Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Thaa Haa (Ta Ha) – surah 20 ayat 15 [QS. 20:15]

اِنَّ السَّاعَۃَ اٰتِیَۃٌ اَکَادُ اُخۡفِیۡہَا لِتُجۡزٰی کُلُّ نَفۡسٍۭ بِمَا تَسۡعٰی
Innassaa’ata aatiyatun akaadu ukhfiihaa litujza kullu nafsin bimaa tas'(a);
Sungguh, hari Kiamat itu akan datang, Aku merahasiakan (waktunya) agar setiap orang dibalas sesuai dengan apa yang telah dia usahakan.
―QS. Thaa Haa [20]: 15

Daftar isi

Indeed, the Hour is coming – I almost conceal it – so that every soul may be recompensed according to that for which it strives.
― Chapter 20. Surah Thaa Haa [verse 15]

إِنَّ sesungguhnya

Indeed,
ٱلسَّاعَةَ hari kiamat

the Hour
ءَاتِيَةٌ pasti datang

(will be) coming.
أَكَادُ Aku hampir

I almost
أُخْفِيهَا Aku sembunyikan/rahasia

[I] hide it
لِتُجْزَىٰ untuk dibalas

that may be recompensed
كُلُّ tiap-tiap

every
نَفْسٍۭ diri

soul
بِمَا dengan apa

for what
تَسْعَىٰ ia usahakan

it strives.

Tafsir

Alquran

Surah Thaa Haa
20:15

Tafsir QS. Thaa Haa (20) : 15. Oleh Kementrian Agama RI


Pada ayat ini Allah menerangkan bahwa hari Kiamat itu pasti datang, tetapi Allah sengaja merahasiakan dan tidak menjelaskan waktunya, kapan hari Kiamat itu terjadi.
Sengaja Allah merahasiakan waktu terjadinya hari Kiamat, agar dengan demikian manusia selalu berhati-hati dan waspada serta siap untuk menghadapinya.

Dirahasiakannya kedatangan hari Kiamat sama halnya dengan dirahasiakannya kapan ajalnya seseorang itu tiba.
Tidak ada seorang manusia pun yang mengetahui kapan dan di mana ia akan mati, sebagaimana firman Allah:


Dan tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati.
(Luqman [31]: 34)


Apabila seseorang mengetahui kapan ajalnya tiba tentunya ia akan berbuat semau hatinya, menurutkan firman-Nya:

اِنَّ اللّٰهَ لَا يُخْلِفُ الْمِيْعَادَ

Sungguh, Allah tidak menyalahi janji. (Ali Imran [3]: 9)


Tetapi kalau ia tidak tahu kapan ajalnya tiba, tentunya ia selalu hati-hati, perintah dikerjakannya, larangan dijauhinya.

Apabila ia berbuat masiat, segera ia bertobat karena takut kalau ajalnya datang mendadak sebelum ia bertobat.
Jadi, gunanya kiamat dirahasiakan adalah supaya manusia giat berbuat baik, bila manusia yang seharusnya berbuat baik tetapi ia berbuat jahat, maka sangat pantaslah orang itu dihukum.

Oleh karena itulah sangat adil bila yang berbuat baik itu diberi imbalan dan yang berbuat jahat diberi azab.
Firman Allah:

فَمَنْ يَّعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَّرَهٗ ﴿۷﴾ وَمَنْ يَّعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَّرَهٗ ﴿۸﴾

Maka barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya, dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.
(al-Zalzalah [99]: 7-8)


Dan firman-Nya:

اِصْلَوْهَا فَاصْبِرُوْٓا اَوْ لَا تَصْبِرُوْا سَوَاۤءٌ عَلَيْكُمْ اِنَّمَا تُجْزَوْنَ مَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ

Masuklah ke dalamnya (rasakanlah panas apinya);
baik kamu bersabar atau tidak, sama saja bagimu;
sesungguhnya kamu hanya diberi balasan atas apa yang telah kamu kerjakan.
(ath-Thur [52]: 16)

Tafsir QS. Thaa Haa (20) : 15. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Sesungguhnya hari kiamat yang merupakan saat pertemuan dengan-Ku, yang Aku rahasiakan waktunya bagi hamba-hamba-Ku, dan hanya akan Aku tampakkan tanda-tandanya bagi mereka, pasti akan datang.
Saat itu, segala perbuatan manusia diperhitungkan dan diberi balasan.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Sesungguhnya Hari Kiamat saat manusia dibangkitkan itu akan datang, sudah pasti terjadinya.
Hampir saja Aku merahasiakan waktu kedatangannya dari diri-Ku sendiri, maka bagaimana mungkin ada seorang makhluk pun yang mengetahuinya?
Agar tiap-tiap jiwa diberi balasan atas perbuatannya di dunia, baik kebaikan maupun keburukan.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Sesungguhnya hari kiamat itu akan datang Aku merahasiakan waktunya) dari manusia dan menampakkan kepada mereka hanya dekatnya hari kiamat melalui alamat-alamatnya supaya mendapatkan balasan) di hari itu


(tiap-tiap diri itu dengan apa yang ia usahakan) apakah kebaikan ataukah keburukan.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Sesungguhnya hari kiamat itu akan datang.

Yakni pasti akan datang dan pasti terjadi.


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Aku merahasiakan (waktu)nya.

Ad-Dahhak telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas sehubungan dengan maknanya, bahwa Ibnu Abbas membacanya dengan bacaan berikut:
"Aku hampir saja merahasiakan waktunya terhadap diri-Ku sendiri."
Makna yang dimaksud ialah bahwa waktu hari kiamat itu dirahasiakan oleh Allah subhanahu wa ta’ala terhadap semua makhluk.
Dikatakan demikian karena tidak ada sesuatupun yang tersembunyi bagi Allah subhanahu wa ta’ala selamanya.


Sa’id ibnu Jubair telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa bacaannya adalah:
Min nafsihi (terhadap diri-Nya sendiri).
Hal yang sama telah dikatakan oleh Mujahid, Abu Saleh, dan Yahya ibnu Rafi’.

Ali ibnu AbuTalhah telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya:

Aku merahasiakan (waktunya)
Artinya, Aku tidak akan memperlihatkan tentang waktunya kepada seorang pun selain diri-Ku sendiri.


Menurut As-Saddi, tiada seorang pun dari kalangan penduduk langit dan bumi, melainkan Allah merahasiakan terhadapnya tentang waktu hari kiamat.


Ayat ini menurut bacaan Ibnu Mas’ud disebutkan seperti berikut:
"Aku hampir menyembunyikan waktunya terhadap diri-Ku sendiri."
Dengan kata lain, Aku merahasiakan waktu hari kiamat terhadap semua makhluk, sehingga andaikan Aku dapat menyembunyikannya terhadap diri-Ku sendiri, tentulah Aku akan melakukannya.

Menurut pendapat yang lain bersumber dari Qatadah, disebutkan bahwa firman-Nya:
Aku merahasiakan (waktu)nya.
(QS. Thaa haa [20]: 15)
Menurut suatu qiraat (bacaan) disebutkan,
"Aku menyembunyikan waktu­nya dengan sengaja."
Demi usiaku, sesungguhnya Allah menyembunyikan waktunya terhadap para malaikat yang terdekat, para nabi, dan para rasul­Nya.


Menurut kami, ayat ini semakna dengan apa yang disebutkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Katakanlah,
"Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang gaib, kecuali Allah."
(QS. An-Naml [27]: 65)

Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Kiamat itu amat berat (huru-haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi.
Kiamat itu tidak akan datang kepada kalian melainkan dengan tiba-tiba.
(QS. Al-A’raf [7]: 187)

Yakni amatlah berat pengetahuan mengenainya bagi makhluk yang ada di langit dan di bumi.


Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abu Zar‘ah, telah menceritakan kepada kami Minjab, telah menceritakan kepada kami Abu Namilah, telah menceritakan kepadaku Muhammad ibnu Sahl Al-Asadi, dari warga yang mengatakan bahwa Sa’id ibnu Jubair telah membacakan kepadanya ayat berikut:
Aku merahasiakan (waktu)nya.
(QS. Thaa haa [20]: 15)
dengan bacaan akhfiha yang artinya menampakkannya yakni hampir-hampir Allah subhanahu wa ta’ala menampakkan pengetahuan mengenai waktu hari kiamat.
Kemudian ia mengatakan bahwa tidakkah engkau pernah mendengar perkataan seorang penyair yang mengatakan dalam salah satu bait syairnya:

Telah berlalu masa dua bulan, kemudian ditambah lagi satu bulan penuh tinggal di Arbakin dan tanam-tanaman mulai menguning.

As-Saddi mengatakan bahwa al-gamir ialah tanaman basah yang tumbuh di pematang yang kering, yakni tanamannya sudah mulai masak.
Arbakin nama sebuah tempat.
Ad-damik satu bulan penuh.
Syair ini dikatakan oleh Ka’b ibnu Zuhair.


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

…agar tiap-tiap diri itu dibalas dengan apa yang ia usahakan.

Yakni Aku pasti mengadakan hari kiamat agar Aku melakukan pembalasan kepada setiap orang sesuai dengan amal perbuatannya.

Barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.
Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan seberat zarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.
(QS. Az-Zalzalah [99]: 7-8)

Unsur Pokok Surah Thaa Haa (طه)

Surat Thaa haa terdiri atas 135 ayat, diturunkan sesudah diturunkannya surat Maryam, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.

Surat ini dinamai "Thaahaa",
diambil dari perkataan yang berasal dari ayat pertama surat ini.
Sebagaimana yang lazim terdapat pada surat-surat yang memakai huruf-huruf abjad pada permulaannya, di mana huruf tersebut seakan-akan merupakan pemberitahuan Allah kepada orang-orang yang membacanya, bahwa sesudah huruf itu akan dikemukakan hal-hal yang sangat penting diketahui, maka demikian pula halnya dengan ayat-ayat yang terdapat sesudah huruf "thaahaa" dalam surat ini.

Allah menerangkan bahwa Alquran merupakan peringatan bagi manusia, wahyu dari Allah, Pencipta semesta alam.
Kemudian Allah menerangkan kisah beberapa orang nabi, akibat-akibat yang telah ada akan dialami oleh orang-orang yang percaya kepada Allah dan orang-orang yang mengingkari-Nya, baik di dunia maupun di akhirat.
Selain hal-hal tersebut di atas, maka surat ini mengandung pokok-pokok isi sebagai berikut:

Keimanan:

Alquran adalah peringatan bagi manusia terutama bagi orang-orang yang bertakwa.
Musa `alaihis salam langsung menerima wahyu dari Allah, tanpa perantara Jibril.
▪ Allah bersemayam di atas ‘Arsy, mengetahui sesuatu yang samar dan yang lebih samar.
▪ Keadaan orang berdosa dihimpunkan di hari kiamat.
Syafaat tidak bermanfaa’at di hari kiamat, kecuali syafa’at dari orang-orang yang dapat izin dari Allah.

Hukum:

▪ Perintah mengerjakan shalat dan keutamaan waktu-waktunya.
▪ Kewajiban menyuruh keluarga melakukan shalat.

Kisah:

▪ Kisah Musa `alaihis salam dan Harun `alaihis salam dalam menghadapi Fir’aun dan Bani Israil.
▪ Kisah Nabi Adam `alaihis salam dan iblis.

Lain-lain:

▪ Perintah Allah kepada Nabi Muhammad ﷺ supaya dia meminta tambahan ilmu kepada Allah sekalipun sudah menjadi rasul.
▪ Allah tidak akan mengazab sesuatu kaum sebelum diutus rasul kepada mereka.
▪ Jangan terpengaruh oleh kesenangan kehidupan dunia.

Audio

QS. Thaa-Haa (20) : 1-135 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 135 + Terjemahan Indonesia

QS. Thaa-Haa (20) : 1-135 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 135

Gambar Kutipan Ayat

Surah Thaa Haa ayat 15 - Gambar 1 Surah Thaa Haa ayat 15 - Gambar 2
Statistik QS. 20:15
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah Thaa Haa.

Surah Ta Ha (Arab: طه , Tā-Hā, “Ta Ha”) adalah surah ke-20 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 135 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah.
Surah ini dinamai Ta Ha, diambil ayat pertama surah ini.
Sebagaimana juga yang lazim terdapat pada surah-surah yang memakai huruf-huruf abjad pada permulaannya, di mana huruf tersebut seakan-akan merupakan pemberitahuan Allah kepada orang-orang yang membacanya, bahwa sesudah huruf itu akan dikemukakan hal-hal yang sangat penting diketahui, maka demikian pula halnya dengan ayat-ayat yang terdapat sesudah huruf Ta Ha dalam surah ini.
Allah menerangkan bahwa Alquran merupakan peringatan bagi manusia, wahyu dari Allah, Pencipta semesta alam.
Kemudian Allah menerangkan kisah beberapa nabi; akibat-akibat yang telah ada akan dialami oleh orang-orang yang percaya kepada Allah dan orang-orang yang mengingkari-Nya, baik di dunia maupun di akhirat.

