QS. Shaad (Shaad) – surah 38 ayat 86 [QS. 38:86]

قُلۡ مَاۤ اَسۡـَٔلُکُمۡ عَلَیۡہِ مِنۡ اَجۡرٍ وَّ مَاۤ اَنَا مِنَ الۡمُتَکَلِّفِیۡنَ
Qul maa asalukum ‘alaihi min ajrin wamaa anaa minal mutakallifiin(a);

Katakanlah (hai Muhammad):
“Aku tidak meminta upah sedikitpun padamu atas dakwahku dan bukanlah aku termasuk orang-orang yang mengada-adakan.
―QS. 38:86
Topik ▪ Takwa ▪ Ikhlas dalam berbuat ▪ Merenungi ciptaan Allah
38:86, 38 86, 38-86, Shaad 86, Shaad 86, Shad 86, Sad 86

Tafsir surah Shaad (38) ayat 86

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Shaad (38) : 86. Oleh Kementrian Agama RI

Allah subhanahu wa ta’ala memerintahkan kepada Rasulullah agar menyampaikan kepada orang-orang musyrik: “Hai orang-orang musyrik: “Aku tidak mengharapkan apalagi meminta upah kepadamu sebagai imbalan dari tugasku menyampaikan agama Allah kepadamu.
Sedikitpun aku tidak mengharapkannya.
Hanyalah Allah yang akan memberi upahku.
Kamu telah mengenalku dengan sebaik-baiknya bahwa aku tidak pernah mengada-adakan dan membuat yang bukan-bukan.

Dari ayat ini dipahami agar orang-orang yang beriman berbuat seperti yang telah diperbuat Rasulullah, yaitu selalu menyampaikan agama Allah kepada manusia, walaupun agama Allah itu hanya sedikit yang baru diketahuinya, sebagaimana hadis Nabi ﷺ yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Ibnu Mas’ud, Rasulullah ﷺ bersabda:

“Wahai sekalian manusia, barangsiapa di antara kamu yang memperoleh pengetahuan, maka hendaklah ia mengatakannya.
Dan barangsiapa yang tidak mengetahui hendaklah ia menyatakan “Allah Taala lebih mengetahui, Allah Taala berkata kepada Rasulullah ﷺ “Qul ma’as ‘alukum…” sampai akhir ayat.
(H.R. Bukhari dan Muslim dari Ibnu Mas’ud)

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Katakan kepada umat-Mu, wahai Muhammad, “Aku tidak meminta ganjaran atas perintah menyampaikan Al Quran kepada kalian.
Aku bukan termasuk orang yang berpura-pura dengan sesuatu yang tidak aku miliki lantas mengaku sebagai nabi.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Katakanlah! “Aku tidak meminta kepada kalian atas hal ini) atas penyampaian risalah ini (upah sedikit pun) persenan sedikit pun dari kalian (dan bukanlah aku termasuk orang-orang yang mengada-adakan) maksudnya, membuat-buat Alquran dari diriku sendiri.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Katakanlah (wahai Rasul) kepada orang-orang musyrikin dari kaummu : Saya tidak meminta upah atau balasan dari kalian atas dakwahku dan upayaku dalam membimbing kalian, saya tidak mengakui sesuatu yang bukan hakku. Sebaliknya saya hanya mengikuti apa yang diwahyukan kepadaku, saya juga tidak memaksakan diri untuk mengira-ngira atau membuat kebohongan.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, “Katakanlah, hai Muhammad, kepada orang-orang musyrik itu, bahwa tidaklah kamu meminta imbalan kepada mereka atas risalah yang kami sampaikan kepada mereka dan nasihat yang kamu berikan kepada mereka suatu upah pun dari harta duniawi ini.”

dan bukanlah aku termasuk orang-orang yang mengada-adakan.
(Q.S. Shaad [38]: 86)

Aku tidak mempunyai kehendak sedikit pun, tidak pula kemauan untuk menambah-nambahi apa yang diamanatkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala kepadaku untuk manyampaikannya.
Tetapi apa yang aku diperintahkan untuk menyampai­kannya, maka hal itu kusampaikan dengan utuh tanpa ada penambahan atau pengurangan.
Dan sesungguhnya kutunaikan tugasku ini hanyalah semata-mata menginginkan rida Allah dan kebahagiaan di hari kemudian.

