Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Thaa Haa (Ta Ha) – surah 20 ayat 134 [QS. 20:134]

وَ لَوۡ اَنَّـاۤ اَہۡلَکۡنٰہُمۡ بِعَذَابٍ مِّنۡ قَبۡلِہٖ لَقَالُوۡا رَبَّنَا لَوۡ لَاۤ اَرۡسَلۡتَ اِلَیۡنَا رَسُوۡلًا فَنَتَّبِعَ اٰیٰتِکَ مِنۡ قَبۡلِ اَنۡ نَّذِلَّ وَ نَخۡزٰی
Walau annaa ahlaknaahum bi’adzaabin min qablihi laqaaluuu rabbanaa laulaa arsalta ilainaa rasuulaa fanattabi’a aayaatika min qabli an nadzilla wanakhz(a);
Dan kalau mereka Kami binasakan dengan suatu siksaan sebelumnya (Alquran itu diturunkan), tentulah mereka berkata,
“Ya Tuhan kami, mengapa tidak Engkau utus seorang rasul kepada kami, sehingga kami mengikuti ayat-ayat-Mu sebelum kami menjadi hina dan rendah?”
―QS. Thaa Haa [20]: 134

Daftar isi

And if We had destroyed them with a punishment before him, they would have said,
"Our Lord, why did You not send to us a messenger so we could have followed Your verses before we were humiliated and disgraced?"
― Chapter 20. Surah Thaa Haa [verse 134]

وَلَوْ dan sekiranya

And if
أَنَّآ sesungguhnya Kami

We
أَهْلَكْنَٰهُم Kami membinasakan mereka

(had) destroyed them
بِعَذَابٍ dengan suatu azab

with a punishment
مِّن dari

before him, *[meaning includes next or prev. word]
قَبْلِهِۦ sebelumnya

before him, *[meaning includes next or prev. word]
لَقَالُوا۟ pasti mereka berkata

surely they (would) have said,
رَبَّنَا ya Tuhan kami

"Our Lord,
لَوْلَآ mengapa tidak

why not
أَرْسَلْتَ Engkau utus

You sent
إِلَيْنَا kepada kami

to us
رَسُولًا seorang Rasul

a Messenger,
فَنَتَّبِعَ maka kami akan mengikuti

so we (could) have followed
ءَايَٰتِكَ ayat-ayat Engkau

Your signs
مِن dari

before *[meaning includes next or prev. word]
قَبْلِ sebelum

before *[meaning includes next or prev. word]
أَن bahwa

[that]
نَّذِلَّ kami hina

we were humiliated
وَنَخْزَىٰ dan kami bernoda/rendah

and disgraced."

Tafsir

Alquran

Surah Thaa Haa
20:134

Tafsir QS. Thaa Haa (20) : 134. Oleh Kementrian Agama RI


Ayat ini menerangkan bahwa andaikata Allah membinasakan mereka sebelum mengutus Nabi Muhammad kepada mereka, mereka akan mengatakan pada hari Kiamat, bahwa Allah tidak mengutus kepada mereka seorang rasul yang akan diikuti ajaran-ajarannya sehingga mereka menjadi orang-orang yang beriman sebelum menemui hari perhitungan ini.
Oleh sebab itu Allah tidak membinasakan mereka seperti umat-umat yang dahulu agar tidak ada alasan bagi mereka ketika menghadapi hari Perhitungan pada hari Kiamat.

Karena Allah telah mengutus kepada mereka rasul yang akan menerangkan kepada mereka ayat-ayat Allah.
Kemudian terserah kepada mereka apakah mereka akan mengikuti petunjuk-petunjuk Allah ataukah mereka akan tetap dalam kekafiran dan selalu menghina dan memperolok-olokan Muhammad ﷺ.