Nomor Surah 20
Nama Surah Thaa Haa
Arab طه
Arti Ta Ha
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 45
Juz Juz 16
Jumlah ruku’ 0
Jumlah ayat 135
Jumlah kata 1534
Jumlah huruf 5399
Surah sebelumnya Surah Maryam
Surah selanjutnya Surah Al-Anbiya
Sending
User Review
4.4 (28 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:

20:15, 20 15, 20-15, Surah Thaa Haa 15, Tafsir surat ThaaHaa 15, Quran Thoha 15, Thaha 15, Ta Ha 15, Surah Toha ayat 15

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Kandungan Surah Thaa Haa

۞ QS. 20:2 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Melenyapkan kesusahan orang muslim

۞ QS. 20:3 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 20:5 Arsy • Sifat Mukhalafah (berbeda dengan makhluk) • Al Rahman (Maha Pengasih)

۞ QS. 20:6 • Segala sesuatu milik Allah

۞ QS. 20:7 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 20:8 Tauhid Uluhiyyah • Semua nama-nama Allah baik

۞ QS. 20:11 • Sifat Kalam (berfirman)

۞ QS. 20:12 • Sifat Kalam (berfirman) • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 20:14 Tauhid UluhiyyahIslam agama para nabi

۞ QS. 20:15 • Hari kiamat datang tiba-tiba • Menghitung amal kebaikan • Menanggung dosa orang lain

۞ QS. 20:16 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 20:20 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 20:21 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 20:22 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 20:25 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 20:35 Al Bashir (Maha Melihat)

۞ QS. 20:38 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 20:39 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 20:40 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 20:46 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Sifat Sama’ (mendengar) • Sifat Bashar (melihat)

۞ QS. 20:47 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhiratAr Rabb (Tuhan)

۞ QS. 20:48 • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 20:49 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 20:50 • Sifat Mukhalafah (berbeda dengan makhluk) • Al Mushawwir (Maha Pembentuk rupa) • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 20:52 • Menafikan sifat kantuk dan tidur • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Menghitung amal kebaikan •

۞ QS. 20:53 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 20:54 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 20:55 • Tempat kembali ruh • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 20:56 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 20:57 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 20:58 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 20:60 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 20:61 • Mendustai Allah • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 20:68 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin

۞ QS. 20:69 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Kekuasaan Allah

۞ QS. 20:70 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 20:73 Ar Rabb (Tuhan) • Islam menghapus dosa masa lalu

۞ QS. 20:74 Ar Rabb (Tuhan) • Nama-nama neraka • Keabadian neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Keabadian siksaan orang kafir

۞ QS. 20:75 • Pahala iman • Perbedaan derajat di surga • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan

۞ QS. 20:76 • Pahala iman • Nama-nama surga • Keabadian surga • Sifat surga dan kenikmatannya • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga

۞ QS. 20:77 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 20:81 • Maksiat dan dosa • Hal-hal yang mengakibatkan kemurkaan Allah

۞ QS. 20:82 • Ampunan Allah yang luas • Al Ghaffar (Maha Pemgampun) • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Ampunan Allah dan rahmatNya •

۞ QS. 20:83 • Sifat Kalam (berfirman)

۞ QS. 20:84 • Sifat Kalam (berfirman) • Ar Rabb (Tuhan) • Mengerahkan seluruh kemampuan untuk taat kepada Allah

۞ QS. 20:86 Ar Rabb (Tuhan) • Maksiat dan dosa

۞ QS. 20:88 • Mendustai Allah

۞ QS. 20:89 • Hanya Allah yang mendatangkan manfaat dan marabahaya • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 20:90 Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahman (Maha Pengasih) • Islam agama para nabi

۞ QS. 20:96 • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 20:97 • Azab orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 20:98 Tauhid Uluhiyyah • Keluasan ilmu Allah • Islam agama para nabi

۞ QS. 20:99 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 20:100 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Maksiat dan dosa