Sufyan As-Sauri telah meriwayatkan dari Al-A’masy dan Mansur, dari Abud Duha, dari Masruq yang mengatakan bahwa kami mendatangi Abdullah ibnu Mas’ud r.a.
Maka ia berkata, “Hai manusia, barang siapa yang mengetahui sesuatu, hendaklah ia mengutarakannya; dan barang siapa yang tidak mengetahui, hendaklah ia mengatakan, ‘Allah lebih mengetahui.’ Karena sesungguhnya termasuk ilmu bila seseorang tidak mengetahui sesuatu mengatakan, ‘Allah lebih Mengetahui.” Sesungguhnya Allah subhanahu wa ta’ala telah berfirman kepada nabi kalian:

Katakanlah, “Aku tidak meminta upah kepadamu atas dakwahku; dan bukanlah aku termasuk orang-orang yang mengada-adakan.” (Q.S. Shaad [38]: 86)

Imam Bukhari dan Imam Muslim mengetengahkan asar ini melalui Al-A’masy dengan sanad yang sama.


Informasi Surah Shaad (ص)
Surat Shaad terdiri atas 88 ayat termasuk golongan surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Qamar.

Dinamai dengan “Shaad” karena surat ini dimulai dengan “Shaad” (selanjutnya lihat no 10).

Dalam surat ini Allah bersumpah dengan Al Qur’an, untuk menunjukkan bahwa Al Qur’an itu suatu kitab yang agung dan bahwa siapa saja yang mengikutinya akan mendapat kebahagiaan dunia dan akhirat dan untuk menunjukkan bahwa Al Qur’an ini adalah mu’jizat Nabi Muham­ mad s.a.
w.
yang menyatakan kebenarannya dan ketinggian akhlaknya.

Keimanan:

Dalil-dalil tentang kenabian Muhammad ﷺ yaitu bahwa dia mengetahui hal­ hal yang hanya dapat diketahui dengan jalan wahyu
sumpah iblis untuk menye­satkan manusia seluruhnya kecuali hamba-hamba Allah yang ikhlas
Al Qur’an diturunkan untuk menjadi pelajaran bagi jin dan manusia seluruhnya.

Hukum:

Tidak ada pembahasan hukum yang spesifik dalam surat ini.

Kisah:

Kisah Daud a.s. dan kisah Sulaiman a.s.
kisah Ayyub a.s.

Lain-lain:

Kaum musyrikin tercengang mendengar pengakuan Nabi Muhammad ﷺ
bahwa Allah adalah Maha Esa
rahasia yang terdapat pada kejadian alam
pertengkaran antara orang-orang yang sesat dan pengikut mereka di neraka
ni’mat·ni’mat yang dilimpahkan kepada penduduk surga dan azab yang ditimpakan atas isi neraka

Ayat-ayat dalam Surah Shaad (88 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Shaad (38) ayat 86 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Shaad (38) ayat 86 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Shaad (38) ayat 86 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Shaad - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 88 & Terjemahan


Gambar

no images were found



Statistik Q.S. 38:86
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Shaad.

Surah Sad (Arab: ص , "Ṣad") adalah surah ke-38 dalam al-Qur'an.
Surah yang terdiri atas 88 ayat ini termasuk golongan surah Makkiyah dan diturunkan sesudah surah Al-Qamar.
Dinamai dengan Sad karena surah ini dimulai dengan huruf Shaad.

Nomor Surah 38
Nama Surah Shaad
Arab ص
Arti Shaad
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 38
Juz Juz 23
Jumlah ruku' 5 ruku'
Jumlah ayat 88
Jumlah kata 735
Jumlah huruf 3061
Surah sebelumnya Surah As-Saffat
Surah selanjutnya Surah Az-Zumar
4.9
Ratingmu: 4.9 (27 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta