Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Saba (Kaum Saba') - surah 34 ayat 9 [QS. 34:9]

اَفَلَمۡ یَرَوۡا اِلٰی مَا بَیۡنَ اَیۡدِیۡہِمۡ وَ مَا خَلۡفَہُمۡ مِّنَ السَّمَآءِ وَ الۡاَرۡضِ ؕ اِنۡ نَّشَاۡ نَخۡسِفۡ بِہِمُ الۡاَرۡضَ اَوۡ نُسۡقِطۡ عَلَیۡہِمۡ کِسَفًا مِّنَ السَّمَآءِ ؕ اِنَّ فِیۡ ذٰلِکَ لَاٰیَۃً لِّکُلِّ عَبۡدٍ مُّنِیۡبٍ
Afalam yarau ila maa baina aidiihim wamaa khalfahum minassamaa-i wal ardhi in nasya’ nakhsif bihimul ardha au nusqith ‘alaihim kisafan minassamaa-i inna fii dzalika li-aayatan likulli ‘abdin muniibin;
Maka apakah mereka tidak memperhatikan langit dan bumi yang ada di hadapan dan di belakang mereka?
Jika Kami menghendaki, niscaya Kami benamkan mereka di bumi atau Kami jatuhkan kepada mereka kepingan-kepingan dari langit.
Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah) bagi setiap hamba yang kembali (kepada-Nya).
―QS. Saba [34]: 9

Daftar isi

Then, do they not look at what is before them and what is behind them of the heaven and earth?
If We should will, We could cause the earth to swallow them or (could) let fall upon them fragments from the sky.
Indeed in that is a sign for every servant turning back (to Allah).
― Chapter 34. Surah Saba [verse 9]

أَفَلَمْ apakah maka tidak

Then, do not
يَرَوْا۟ mereka memperhatikan

they see
إِلَىٰ pada

towards
مَا apa

what
بَيْنَ diantara

(is) before them *[meaning includes next or prev. word]
أَيْدِيهِمْ hadapan mereka

(is) before them *[meaning includes next or prev. word]
وَمَا dan apa

and what
خَلْفَهُم di belakang mereka

(is) behind them
مِّنَ dari

of
ٱلسَّمَآءِ langit

the heaven
وَٱلْأَرْضِ dan bumi

and the earth?
إِن jika

If
نَّشَأْ Kami kehendaki

We will
نَخْسِفْ Kami benamkan

We (could) cause to swallow them *[meaning includes next or prev. word]
بِهِمُ dengan mereka

We (could) cause to swallow them *[meaning includes next or prev. word]
ٱلْأَرْضَ bumi

the earth
أَوْ atau

or
نُسْقِطْ Kami jatuhkan

cause to fall
عَلَيْهِمْ atas mereka

upon them
كِسَفًا potong/gumpalan

fragments
مِّنَ dari

from
ٱلسَّمَآءِ langit

the sky.
إِنَّ sesungguhnya

Indeed,
فِى pada

in
ذَٰلِكَ demikian itu

that
لَءَايَةً benar-benar tanda-tanda

surely, is a Sign
لِّكُلِّ bagi setiap

for every
عَبْدٍ hamba

slave
مُّنِيبٍ kembali

who turns (to Allah).

Tafsir Quran

Surah Saba
34:9

Tafsir QS. Saba’ (34) : 9. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat ini, Allah memberikan peringatan kepada orang-orang yang tidak percaya akan terjadinya hari Kiamat dan menyuruh mereka memperhatikan kejadian-kejadian alam yang mereka saksikan sendiri.
Betapa banyaknya bencana alam yang terjadi di beberapa negeri seperti gempa dahsyat yang menghancurkan bangunan, menimbulkan korban jiwa dan harta benda yang tak ternilai, banjir besar yang menghanyutkan rumah, manusia, binatang, dan tanaman.

Menurut kajian ilmiah, karena langit berbentuk bola, maka di mana pun manusia menginjak bumi maka langit akan selalu berada di depan dan di belakangnya, serta di atas dan di bawahnya.
Penggalan ayat ini juga menunjukkan bahwa bentuk bumi adalah bulat.