۞ QS. 20:101 • Keabadian neraka • Azab orang kafir • Menanggung dosa orang lain

۞ QS. 20:102 • Peniupan sangkakala • Kebenaran hari penghimpunan • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 20:103 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan

۞ QS. 20:104 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 20:105 • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 20:106 • Kekuasaan Allah • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 20:107 • Kekuasaan Allah • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 20:108 Al Rahman (Maha Pengasih) • Kedahsyatan hari kiamat • Pedihnya penderitaan manusia pada hari kebangkitan

۞ QS. 20:109 • Memperoleh syafaat dengan izin Allah • Al Rahman (Maha Pengasih) • Syafaat hanya milik Allah semata • Mereka yang memperoleh syafaat

۞ QS. 20:110 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 20:111 Al Hayy (Maha Hidup) • Al Qayyum (Maha Berdiri sendiri) • Para makhluk sujud kepada Allah

۞ QS. 20:112 • Pahala iman • Keadilan Allah dalam menghakimi • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh

۞ QS. 20:113 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 20:114 Ar Rabb (Tuhan) • Al Haq (Maha Benar) • Al Muta’ali (Maha Luhur) • Al Malik (Raja) • Pengajaran Jibril kepada Nabi tentang syariat

۞ QS. 20:117 • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 20:118 • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga

۞ QS. 20:119 • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga

۞ QS. 20:120 • Sifat iblis dan pembantunya • Usaha jin untuk melalaikan manusia dalam beribadah

۞ QS. 20:121 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 20:122 Ar Rabb (Tuhan) • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 20:123 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Keutamaan iman • Hidayah (petunjuk) dari Allah •

۞ QS. 20:124 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat • Balasan dari perbuatannya • Maksiat dan dosa

۞ QS. 20:125 Ar Rabb (Tuhan) • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 20:126 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat • Balasan dari perbuatannya •

۞ QS. 20:127 Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 20:128 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 20:129 • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir • Segala sesuatu ada takdirnya • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 20:131 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 20:132 • Pahala iman • Al Razzaq (Maha Pemberi rezeki) • Kewajiban suami mengajak keluarganya untuk taat

۞ QS. 20:133 Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 20:134 Dalil Allah atas hambaNya • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 20:135 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Maksiat dan dosa

Ayat Pilihan

Aku bersumpah & Kutegaskan sumpahKu demi kebenaran hari kiamat. Kutegaskan sumpahKu ini demi jiwa yang mencela pemiliknya akibat melakukan dosa & kesalahan, bahwa kalian akan dibangkitkan setelah tulang belulang kalian dikumpulkan
QS. Al-Qiyamah [75]: 3

Allah berfirman:
“Turunlah kamu (iblis) dari surga itu,
karena kamu sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya,
maka keluarlah,
sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang hina”.
QS. Al-A’raf [7]: 13

Mereka bertanya kepadamu tentang khamar & judi.
Katakanlah:
“Pada keduanya terdapat dosa yang besar & beberapa manfaat bagi manusia,
tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya”
QS. Al-Baqarah [2]: 219

Segala puji bagi Allah yang telah penuhi janji-Nya kepada kami & telah (memberi) kami tempat ini sedang kami (diperkenankan) menempati surga di mana saja yang kami kehendaki, maka surga itu sebaik-baik balasan bagi orang-orang yang beramal
QS. Az-Zumar [39]: 74

Hadits Shahih

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Masyarakat Arab sebelum Islam memiliki kebiasaan buruk, juga memiliki kebiasaan baik. Di bawah ini yang tidak termasuk kebiasaan baik masyarakat Arab sebelum Islam adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Dari proses dakwah secara diam-diam yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah, maka terdapat beberapa sahabat yang masuk Islam pertama kali. Mereka dikenal dengan sebutan ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Assabiqunal awwalun adalah sebutan untuk sahabat-sahabat nabi Muhammad yang pertama kali memeluk islam.

Contohnya: Abu Bakar Ash Shiddiq, Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib dan Khadijah ra. Assabiqunal awwalun artinya adalah orang-orang yang awal masuk atau memeluk agama islam.