Tafsir QS. Thaa Haa (20) : 134. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Kalau saja Allah menyegerakan siksa kepada orang-orang kafir sebelum Muhammad diutus kepada mereka, niscaya mereka akan berkilah di hari kiamat,
"Ya Tuhan, mengapa tidak Engkau utus rasul kepada kami di dunia, yang dikuatkan dengan ayat-ayat untuk kami ikuti, sebelum kami merasakan siksaan dan hinaan di akhirat?"
Namun kini, setelah rasul diutus kepada mereka, mereka tidak lagi mempunyai alasan.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Seandainya Kami binasakan orang-orang yang mendustakan itu dengan suatu azab sebelum Kami mengutus seorang Rasul kepada mereka dan Kami turunkan kitab pada mereka, niscaya mereka akan berkata:
Wahai Rabb kami, mengapa tidak Engkau utus kepada kami seorang Rasul dari sisi-Mu, lalu Kami mempercayainya, dan mengikuti ayat-ayat dan syariat-Mu, sebelum kami menjadi hina dan rendah dengan mendapat azab-Mu?

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan sekiranya Kami binasakan mereka dengan suatu azab sebelum ia diutus) sebelum Rasulullah diutus


(tentulah mereka berkata) di hari kiamat nanti,


("Ya Rabb kami! Mengapa tidak)


(Engkau utus seorang Rasul kepada kami, lalu kami mengikuti ayat-ayat Engkau) yang dibawa olehnya


(sebelum kami menjadi hina) di hari kiamat


(dan rendah?") dijebloskan ke dalam neraka Jahanam.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan sekiranya Kami binasakan mereka dengan suatu azab sebelum Alquran itu (diturunkan), tentulah mereka berkata,
"Ya Tuhan kami, mengapa tidak Engkau utus seorang rasul kepada kami?"


Yakni sekiranya Kami binasakan orang-orang yang mendustakan itu sebelum Kami utus rasul yang mulia ini kepada mereka dan belum Kami turunkan kepada mereka Alquran yang agung ini, tentulah mereka akan beralasan:
Ya Tuhan kami, mengapa tidak Engkau utus seorang rasul kepada kami?
(QS. Thaa haa [20]: 134)
sebelum Engkau binasakan kami, agar kami dapat beriman kepadanya dan mengikutinya.
Nada yang sama disebutkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dalam firman selanjutnya:

lalu kami mengikuti ayat-ayat Engkau sebelum kami menjadi hina dan rendah.

Allah subhanahu wa ta’ala menjelaskan bahwa mereka adalah orang-orang yang mendustakan, lagi membangkang dan mengingkari-Nya, selamanya mereka tidak akan beriman.

meskipun datang kepada mereka segala macam keterangan, hingga mereka menyaksikan azab yang pedih.
(QS. Yunus [10]: 97)

Sama halnya dengan apa yang disebutkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dalam firman-Nya:

Dan Alquran itu adalah kitab yang Kami turunkan yang diberkati, maka ikutilah dia dan bertakwalah agar kamu diberi rahmat.
(QS. Al-An’am [6]: 155)

Sampai dengan firman-Nya:

disebabkan mereka selalu berpaling.
(QS. Al-An’am [6]: 157)
Juga firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan mereka bersumpah dengan nama Allah dengan sekuat-kuat sumpah, sesungguhnya jika datang kepada mereka seorang pemberi peringatan, niscaya mereka akan lebih mendapat petunjuk dari salah satu umat-umat (yang lain).
(QS. Faathir [35]: 42), hingga akhir ayat.

Mereka bersumpah dengan nama Allah dengan segala kesungguhan, bahwa sungguh jika datang kepada mereka sesuatu mukjizat, pastilah mereka beriman kepadanya.
(QS. Al-An’am [6]: 109), hingga akhir ayat berikutnya.

Unsur Pokok Surah Thaa Haa (طه)

Surat Thaa haa terdiri atas 135 ayat, diturunkan sesudah diturunkannya surat Maryam, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.

Surat ini dinamai "Thaahaa",
diambil dari perkataan yang berasal dari ayat pertama surat ini.
Sebagaimana yang lazim terdapat pada surat-surat yang memakai huruf-huruf abjad pada permulaannya, di mana huruf tersebut seakan-akan merupakan pemberitahuan Allah kepada orang-orang yang membacanya, bahwa sesudah huruf itu akan dikemukakan hal-hal yang sangat penting diketahui, maka demikian pula halnya dengan ayat-ayat yang terdapat sesudah huruf "thaahaa" dalam surat ini.

