QS. Thaa Haa (Ta Ha) – surah 20 ayat 15 [QS. 20:15]

اِنَّ السَّاعَۃَ اٰتِیَۃٌ اَکَادُ اُخۡفِیۡہَا لِتُجۡزٰی کُلُّ نَفۡسٍۭ بِمَا تَسۡعٰی
Innassaa’ata aatiyatun akaadu ukhfiihaa litujza kullu nafsin bimaa tas'(a);

Sungguh, hari Kiamat itu akan datang, Aku merahasiakan (waktunya) agar setiap orang dibalas sesuai dengan apa yang telah dia usahakan.
―QS. 20:15
Topik ▪ Hari Kiamat ▪ Hari kiamat datang tiba-tiba ▪ Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat
20:15, 20 15, 20-15, Thaa Haa 15, ThaaHaa 15, Thoha 15, Thaha 15, Ta Ha 15
English Translation - Sahih International
Indeed, the Hour is coming – I almost conceal it – so that every soul may be recompensed according to that for which it strives.
―QS. 20:15

 

Tafsir surah Thaa Haa (20) ayat 15

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Thaa Haa (20) : 15. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat ini Allah menerangkan bahwa hari Kiamat itu pasti datang, tetapi Allah sengaja merahasiakan dan tidak menjelaskan waktunya, kapan hari Kiamat itu terjadi.
Sengaja Allah merahasiakan waktu terjadinya hari Kiamat, agar dengan demikian manusia selalu berhati-hati dan waspada serta siap untuk menghadapinya.
Dirahasiakannya kedatangan hari Kiamat sama halnya dengan dirahasiakannya kapan ajalnya seseorang itu tiba.
Tidak ada seorang manusia pun yang mengetahui kapan dan di mana ia akan mati, sebagaimana firman Allah:

Dan tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. (Luqman [31]: 34)

Apabila seseorang mengetahui kapan ajalnya tiba tentunya ia akan berbuat semau hatinya, menurutkan hawa nafsunya, mengerjakan segala macam maksiat yang dikehendakinya.
Sesudah ajalnya dekat barulah ia tobat dan Allah akan menerima tobatnya sesuai dengan janji-Nya.
Allah tidak akan menyalahi janji-Nya, sebagaimana firman-Nya:

اِنَّ اللّٰهَ لَا يُخْلِفُ الْمِيْعَادَ

Sungguh, Allah tidak menyalahi janji. (Ali Imran [3]: 9)

Tetapi kalau ia tidak tahu kapan ajalnya tiba, tentunya ia selalu hati-hati, perintah dikerjakannya, larangan dijauhinya.
Apabila ia berbuat masiat, segera ia bertobat karena takut kalau ajalnya datang mendadak sebelum ia bertobat.
Jadi, gunanya kiamat dirahasiakan adalah supaya manusia giat berbuat baik, bila manusia yang seharusnya berbuat baik tetapi ia berbuat jahat, maka sangat pantaslah orang itu dihukum.
Oleh karena itulah sangat adil bila yang berbuat baik itu diberi imbalan dan yang berbuat jahat diberi azab.
Firman Allah:

فَمَنْ يَّعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَّرَهٗ ﴿۷﴾ وَمَنْ يَّعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَّرَهٗ ﴿۸﴾

Maka barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya, dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. (al-Zalzalah [99]: 7-8)

Dan firman-Nya:

اِصْلَوْهَا فَاصْبِرُوْٓا اَوْ لَا تَصْبِرُوْا سَوَاۤءٌ عَلَيْكُمْ اِنَّمَا تُجْزَوْنَ مَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ

Masuklah ke dalamnya (rasakanlah panas apinya);
baik kamu bersabar atau tidak, sama saja bagimu;
sesungguhnya kamu hanya diberi balasan atas apa yang telah kamu kerjakan.
(ath-Thur [52]: 16)











20:15, 20 15, 20-15, Thaa Haa 15, tafsir surat ThaaHaa 15, Thoha 15, Thaha 15, Ta Ha 15

▪ Q S Taha 20:15


Iklan



Ikuti RisalahMuslim
               






Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta