Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Saba (Kaum Saba’) – surah 34 ayat 11 [QS. 34:11]

اَنِ اعۡمَلۡ سٰبِغٰتٍ وَّ قَدِّرۡ فِی السَّرۡدِ وَ اعۡمَلُوۡا صَالِحًا ؕ اِنِّیۡ بِمَا تَعۡمَلُوۡنَ بَصِیۡرٌ
Anii’mal saabighaatin waqaddir fiissardi waa’maluu shaalihan innii bimaa ta’maluuna bashiirun;
yaitu) buatlah baju besi yang besar-besar dan ukurlah anyamannya;
dan kerjakanlah kebajikan.
Sungguh, Aku Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.
―QS. Saba [34]: 11

Daftar isi

(Commanding him),
"Make full coats of mail and calculate (precisely) the links, and work (all of you) righteousness.
Indeed I, of what you do, am Seeing."
― Chapter 34. Surah Saba [verse 11]

أَنِ agar
That
ٱعْمَلْ buatlah
make
سَٰبِغَٰتٍ baju besi
full coats of mail
وَقَدِّرْ besar
and measure precisely
فِى dalam
[of]
ٱلسَّرْدِ tenunan/anyaman
the links (of armor),
وَٱعْمَلُوا۟ dan kerjakanlah/beramallah
and work
صَٰلِحًا kebajikan/saleh
righteousness.
إِنِّى sesungguhnya Aku
Indeed, I Am
بِمَا dengan/tentang apa
of what
تَعْمَلُونَ kamu kerjakan
you do
بَصِيرٌ melihat
All-Seer.

Tafsir Al-Quran

Surah Saba
34:11

Tafsir QS. Saba (34) : 11. Oleh Kementrian Agama RI


Lalu Allah memerintahkan kepada Nabi Daud supaya membuat baju besi istimewa dari bahan besi yang lunak bukan seperti baju yang dikenal pada masa itu.
Biasanya baju besi pada masa itu dibuat dari kepingan-kepingan besi yang tipis disusun seperti baju, tetapi baju besi itu sangat mengganggu pemakainya selain menimbulkan panas pada badan dan membatasi gerak.

Tetapi, baju besi yang dibuat Daud, karena besinya telah menjadi lunak, jauh berbeda dengan baju besi biasa.
Baju besi itu dibuat seperti gulungan-gulungan rantai yang disusun rapi sehingga baju besi itu mengikuti gerak badan.

Dengan demikian, pemakainya dapat bergerak dengan bebas tanpa merasakan gangguan apa pun.
Dengan baju besi yang lunak itu, Daud dapat membuat alat senjata yang baru untuk mempertahankan kerajaannya dari serangan musuh.


Kemudian untuk mensyukuri karunia yang diberikan-Nya, Allah memerintahkan pula supaya Daud dan kaumnya selalu mengerjakan amal saleh dan mempergunakan segala nikmat yang dikaruniakan Allah itu untuk mencapai keridaan-Nya.
Dia selalu melihat dan mengetahui apa yang dikerjakan oleh hamba-Nya.

Tafsir QS. Saba (34) : 11. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Kami mewahyukan kepadanya untuk membuat baju besi yang bakal menjadi pelindung dari keganasan musuh dan memperkuat ikatannya dengan rantai.
Kami katakan kepadanya dan kepada para pengikutnya,
"Kerjakanlah sesuatu yang mendatangkan manfaat, bagi diri kalian sendiri dan bagi orang lain! Sungguh Kami Maha Mengetahui apa yang kalian lakukan dan tidak satu pun perbuatan kalian yang samar bagi Kami. "

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Buatlah baju-baju besi yang sempurna dan luas, tancapkan paku-paku pada sambungan-sambungannya, jangan membuat lingkaran-lingkaran kecil karena ia lemah, sehingga baju perang tidak akan mampu melindungi, dan jangan menjadikannya besar sehingga ia memberatkan pemakainya.
Beramallah wahai Dawud dan keluargamu untuk taat kepada Allah.