Allah menerangkan bahwa Alquran merupakan peringatan bagi manusia, wahyu dari Allah, Pencipta semesta alam.
Kemudian Allah menerangkan kisah beberapa orang nabi, akibat-akibat yang telah ada akan dialami oleh orang-orang yang percaya kepada Allah dan orang-orang yang mengingkari-Nya, baik di dunia maupun di akhirat.
Selain hal-hal tersebut di atas, maka surat ini mengandung pokok-pokok isi sebagai berikut:

Keimanan:

Alquran adalah peringatan bagi manusia terutama bagi orang-orang yang bertakwa.
Musa `alaihis salam langsung menerima wahyu dari Allah, tanpa perantara Jibril.
▪ Allah bersemayam di atas ‘Arsy, mengetahui sesuatu yang samar dan yang lebih samar.
▪ Keadaan orang berdosa dihimpunkan di hari kiamat.
Syafaat tidak bermanfaa’at di hari kiamat, kecuali syafa’at dari orang-orang yang dapat izin dari Allah.

Hukum:

▪ Perintah mengerjakan shalat dan keutamaan waktu-waktunya.
▪ Kewajiban menyuruh keluarga melakukan shalat.

Kisah:

▪ Kisah Musa `alaihis salam dan Harun `alaihis salam dalam menghadapi Fir’aun dan Bani Israil.
▪ Kisah Nabi Adam `alaihis salam dan iblis.

Lain-lain:

▪ Perintah Allah kepada Nabi Muhammad ﷺ supaya dia meminta tambahan ilmu kepada Allah sekalipun sudah menjadi rasul.
▪ Allah tidak akan mengazab sesuatu kaum sebelum diutus rasul kepada mereka.
▪ Jangan terpengaruh oleh kesenangan kehidupan dunia.

Audio

QS. Thaa-Haa (20) : 1-135 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 135 + Terjemahan Indonesia



QS. Thaa-Haa (20) : 1-135 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 135

Gambar Kutipan Ayat

Surah Thaa Haa ayat 134 - Gambar 1 Surah Thaa Haa ayat 134 - Gambar 2
Statistik QS. 20:134
  • Rating RisalahMuslim
4.7

Ayat ini terdapat dalam surah Thaa Haa.

Surah Ta Ha (Arab: طه , Tā-Hā, “Ta Ha”) adalah surah ke-20 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 135 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah.
Surah ini dinamai Ta Ha, diambil ayat pertama surah ini.
Sebagaimana juga yang lazim terdapat pada surah-surah yang memakai huruf-huruf abjad pada permulaannya, di mana huruf tersebut seakan-akan merupakan pemberitahuan Allah kepada orang-orang yang membacanya, bahwa sesudah huruf itu akan dikemukakan hal-hal yang sangat penting diketahui, maka demikian pula halnya dengan ayat-ayat yang terdapat sesudah huruf Ta Ha dalam surah ini.
Allah menerangkan bahwa Alquran merupakan peringatan bagi manusia, wahyu dari Allah, Pencipta semesta alam.
Kemudian Allah menerangkan kisah beberapa nabi; akibat-akibat yang telah ada akan dialami oleh orang-orang yang percaya kepada Allah dan orang-orang yang mengingkari-Nya, baik di dunia maupun di akhirat.

Nomor Surah 20
Nama Surah Thaa Haa
Arab طه
Arti Ta Ha
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 45
Juz Juz 16
Jumlah ruku’ 0
Jumlah ayat 135
Jumlah kata 1534
Jumlah huruf 5399
Surah sebelumnya Surah Maryam
Surah selanjutnya Surah Al-Anbiya
Sending
User Review
4.3 (11 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:

20:134, 20 134, 20-134, Surah Thaa Haa 134, Tafsir surat ThaaHaa 134, Quran Thoha 134, Thaha 134, Ta Ha 134, Surah Toha ayat 134

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Kandungan Surah Thaa Haa

۞ QS. 20:2 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Melenyapkan kesusahan orang muslim

۞ QS. 20:3 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 20:5 Arsy • Sifat Mukhalafah (berbeda dengan makhluk) • Al Rahman (Maha Pengasih)

۞ QS. 20:6 • Segala sesuatu milik Allah

۞ QS. 20:7 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 20:8 Tauhid Uluhiyyah • Semua nama-nama Allah baik

۞ QS. 20:11 • Sifat Kalam (berfirman)

۞ QS. 20:12 • Sifat Kalam (berfirman) • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 20:14 Tauhid UluhiyyahIslam agama para nabi