Gumpalan dari langit dapat ditafsirkan sebagai pecahan benda langit (planet, bintang, komet, dan lain-lain) setelah mengalami benturan satu sama lain.
Pecahan-pecahan ini dikenal dengan nama asteroid, meteorit, dan lain sebagainya.

Setiap hari permukaan bumi dihujani oleh bom-bom batuan pecahan, yang bisa mengakibatkan kerusakan bumi dan penghuninya.
Karena Allah Maha Pengasih dan Penyayang, Ia melindungi bumi dengan pelindung berupa lapisan udara yang disebut atmosfer.

Lapisan udara itu bagaikan rem yang meredam gerakan bom-bom ini dengan gesekan yang terjadi pada saat bersinggungan dengan asteroid atau meteorit.
Bahkan bisa langsung memusnahkannya karena asteroid atau meteorit hancur atau terbakar habis akibat panas yang ditimbulkan oleh gesekan dengan atmosfer bumi.

Perisai pelindung lain adalah lapisan ozon, medan magnit bumi yang mengerem pecahan-pecahan yang bermuatan.
Jika lapisan ozon ini terkoyak karena pencemaran udara, pecahan benda langit itu akan jatuh menghunjam ke bumi, dan bisa saja menimpa manusia atau membenamkannya ke permukaan bumi.

Sejarah mencatat bagaimana Allah menghancurkan beberapa umat terdahulu, dan sisa peninggalan mereka masih dapat dilihat sampai sekarang.
Apakah semua ini tidak menginsafkan mereka bahwa bila Allah menghendaki, Ia dapat membenamkan negeri mereka ke dalam tanah, dan dapat pula mengirimkan benda langit seperti meteor atau planet, untuk membentur bumi, dan dengan demikian terjadilah malapetaka yang tidak dapat dibayangkan bagaimana dahsyatnya.
Tidakkah mereka mengambil pelajaran dari kejadian-kejadian alam itu atau dari kejadian yang tertulis dalam sejarah dan sisa-sisa peninggalan yang masih dapat mereka saksikan sendiri?
Bagi orang yang hatinya disinari cahaya iman, berbagai kejadian itu menambah keimanan mereka dan menjadikan mereka meyakini bahwa Allah Mahakuasa, dan bahwa mereka pada hakikatnya akan kembali kepada Allah Pemilik dan Penguasa langit dan bumi Yang Mahabijaksana dan Mahaadil.

Tafsir QS. Saba (34) : 9. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Apakah pandangan mereka buta dan tidak memperhatikan apa yang ada di langit dan di bumi, di dapan dan di belakang mereka agar dapat melihat dengan jelas kekuasaan Kami untuk berbuat segala sesuatu?
Jika Kami berkehendak, Kami dapat saja memerintahkan bumi untuk menelan mereka.
Kami sanggup menjatuhkan langit di atas kepala mereka.


Apa yang telah Kami terangkan merupakan bukti nyata bagi orang yang mau kembali kepada Tuhan dalam setiap urusan.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Apakah orang-orang kafir yang tidak beriman kepada Hari Akhirat itu tidak melihat keagungan kuasa Allah yang ada di depan mereka dan di belakang mereka, berupa langit dan bumi yang mencengangkan akal, dan bahwa keduanya telah mengelilingi mereka?
Bila Kami berkehendak, maka Kami membenamkan bumi sebagaimana yang Kami lakukan kepada Qarun, atau menurunkan potongan azab atas mereka sebagaimana yang Kami lakukan kepada kaum Syu’aib, sungguh langit telah menghujani mereka dengan api yang membakar mereka.
Sesungguhnya kuasa Kami yang Kami sebutkan di atas mengandung petunjuk yang nyata bagi setiap hamba yang kembali kepada Rabb-nya dengan bertaubat, mengakui Tauhid-Nya dan mengikhlaskan ibadah untuk-Nya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Maka, apakah mereka tidak melihat) tidak memperhatikan


(kepada apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka) maksudnya apa yang ada di atas dan di bawah mereka


(yaitu langit dan bumi?
Jika Kami menghendaki, niscaya Kami benamkan mereka di bumi atau Kami jatuhkan kepada mereka gumpalan) dapat dibaca Kisfan atau Kisafan artinya gumpalan-gumpalan


(dari langit) menurut qiraat yang lain lafal Nasya’, Nakhsif, dan Nusqith dibaca Yasya’, Yakhsif dan Yusqith.


(Sesungguhnya pada yang demikian itu) hal-hal yang terlihat itu


(benar-benar terdapat tanda bagi setiap hamba yang kembali.") kepada Rabbnya, yaitu tanda yang menunjukkan akan kekuasaan Allah yang mampu membangkitkan hidup kembali dan menciptakan apa yang dikehendaki-Nya.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala mengingatkan kepada mereka akan kekuasaanNya yang mampu menciptakan langit dan bumi.
Untuk itu Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Maka apakah mereka tidak melihat langit dan bumi yang ada di hadapan dan di belakang mereka?
(QS. Saba’ [34]: 9)

Yakni ke mana pun mereka pergi, langit tetap menaungi mereka dan bumi berada di bawah mereka.
Semakna dengan apa yang disebutkan oleh firman-Nya dalam ayat lain, yaitu:

Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa.
Dan bumi itu Kami hamparkan, maka sebaik-baik yang menghamparkan (adalah Kami).
(Adz-Dzariyat [51]: 47-48)

Abdu ibnu Humaid mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abdur Razzaq, dari Ma’mar, dari Qatadah sehubungan dengan makna firman-Nya:
Maka apakah mereka tidak melihat langit dan bumi yang ada di hadapan dan di belakang mereka?
(QS. Saba’ [34]: 9)
Bahwa jika engkau melihat ke arah kanan atau arah kirimu atau memandang ke depanmu atau ke belakangmu, niscaya kamu melihat langit dan bumi.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Jika Kami menghendaki, niscaya Kami benamkan mereka di bumi atau Kami jatuhkan kepada mereka gumpalan dari langit.
(QS. Saba’ [34]: 9)

Yakni seandainya Kami menghendaki hal tersebut, tentulah Kami dapat melakukannya disebabkan kezaliman mereka dan kekuasaan Kami atas mereka.
Tetapi Kami sengaja menangguhkan hal tersebut karena sifat penyantun Kami dan sifat pemaaf Kami.
Selanjutnya disebutkan oleh firman-Nya:

Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Tuhan) bagi setiap hamba yang kembali (kepada-Nya).
(QS. Saba’ [34]: 9)

Menurut Ma’mar dari Qatadah, makna munib ialah bertobat.
Sufyan dari Qatadah mengatakan bahwa al-munib artinya kembali kepada jalan Allah subhanahu wa ta’ala

Dengan kata lain, sesungguhnya seorang hamba yang cerdik pandai lagi banyak mengingat Allah bila memperhatikan penciptaan langit dan bumi benar-benar dapat menyimpulkan kekuasaan Allah subhanahu wa ta’ala yang dapat membangkitkan jasad-jasad yang telah mati dan menghidupkan mereka kembali.
Karena sesungguhnya Tuhan yang mampu menciptakan langit yang begitu tinggi lagi luas, dan yang menciptakan bumi yang terhampar luas, benar-benar mampu pula untuk mengembalikan tubuh dan tulang belulang yang telah bercerai-berai menjadi satu, lalu menghidupkannya kembali.
Sebagaimana yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Dan Tidakkah Tuhan yang menciptakan langit dan bumi itu berkuasa menciptakan yang serupa dengan itu?
Benar, Dia berkuasa.
(QS. Yasin [36]: 81)

Dan Firman-Nya:

Sesungguhnya penciptaan langit dan bumi lebih besar daripada penciptaan manusia, akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.
(QS. Al-Mu’min [40]: 57)

Unsur Pokok Surah Saba (سبأ)

Surat Saba’ terdiri atas 54 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Luqman.

Dinamakan Saba’ karena di dalamnya terdapat kisah kaum Saba.
"Saba" adalah nama suatu kabilah dari kabilahkabilah Arab yang tinggal di daerah Yaman sekarang ini.
Mereka mendirikan kerajaan yang terkenal dengan nama kerajaan Sabaiyyah, ibukotanya Ma’rib, telah dapat membangun suatu bendungan raksasa, yang bemama "Bendungan Ma’rib",
sehingga negeri mereka subur dan makmur.

Kemewahan dan kemakmuran ini menyebabkan kaum Saba’ lupa dan ingkar kepada Allah yang telah melimpahkan nikmatNya kepada mereka, serta mereka mengingkari pula seruan para rasul.
Karena keingkaran mereka ini Allah menimpakan kepada mereka azab berupa "sailul ‘arim" (banjir yang besar) yang ditimbulkan oleh bobolnya bendungan Ma’rib.
Setelah bendungan Ma’rib bobol, negeri Saba’ menjadi kering dan kerajaan mereka hancur.

Keimanan:

▪ Ilmu Allah meliputi segala yang ada di langit dan segala yang ada di bumi.
▪ Kebenaran adanya hari berbangkit dan hari pembalasan.
Nabi Muhammad ﷺ adalah pemberi peringatan.
▪ Pada hari kiamat berhalaberhala itu tidak dapat memberi manfa’at sedikitpun.
▪ Kalau seorang sesat maka akibat kesesatannya itu menimpa dirinya sendiri, dan kalau ia menemui jalan yang benar adalah berkat petunjuk Allah.

Kisah:

▪ Kisah Nabi Daud `alaihis salam dan Nabi Sulaiman `alaihis salam.
▪ Kisah kaum Saba’.

Lain-lain:

▪ Celaan kepada kaum musyrikin yang menyembah berhala.
▪ Tuduh menuduh antara pemimpin-pemimpin yang menyesatkan dengan pengikut-pengikutnya di hari kiamat.
▪ Sikap orang-orang musryik di waktu mendengar Alquran.
Rasulrasul tidak meminta upah dalam melaksanakan dakwahnya.
▪ Orang-orang musyrik mendoa kepada Allah agar dikembalikan ke dunia untuk melaksanakan perintah dan menjauhi larangan Allah.
▪ Orang yang hidup berlebih-lebihan dan sewenang-wenang selalu memusuhi Nabi.

Audio Murottal

QS. Saba (34) : 1-54 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 54 + Terjemahan Indonesia



QS. Saba (34) : 1-54 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 54

Gambar Kutipan Ayat

Surah Saba ayat 9 - Gambar 1 Surah Saba ayat 9 - Gambar 2
Statistik QS. 34:9
  • Rating RisalahMuslim
4.6

Ayat ini terdapat dalam surah Saba.

Surah Saba’ (bahasa Arab:سورة سبأ) adalah surah ke-34 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 54 ayat.
Dinamakan Saba’ karena dalam surah terdapat kisah kaum Saba’.
Saba’ adalah nama suatu kabilah dari kabilah-kabilah Arab yang tinggal di daerah Yaman.
Mereka mendirikan kerajaan yang terkenal dengan nama kerajaan Saba yang ibukotanya Ma’rib; telah dapat membangun suatu bendungan raksasa yang bernama Bendungan Ma’rib, sehingga negeri mereka subur dan makmur.
Kemewahan dan kemakmuran ini menyebabkan kaum Saba’ lupa dan ingkar kepada Allah yang telah melimpahkan nikmatnya kepada mereka, serta mereka mengingkari pula seruan para rasul.
Karena keingkaran mereka ini, Allah menimpahkan kepada mereka azab berupa banjir yang besar yang ditimbulkan oleh bobolnya bendungan Ma’rib.
Setelah bendungan ma’rib bobol negeri Saba’ menjadi kering dan kerajaan mereka hancur.

Nomor Surah 34
Nama Surah Saba
Arab سبأ
Arti Kaum Saba’
Nama lain Daud
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 58
Juz Juz 21 & 22
Jumlah ruku’ 6 ruku’
Jumlah ayat 54
Jumlah kata 887
Jumlah huruf 3596
Surah sebelumnya Surah Al-Ahzab
Surah selanjutnya Surah Fatir
Sending
User Review
4.8 (10 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

34:9, 34 9, 34-9, Surah Saba 9, Tafsir surat Saba 9, Quran Saba’ 9, Surah Saba ayat 9

Video Surah

34:9


More Videos

Kandungan Surah Saba

۞ QS. 34:1 • Segala sesuatu milik Allah • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al Khabir (Maha Waspada)

۞ QS. 34:2 • Keluasan ilmu Allah • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) •

۞ QS. 34:3 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Nama-nama hari kiamat • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 34:4 • Pahala iman • Ampunan Allah yang luas • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Keutamaan iman •

۞ QS. 34:5 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 34:6 Ar Rabb (Tuhan) • Al Hamid (Maha Terpuji) • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Hidayah (petunjuk) dari Allah •

۞ QS. 34:7 • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 34:8 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 34:9 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 34:11 • Keluasan ilmu Allah • Al Bashir (Maha Melihat) • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Kewajiban hamba pada Allah •

۞ QS. 34:12 Ar Rabb (Tuhan) • Pahala jin dan balasannya • Jin ditundukkan untuk taat kepada nabi Sulaiman as.

۞ QS. 34:13 Jin ditundukkan untuk taat kepada nabi Sulaiman as.

۞ QS. 34:14 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Para utusan Allah pun tidak mengetahui alam ghaib • Jin ditundukkan untuk taat kepada nabi Sulaiman as.

۞ QS. 34:15 • Ampunan Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Al Ghafur (Maha Pengampun)

۞ QS. 34:16 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 34:17 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 34:19 Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 34:20 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 34:21 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Ar Rabb (Tuhan) • Al Hafiz (Maha Penjaga) • Menjaga diri dari syetan •

۞ QS. 34:22 Tauhid Uluhiyyah • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Mendustai Allah • Segala sesuatu milik Allah • Mensucikan Allah dari segala sekutu

۞ QS. 34:23 • Syafaat hak Allah semata • Memperoleh syafaat dengan izin Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Al ‘Aliyy (Maha Tinggi) • Al Kabir (Maha Besar)

۞ QS. 34:24 Tauhid Uluhiyyah • Al Razzaq (Maha Pemberi rezeki) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Cacian Allah terhadap orang kafir

۞ QS. 34:25 • Keadilan Allah dalam menghakimi • Menanggung dosa orang lain

۞ QS. 34:26 Ar Rabb (Tuhan) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Al Fattah (Maha Pembuka) • Kebenaran hari penghimpunan • Keadilan Allah dalam menghakimi

۞ QS. 34:27 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Mensucikan Allah dari segala sekutu • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Cacian Allah terhadap orang kafir

۞ QS. 34:29 • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 34:30 • Kebenaran hari penghimpunan • Segala sesuatu ada takdirnya • Maksiat dan dosa

۞ QS. 34:31 Ar Rabb (Tuhan) • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat • Mengingkari hari kebangkitan • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan

۞ QS. 34:32 • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 34:33 Tauhid Uluhiyyah • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Keadilan Allah dalam menghakimi • Azab orang kafir

۞ QS. 34:34 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 34:35 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 34:36 • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Ar Rabb (Tuhan) • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir

۞ QS. 34:37 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Pelipatgandaan pahala bagi orang mukmin

۞ QS. 34:38 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 34:39 • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Ar Rabb (Tuhan) • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir

۞ QS. 34:40 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan

۞ QS. 34:41 • Al Wali (Maha Pelindung) • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan • Usaha jin untuk melalaikan manusia dalam beribadah

۞ QS. 34:42 • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah •

۞ QS. 34:43 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 34:45 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 34:46 Rasul diutus dan wafat saat kiamat telah dekat

۞ QS. 34:47 • Al Syahid (Maha Menyaksikan) • Balasan dan pahala dari Allah • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 34:48 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 34:50 Ar Rabb (Tuhan) • Al Sami’ (Maha Pendengar) • Al Qarib (Maha Dekat) • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 34:51 • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 34:52 • Beriman ketika datang hari kiamat

۞ QS. 34:53 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 34:54 • Mengingkari hari kebangkitan • Azab orang kafir

Ayat Pilihan

Allah menjadikan kamu “cinta” kepada keimanan & menjadikan keimanan itu indah di dalam hatimu serta menjadikan kamu benci kepada kekafiran,
kefasikan,
dan kedurhakaan.
Mereka itulah orang-orang yang mengikuti jalan yang lurus,
QS. Al-Hujurat [49]: 7

Bila memegang kekuasaan, mereka tak mengusahakan perbaikan. Bahkan mereka menggunakannya untuk merusak & menghancurkan tanam-tanaman & binatang ternak. Allah tidak menyukai orang-orang seperti ini, karena Dia tidak menyukai kerusakan
QS. Al-Baqarah [2]: 205

Sungguh Kamilah yang hidupkan kembali sesuatu yang telah mati & mencatat segala amal perbuatan mereka di dunia,
lengkap dengan peninggalan-peninggalan mereka setelah kematian.
Semua itu telah Kami tetapkan dalam sebuah kitab yang jelas.
QS. Ya Sin [36]: 12

Bagi mereka azab kehidupan dunia,
sesungguhnya azab akhirat lebih keras,
tak ada seorang pelindung pun dari (azab) Nya.
QS. Ar-Ra’d [13]: 34

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Basmalah tertulis atau disebutkan sebanyak dua kali pada surah ...

Correct! Wrong!

Surah yang terpendek dalam Alquran adalah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Surah Al-Kausar adalah surah ke-108 dalam Alquran. Surah ini tergolong surah Makkiyah dan terdiri dari 3 ayat yang menjadi surah terpendek dalam Alquran.

Proses turunnya wahyu berlangsung selama ... tahun.

Correct! Wrong!

+

Array

Surah yang tidak diawali basmalah adalah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Surah At-Taubah adalah surah ke-9 dalam Alquran. Surah ini tergolong surah Madaniyah yang terdiri atas 129 ayat. Dinamakan At-Taubah yang berarti 'Pengampunan' karena kata At-Taubah berulang kali disebut dalam surah ini.

Surah yang pertama kali turun secara lengkap adalah ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #27
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #27 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #27 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #23

Qada dan qadar termasuk rukun iman yang ke … Al Falaq artinya … Ayat ke 5 dari surah al-Falaq yaitu … … Percaya kepada Allah dan Rasulnya termasuk rukun … Meja, kursi, manusia, hewan dan tumbuhan adalah merupakan salah satu cara mengenal Allah Subhanahu Wa Ta`ala melalui …

Pendidikan Agama Islam #20

Berikut adalah contoh bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala Maha Mendahulukan. Zakat menurut bahasa زكة , yang bermakna …Yang termasuk mustahiq (orang berhak menerima zakat) berikut yaitu … Setelah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam wafat maka diganti oleh sahabat sebagai pemimpin ummat disebut … Jasa khalifah Umar bin Khatab yang sampai saat ini masih dipergunakan, yaitu …

Pendidikan Agama Islam #9

Arti hadits maudhu’ adalah … Pengertian ijtihad menurut istilah adalah … Orang yang memiliki kemampuan untuk melakukan infefensi hukum-hukum syariat dari sumber-sumber yang terpercaya disebut dengan … Berdasarkan bahasa, ijma artinya adalah … Era ketidaktahuan juga disebut zaman …

Kamus Istilah Islam

Hafshah binti Umar

Siapa itu Hafshah binti Umar? Hafshah binti Umar adalah salah seorang istri Nabi Muhammad. Ia seorang janda dari seorang pria bernama Khunais bin Hudhafah al-Sahmiy yang meninggal dunia saat Perang B...

Kanaan

Di mana itu Kanaan ? Kanaan adalah istilah kuno untuk wilayah yang meliputi Palestina, Lebanon, serta sebagian Yordania, Suriah, dan sebagian kecil Mesir timur laut. Dalam kitab suci, “Tanah K...

Takbiratul Ihram

Apa itu Takbiratul Ihram? Takbir adalah istilah untuk frase Arab Allahu Akbar , artinya ialah Allah Maha Besar. Seruan ini dikumandangkan oleh umat Muslim untuk memuliakan nama Tuhan atau asma Allah....