Sesungguhnya Aku Maha Melihat apa yang kalian lakukan, tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi dari-Ku.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:


Dan kami berfirman pula,


("Buatlah) dari besi itu


(baju besi yang besar-besar) yang menutupi tubuh pemakainya, sehingga terseret ke tanah karena besarnya


(dan ukurlah anyamannya) anyamlah baju besi itu, oleh karenanya pembuat baju besi dinamakan Sarrad.
Maksudnya jadikanlah baju besi itu sehingga sesuai dengan ukuran pemakainya


(dan kerjakanlah oleh kalian) oleh keluarga Daud bersama-sama Daud sendiri


(amalan yang saleh.
Sesungguhnya Aku melihat apa yang kalian kerjakan.") maka, Aku akan membalasnya kepada kalian.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

buatlah baju besi yang besar-besar.
(QS. Saba‘ [34]: 11)

Yaitu baju-baju besi yang dianyam lagi besar-besar.


Qatadah mengatakan bahwa Daud adalah orang yang mula-mula membuat baju besi dengan dianyam.
Dan sesungguhnya sebelum itu baju besi-hanya berupa lempengan-lempengan.

Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ali ibnul Husain, telah menceritakan kepada kami Ibnu Sama’ah, telah menceritakan kepada kami Ibnu Damrah, dari Ibnu Syauzab yang mengatakan bahwa Daudalaihis salam setiap hari dapat membuat sebuah baju besi, lalu ia menjualnya dengan harga enam ribu dirham, dua ribu untuk dirinya dan keluarganya, sedangkan yang empat ribu dia belikan makanan pokok untuk memberi makan kaum Bani Israil.

dan ukurlah anyamannya.
(QS. Saba‘ [34]: 11)

Ini merupakan petunjuk dari Allah subhanahu wa ta’ala kepada Daud dalam mengajarinya cara membuat baju besi.


Mujahid telah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:
dan ukurlah anyamannya.
(QS. Saba‘ [34]: 11)
Janganlah kamu menjadikan pakunya kecil karena akan membuatnya longgar pada lingkaran.
Jangan pula kamu menjadikannya besar karena mengalami keausan, tetapi pakailah paku yang berukuran sedang.


Al-Hakam ibnu Uyaynah mengatakan, bahwa janganlah engkau memakai paku yang besar karena akan aus, jangan pula memakai paku kecil karena longgar.
Hal yang sama telah diriwayatkan dari Qatadah dan lain-lainnya yang bukan hanya seorang.


Ali ibnu Abu Talhah telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa yang dimaksud dengan as-sard ialah lingkaran besi.
Sebagian dari mereka mengatakan bahwa bila dikatakan baju besi yang dianyam, istilah Arabnya ialah dar’un masrudah.


Sebagai dalilnya ialah ucapan seorang penyair yang mengatakan:

Keduanya memakai baju besi yang dianyam, sebagaimana baju besi buatan Nabi Daud atau baju besi yang biasa dipakai oleh Tubba’ (buatan negeri Yaman).

Al-Hafiz Ibnu Asakir mengatakan dalam biografi Daudalaihis salam melalui jalur Ishaq ibnu Bisyr yang di dalamnya terdapat kisah dari Abul Yas, dari Wahb ibnu Munabbih, yang kesimpulannya seperti berikut:


Bahwa Daudalaihis salam keluar dengan menyamar, lalu ia menanyakan tentang dirinya kepada kafilah-kafilah yang datang.
Maka tidaklah ia menanyai seseorang, melainkah orang tersebut memujinya dalam hal ibadah dan sepak terjangnya.