۞ QS. 20:15 • Hari kiamat datang tiba-tiba • Menghitung amal kebaikan • Menanggung dosa orang lain

۞ QS. 20:16 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 20:20 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 20:21 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 20:22 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 20:25 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 20:35 Al Bashir (Maha Melihat)

۞ QS. 20:38 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 20:39 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 20:40 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 20:46 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Sifat Sama’ (mendengar) • Sifat Bashar (melihat)

۞ QS. 20:47 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhiratAr Rabb (Tuhan)

۞ QS. 20:48 • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 20:49 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 20:50 • Sifat Mukhalafah (berbeda dengan makhluk) • Al Mushawwir (Maha Pembentuk rupa) • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 20:52 • Menafikan sifat kantuk dan tidur • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Menghitung amal kebaikan •

۞ QS. 20:53 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 20:54 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 20:55 • Tempat kembali ruh • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 20:56 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 20:57 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 20:58 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 20:60 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 20:61 • Mendustai Allah • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 20:68 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin

۞ QS. 20:69 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Kekuasaan Allah

۞ QS. 20:70 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 20:73 Ar Rabb (Tuhan) • Islam menghapus dosa masa lalu

۞ QS. 20:74 Ar Rabb (Tuhan) • Nama-nama neraka • Keabadian neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Keabadian siksaan orang kafir

۞ QS. 20:75 • Pahala iman • Perbedaan derajat di surga • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan

۞ QS. 20:76 • Pahala iman • Nama-nama surga • Keabadian surga • Sifat surga dan kenikmatannya • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga

۞ QS. 20:77 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 20:81 • Maksiat dan dosa • Hal-hal yang mengakibatkan kemurkaan Allah

۞ QS. 20:82 • Ampunan Allah yang luas • Al Ghaffar (Maha Pemgampun) • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Ampunan Allah dan rahmatNya •

۞ QS. 20:83 • Sifat Kalam (berfirman)

۞ QS. 20:84 • Sifat Kalam (berfirman) • Ar Rabb (Tuhan) • Mengerahkan seluruh kemampuan untuk taat kepada Allah

۞ QS. 20:86 Ar Rabb (Tuhan) • Maksiat dan dosa

۞ QS. 20:88 • Mendustai Allah

۞ QS. 20:89 • Hanya Allah yang mendatangkan manfaat dan marabahaya • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 20:90 Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahman (Maha Pengasih) • Islam agama para nabi

۞ QS. 20:96 • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 20:97 • Azab orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 20:98 Tauhid Uluhiyyah • Keluasan ilmu Allah • Islam agama para nabi

۞ QS. 20:99 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 20:100 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Maksiat dan dosa

۞ QS. 20:101 • Keabadian neraka • Azab orang kafir • Menanggung dosa orang lain

۞ QS. 20:102 • Peniupan sangkakala • Kebenaran hari penghimpunan • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 20:103 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan

۞ QS. 20:104 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 20:105 • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 20:106 • Kekuasaan Allah • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 20:107 • Kekuasaan Allah • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 20:108 Al Rahman (Maha Pengasih) • Kedahsyatan hari kiamat • Pedihnya penderitaan manusia pada hari kebangkitan

۞ QS. 20:109 • Memperoleh syafaat dengan izin Allah • Al Rahman (Maha Pengasih) • Syafaat hanya milik Allah semata • Mereka yang memperoleh syafaat

۞ QS. 20:110 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 20:111 Al Hayy (Maha Hidup) • Al Qayyum (Maha Berdiri sendiri) • Para makhluk sujud kepada Allah

۞ QS. 20:112 • Pahala iman • Keadilan Allah dalam menghakimi • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh

۞ QS. 20:113 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 20:114 Ar Rabb (Tuhan) • Al Haq (Maha Benar) • Al Muta’ali (Maha Luhur) • Al Malik (Raja) • Pengajaran Jibril kepada Nabi tentang syariat

۞ QS. 20:117 • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 20:118 • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga

۞ QS. 20:119 • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga

۞ QS. 20:120 • Sifat iblis dan pembantunya • Usaha jin untuk melalaikan manusia dalam beribadah

