlah) permudahlah (untukku urusanku) supaya aku dapat menyampaikannya.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

25-26-27-28-29-30-31-32-33-34-35.
Musa memohon, “Wahai Tuhan, lapangkanlah dadaku, mudahkan urusanku, lepaskan keluhnya lidahku sehingga menjadi fasih bicara agar mereka paham ucapanku.
Tunjuklah untukku pendamping dari kalangan keluargaku, yaitu Harun, saudaraku, supaya dia menguatkan dan menyokongku.
Ikutkanlah dia bersamaku dalam kenabian dan menyampaikan risalah agar kami mampu banyak memujamu dengan tasbih, banyak mengingatmu dengan tahmid.
Sesungguhnya, Engkau Maha Melihat.
Tidak ada sesuatu pun dari perbuatan kami yang tersembunyi dari pengawasan-Mu.”

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Musa berkata, “Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku.”

Ini adalah permintaan Musa ‘alaihis salam kepada Tuhannya.
Dia memohon agar dadanya dilapangkan dalam menunaikan tugas risalah yang dibebankan kepadanya.
Karena sesungguhnya ia telah diperintahkan untuk menyampaikan suatu perkara yang besar dan akan menghadapi tantangan yang berat.
Dia diutus untuk menyampaikan risalah Allah kepada seorang raja yang paling besar di muka bumi di masa itu.
Sedangkan raja tersebut adalah orang yang paling sewenang-wenang, paling keras kekafirannya, paling banyak bala tentaranya, paling makmur kerajaannya, paling diktator, dan paling ingkar.
Keangkaramurkaannya sampai kepada batas dia mengakui bahwa dia tidak mengenal Allah, dan mengajarkan kepada rakyatnya bahwa tidak ada tuhan selain dirinya sendiri.

Pada mulanya Musa pernah tinggal di istana Fir’aun semasa kecilnya, ia menjadi anak angkat Fir’aun yang dipelihara dalam asuhannya.
Kemudian setelah dewasa Musa membunuh seseorang dari mereka, karena itu ia merasa takut mereka akan balas membunuhnya, lalu ia melarikan diri selama itu dari pencarian mereka.
Setelah itu Allah mengangkatnya menjadi seorang rasul kepada mereka sebagai pemberi peringatan yang menyeru mereka ke jalan Allah subhanahu wa ta’ala dan menyembah-Nya serta mengesakan-Nya, tanpa mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun.
Karena itulah Musa menyadari akan beratnya tugas yang dipikulnya.
Ia berdoa kepada Tuhannya:

Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku.

Yakni jika Engkau tidak menolongku, tidak membantuku, tidak memperkuatku dan tidak mendukungku, tentulah aku tidak mampu mengemban tugas ini.


Informasi Surah Thaa Haa (طه)
Surat Thaahaa terdiri atas 135 ayat, diturunkan sesudah diturunkannya surat Maryam, ter­masuk golongan surat-surat Makkiyyah.

Surat ini dinamai “Thaahaa”,
diambil dari perkataan yang berasal dari ayat pertama surat ini.
Sebagaimana yang lazim terdapat pada surat-surat yang memakai huruf-huruf abjad pada permulaannya, di mana huruf tersebut seakan-akan merupakan pemberitahuan Allah kepada orang-orang yang membacanya, bahwa sesudah huruf itu akan dikemukakan hal-hal yang sangat penting diketahui, maka demikian pula halnya dengan ayat-ayat yang terdapat sesudah huruf “thaahaa” dalam surat ini.
Allah menerangkan bahwa Al Qur’an merupakan peringatan bagi manusia, wahyu dari Allah, Pencipta semesta alam.
Kemudian Allah menerangkan kisah bebe­rapa orang nabi akibat-akibat yang telah ada akan dialami oleh orang-orang yang percaya ke­pada Allah dan orang-orang yang mengingkari-Nya, baik di dunia maupun di akhirat.
Selain hal­ hal tersebut di atas, maka surat ini mengandung pokok-pokok isi sebagai berikut:

Keimanan:

Al Qur’an adalah peringatan bagi manusia terutama bagi orang-orang yang ber­ takwa
Musa a.s. langsung menerima wahyu dari Allah, tanpa perantara Jibril
Allah bersemayam di atas ‘Arsy, mengetahui sesuatu yang samar dan yang lebih samar
ke­adaan orang berdosa dihimpunkan di hari kiamat
syafa ‘at tidak bermanfaa’at di hari kiamat, kecuali syafa’at dari orang-orang yang dapat izin dari Allah.

Hukum:

Perintah mengerjakan shalat dan keutamaan waktu-waktunya
kewajiban menyuruh keluarga melakukan shalat.

Kisah:

Kisah Musa a.s. dan Harun a.s. dalam menghadapi Fir’aun dan Bani Israil
kisah Nabi Adam a.s. dan iblis.

Lain-lain:

Perintah Allah kepada Nabi Muhammad ﷺ supaya dia meminta tambahan ilmu kepada Allah sekalipun sudah menjadi rasul
Allah tidak akan mengazab sesuatu kaum sebelum diutus rasul kepada mereka
jangan terpengaruh oleh kesenangan kehidupan dunia.

Audio

Qari Internasional

Q.S. Thaa-Haa (20) ayat 26 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Thaa-Haa (20) ayat 26 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Thaa-Haa (20) ayat 26 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Q.S. Toha (20) ayat 25-28 - Anisla Triayu (Bahasa Indonesia)
Q.S. Toha (20) ayat 25-28 - Anisla Triayu (Bahasa Arab)

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Thaa-Haa - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 135 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 20:26
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Thaa Haa.

Surah Ta Ha (Arab: طه , Tā-Hā, "Ta Ha") adalah surah ke-20 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 135 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah.
Surah ini dinamai Ta Ha, diambil ayat pertama surah ini.
Sebagaimana juga yang lazim terdapat pada surah-surah yang memakai huruf-huruf abjad pada permulaannya, di mana huruf tersebut seakan-akan merupakan pemberitahuan Allah kepada orang-orang yang membacanya, bahwa sesudah huruf itu akan dikemukakan hal-hal yang sangat penting diketahui, maka demikian pula halnya dengan ayat-ayat yang terdapat sesudah huruf Ta Ha dalam surah ini.
Allah menerangkan bahwa Al-Quran merupakan peringatan bagi manusia, wahyu dari Allah, Pencipta semesta alam.
Kemudian Allah menerangkan kisah beberapa nabi; akibat-akibat yang telah ada akan dialami oleh orang-orang yang percaya kepada Allah dan orang-orang yang mengingkari-Nya, baik di dunia maupun di akhirat.

Nomor Surah 20
Nama Surah Thaa Haa
Arab طه
Arti Ta Ha
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 45
Juz Juz 16
Jumlah ruku' 0
Jumlah ayat 135
Jumlah kata 1534
Jumlah huruf 5399
Surah sebelumnya Surah Maryam
Surah selanjutnya Surah Al-Anbiya
4.7
Ratingmu: 4.7 (15 orang)
Sending







Pembahasan ▪ Q S Surat Ta-ha 26 ▪ qs ta ha 20 26 ▪ Surat ta ha 26 ▪ Thaha 20: 5

Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta


Ikuti RisalahMuslim