Wahb ibnu Munabbih melanjutkan, bahwa pada akhirnya Allah mengutus malaikat dalam rupa seorang lelaki.
Kemudian lelaki itu dijumpai oleh Daudalaihis salam, lalu Daud menanyakan kepadanya dengan pertanyaan yang biasa ia kemukakan kepada orang lain.
Maka malaikat itu menjawab,
"Dia adalah seorang yang paling baik buat dirinya sendiri dan buat orang lain, hanya saja di dalam dirinya terdapat suatu pekerti yang seandainya pekerti itu tidak ada pada dirinya, tentulah dia adalah seorang yang kamil."
Daud bertanya,
"Pekerti apakah itu?"
Malaikat menjawab,
"Dia makan dan menafkahi anak-anaknya dari harta kaum muslim.’ yakni baitul mal.

Maka pada saat itu juga Nabi Daudalaihis salam menghadapkan diri kepada Tuhannya seraya berdoa, semoga Dia mengajarkan kepadanya suatu pekerjaan yang dilakukan tangannya sendiri sehingga menjadi orang yang berkecukupan dan dapat membiayai anak-anak dan keluarganya.
Lalu Allah melunakkan besi baginya dan mengajarkan kepadanya cara membuat baju besi.
lalu Daud dikenal sebagai pembuat baju besi, dia adalah orang yang mula-mula membuat baju besi.


Allah subhanahu wa ta’ala telah berfirman:
buatlah baju besi yang besar-besar dan ukurlah anyamannya (QS. Saba‘ [34]: 11)
Yang dimaksud dengan sard ialah pakunya lingkaran besi yang dipakai sebagai anyaman baju besi.

Wahb ibnu Munabbih mengatakan bahwa Daud bekerja sebagai pembuat baju besi.
Apabila telah selesai, maka ia jual, sepertiga dari hasil penjualan itu dia sedekahkan, sepertiganya lagi ia belikan keperluan hidup untuk mencukupi keluarga dan anak-anaknya, sedangkan yang sepertiganya lagi ia pegang untuk ia sedekahkan setiap harinya, hingga selesai dari membuat baju besi lainnya.

Wahb ibnu Munabbih melanjutkan bahwa sesungguhnya Allah telah memberi sesuatu kepada Daud yang belum pernah Dia berikan kepada orang lain, yaitu berupa suara yang bagus.
Disebutkan bahwa sesungguhnya apabila Daud membaca kitab Zabur, maka semua hewan liar berkumpul kepadanya, sehingga Daud dapat memegang lehernya, sedangkan hewan liar itu tidak lari darinya (jinak).
Dan tidaklah setan membuat seruling dan alat musik tiup lainnya, melainkan berdasarkan nada suara yang dikeluarkan oleh Daudalaihis salam Dan Nabi Daudalaihis salam adalah seorang yang tekun dan pekerja keras.
Dan tersebutlah bahwa apabila ia membuka kitab Zabur untuk dibacanya, maka suaranya seakan-akan seperti suara buluh perindu.
Disebutkan bahwa Daud telah dianugerahi tujuh puluh suara buluh perindu di tenggorokannya.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

dan kerjakanlah amalan yang saleh.
(QS. Saba‘ [34]: 11)
Artinya, gunakanlah nikmat-nikmat yang telah diberikan oleh Allah kepadamu untuk mengerjakan amal saleh.

Sesungguhnya Aku melihat apa yang kamu kerjakan.
(QS. Saba‘ [34]: 11)

Yakni mengawasi kalian dan melihat semua amal perbuatan dan ucapan kalian, tiada sesuatu pun darinya yang samar bagi Allah subhanahu wa ta’ala

Unsur Pokok Surah Saba (سبأ)

Surat Saba‘ terdiri atas 54 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Luqman.

Dinamakan Saba‘ karena di dalamnya terdapat kisah kaum Saba.
"Saba" adalah nama suatu kabilah dari kabilahkabilah Arab yang tinggal di daerah Yaman sekarang ini.
Mereka mendirikan kerajaan yang terkenal dengan nama kerajaan Sabaiyyah, ibukotanya Ma’rib, telah dapat membangun suatu bendungan raksasa, yang bemama "Bendungan Ma’rib",
sehingga negeri mereka subur dan makmur.

Kemewahan dan kemakmuran ini menyebabkan kaum Saba‘ lupa dan ingkar kepada Allah yang telah melimpahkan nikmatNya kepada mereka, serta mereka mengingkari pula seruan para rasul.
Karena keingkaran mereka ini Allah menimpakan kepada mereka azab berupa "sailul ‘arim" (banjir yang besar) yang ditimbulkan oleh bobolnya bendungan Ma’rib.
Setelah bendungan Ma’rib bobol, negeri Saba‘ menjadi kering dan kerajaan mereka hancur.

Keimanan:

▪ Ilmu Allah meliputi segala yang ada di langit dan segala yang ada di bumi.
▪ Kebenaran adanya hari berbangkit dan hari pembalasan.
Nabi Muhammad ﷺ adalah pemberi peringatan.
▪ Pada hari kiamat berhalaberhala itu tidak dapat memberi manfa’at sedikitpun.
▪ Kalau seorang sesat maka akibat kesesatannya itu menimpa dirinya sendiri, dan kalau ia menemui jalan yang benar adalah berkat petunjuk Allah.

Kisah:

▪ Kisah Nabi Daud `alaihis salam dan Nabi Sulaiman `alaihis salam.
▪ Kisah kaum Saba‘.

Lain-lain:

▪ Celaan kepada kaum musyrikin yang menyembah berhala.
▪ Tuduh menuduh antara pemimpin-pemimpin yang menyesatkan dengan pengikut-pengikutnya di hari kiamat.
▪ Sikap orang-orang musryik di waktu mendengar Alquran.
Rasulrasul tidak meminta upah dalam melaksanakan dakwahnya.
▪ Orang-orang musyrik mendoa kepada Allah agar dikembalikan ke dunia untuk melaksanakan perintah dan menjauhi larangan Allah.
▪ Orang yang hidup berlebih-lebihan dan sewenang-wenang selalu memusuhi Nabi.

Audio Murottal

QS. Saba (34) : 1-54 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy Ayat 1 sampai 54 + Terjemahan Indonesia
QS. Saba (34) : 1-54 ⊸ Nabil ar-Rifa’i Ayat 1 sampai 54

Gambar Kutipan Ayat

Surah Saba ayat 11 - Gambar 1 Surah Saba ayat 11 - Gambar 2
Statistik QS. 34:11
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah Saba.

Surah Saba’ (bahasa Arab:سورة سبأ) adalah surah ke-34 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 54 ayat.
Dinamakan Saba’ karena dalam surah terdapat kisah kaum Saba’.
Saba’ adalah nama suatu kabilah dari kabilah-kabilah Arab yang tinggal di daerah Yaman.
Mereka mendirikan kerajaan yang terkenal dengan nama kerajaan Saba yang ibukotanya Ma’rib; telah dapat membangun suatu bendungan raksasa yang bernama Bendungan Ma’rib, sehingga negeri mereka subur dan makmur.
Kemewahan dan kemakmuran ini menyebabkan kaum Saba’ lupa dan ingkar kepada Allah yang telah melimpahkan nikmatnya kepada mereka, serta mereka mengingkari pula seruan para rasul.
Karena keingkaran mereka ini, Allah menimpahkan kepada mereka azab berupa banjir yang besar yang ditimbulkan oleh bobolnya bendungan Ma’rib.
Setelah bendungan ma’rib bobol negeri Saba’ menjadi kering dan kerajaan mereka hancur.

Nomor Surah 34
Nama Surah Saba
Arab سبأ
Arti Kaum Saba’
Nama lain Daud
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 58
Juz Juz 21 & 22
Jumlah ruku’ 6 ruku’
Jumlah ayat 54
Jumlah kata 887
Jumlah huruf 3596
Surah sebelumnya Surah Al-Ahzab
Surah selanjutnya Surah Fatir
Sending
User Review
4.2 (12 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:
34:11, 34 11, 34-11, Surah Saba 11, Tafsir surat Saba 11, Quran Saba’ 11, Surah Saba ayat 11
Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video Surah 34:11

More Videos

Kandungan Surah Saba

۞ QS. 34:1 • Segala sesuatu milik Allah • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al Khabir (Maha Waspada)

۞ QS. 34:2 • Keluasan ilmu Allah • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) •

۞ QS. 34:3 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Nama-nama hari kiamat • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 34:4 • Pahala iman • Ampunan Allah yang luas • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Keutamaan iman •

۞ QS. 34:5 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 34:6 Ar Rabb (Tuhan) • Al Hamid (Maha Terpuji) • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Hidayah (petunjuk) dari Allah •

۞ QS. 34:7 • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 34:8 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 34:9 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 34:11 • Keluasan ilmu Allah • Al Bashir (Maha Melihat) • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Kewajiban hamba pada Allah •

۞ QS. 34:12 Ar Rabb (Tuhan) • Pahala jin dan balasannya • Jin ditundukkan untuk taat kepada nabi Sulaiman as.

۞ QS. 34:13 Jin ditundukkan untuk taat kepada nabi Sulaiman as.

۞ QS. 34:14 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Para utusan Allah pun tidak mengetahui alam ghaib • Jin ditundukkan untuk taat kepada nabi Sulaiman as.

۞ QS. 34:15 • Ampunan Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Al Ghafur (Maha Pengampun)

۞ QS. 34:16 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 34:17 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 34:19 Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 34:20 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 34:21 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’alaAr Rabb (Tuhan) • Al Hafiz (Maha Penjaga) • Menjaga diri dari syetan •

۞ QS. 34:22 Tauhid Uluhiyyah • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Mendustai Allah • Segala sesuatu milik Allah • Mensucikan Allah dari segala sekutu

۞ QS. 34:23 Syafaat hak Allah semata • Memperoleh syafaat dengan izin Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Al ‘Aliyy (Maha Tinggi) • Al Kabir (Maha Besar)

۞ QS. 34:24 Tauhid UluhiyyahAl Razzaq (Maha Pemberi rezeki) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Cacian Allah terhadap orang kafir

۞ QS. 34:25 • Keadilan Allah dalam menghakimi • Menanggung dosa orang lain

۞ QS. 34:26 Ar Rabb (Tuhan) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Al Fattah (Maha Pembuka) • Kebenaran hari penghimpunan • Keadilan Allah dalam menghakimi

۞ QS. 34:27 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Mensucikan Allah dari segala sekutu • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Cacian Allah terhadap orang kafir

۞ QS. 34:29 • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 34:30 • Kebenaran hari penghimpunan • Segala sesuatu ada takdirnya • Maksiat dan dosa

۞ QS. 34:31 Ar Rabb (Tuhan) • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat • Mengingkari hari kebangkitan • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan

۞ QS. 34:32 • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 34:33 Tauhid Uluhiyyah • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Keadilan Allah dalam menghakimi • Azab orang kafir

۞ QS. 34:34 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 34:35 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 34:36 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Ar Rabb (Tuhan) • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir

۞ QS. 34:37 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Pelipatgandaan pahala bagi orang mukmin

۞ QS. 34:38 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 34:39 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Ar Rabb (Tuhan) • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir

۞ QS. 34:40 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan

۞ QS. 34:41 Al Wali (Maha Pelindung) • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan • Usaha jin untuk melalaikan manusia dalam beribadah

۞ QS. 34:42 • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah •

۞ QS. 34:43 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 34:45 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 34:46 Rasul diutus dan wafat saat kiamat telah dekat

۞ QS. 34:47 Al Syahid (Maha Menyaksikan) • Balasan dan pahala dari Allah • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 34:48 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 34:50 Ar Rabb (Tuhan) • Al Sami’ (Maha Pendengar) • Al Qarib (Maha Dekat) • Hikmah penurunan kitab-kitab samawiHidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 34:51 • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 34:52 • Beriman ketika datang hari kiamat

۞ QS. 34:53 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 34:54 • Mengingkari hari kebangkitan • Azab orang kafir

Ayat Pilihan

Dan Kami jadikan di antara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami ketika mereka sabar.
Dan adalah mereka meyakini ayat-ayat Kami.
QS. As-Sajdah [32]: 24

Dan barang siapa berpaling dari peringatan-Ku,
maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit,
dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta.

QS. Ta Ha [20]: 124

Ingatlah,
sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan,
tetapi mereka tidak sadar.
QS. Al-Baqarah [2]: 12

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Era ketidaktahuan juga disebut zaman ...

Correct! Wrong!

Pengertian ijtihad menurut istilah adalah ...

Correct! Wrong!

Berdasarkan bahasa, ijma artinya adalah ...

Correct! Wrong!

+

Array

Orang yang memiliki kemampuan untuk melakukan infefensi hukum-hukum syariat dari sumber-sumber yang terpercaya disebut dengan ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Mujtahid (bahasa Arab: u0627u0644u0645u062cu062au0647u062f) atau fakih (u0627u0644u0641u0642u064au0647) adalah seseorang yang dalam ilmu fikih sudah mencapai derajat ijtihad dan memiliki kemampuan istinbath (inferensi) hukum-hukum syariat dari sumber-sumber muktabar dan diandalkan.

Arti hadits maudhu' adalah ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #9
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #9 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #9 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #7

Alquran adalah keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. Penjelasan tersebut terdapat dalam surah … Hukum yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan secara lahiriah, manusia dengan sesama manusia dan orang-orang dengan lingkungannya disebut hukum … Hukum yang berkaitan dengan perilaku moral manusia dalam kehidupan disebut hukum … Sumber hukum tertinggi dalam Islam adalah ..Hadits adalah Mubayyin untuk Alquran. Arti dari Mubayyin adalah ..

Pendidikan Agama Islam #8

Sumber kedua hukum dalam menetapkan Hukum tentang Alquran adalah … Hukum penggunaan hadis sebagai dasar hukum adalah … Orang yang menceritakan hadits disebut … Undang-undang tentang penggunaan Hadits-Maudu adalah … Berikut adalah hadits yang rusak, kecuali …

Pendidikan Agama Islam #9

Arti hadits maudhu’ adalah … Pengertian ijtihad menurut istilah adalah … Orang yang memiliki kemampuan untuk melakukan infefensi hukum-hukum syariat dari sumber-sumber yang terpercaya disebut dengan … Berdasarkan bahasa, ijma artinya adalah … Era ketidaktahuan juga disebut zaman …

Kamus Istilah Islam

Ruqyah

Apa itu Ruqyah? Ruqyah atau rukyah (Arab: رقية; Inggris: exorcism) adalah metode penyembuhan dengan cara membacakan sesuatu pada orang yang sakit akibat dari ‘ain (mata hasad), sengatan hewan, b...

menunaikan

Apa itu menunaikan? me.nu.nai.kan (1) membayar tunai; mengontan; ia tidak sanggup menunaikan nya sekarang sebab tidak cukup uangnya; (2) membayar (kaul, nadar); mengamalkan (perintah, ajaran, dan seb...

Asy-Syaukani

Siapa itu Asy-Syaukani? Muhammad Asy-Syaukani (1759–1834 M) adalah seorang ulama besar, Qadhi (hakim), ahli fikih, dan mujaddid (pembaharu/reformis) dari Yaman. Nama lengkapnya adalah Muhammad bin A...