۞ QS. 20:121 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 20:122 Ar Rabb (Tuhan) • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 20:123 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Keutamaan iman • Hidayah (petunjuk) dari Allah •

۞ QS. 20:124 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat • Balasan dari perbuatannya • Maksiat dan dosa

۞ QS. 20:125 Ar Rabb (Tuhan) • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 20:126 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat • Balasan dari perbuatannya •

۞ QS. 20:127 Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 20:128 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 20:129 • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir • Segala sesuatu ada takdirnya • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 20:131 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 20:132 • Pahala iman • Al Razzaq (Maha Pemberi rezeki) • Kewajiban suami mengajak keluarganya untuk taat

۞ QS. 20:133 Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 20:134 Dalil Allah atas hambaNya • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 20:135 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Maksiat dan dosa

Ayat Pilihan

Berlomba-lombalah dalam berbuat kebaikan.
Sesungguhnya hanya kepada Allahlah kalian akan kembali.
QS. Al-Ma’idah [5]: 48

Jika mereka menolak ajakanmu & tetap tidak meninggalkan kesesatan mereka setelah kebenaran tampak jelas,
berarti mereka adalah orang-orang perusak.
Allah Maha Mengetahui ihwal mereka.
QS. Ali ‘Imran [3]: 63

Janganlah kamu makan harta sebagian yang lain di antara kamu dengan jalan bathil & jangan membawa (urusan) harta itu kepada hakim,
supaya kamu dapat memakan harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui
QS. Al-Baqarah [2]: 188

…,
laki-laki & perempuan yang berpuasa,
laki-laki & perempuan yang memelihara kehormatannya,
laki-laki & perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah,
Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan & pahala yang besar.
QS. Al-Ahzab [33]: 35

Hadits Shahih

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Tuhan memiliki sifat Al Karim, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala merupakan zat Yang ..

Benar! Kurang tepat!

Allah memiliki sifat Al Kariim yang tercantum dalam Alquran surah ...

Benar! Kurang tepat!

Dalam Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al Matiin yang tercantum dalam Alquran surah ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Tuhan memiliki sifat Al Matiin, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah zat Yang ...

Benar! Kurang tepat!

Arti fana adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #1
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #1 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #1 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #5

Berikut ini, yang tidak mengandung moral terpuji, adalah … Orang yang jujur akan senantiasa mengatakan … Lawan kata dari jujur ??adalah … Orang yang suka berbohong adalah orang … Bekerja tepat waktu adalah salah satu ciri orang yang …

Pendidikan Agama Islam #11

Masyarakat Arab sebelum Islam memiliki kebiasaan buruk, juga memiliki kebiasaan baik. Di bawah ini yang tidak termasuk kebiasaan baik masyarakat Arab sebelum Islam adalah … Berikut ini yang bukan merupakan substansi dakwah Rasulullah di Mekkah adalah … Dalam QS. Al-Muddassir ayat 1-7 adalah menjadi dasar bagi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk melakukan dakwah di Mekkah secara … Dari proses dakwah secara diam-diam yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah, maka terdapat beberapa sahabat yang masuk Islam pertama kali. Mereka dikenal dengan sebutan … Cara yang pertama kali ditempuh oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah secara terang- terangan adalah …

Pendidikan Agama Islam #3

Pembatasan aurat wanita adalah … Berikut ini yang bukan termasuk orang-orang pertama yang menyambut ajakan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah … Dalam Islam, pakaian harus … Sebelum berpakaian, kita harus … Bagian tubuh yang tidak ditampakkan sesuai dengan ajaran Islam disebut …

Kamus

qasar

Apa itu qasar? qa.sar pemendekan rakaat salat wajib dari empat rakaat menjadi dua rakaat sebagai keringanan (rukhsah) bagi orang musafir … •

penghulu

Apa itu penghulu? peng.hu.lu (1) kepala; ketua; penghulu kampung; penghulu negeri; penghulu kawal; (2) kepala adat; (3) kepala urusan agama Islam di kabupaten atau kota madya; (4) penasihat urusan ag...

Syahid

Apa itu Syahid? Syahid (kata tunggal Bahasa Arab: شَهيد, sedangkan kata jamaknya adalah Syuhada, Bahasa Arab: شُهَداء) merupakan salah satu terminologi dalam Islam yang artinya adalah seor...