Cara yang pertama kali ditempuh oleh Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah secara terang- terangan adalah ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Berikut ini yang bukan merupakan substansi dakwah Rasulullah di Mekkah adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Dalam QS. Al-Muddassir ayat 1-7 adalah menjadi dasar bagi Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam untuk melakukan dakwah di Mekkah secara ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
QS. Al Mudatsir adalah surah ke 74 dalam Alquran yang tergolong ke dalam surah Makkiyyah.

Pembahasan:

Ayat 1

u064au064eu0627 u0623u064eu064au0651u064fu0647u064eu0627 u0627u0644u0652u0645u064fu062fu0651u064eu062bu0651u0650u0631u064f

yaa ayyuhaal muddatstsir

Hai orang yang berkemul (berselimut)


Ayat 2

u0642u064fu0645u0652 u0641u064eu0623u064eu0646u0652u0630u0650u0631u0652

Qum faandzir

bangunlah, lalu berilah peringatan


Ayat 3

u0648u064eu0631u064eu0628u0651u064eu0643u064e u0641u064eu0643u064eu0628u0651u0650u0631u0652

warabbaka fakabbir

dan Tuhanmu agungkanlah


Ayat 4

u0648u064eu062bu0650u064au064eu0627u0628u064eu0643u064e u0641u064eu0637u064eu0647u0651u0650u0631u0652

wa shiyabaqa fathahhir

dan pakaianmu bersihkanlah


Ayat 5

u0648u064eu0627u0644u0631u0651u064fu062cu0652u0632u064e u0641u064eu0627u0647u0652u062cu064fu0631u0652

warrujja fahjur

dan perbuatan dosa tinggalkanlah


Ayat 6

u0648u064eu0644u064eu0627 u062au064eu0645u0652u0646u064fu0646u0652 u062au064eu0633u0652u062au064eu0643u0652u062bu0650u0631u064f

wa laa tamnun tastakstir

dan janganlah kamu memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak.


Ayat 7

u0648u064eu0644u0650u0631u064eu0628u0651u0650u0643u064e u0641u064eu0627u0635u0652u0628u0650u0631u0652

walirabbaka fashbir

Dan untuk (memenuhi perintah) Tuhanmu, bersabarlah.

Pendidikan Agama Islam #11
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #11 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #11 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #21

Pembukuan Alquran dilakukan pada masa khalifah … Setiap bencana dan musibah yang menimpa manusia di bumi sudah tertulis dalam kitab … Bu Nindi mempersiapkan pakaian bayi, karena bu Nindi tidak lama lagi akan melahirkan bayinya, perilaku bu Nindi termasuk meyakini … Allah Subhanahu Wa Ta`ala.Allah Subhanahu Wa Ta`ala tidak akan merubah nasib suatu kaum , sebelum kaum itu sendiri yang merubahnya, arti ayat tersebut terdapat dalam Alquran surah ar-Rad ayat … Salah satu contoh hikmah beriman kepada qada bagi siswa adalah …

Pendidikan Agama Islam #24

Allah Subhanahu Wa Ta`ala Melihat semua apa yang di lakukan oleh hambanya, karena Allah bersifat … Dalam memutuskan suatu perkara, Dinda sangat adil karena Dinda meneladani sifat Allah … Salah satu cara mengagungkan tanda-tanda kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta`ala yaitu … dengan … Tata cara membaca Alquran dimulai dengan … Dalam surah Alquran, At-Tin artinya …

Pendidikan Agama Islam #3

Pembatasan aurat wanita adalah … Berikut ini yang bukan termasuk orang-orang pertama yang menyambut ajakan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah … Dalam Islam, pakaian harus … Sebelum berpakaian, kita harus … Bagian tubuh yang tidak ditampakkan sesuai dengan ajaran Islam disebut …

Kamus

Bukit Tursina

Di mana itu Bukit Tursina? Demi buah tin dan zaitun. Demi (Bukit) Thursina. Dan, demi negeri yang aman ini.” (QS. At-Tin : 1-3). Tiga ayat di atas merupakan sumpah Allah Subhanahu Wa Ta`ala. Kal...

Al Wahid

Apa itu Al Wahid? Allah itu Al-Wahid . Artinya adalah Allah itu Maha Tunggal. Allah itu hanya satu, tidak ada yang setara dengan Dia, tidak memiliki keturunan, dan bukan pula keturunan dari siapapun....

huda

Apa itu huda? hu.da petunjuk; Alquran adalah wahyu Allah yang merupakan huda dan rahmat bagi manusia … •